Sekda dan Kadisdik Inhil Tinjau UN SD Sederajat

gambar: shnews.co
gambar: shnews.co

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Fauzar, Senin (6/5) melakukan peninjauan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat.

Beberapa sekolah yang ditinjau pada hari pertama UN seperti SDN 032 Indra Praja, SDN 004 Tembilahan dan SDN 002 Tembilahan Kota. Saat itu Sekda berharap pelaksanaan UN berlangsung lancar dan tertib serta semua anak didik bisa lulus.

“yang terpenting sekarang ini terus berusaha dan berdoa,”kata Sekda disela pantuan yang dilakukan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Fauzar, menyebutkan dari beberapa sampel sekolah yang dilakukan peninjauan, semua berjalan dengan baik.

“Sekarangkan pelaksanaanya sedang berjalan. Alhamdulillah semuanya lancar tanpa ada hambatan satu apapun. Kita berharap kondisi seperti ini sampai pada hari akhir pelaksanaan UN Rabu mendatang,”paparnya mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Secara angka memang Kadisdik tidak bisa menyebutkan, namun dia berharap tingkat kelulusan UN dari tingkat SD hingga SMA pada tahun ajaran 2012-2013 bisa maksimal. Sehingga anak-anak yang sudah memiliki cita-cita bisa melaksanakan.(dro/*1)




Warga Diminta Terus Belajar

Bupati Inhil, H Indra M Adnan
Bupati Inhil, H Indra M Adnan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Dr H Indra Muchlis Adnan meminta warga daerah ini terus menimba ilmu. Tidak hanya pada sekolah umum, namun juga sekolah yang berbasis pondok pasantren (Ponpes).

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak dapat dilepaskan dari pendidikan. Bupati Inhil itu berharap, sepeninggal dirinya kelak. Kualitas SDM warga daerah ini makin baik dan meningkat. Lalu generasi penerus Inhil kedepanya semakin diperhitungkan daerah-daerah lain.

Rasa memiliki yang kuat terhadap kampung halaman membuat Indra Muchlis Adnan terus berusaha mencarikan formula yang tepat dalam meningkatkan minat warga menempuh pendidikan. “Kampung halaman ini harus kita bangun bersama. Oleh sebab itu, jangan sampai putera dan puteri  kita tidak bersekolah. Tantangan kedepan bakal semakin berat”jelas Bupati.

Walau Inhil tidak memiliki SDA yang berlimpah seperti daerah lain. Namun kabupaten ini disebutkan memiliki modal lain yang juga tidak bakal kalah, yakni SDM.  Jika SDA akan habis pada masa tertentu, beda halnya dengan SDM yang berkualitas. Apabila terus dilakukan pembinaan maka bakal terus lahir SDM yang berkualitas.

“Pemerintah sudah melaksanakan program yang bertujuan mempermudah warga dalam menuntut ilmu. Jadi hal ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya”tegas Pak Jenggot, panggilan Bupati. Pada masa lalu, Inhil termasuk daerah tujuan pelajar menuntut ilmu agama. Hal itu menurut Bupati harus menjadi motivasi segenap warga mengembalikan situasi tersebut.

Semua warga dimintanya menghapus adat dan kebiasaan yang menghambat anggotanya untuk menuntut ilmu. Baik anak laki-laki maupun perempuan mempunyai derajat yang sama dalam menuntut ilmu. Kebiasaan yang bersifat menghambat itu apabila terus dipertahankan dinyatakan akan membuat seseorang tidak dapat berkembang baik.(dro/*1)




Sekda Pimpin Upacara Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah

Sekdakab Inhil saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hardiknas di Halaman Kantor Bupati Inhil, Kamis (2 Mei 2013). Foto Humas Setdakab Inhil
Sekdakab Inhil saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hardiknas di Halaman Kantor Bupati Inhil, Kamis (2 Mei 2013). Foto Humas Setdakab Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Bupati Inhil diwakili Sekdakab, H Alimuddin RM memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2013 dan Hari Otonomi Daerah XVII bertempat di lapangan Kantor Bupati di Tembilahan, Kamis (2/5).

Hadir pada upacara tersebut, Unsur Muspida, para Pejabat Sipil, TNI dan Polri, serta para guru dan pelajar utusan sekolah di Kota Tembilahan.

Dalam sambutannya, Sekda mengajak semua pihak menyiapkan akses seluas-luasnya kepada anak bangsa untuk memasuki dunia pendidikan, mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi. Dimana, perluasan akses tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan.

“Perluasan akses ke Perguruan Tinggi dapat disiapkan melalui pendirian Oerguruan Tinggi Negeri di daerah perbatasan dan memberikan akses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, tetapi berkemampuan akademik,” tutur Sekda membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, M Nuh.

Terkait peringatan Hari Otonomi Daerah ke XVII yang mengangkat tema “Dengan otonomi daerah tingkatkan kapasistas pemerintah daerah untuk percepatan kesejahteraan masyarakat”, disadari bahwa belum optimalnya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, saat ini penyempurnaan pengaturannya tengah dilakukan, diantaranya terkait dengan pemekaran daerah, kepegawaian, perencanaan, pembagian urusan dan lain-lain.

“Khusus pemekaran daerah, muncul kecenderungan daerah otonomi baru (DOB) belum optimal memberikan pengaruh terhadap derajat kesejahteraan masyarakat. Sehingga, memerlukan penyempurnaan pengaturan yang dapat menjamin bahwa pemekaran yang terjadi akan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sekda membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi.

