Pj Bupati Inhil Ikuti Rakornas Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018

Pjs Bupati Inhil, Rudiyanto (kiri baju putih) saat mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat

Tembilahan, detikriau.org – Pjs Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018).

Rakornas tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten / Kota yang akan melangsungkan Pilkada pada bulan Juni mendatang. Selain itu, turut hadir pula Ketua KPU Provinsi dan Ketua Bawaslu Provinsi.

Menurut, Pjs Bupati, rakornas yang diadakan Kemendagri tersebut, merupakan upaya memperkuat soliditas pemerintah pusat, pemerintah daerah, KPU, dan Bawaslu dalam mengawal Pilkada Serentak 2018.

“Pilkada serentak sehat tanpa isu SARA. Pilkada yang jujur tanpa politik uang dan pilkada yang menggembirakan”, kalimat itulah yang dikemukakan Sumarsono yang tujuannnya tidak lain adalah untuk menciptakan Pilkada yang bersih, jujur dan adil serta jauh dari pertikaian,” ujar Pjs Bupati usai rapat.

Menurut Pj Bupati, peran pemerintah pusat dan daerah diperlukan sebagai upaya mengantisipasi permasalahan yang dikhawatirkan timbul karena gesekan horizontal di antara calon peserta maupun pendukung pasangan calon.

Pjs Bupati menuturkan, optimalisasi dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam memetakan potensi konflik disertai koordinasi intensif dengan aparat penegak hukum menjadi hal yang perlu dikedepankan.

“Tentunya hal itu agar dapat meminimalisir potensi dan dampak yang ditimbulkan dari gesekan horizontal di tengah masyarakat,” urai Pjs Bupati.

Setidaknya, terdapat tiga tujuan diselenggarakannya rakornas itu. Pertama, menguatkan kembali substansi dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi menjelang pilkada, memperkuat upaya transparansi dan akuntabilitas dana hibah pilkada dan memperkokoh netralitas birokrasi.

Kedua, mengonsolidasikan segenap aparat pemerintah, Pemda, TNI, Polri, KPU, Bawaslu dalam menjaga kelancaran saat kampanye, jelang pencoblosan, penghitungan suara, pengumuman hasil dan penanganan hasil sengketa serta pengawalan jika terdapat pilkada susulan atau pilkada ulang.

Ketiga, membangun dan menyebarluaskan semangat kebebasan berdemokrasi kepada semua pihak untuk menerima hasil pilkada secara wajar, siap menang, siap kalah, dan lebih mengedepankan hukum dalam sengketa proses pilkada.

“Sesuai dengan substansi dari rakornas tersebut, Saya memiliki harapan yang besar, baik itu kepada para kandidat beserta tim pemenangan juga secara luas kepada masyarakat Inhil agar dapat senantiasa menjaga kondusifitas situasi Pilkada dalam setiap tahapan yang dilangsungkan,” tandas Pjs Bupati./diskominfops_inhil/adv/*




Kaleidoskop: Napak Tilas Pembangunan Jalan Inhil 2014 – 2017

Tembilahan, detikriau.org – Usai terpilih dalam kontestasi politik Kepala Daerah pada Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2013, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan ternyata tidak hanya menjadi sosok yang melontarkan janji – janji politik kepada masyarakat.

Di awal tahun 2014, Bupati yang dikenal sebagai sosok kharismatik tersebut pun segera merumuskan program – program kegiatan yang berkenaan dengan pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan.

Berbagai sumber pembiayaan pembangunan diupayakan. Mulai yang berasal dari dana APBN hingga menggunakan alokasi APBD tingkat II (Dua) Kabupaten Inhil. Puluhan bahkan ratusan Kilometer ruas jalan diprogramkan untuk memperoleh pembangunan.

Skala prioritas pembangunan infrastduktur jalan segera disusun. Kondisi ruas jalan dengan kerusakan terparah yang menjadi akses utama transportasi masyarakat menjadi prioritas pertama.

Pada medio tahun 2014, pembangunan infrastruktur jalan gencar dilaksanakan dengan penyebaran yang mencakup hampir seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Inhil. Satu demi satu, pekerjaaan pembangunan jalan dimulai.

