PNS Dihimbau Suksekan Pilkada Inhil

Gb ilustrasi pemilu
Gb ilustrasi pemilu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Asisten I Setdakab Indragiri Hilir (Inhil) H Said Ismail, berpesan kepada kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungannya agar dapat mensukseskan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sepetember mendatang.

Pernyataan ini disampaikanya, pada saat memimpin apel pagi dihalaman Kantor Bupati Inhil dua hari silam. Menurut mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil ini, pegawai harus bisa menjadi teladan baik saat kedinasan maupun ketika berada ditengah-tengah masyarakat.

“Menjelang Pilkada Inhil, September mendatang mari kita sama-sama menyukseskanya. Jadilah tauladan jika berada ditengah kalangan masyarakat. Dan bekerjalah secara profesional ketika menjalankan tugas,”ajak Said.

Sebab, lanjut Said Ismail, PNS merupakan kalangan yang dianggap mengerti akan Pilkada maka ia harus bisa memberikan penjelasan dan keterangan apa itu pemilihan kepala daerah. Sehingga, masyarakat lebih memahaminya dan bisa mengimlemintasikan hak pilihnya.

“Bagai mana caranya Pilkada nanti berlangsung suskes. Itu merupakan tugas kita sebagai abdi Negara,”katanya.

Seperti harapan, masyarakat harus senang dan bisa menyalurkan hak suaranya. Karena pesta demokrasi proses penentuan pembangunan selama lima tahun kedepan. Maka itu dia berharap Pilkad Inhil dapat berjalan sukses dan damai tanpa adanya kesalahan yang dapat menghambat jalan proses itu.

Demikian pula dengan harapan masyarakat, khsusnya dalam Pilkada mendatang, siapapun pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan maju siap menang dan kalah. Sehingga sukses pilkada akan menjadi haknya masyarakat.(dro/*1)




Bupati Inhil Tuntut Kejelian Pegawai

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Demi menghindari adanya kekeliruan dalam pengurusan administrasi. Bupati Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada semua PNS teliti dalam bertugas.

Kendati berkas yang ada sudah diperiksa secara berjenjang. Tidak menutup kemungkinan adanya kekeliruan. Karena itu, pimpinan Satker diinstruksikan cermat sebelum membubuhkan tanda tangan pada berkas yang disodorkan.

Namun demikian, cermat dan teliti dimaksud bukanlah memperlambat pelayanan. Melainkan  menjaga tidak adanya peraturan yang dilanggar. Ketatnya pemeriksaan terhadap penyelenggaraan negara dewasa ini menurut H Indra Muchlis Adnan SH harus disikapi secara bijak.

Semua PNS ditegaskan Bupati harus bisa membedakan mana tindakan yang salah dan mana yang tidak. Apabila hal itu sudah diketahui, nantinya pengajuan berkas maupun pelaksanaan kegiatan bakal tidak bertentangan dengan hukum.

“Intinya, setiap pimpinan harus sedikit curiga terhadap kemungkinan adanya pelanggaran. Walau bawahan kita sudah ahli, tetapi karena pimpinan Satker benteng terakhir, jadi harus cermat agar tidak ada kebijakan yang bertentangan dengan aturan” tegas H Indra Muchlis Adnan baru-baru ini di Tembilahan.

Menjelang berakhirnya jabatan sebagai Bupati. Indra Muchlis Adnan menyatakan tidak ingin mendengar ada bawahannya yang tersangkut persoalan hukum. Menurut dia, sudah cukup yang sudah terjadi, tidak boleh lagi ditambah. Pasalnya selain mencoreng citra pemerintah, hal itu juga menciderai semangat reformasi birokrasi.

Bupati tidak menampik adanya beberapa oknum PNS yang nakal dan kerap berusaha mendapatkan keuntungan pribadi dengan mengorbankan aturan. Terhadap PNS tersebut, Indra Muchlis Adnan mengingatkan supaya selalu istiqomah karena pilihan untuk menjadi PNS merupakan pilihan pengabdian.

“‘Kalau untuk kaya, pilihannya harus menjadi pengusaha. Sekali sudah menjadi PNS, ya harus ikhlas mengabdi kepada masyarakat sebagaimana sumpah saat pertama kali dilantik sebagai PNS”jelas Bupati.

Berkenaan dengan PNS yang berusaha mendapat keuntungan pribadi. Atasanya diminta memberikan pembinaan. Itu sebabnya pula, seluruh Satker diinstruksikan melaksanakan kegiatan yang sifatnya mereview kembali semangat anti korupsi.