Hal yang sama juga terjadi dalam kepegawaian. Dimana, pengaturan yang ada sekarang belum optimal mendorong tumbuhnya profesionalisme dan netralitas terhadap kekuatan politik di daerah.

“Menghadapi situasi seperti ini, maka penympurnaan terhadap berbagai pengaturan perlu dilakukan secara cermat, agar kualitas otonomi daerah semakin efektif, efisien dan akuntabel,” pungkasnya. (dro/*4)




Penjabat Asisiten I Setdakab Inhil di Purna Tugaskan

Sekda menjabat tangan said ismailTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bertempat dibalai Utama Kantor Bupati Inhil, Kamis (2/5/2013) dilaksanakan acara pelepasan purna tugas Jabatan Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Inhil, H Said Ismail.

Acara pelepasan H Said Ismail yang telah menagdikan diri selama 32 tahun sebagai PNS dilingkungan Setdakab Inhil ini dihadiri secara langsung oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, Sekretaris DPRD, H Masdar, Kepala Dinas, Badan dan Bagian, serta beberapa PNS dilingkungan Pemkab Inhil.

Dalam kata perpisahannya, H Said Ismail menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pejabat dan PNS di lingkungan Pemkab Inhil yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik ketika dirinya menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat di Negeri Seribu Jembatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bekerjasama dalam menjalankan tugas. Sehingga saya mampu memberikan yang terbaik untuk daerah yang kita cintai ini,” tutur Said Ismail.

Sementara itu, Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM menyatakan, bahwa sosok Said Ismail sangat baik untuk dijadikan tauladan bagi para PNS lain dalam menjalankan tugasnya. Sebab, Said Ismail dinilai mampu menjalankan tugas dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Inhil hingga akhir masa jabatannya.

“Beliau (Said Ismail, red) ini, adalah teladan yang baik bagi kita semua. Karena itu, mari kita jadikan Beliau contoh dalam menjalankan tugas kita sebagai PNS,” terang Sekda.

Lebih lanjut Sekda menambahkan, meskipun tidak lagi berada dalam lingkup pemerintahan, namun peran Said Ismail, baik tenaga maupun pikirannya masih sangat diperlukan dalam membangun Kabupaten Inhil.

“Saya pribadi dan mewakili yang lainnya, memohon maaf kepada Pak Said Ismail apabila selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan dan bersinggungan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pemberian cenderamata sebagai kenang-kenangan dari rekan kerja untuk Said Ismail.(dro/*4)




Teluk Belengkong Distribusikan 3.484 Lembar e-KTP

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Teluk Belengkong telah mendistribusikan sebanyak 3.484 lembar e-KTP kepada warga setempat.

Dari total target perekaman sebanyak 8.433, yang sudah melakukan perekaman data sekitar 5.000 jiwa. Artinya sekitar 65 persen warga di salah satu kecamatan terujung Inhil itu sudah menyelsaikan proses perekaman yang saat ini diketahui masih berlanjut.

“Meski ada alat yang rusak, namun kami tetap memproses perekaman bagi warga yang belum melakukanya,”ungkap Sekretaris Camat Teluk Belengkong Marlis, di Tembilahan, Rabu (1/5).

Terkait alat yang rusak dikatakan Marlis, saat ini sedang dalam proses perbaikan. Kendati  demikian lanjutnya, Pemcam Teluk Belengkong paling lambat setiap satu bulan juga akan memperbaharui data realisasi perekaman e-KTP.

“Sampai saat ini masih ada warga kita yang datang ke kantor camat untuk melakukan perekaman e-KTP. Meski tidak terlalu besar. Pemcam juga berupa memberitahukan kepada kepala desa agar menghimbau warganya yang belum melakukan perekaman untuk segera melakukannya.(dro/*1)




Korpri Inhil Sosialisasikan THT Kepada PNS

korpriTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan (DP) Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan sosialisasi Tunjangan Hari Tua (THT) kepada kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan dilingkungan Pemerintah setempat, Rabu (1/5).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber yang melibatkan pihak PT Taspen Pekanbaru itu secara resmi dibuka Ketua DP Korpri Inhil H Alimuddin RM dan dihadiri peserta utusan yang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD ), Camat dan Sekcam se Inhil, persatuan Dharmawanita, TP PKK, perwakilan PT.Pos, BRI dan Pengawas sekolah.

Dalam sambutnya Alimuddin mengatakan banyak hal-hal yang menjadi haknya para PNS, antara lain THT, asuransi kematian dan tunjangan pensiun. Hal itu merupakan beberapa hak yang sangat penting bagi kalangan PNS baik yang masih aktif maupun mereka yang sudah purna tugas.

“Dimana ada keeajiban disitu juga ada hak. Namun kita harus bisa membedakan. Jangan hanya menuntut hal, tapi kewajiban tidak terpenuhi atau sebaliknya,”sebut Serkda Inhil H Alimdddin.

Kemudian Sekretaris Korpri Inhil H Erwin menyebutkan mulai 1 April 2013 kemarin untuk pelayanan terhadap THT dan Pensiunan PNS cukup mengurus di service Point yang ada di Kota Tembilahan seperti kantor Pos dan kantor BRI. Segala kentuan dan prosesnya dapat dilayani petugas disana.

“Saya rasa tujuanya sangat sederhana sekali, antara lainya untuk memudahkan saegala bentuk pelayanan bagi PNS yang memasuki Purna Bhakti. Namun semua itu tetap mengacu kepada kentuan yang sudah ada. Artinya segala prosedur juga harus dipenuhi,”jelasnya menambahkan.(dro/*1)