Berikut sejumlah ruas jalan yang telah dan sedang dilaksanakan sejak tahun 2014 hingga 2017:

Ruas Jalan Telaga Biru – Baharuddin Yusuf

Ruas jalan Telaga Biru – Baharuddin Yusuf telah dilaksanakan pada tahun 2014 dengan panjang ruas 3,5 KM. Status jalan ini adalah  ruas jalan Nasional yang pembangunannya menggunakan dana APBN. Berdasarkan surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, ruas jalan ini difungsikan sebagai Jalan Kolektor.

Ruas Jalan Rumbai Jaya – Tempuling

Ruas Jalan Rumbai Jaya – Tempuling dengan panjang keseluruhan 11,16 KM, dibangun melalui usulan dana APBN – P Tahun Anggaran 2016 dan APBN Tahun Anggaran 2017. Pembangunan berupa rigid pavement pada ruas jalan ini ialah sepanjang 9,16 dengan total nilai 91,6 milyar. Fungsi jalan yang ditetapkan ialah Jalan Kolektor.

Ruas Jalan Tempuling – Tembilahan

Ruas Jalan Tempuling – Tembilahan diusulkan pada APBN – P tahun anggaran 2016 dan APBN Tahun Anggaran 2017. Panjang keseluruhan ruas jalan yang dibangun ialah 21,94 KM dengan rigid pavement sepanjang 15 KM senilai 150 Milyar. Ruas jalan yang berstatus jalan nasional ini ditetapkan oleh Kemepupera berfungsi sebagai jalan kolektor.

Ruas Jalan Selensen – Kota Baru – Bagan Jaya

Panjang keseluruhan ruas jalan Selensen – Kota Baru – Bagan Jaya ialah 50,5 KM. Status ruas jalan ini adalah ruas jalan Provinsi. Pembangunan yang dilaksanakan melalui usulan APBD – P Provinsi Riau Tahun Anggaran 2016 serta APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2017 adalah senilai 200 milyar untuk pengerjaan rigid pavement sepanjang 20 KM.

Ruas Jalan Tembilahan – Enok

Ruas Jalan Tembilahan – Enok yang menghubungkan 2 (Dua) Kawasan Kecamatan tersebut diusulkan dana pembangunannya melalui APBD Provinsi Riau pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp 40 Milyar dengan wujud fleksibel sepanjang 10 KM. Secara keseluruhan, panjang ruas jalan Tembilahan – Enok ialah 22 KM.

Ruas Jalan Kota Baru – Sanglar – Pulau Kijang

Ruas Jalan Kota Baru – Sanglar – Pulau Kijang yang berstatus sebagai ruas jalan Kabupaten, dibangun menggunakan dana sharing dengan total Rp 165 Milyar yang masing – masing dibagi melalui Dana Alokasi Khusus Daerah Tahun Anggaran 2017 senilai Rp 65 Milyar dan usulan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2016 sebesar Rp 100 milyar untuk rigid pavement sepanjang 10 KM. Oanjang keseluruhan ruas jalan ini ialah 36 KM.

Ruas Jalan Sungai Piring – Teluk Pinang

Ruas Jalan Sungai Piring – Teluk Pinang yang berstatus sebagai jalan kabupaten ini, memiliki panjang keseluruhan 14,1 KM. Ruas jalan ini dibangun melalui dana sharing menggunakan APBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2015 senilai Rp 3 Milyar dan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2015 senilai Rp. 2 milyar. Kemudian, penambahan dana pembangunan kembali diusulkan melalui APBD Provinsi Riau pada tahun anggaran 2016 dengan nilai Rp 150 Milyar untuk rigid pavement sepanjang 15 KM.

Masih terdapat beberapa ruas jalan Nasional, Provinsi maupun Kabupaten yang pengerjaannya telah rampung dan masih berlangsung, seperti ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya, Bagan Jaya – Kuala Enok, Tempuling – Tembilahan, Seberida – Batas Provinsi Jambi, Mumpa – Teluk Kiambang – Pelor, Sungai Luar – Sungai Piring, Teluk Pinang – Kuala Gaung dan lain sebagainya yang mencapai panjang keseluruhan hingga ratusan Kilometer.