Review itu disarankan Bupati dilaksanakan paling minim satu bulan sekali. Bahkan jika memungkinkan setiap minggu. Apa bentuk kegiatannya, diserahkan kepada seluruh Satker. Sedangkan laporannya disampaikan langsung kepada dirinya. Dengan adanya refresh setiap minggu itu, diharapkan semua PNS mafhum dan mengerti  tindakan apa saja  yang bertentangan dengan hukum . Harapannya tidak ada lagi pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.(dro/*1)




Pemkab Inhil Tegaskan Anti Ilegal Logging

ilogTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan komit menjaga kelestarian lingkungan dan anti kepada tindak pembalakan liar atau yang lebih dikenal dengan Iligal Logging.

Upaya itu dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Inhil, HM Thaher, dalam rangka menjaga masa depan bangsa terhadap kelestarian hutan. Karena perambahan hutan berdampak kepada kerusakan alam yang menyebabkan musibah dan bencana alam yang belakangan ini kerab terjadi diberbagai daerah.

“Bisa dilihat hampir seluruh daerah terdapat bencana banjir dan longsoR. Semua itu dampak dari rendahnya resapan air,” jelasnya kemarin.

Oleh sebab itu pihaknya juga tidak henti-henti mengingatkan kepada pihak perusahaan yang bergerak dibidang kehutanan, agar tetap menjaga kelestarian hutan yang dimanfaatkanya sebagaimana izin yang diberikan pemerintah. Karena itu jika terdapat oknum dan aparat yang bermain bisa diambil tindakan tegas.

“Tindakan tegas akan kita ambil kalau memang ada pihak yang bermain,” tegasnya.

Sebagai salah satu antisipasinya, Dinas Kehutanan Inhil akan secara terus menerus melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan hutan dan alih fungsi lahan. Selain pembalakan liar kerusakan lahan juga disebabkan adanya alih fungsi lahan baik yang legal maupun illegal.

“Kita juga terus melakukan reboisasi dan pemeremajaan hutan. Baik itu dengan cara tebang maupun cara positif lainya,”pungkas mantan Kepala Dinas Perhubungan Inhil.

Guna mendukung upaya itu, katanya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, namun bagaimana pihak perusahaan, masyarakat dan lainya untuk membuat komitmen terhadap pelestarian hutan.(dro/*1)




Empat Altet Inhil Kembali Masuk Daftar Seleksi Pospenas

pospenas gorontalo 2013TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kembali, empat atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospeda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk daftar seleksi atlet Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas).

Keempat nama tersebut merupakan atlet volly putra, yang masing-masing adalah Mukhlisin, Agus Mas’ud, Heriyanto, dan M Hamsar. Mereka merupakan tim Inhil yang menorehkan prestasi pada ajang Posepeda ke VII Riau di Pekanbaru Desember 2012 kemarin.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, menyatakan Pospeda merupakan salah satu tahap seleksi bagi atlet yang akan diturunkan pada Pospenas di Gorontalo 2013 ini. Sebab menurutnya seleksi keabsahan pemain dilakukan lebih ketat. Hal itu untuk menghindari atlet yang bukan dari pondok bisa mengikuti Pospeda.

“Yang pasti kita cukup bangga dengan apa yang telah anak-anak kita berikan. Nyatanya mereka mampu menjadi duta Inhil pada ajang yang cukup bergengsi,”sebutnya Senin (21/1)

Sebelumnya, empat atlet Pospeda Inhil, Nurul Huda, M Nasruddin, Akbar Riandi dan Dedi Reza Putra. juga telah dinyatakan lulus mejadi tim inti Pospenas di Gorontalo mendatang. Mereka berprestasi dibidang oleh raga bulu tangkis dan atletik.(dro/*1)




Sepeninggalan Dirinya, Indra Harapkan Program Beasiswa Abadi Tetap Diteruskan

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org)–  Demi memberi kesempatan kepada warga tidak mampu untuk menimba ilmu diperguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap meneruskan program beasiswa abadi pada Universitas Islam Indragiri.

Komitmen itu diungkapkan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menjawab pertanyaan sejumlah kalangan belum lama ini. Apalagi dalam hitungan beberapa bulan mendatang jabatannya sebagai orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang bakal berakhir.

