Pendistribusian e-KTP bagi Masyarakat diberikan Secara Gratis

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan bahwa pendistribusian e-KTP kepada masyarakat diberikan secara gratis. Jika ada oknum yang nakal, dipastikan akan mendapatkan sanksi tegas.

Pernyataan ini disampaikan Kadisdukcapil Inhil melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, Ismet A Yani kepada wartawan, rabu (15/1) kemaren.

Menurutnya, seluruh daftar nama penerima e-KTP kini sudah berada di Kecamatan dan pihak Kecamatan sudah menyebarkan pemberitahuan kepada kelurahan dan desa serta pendistribusiannya juga sudah mulai dilakukan.

Untuk proses pengambilannya, setiap orang harus membawa KTP lama. Jika ada warga yang kehilangan KTP lama maka harus melampirkan surat keterangan kehilangan dari pihak Kepolisian. Untuk warga yang memang baru pertama kali membuat KTP maka harus menyertakan Kartu Keluarga (KK).

“Warga dibebaskan dari pungutan biaya apapun. Jika ada oknum yang tidak mematuhi, pihak kita akan berikan sanksi tegas,” Peringati Ismet.

Dari 20 Kecamatan di Kab Inhil, 19 Kecamatan sudah mulai melakukan pendistribusian, sedangkan 1 Kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Belengkong, belum, karena e-KTP-nya memang belum dicetak pihak Kementrian.

Diakhir pembicaraan, Ismet kembali menghimbau kepada warga untuk  terus melakukan perekaman e_KTP meskipun batasan waktu sudah berakhir.(dro/*0)




Indra Kembali Pertegas, Anti Korupsi Bukan Sekedar Slogan

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Bupati Indragiri Hilir kembali mengeluarkan peringatan keras kepada semua satuan kerja supaya menerapkan prinsip anti korupsi dalam kegiatan sehari-hari.

Hal itu sehubungan dengan masih ada beberapa instansi yang belum juga merespon secara nyata penerapan prinsip dimaksud. Demikian juga mobil dinas yang belum memasang stiker anti korupsi, diminta selekasnya ditarik.

Plang anti korupsi, spanduk yang mendukung upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik diinstruksikan pula turut dipasang. Tujuannya demi menggugah semua kalangan peduli dan mendukung upaya tersebut.

“Kita tidak mau hanya slogan, tetapi semangat itu harus dilaksanakan. Ini semua demi peningkatan pelayanan yang baik,” tukas Bupati, H Indra Muchlis Adnan hari ini di Tembilahan.

Seorang PNS dalam bertugas menurut dia sudah semestinya istiqomah. Tidak memperhatikan nominal yang tercantum di dalam RKA dan mencari peluang mengambil keuntungan pribadi. Apabila memang harus menggunakan anggaran Negara, diminta supaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekecil apapun tindakan yang berbau korupsi diinstruksikan untuk dihindari. Tindakan memerangi korupsi itu dinyatakan sangat berat dan tidak dapat dianggap remeh. Itu sebabnya membutuhkan kebersamaan dan keseriusan.

Kebiasaan yang sebelumnya illegal namun dianggap legal disebut Indra Muchlis Adnan mesti diubah. Mengubah kebiasaan yang sudah mendarah daging dinilai bakal susah. Tetapi jika sudah diniatkan sejak awal, lambat laun bakal dapat diubah.

“Mengasih uang sepuluh atau dua puluh ribu untuk mengurus sesuatu. Namun tidak ada aturan hukumnya termasuk tindakan yang illegal”cetus Bupati.

Oleh sebagian kalangan tindakan di atas sudah lazim. Namun sesungguhnya hal itu dinilai oleh Bupati sebagai sesuatu yang berbahaya dan menciderai semangat reformasi birokrasi serta upaya memerangi korupsi. Pasalnya apabila terus dibiarkan dan tidak diubah, setiap tahunnya bakal terkumpul jumlah yang sangat besar.(dro/*1)




Bupati Perintahkan untuk Permudah Perizinan

Gelar Pasukanl Operasi Lilin 015TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pertumbuhan ekonomi Indragiri Hilir harus ditopang dengan suasana yang kondusif. Salah satunya dengan mempermudah perizinan dan memperpendek rentang pengurusan.

Upaya itu sudah dilakukan dengan mengoptimalkan pola pelayanan pada Kantor Pelayanan Terpadu (KPT). Di lapangan warga diminta pula turut berupaya menjaga iklim yang sehat.  Supaya investor yang beraktivitas merasa nyaman dan berimbas positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berkenaan perizinan, Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan SH sudah meminta supaya dalam  pengurusan  dipermudah. Apabila memang semua persyaratan sudah dipenuhi, menurut pria yang biasa disapa Pak Jenggot itu tidak ada alasan untuk memperlambat apalagi menunda. Bukan saja tidak sesuai dengan semangat reformasi birokrasi, tetapi juga tergolong tindakan yang tidak produktif.

