Pemkab Inhil Agendakan Pertandingan Futsal se Inhil

futsalTEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Guna memanfaatkan venue futsal yang telah rampung dikerjakan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar pertandingan futsal tingkat  kabupaten.

Sebelum mengikuti pertandingan futsal di tingkat kabupaten, klub-klub yang akan berlaga dilevel kabupaten itu terlebih dahulu harus lulus seleksi tahap awal dimasing-masing kecamatan. Sehingga klub yang berhasil keluar sebagai pemenangnya secara otomatis akan menjadi wakil dari setiap kecamatan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, menjelaskan bahwa pertadingan futsal antar kecamatan nanti, selain menumbuh kembangkan kualitas futsal di Inhil, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memanfaatkan pembangunan venus futsal.

“Yang jelas, sasaran kita dari terselenggaranya kegiatan ini, agar para generasi muda bisa lebih fokus dalam olahraga ketimbang melakukan kegiatan-kegiatan negatif diluaran. Saat ini kita masih merumuskan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terealisasi. “ Ujar Mukhtar. (dro/*1)




Sekda Inhil Kukuhkan Pengurus Koperasi Korpri

korpriTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, mengukuhkan pengurus Koperasi Kopr Pegawai Republik Indonesi (Korpri) bertempat  di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Rabu (30/1).

Selain pengukuhan pengurus koprasi Korpri Inhil, juga dilakukan rapat kerja (Raker) DP Korpri Inhil tahun 2013 yang diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari Unit Kabupaten dan Unit Kecamatan.

Dalam sambutanya Sekda mengharapkan program kerja yang dibuat harus aplikatif dan dapat dilaksanakan. Lalu bisa menumbuhkan semangat dan pemikiran baru yang bisa membawa Korpri kearah yang lebih baik. Khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM)

Dikatakan Sekda lagi, Korpri adalah salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam melakukan segala kegiatan dan program. Karena melalui itu katanya anggota Korpri bisa berbuat teransfaransi demui sebuah kemajuan. Seluruh pengurus Korpri yang terdiri dari Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Camat agar dapat  mempertanggungjawabkan bentuk iuran Korpri setiap bulan sebesar Rp 7000 per PNS.

“Kita minta kepada sekretaris Korpri Inhil, (H Ewrin, red) untuk melakukan pemantauan dan memintakan pertanggung jawaban setiap rupiah uang iuran tersebut,”pinta Sekda.

Uang iuran itu lanjutnya akan dibagi, dimana 70 persen untuk setiap pengurus dan 30 persennya lagi dikembalikan Kepemkab Inhil. Sebab itu dibutuhkan ketransparanan bagi setiap nilai uang yang diambil dalam bentuk iuran bulanan Korpri. Sedangkan program utama Korpri di tahun 2013 ini jelasnya adalah mlakukan silaturahmi dengan pengurus-pengurus Korpri diseluruh kecamatan.

“Dimana tujuanya untuk mencarai masukan-masukan agar Korpri menjadi lebih baik kedepannya,” Tambah Sekda sambil mengatakan pihaknya akan membuat sebuah wadah hukum yang bertujuan membantu para anggota Korpri yang tersandung masalah seperti masalah hukum.

Pada kesempatan tersebut disepakati DP Kopri Inhil untuk lebih menjaga solidaritas dan soliditas seluruh anggota dengan turun ke unit unit kecamatan guna menjalin silaturahim dengan sesama anggota dan menyampaikan informasi terkini tentang perkembangan Korpri se Kabupaten Inhil(dro/*1)




DTPHP Inhil Kembali Jalin Kerjasama dengan BI Pekanbaru

swasembada berasTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka meningkatkan swasembada beras di Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun-tahun mendatang, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan (DTPHP) Inhil, kembali melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Pekanbaru.