Total dana pembangunan infrastruktur jalan yang berstatus sebagai jalan Nasional untuk usulan APBN – P tahun anggaran  2016 dan APBN tahun anggaran 2017 ialah sebesar Rp 441,6 milyar. Sedangkan, total dana pembangunan infrastruktur jalan berupa rigid pavement yang berstatus sebagai jalan provinsi untuk usulan APBD Provinsi Riau ialah senilai Rp 1,05 trilyun.

Dana yang dialokasikan melalui APBD tingkat II (Dua) Kabupaten Inhil untuk pembangunan infrastruktur jalan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir telah menelan dana sebesar Rp 970 milyar./diskominfops_inhil/adv/*




Perdana, Pjs Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran

Tembilahan, detikriau.org – Untuk pertama kalinya pasca dikukuhkan, Pjs Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto memimpin rapat koordinasi bersama seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Senin (19/2/2018) pagi.

Terdapat beberapa pokok pembahasan yang berkenaan dengan evaluasi kinerja dalam rapat koordinasi tersebut. Salah satunya ialah tentang evaluasi kinerja pelayanan publik.

Menurut Pj Bupati, rapat koordinasi tersebut dipandang perlu untuk mengidentifikasi sejauh mana kinerja pelayanan publik yang telah dilaksanakan serta juga yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi.

“Saya ingin memantau kinerja pelayanan publik yang dilaksanakan. Rapat ini juga harus dilaksanakan karena penting bagi Saya yang baru pertama kali di Inhil untuk mengetahui kinerja aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan,” tukas Pjs Bupati usai rapat di Aula Lantai V (Lima) Kantor Bupati Inhil.

Lebih lanjut, Pjs Bupati mengatakan, rapat koordinasi yang dilaksanakan merupakan sebuah sarana bagi Dirinya untuk meminta pertanggungjawaban dari bawahan terkait tugas – tugas kepemerintahan yang dijalankan.

“Jadi ini juga untuk melihat tingkat penyelesaian pekerjaan mereka. Sudah sesuai tidak dengan tim schedule yang ada. Sejauh mana progresnya dan perencanaan yang mereka buat di awal. Setelah in juga Saya akan memanggil para Kepala OPD,” pungkas Pjs Bupati.

Rapat koordinasi yang dilakukan rutin, diyakini oleh Pj Bupati akan menjadi faktor krusial untuk mendorong kegiatan pembangunan di Kabupaten Inhil dan mampu meningkatkan perekonomian daerah.

“Sebab, Pemerintah adalah stimulan dalam pelaksanaan pembangunan. Jika rutin dilakukan evaluasi terhadap kinerja kepemerintahan. Maka, peluang kemajuan pembangunan dan peningkatan perekonomian akan tercapai,” tutup Pjs Bupati./diskominfops_inhil/adv/*




Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel HKN

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Rudyanto memimpin apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang di halaman Kantor Bupati Inhil, Senin (19/2/2018).

Pagi itu, turut dihadiri Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Pejabat Eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil dan Unsur TNI/Polri.

Dalam sambutannya, H Rudyanto saat bertindak sebagai inspektur upacara pada apel hari kesadaran nasional mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta upacara yang telah hadir dan mengikuti upacara hari kesadaran nasional ini.

“Apa yang kita lakukan pada hari ini merupakan hal penting dalam mendukung tugas kita sebagai aparat penyelenggara pemerintahan di daerah. Upacara pada hari ini juga merupakan sebuah momentum yang sangat baik bagi kita untuk mengeratkan silaturrahim, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta melihat dan mengevaluasi kinerja kita dalam penyelenggaraan peme-rintahan dan pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Kemudian, upacara hari kesadaran nasional itu menurutnya juga hendaknya dapat dimanfaatkan untuk memperbaharui semangat, dedikasi, dan tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui kesempatan ini, saya menyampaikan sebuah harapan, yaitu agar kita semua bisa selalu menjalin sinergi dan kerjasama dengan baik, untuk bersama-sama membangun kabupaten indragiri hilir yang berjuluk negeri seribu parit dan negeri hamparan kelapa dunia ini ke arah yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Kemudian, mengingat beberapa bulan lagi akan dilaksanakannya pilkada serentak tahun 2018 dan pada saat ini sudah memasuki tahapannya, maka ia mengingatkan kepada semua elemen, khususnya aparatur sipil negara, bahwa meskipun memiliki hak pilih, namun haruslah tetap menjaga netralitas, supaya tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat mengakibatkan dikena-kannya sanksi yang tidak diinginkan./mirwan/adv




Pjs Bupati Inhil Minta Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Ciptakan Situasi Kondusif

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudiyanto meminta pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2018 – 2023 beserta tim pemenangan menciptakan situasi kondusif dalam tahapan kampanye Pilkada serentak.