Namun demikian, orang nomor satu Negeri Seribu Jembatan ini juga meminta stake holder terkait  agar teliti  dalam memverifikasi dan meneliti  izin yang diajukan. Itu dimaksudkan supaya izin yang dikeluarkan tidak keliru. Pasalnya, sebuah unit usaha bakal bersinggungan dengan banyak pihak.

Percepatan pengurusan perizinan itu juga sejalan dengan upaya memerangi ekonomi berbiaya tinggi dan menekan seminim mungkin tindakan korupsi. Apa saja pungutan yang sudah ada dasar hukumnya diminta dilakukan secara transparan. supaya dapat diketahui bagaimana mekanisme yang semestinya berlangsung.

“Biarlah daerah kita disebut termiskin se Riau, tetapi kita terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini saja angka pertumbuhan ekonomi Inhil sudah demikian tinggi” ucap Indra Muchlis Adnan kemaren di Tembilahan.

Sampai saat ini, angka pengangguran di Inhil dinyatakan juga sangat rendah. Pasalnya terserap oleh hadirnya investasi yang masuk. Bupati juga mengakui pihaknya sangat selektif dalam memberi izin investor, supaya tidak menyengsarakan masyarakat.

Khusus investor perkebunan, diwajibkan bermitra dengan masyarakat. Pola plasma itu dimaksudkan agar warga turut terlibat dan tidak sekadar menjadi penonton perputaran ekonomi. Sedangkan kepada perusahaan yang sudah beroperasi. Selain memang sudah menjadi kewajiban mereka menerapkan CSR. Bupati juga meminta agar turut berperan memberdayakan masyarakat.

“Kita ingin warga Inhil dapat menjadi tuan dikampung halamannya sendiri. Tidak menonton perputaran ekonomi yang berlangsung” cetus Bupati.

Erat kaitaanya dengan pemberdayaan. Saat ini Indra Muchlis Adnan sudah menginstruksikan seluruh kecamatan bermitra dengan investor yang sudah ditunjuk menggarap lahan kelapa kritis. Pola penggarapan itu bermitra dengan warga pemilik lahan. Jadi nantinya warga selaku pemilik lahan bakal mendapatkan manfaat positif.(dro/*1)




BPMPD Inhil Taja Malam Pemberian Reward

Kepala BPMPD Inhil di Dampingi Istri saat membacakan nominasi.
Kepala BPMPD Inhil di Dampingi Istri saat membacakan nominasi.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Lingkungan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kab Inhil memberikan reward kepada beberapa karyawan berprestasi termasuk mitra kerja. Pemberian Reward ini ditujukan untuk lebih meningkatkan semangat kerja serta memantapkan kerjasama dengan mitra kerja untuk mencapai kesuksesan secara bersama dengan saling memberikan motifasi.

Kepala BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur dalam kesempatan pidato pengantarnya menyatakan dengan pemberian reward yang dilakukan setiap tahunnya ini diharapkan akan terus terjaga dan berlanjut dimasa-masa yang akan datang.”adalah sebuah kewajaran jika kita memberikan penghargaan kepada yang memang menunjukkan prestasi terbaik. Bagi yang belum, ini tentunya akan menjadi pemicu agar kedepannya juga akan mampu berbuat yang terbaik,” Sampai Edy Syafwannur dihadapan seluruh jajaran personil BPMPD Inhil dan tamu undangan, Senin (14/1) malam.

campuran 002Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Taman Idola Kantor BPMPD Inhil ini, dikatakan Edy Syafwannur yang dipastikan akan ikut sebagai salah satu Calon Bupati Inhil dalam Pemilukada Inhil 2013 mendatang, kehadiran dirinya secara langsung adalah untuk kali terakhir. Namun ia berharap, siapapun kelak pengganti dirinya sebagai pimpinan, ia menyampaikan harapan agar tradisi ini dapat terus dilaksanakan dimasa yang akan datang.”Ini merupakan moment kali terakhir kehadiran saya, harapan saya, tahun 2013 ini, siapapun yang ada di BPMPD nantinya tolog kegiatan ini diteruskan karena sekali lagi, orang-orang yang berprestasi memang patut untuk diberikan penghargaan,” Pungkas Iwan

Asisten satu Setdakan Inhil, H Said Imail yang juga merupakan mantan Kepala BPMPD Inhil mengakui bahwa kegiatan ini banyak bermuatan positif. Kegiatan yang diakuinya sebagai satu-satunya yang dilakukan dari seluruh kantor, badan maupun Dinas di pemerintahan Kab Inhil bahkan di Provinsi Riau sekalipun ini, nyata telah mampu memberikan motifasi kepada seluruh karyawan dilingkungan BPMPD Inhil untuk saling berlomba mempersembahkan prestasi kerja terbaik.”Saya akui BPMPD saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum-sebelumnya. BPMPD yang dulunya dinilai hanya sebuah Badan yang terkesan tidak terdengar, kini telah bersinar. Hari ini, Anda harus bangga menjadi karyawan di Badan ini,”Puji Asisten I, Said Ismail.