Kerjasama dibidang pengembangan usaha sub sektor tanaman pangan hortikultura dan perternakan tersebut merupakan lanjutan dari kerja sama pada tahun 2012 kemarin.  Karena sesuguhnya sesuai kebijakan pada tahun 2013 ini, Menteri Pertanian RI mentargetkan empat sukses pembangunan pertanian.

Diantaranya sukses pencapaian swasembada dan swasembada kelanjutan, kemudian sukses peningkatan diverifikasi pangan, dan sukses peningkatan nilai tambah daya saing dan ekspor serta sukses peningkatan kesejahteraan para petani. Sedangkan dari beberpa target swasembada, tiga diantaranya merupakan komoditas tanaman pangan seperti padai, jagung dan kedelai.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, H Alimuddin RM, saat membuka acara pertemuan kerjasama itu menyebutkan, produksi padi ditargetkan mencapai 10 juta ton pada 2014 mendatang. Demikian juga dengan tanaman jagung dan kedelai, ditargetkan dengan swasembada berkelanjutan.

“Target peningkatan produksi padi ini sejalan dengan program Oprasi Pangan Riau Makmur (OPRM) yang sedang kita laksanakan saat ini,” ungkap Sekda, Rabu (30/1).

Sebagaimana diketahui program OPRM dicetuskan oleh Pemrov Riau dengan visi yaitu terwujudnya kesejahteraan petani melalui peningktan produksi pangan yang berwawasan agribisnis. Selanjutnya dikemas dalam rangka menysukseskan program peniningkatan Produksi Beras Nasional (B2BN).

“Membangun dan mengembangkan pertanian rakyat secara terpadu. Kemudian mampu memberikan peningkatan pendapatan masyarakat tani pedesaan dalam upaya menanggulangi kemiskinan. Ini salah satu tujuan kita,”katanya.

Pada kesempatan serupa, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, mengatakan sepanjang tahun 2012 BI Pekanbaru telah memberikan  ransangan bagi para petani di Negeri Seribu Jembatan. Selain mendapatkan bantuan alat perontok padi dan handtraktor, para petani yang tersebar dibeberapa kecamatan di Inhil juga mendapatkan pelatihan tentang pertanian di Pulau Jawa.

‘Mereka yang telah mengikuti pelatihan itu, saat ini sudah mempu menjadi motivator dalam membantu para PPL kita yang berada dilapangan,” jelas Wiryadi.

Sementara  itu, Asisten Direktir BI Pekanbaru, Abdul Majid, menjelaskan beberpa fungsi pihaknya selain melakukan pengawasan terhadap seluruh bank negeri maupun swasta di wilayah tersebut. Sehingga tugasnya disektor moneter dari sisi peredaran uang juga sangat erat kaitanya dengan sektor produksi pertanian.

“Berdasarkan pengamatan kita inflasi juga berpengaruh pada sisi suplai dan produksi. Dimana infalsi berpengaruh kepada harga beras dipasaran. Lalu kami mendorong agar pemerintah daerah (Pemda) dan pentani menjaga suplai ini,”terangnya.

Melalui pemberian bantuan, BI dapat mendorong berbagai program peningktan produksi salah satunya padi. Mereka (BI, re) melihat Inhil salah satu kabupaten sentra padi. Dengan melalui program itu ketahanan pangan akan selalu terjaga. Minimal BI dapat menjaga motivasi petani.

“Mereka petani kita minta tidak alih fungsi lahan. Dengan harapan produksi padi dapat meningkat dan motivasi petani tetap terjaga,”tandasnya.(dro/*1)




Dishubkominfo dan Kodim 0314 Inhil Mantapkan Kerjasama Pengelolaan parkir

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memantakpkan kerjasama pengelolaan perparkiran di Kota Tembilahan dengan Kodim 0314 Inhil.

Melalui pertemuan antara Dishubkominfo dengan Kodim 0314 Inhil, bahwa disetujui untuk pengelolaan parkir di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu dikelola penuh oleh Kodim 0314 Inhil. sedangkan untuk pengendalian teknis perparkiran tetap dibawah naungan Dishubkominfo sebagai istansi teknisnya.