Hal ini disampaikan Pj Bupati Inhil, Rudiyanto pada acara deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan KPUD Inhil di lapangan Gajah Mada, Tembilahan, Minggu (18/2/2018) pagi.

“Untuk itulah kita harapkan agar semua tim pemenangan dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan sehingga mendapatkan pemimpin yang benar-benar membawa Inhil ini lebih maju lagi,” kata Rudiyanto.

Dalam deklarasi kampanye damai ini, seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil, Rosman Malomo – Musmulyadi, Ramli Walid – Ali Azhar dan H Muhammad Wardan – Syamsuddin Uti juga turut hadir.

Lebih lanjut, Pj Bupati mengimbau, agar deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan tidak hanya menjadi sebuah tahapan seremonial dan simbolis belaka. Melainkan, dapat dijadikan sebuah komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas situasi Pilkada hingga selesai.

Ketua KPUD Inhil, H Suhaidi menekankan, agar setiap tim pasangan calon tidak melakukan kampanye dengan saling serang  antar tim pemenangan dan menyebar hoax serta isu sara. “Hindari hoax, agar Pilkada Inhil berlangsung damai,” ujarnya.

Sementara itu, hal serupan juga disampaikan Ketua Panwaslu Inhil, Andang Yudiantoro yang mengingatkan untuk semua tim pemenangan pasangan calon agar menjauhi politik uang, hoax dan isu sara.

“Jangan lakukan politik uang, jangan menyebarkan hoax dan politik sara. Jangan saling menghujat. Kita hari ini sudah sepakat melakukan aksi damai,” imbau Andang Yudiantoro.

Deklarasi Kampanye Damai ini diakhiri dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian. Sebelumnya, seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil yang hadir juga menandatangani pernyataan sikap untuk mewujudkan Pilkada yang damai, aman dan harmonis./diskominfops_inhil/adv/*




Kunjungi Ekowisata Pantai Solop, Pjs Bupati Inhil: Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Mengangkat Ekonomi Masyarakat Tempatan

 

MANDAH, detikriau.org – Penjabat Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rudyanto mengunjungi kawasan Ekowisata Pantai Solop, Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Sabtu (17/2/18).

“Saya ingin melihat langsung kawasan Ekowisata Pantai Solop, yang sudah terkenal lewat lagu dan berita media massa ini,” ungkap Pjs Bupati Inhil yang baru dua hari bertugas di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.

Dinilainya, kawasan wisata yang terkenal dengan hamparan pasir Sersah dan hutan Mangrovenya ini sangat menarik dan dapat menarik minat wisatawan berkunjung kesini.

“Saya melihat kawasan Ekowisata Pantai Solop ini sangat menarik, karena ada treking Mangrove yang mungkin di daerah lain tidak ada, maka ini harus dikelola dengan baik lagi,” katanya.

Beliau optimis, kalau fasilitas pendukungnya terus dilengkapi dan didukung transportasi ke kawasan wisata ini selalu tersedia, maka para wisatawan menjadi semakin ramai berkunjung.

“Kalau ramai yang datang, maka tentunya akan menjadi pemasukan ekonomi yang bagus juga bagi warga tempatan,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada warga setempat agar dapat menjaga fasilitas yang dibangun pemerintahan bagi kenyamanan wisatawan yang akan berkunjung ke Pantai Solop ini.

Kedatangan Pjs Bupati Inhil H Rudyanto ke pantai yang terkenal lewat lagu Zapin Pantai Solop yang didendangkan mantan Bupati Inhil dan Gubernur Riau H Rusli Zainal didampingi Kadispora Inhil H Junaidi, anggota DPRD Riau Agustriansyah, Humas Pemkab Inhil, Camat dan Kapolsek Mandeh./diskominfops_inhil/adv/Am