Kali ini, Iksanudin, SE terpilih sebagai karyawan teladan tahun 2012 dilingkungan BPMPD Inhil. Dalam kesempatan ini, BPMPD Inhil juga berkesempatan memberikan penghargaan kepada beberapa wartawan liputan Inhil yang dinilai telah ikut berperan aktif menginformasikan berbagai pembangunan pedesaan.(dro/*0)




Insel Mekar, Pemkab Inhil Hibahkan Sebahagian Pegawai

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Pemkab Inhil siap membantu proses pemekaran Indragiri Hilir Selatan (Insel). Sekdakab Inhil Alimuddin RM menyebutkan, saat ini proses pemekaran Insel telah berada di DPRD Riau. Jika Insel jadi dimekarkan menjadi kabupaten baru, pegawai Inhil yang berjumlah 8.000 orang, sebahagian akan di pindahkan ke kabupaten insel yang akan di bentuk tersebut.

Sekda juga menyebutkan, penetapan Ibukota Insel yakni di kecamatan kemuning telah di sepakati. Dalam waktu dekat, DPRD Riau akan berkunjung ke wilayah kabupaten indragiri hilir selatan untuk meninjau lokasi ibukota kabupaten baru yang telah di tetapkan tersebut.

“Agar tidak menjadi polemik,  proses pemekaran Insel diharapkan secepatnya di register ke Depdagri untuk di teruskan ke DPR RI,” Ungkap Alimuddin RM siang kemaren.(dro/*3)




Warga Inhil Harus Bisa Menangkap Peluang

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH tampak khusu berdoa saat menghadiri Istgoshah akhir tahun 2012 di venue futsal, Sungai Beringin, Tembilahan
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH tampak khusu berdoa saat menghadiri Istgoshah akhir tahun 2012 di venue futsal, Sungai Beringin, Tembilahan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir mengajak warga daerah ini dapat menangkap peluang yang ada dan memiliki jiwa kewirausahaan intrepreneurship.
Untuk bisa memiliki jiwa kewirausahaan itu setiap warga mesti berusaha untuk berpikiran positif. Tidak mesti hanya menunggu kesempatan untuk menjadi PNS. Pasalnya masih banyak peluang kerja pada bidang lain yang bisa ditangkap. Banyak pula kalangan sukses yang berasal dari bidang pekerjaan non PNS.
Warga diminta bisa mengoreksi pandangan yang selama ini mengungkung mereka. Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang handal adalah dengan menempuh pendidikan. Pendidikan formal dan informal. dinyatakan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan hal ini tidak boleh lagi diabaikan oleh warga
“Kalau tidak lulus sekolah dan pendidikan yang baik, bagaimana mau bersaing. Tidak mungkin kita selamanya menjadi pesuruh. Harus kita yang jadi pimpinan di daerah kita sendiri” ujar Indra Muchlis Adnan kepada warganya.
Ucapan pembakar semangat itu selalu dia sampaikan setiap kali berkunjung dari desa ke desa, dimana sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh Bupati lainnya. Walau Inhil daerah yang jauh dari pusat kota, tetapi warganya disebut tidak boleh ndeso.
Komitmen itulah terus disampaikan oleh Pak Mok, sapaannya kepada seluruh warga. Dia berharap warga daerah ini tidak lagi merasa subordinat atau rendah diri dengan mereka yang sudah memiliki kualifikasi. Dalam hal ini, Pemkab  Inhil menurut dia mendesak kepada semua unit usaha mengutamakan warga tempatan yang memiliki kualifikasi yang sesuai.
” Kita boleh tinggal di desa, namun kita tidak  ndeso. Seluruh kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi harus dikuasai. Ciptakan peluang kerja dan tangkap peluang yang tersedia” jelas Bupati.
Pria bertubuh subur itu berharap, seluruh warga Inhil bisa ikut bersaing tidak hanya di daerah ini, tetapi juga keluar daerah. Tokoh asal daerah ini yang sudah sukses di daerah lain dia minta pula memberikan pencerahan agar jejak mereka diikuti oleh warga lainnya.
Cukup  banyak perusahaan besar yang beroperasi di daerah ini.  Tetapi tenaga kerja yang menempati  posisi penting kebanyakan bukan warga Inhil. Hal itu menurut Indra Muchlis Adnan harus menjadi pelecut semangat supaya warga bisa mencapainya.
Sejalan dengan hal itu, Pak Mok juga berulangkali  menganjurkan kepada warga  tidak hanya  menunggu dan berharap menjadi PNS saat lulus sekolah. Yang paling baik menurut dia adalah membuka lapangan pekerjaan dan bisa memperkerjakan orang lain, serta  bisa meraih kesuksesan pada bidang lain.(dro/rilis humas pemkab inhil)