“Kita telah memantapkan kerjasama pengelolaan perparkiran dengan pihak Kodim 0314 Inhil. Ketetapan itu dituang kedalam sebuah MoU yang telah disepakti oleh kedua belah pihak,”Ujar Kadishubkominfo, Fahrolrozy.

Dihimbau juga pada pengelola parkir agar dapat mengikuti segala kententuan dan mekanisme yang sudah ada. Melalui kerjasama ini  diharapkan dapat menjaga suasa tentram aman dan kondusif.

Sementara itu, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf FP. Tarigan, menyebutkan kerjasama antara pihaknya dengan Pemkab Inhil merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga dengan baik. Sebab, nilai sebuah kepercayaan, tidak bisa diukur dengan apapun, terlebih materi.

“Saya rasa ini adalah tugas yang mulia dan menantang bagi kami. Khususnya bagi memanfaatkan potensi daerah yang ada dan hasilnya mampu menciptakan keamanan ataupun bebas dari berbagai komflik,”jelasnya.(dr0/*1)




Pemkab Inhil Benahi Listrik Pedesaan

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru iniTembilahan (www.detikriau.org) – Sejak awal menjabat sebagai Bupati Indragiri Hilir. H Indra Muchli Adnan SH menyatakan komitmennya membenahi kekurangan energi listrik di pedesaan.
Program listrik masuk desa yang disebut juga Program  Inhil Terang Benderang  itu sebagai respon atas keluhan warga daerah ini masih kurangnya pasokan energi listrik di pedesaan, utamanya pada wilayah yang tidak terjangkau aliran listrik oleh PT PLN.
Program tersebut dimaksudkan juga demi meningkatkan sumber daya masyarakat. Dalam pandangan Bupati termuda di Indonesia Tahun 2004 itu, warga di pedesaan akan kesulitan belajar karena malam hari gelap gulita.

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru ini
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyalami seorang ibu di Desa Kota Baru Seberida ,Kecamatan Keritang saat melaksanakan kunjungan kerja ke daerah itu, baru-baru ini

Program itu direalisasikan dengan cara memberikan bantuan mesin berikut pembangkit dan jaringan. Lantas kemudian dikelola oleh warga. Bagaimana mekanisme selanjutnya, apakah iuran atau sumbangan seluruhnya diberikan kewenangan kepada warga. Pemkab Inhil tetap memberikan perhatian atas keberlanjutannya.
“Anak-anak kita selama tidak ada penerangan tentu susah kalau belajar malam hari. Karena itu, dengan program ini kita harapkan tidak ada lagi kesulitan tersebut sehingga kualitas SDM kita juga meningkat”tegas Indra Muchlis Adnan.
Salah satu stimulasi yang dilakukan Pemkab Negeri Seribu Parit dalam memacu pengelola kelistrikan, adalah memberikan reward. Desa yang dinilai berprestasi dalam mengelola listrik yang disudah disumbangkan Pemda Inhil itu diberikan penghargaan. Harapannya desa lain turut terpacu dalam mengelola listriknya dengan baik.
Tanggapan warga atas program tersebut sangat luar biasa. Pasalnya mereka mendapatkan pasokan energi listrik. Hal itupun dianggap bisa meningkatkan perekonomian di pedesaan. Pasalnya, aneka usaha rumah tangga menjadi terbantu.
Pun begitu dengan keamanan desa ditegaskan warga menjadi jauh lebih baik. penerangan yang baik memungkinkan warga bisa dapat dengan mudah melaksanakan Siskamling dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Kades Tunggal Rahayu Jaya, Mapi Yusro secara tegas menyatakan sangat terbantu dengan adanya program itu. Desa yang jauh di pedalaman Kecamatan Teluk Belengkong ini dapat merasakan aliran listrik.
“‘Kami jelas mengucapkan terima kasih atas program listrik masuk desa ini. Sangat tidak dapat dibayangkan entah kapan desa ini dapat menikmati aliran listrik dari PLN jika saja tidak ada program itu”ujar Mapi Yusro.
Hal yang sama juga dinyatakan Kades Harapan Tani, M Suryani. Desa inipun sebelum dialiri oleh listrik PLN telah lebih dahulu menikmati listrik dari  Program Inhil Terang Benderang. Bahkan desa itupun termasuk yang mendapatkan reward atas prestasinya dalam mengelola listriknya.(dro/advertorial Pemkab Inhil)