Apapun alasannya, dana abadi sebesar Rp 10 miliar yang tersimpan, bagi hasilnya menurut Bupati diperuntukan guna membantu warga tidak mampu. Namun demikian, ia meminta pula kepada warga yang mampu tidak membuat alasan untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Pasalnya salah satu alasan untuk mendapatkan beasiswa adalah surat keterangan tidak mampu. Apabila mereka yang mampu membuat pernyataan tidak mampu, hal itu bukan saja menentang kehendak Yang Maha Kuasa, juga sebagai pembohongan.

“Kita kan berharap beasiswa tersebut benar-benar untuk mereka yang tidak mampu. Kalau mereka yang mampu, tetapi mengaku tidak mampu, lantas nanti dikabulkan Allah SWT bagaimana”cetus Bupati.

Kelak, setelah masa jabatan Indra Muchlis Adnan berakhir. Dia juga meminta program beasiswa abadi itu terus berlanjut. Selain sudah dirasakan manfaatnya oleh warga. Program itu memang dirancang sejak awal dalam memberi kesempatan yang luas bagi warga tidak mampu mengubah nasib.

Pendidikan yang baik ditegaskan Indra Muchlis Adnan merupakan salah satu elemen pemutus mata rantai kemiskinan. Dengan memperoleh pendidikan yang baik, dia berharap warga Inhil bisa memperbaiki kualitas kesejahteraannya.

“Kemiskinan dan kebutuhan berada dalam lingkaran yang saling berkaitan. Jadi harus diputus salah satunya supaya kesejahteraan warga semakin baik” jelas Bupati.

Ke depan dia pun berharap, anggaran untuk memberi beasiswa dapat lebih ditingkatkan. Untuk itu, kepada semua pihak dimintanya turut serta berperan memikirkan solusi terbaik dalam memajukan pendidikan warga daerah ini.

Perkembangan kesadaran warga yang semakin baik akan pentingnya pendidikan. Dianggap sebagai salah satu indikator bakal kian majunya daerah. Momentum tersebut menurut Bupati harus terus dipertahankan.

Peningkatan kualitas  tenaga pendidik Unisi dengan cara mengirimkan mereka menempuh studi S3 juga diharapkan Bupati terus berkelanjutan. Misi Inhil yang ingin mencapai kejayaan yang gemilang 2025 menurutnya tidak dapat diraih apabila kualitas SDM belum mendukung.

Karena itu, setiap tenaga pendidik Unisi mesti memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai. Supaya ilmu yang disampaikan kepada warga lebih mumpuni dan tepat sasaran. Nantinya tenaga ahli itupun turut berperan bersama Pemkab Inhil dalam memecahkan aneka ragam persoalan yang berlangsung di tengah masyarakat




RSUD PH Resmi Sandang Status BLUD

dr iriantoTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Awal Januari kemarin, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH)Tembilahan, akhirnya resmi menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status ini tentu harus dijaga oleh struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) RSUD PH.

Dengan status baru ini, RSUD PH Tembilahan, harus betul-betul menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat Inhil. Sehingga pasien-pasien rujukan yang berasal dari berbagai daerah dan kecamatan di Inhil, tidak lagi dirujuk ke Rumah Sakit (RS) lain baik yang berada di Tembilaha, Pekanbaru dan lainya.

Bentuk keseriusan pihak RSUD PH atas status itu, dilihat dari jumlah dokter sepesialis yang berasal dari Kementrian Kesehatan RI. Awal tahun ini saja RSUD PH Tembilahan, kembali mendapat penambahan dokter sepesialis Radiologi, spesialis Penyakit Kulit serta spesialis Kelamin.

“Patut kita syukuri, dengan status ini kita kembali mendapat tambahan dua dokter sepesialis dari pemerintah pusat,”jelas Direktur RSUD PH Tembilahan, Dr Irianto, akhir pekan kemarin.

Meski demikian dia mengakui, jumlah dokter spesialis yang ada saat ini masih belum mencukupi. Maka dari itu, masih terdapat sebagian pasien yang belum bisa dilayani oleh para dokter sepesialisnya. Dan jika ini terjadi, biasanya pasien harus di rujuk ke rumah-rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap.

Dengan ditambahnya dua tenaga dokter sepesialis tersebut, secara keseluruhan jumlah dokter yang terdapat di RSUD PH berjumlah 19 tenaga dokter sepesialis. Sebelum ditempatkan oleh pihak Kementrian Kesehatan ke Inhil para dokter-dokter itu terlebih dahulu melakukan visitasi atau melihat langsung RSUD PH.

“Sebelum ditempatkan mereka malakukan peninjauan langsung ke sini (RSUD PH, red). Dengan demikian mereka dapat mengetahui kondisi yang ada,”pungkasnya. (dro/*1)