Bupati Minta Warga Tidak Ragu Bersekolah di SMK

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH, didampingi Camat Gaung, Nursal melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di kecamatan itu belum lama ini
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH, didampingi Camat Gaung, Nursal melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di kecamatan itu belum lama ini

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Indragiri Hilir yang ingin lekas menerapkan ilmunya ke lapangan disarankan meneruskan pendidikannya ke sekolah menengah kejuruan.

SMK dinyatakan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan SH menyiapkan lulusannya siap untuk terjun ke lapangan begitu usai menyelesaikan pendidikan. Karena itu warga dinyatakannya tidak perlu ragu untuk bersekolah ke SMK.

Selain menyiapkan skil yang siap pakai, pada SMK menurut orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang juga ditumbuhkan semangat kewirausahaan. Memanfaatkan semua potensi yang ada, skil dan semangat itu dipadukan sehingga semua lulusannya berkualitas tinggi.

Lulusan SMK pun  masih bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan demikian, banyak nilai plus bagi warga yang bersekolah di SMK. Hal itu tidak dijumpai pada sekolah umum lainnya, pasalnya ilmu yang diajarkan sangat khusus.

Demi meningkatkan kualitas lulusan SMK yang handal. Pemkab Inhil pun terus memberikan perhatian kepada semua sekolah kejuruan yang ada di daerah ini. Bantuan berupa perlengkapan alat  praktik maupun biaya operasionalnya sudah sejak lama diarahkan kepada sarana pendidikan ini.

“Dengan memiliki skil tinggi ditambah dengan adanya jiwa entrepreneur yang tinggi. Kita harapkan warga bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Dapat dibayangkan bagaimana majunya daerah kita jika seluruh warga bisa menerapkan prinsip tersebut”jelas Bupati.

Lapangan pekerjaan menurut mantan Ketua PSSI Riau itu bukan hanya menjadi PNS. Banyak kalangan sukses dinyatakannya bukan berasal dari kalangan PNS, melainkan dari dunia usaha maupun profesional. Hal itu harus menjadi cambuk, bahwasanya bidang apapun bisa dijadikan pijakan untuk meraih kesuksesan.

Ungkapan di atas sekaligus sebagai respon atas masih banyaknya warga yang terlalu berharap menjadi PNS, sehingga melupakan potensi yang dimilikinya. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kesejahteraan hidup tanpa harus menunggu-nunggu sesuatu yang tidak pasti.

“Saya sendiri bukanlah seorang PNS, jadi yakinlah masih banyak potensi dan peluang yang bisa kita raih. Ambil kesempatan tersebut dengan berpikiran jauh ke depan”jelas Indra Muchlis Adnan.

Wakil Ketua MKGR Pusat inipun menyebut pula di kalangan negara maju warganya mayoritas ingin menjadi pengusaha dan profesional berkualitas tinggi. Itu karena warga tersebut menyadari kesuksesan terbuka lebar di depan mata apabila mereka bisa memanfaatkannya.
Sangat berbeda dengan budaya di Inhil yang justru memandang rendah budaya negara maju itu. Padahal menurutnya, indikator maju tidaknya sebuah daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas SDM warga yang berpikiran maju. Sebab itu Indra Muchlis Adnan mengajak kepada seluruh warga Inhil bisa menggali potensi dan mengembangkan jiwa wira usaha.(dro/*1/adv pemkab inhil)