Pemkab Inhil Rotasi dan Mutasi 240 orang Pejabat

bupati membacakan sumpah jabatan kepada pejabat eselon II III IV yang baru dilantik.Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati nyatakan, tidak ada yang istimewa dengan rotasi dan mutasi pejabat. Semua dilakukan hanya bertujuan untuk estafet kepemimpinan sekaligus penyegaran.

Hal ini disampaikan Bupati Inhil, H Indra M Adnan dalam pidatonya usai pembacaan mutasi dan rotasi pejabat dilingkungan Pemerintahan kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Gedung Engku Kelana, rabu (15/5) malam.

Dalam rotasi dan mutasi pejabat yang baru dimulai sekira pukul 21.30 Wib itu, Bupati juga menyatakan bahwa Jabatan adalah sebuah amanah yang tentu didalamnya mengandung tanggungjawab. tidak hanya kepada sesama manusia tetapi yang terpenting kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi teruslah bekerja dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Apapun alasannya, seorang PNS harus bersedia dan ikhlas ditempatkan pada posisi apapun dan dimanapun serta itu harus dibuktikan dengan memberikan pengabdian dengan sungguh-sungguh dan benar. Teruslah untuk terus berusaha mengasah kompetensi dan kemampuan,” Pesan Bupati.

Rotasi dan mutasi jabatan menjelang akhir kepemimpinan Indra Muchlis Adnan sebagai Bupati Inhil ini, berdasarkan keterangan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Inhil, Afrizal tercatat sebanyak 240 PNS yang terdiri dari pejabat Esselon II 8 0rang, Esselon III 49 orang dan Esselon IV sebanyak 183 orang.

Beberapa pejabat yang dirotasi dan dimutasi diantaranya, jabatan Asisten II yang ditinggal pensiun oleh Said Ismail digantikan oleh Darussalam yang sebelumnnya menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir. Jabatan kepala BLH digantikan oleh Anwar Nawang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Jabatan kosong Kepala BPBD Inhil digantikan Tantawi Jauhari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sementara kursi kosong Kepala Kesbangpol diisi oleh Sirajuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ekonomi Setdakan Inhil.

Untuk jabatan Kepala Dinas Pendapatan Daerah yang sebelumnya diduduki oleh Fajar Husin digantikan oleh Kabag Umum Setdakab Inhil, Junaidi. Sementara Jabatan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Inhil yang sebelumnya dijabat oleh Saripek yang kini ditempatkan pada posisi baru sebagai Staff Ahli Bupati digantikan oleh Urip Soekarno dan Rasul Alim dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan setelah sekian lama menjabat sebagai PLH. (dro)




Bupati Pinta KONI Inhil Torehkan Prestasi Terbaik

koniTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  –  Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Dr H Indra Muchlis Adnan meminta semua pengurus KONI yang baru dilantik dapat memberikan pengabdian seara maksimal. Terutama dalam melakukan  pembinaan pada bidang olahraga.

Permintaan itu disampaikan mantan Ketua Pengprov PSSI Riau tersebut Selasa (14/5) malam. Dikatakan Indra, saat ini Inhil banyak memiliki atlit berprestasi namun karena pembinaannya tidak maksimal, akhirnya tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dalam tiap perlombaan yang diikuti.

Biduk organisasi KONI Inhil yang dikomandoi Yusran Siregar dinilai Bupati akan mampu berbuat lebih baik. Pasalnya, kepengurusan KONI saat ini kebanyakan berasal kalangan pengusaha sukses dan orang yang bergelut di bidang olahraga. Selain tidak terikat waktu, pengurus inipun dipandang lebih mumpuni untuk berkarya lebih baik.

“Kita punya lintasan atletik sangat bagus. Ini salah satu contoh yang harus mampu dimaksimalkan. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk melahirkan atlet yang handal. Nah, saya sangat yakin pengurus KONI yang baru dilantik ini bisa menggali semua potensi”tegas Bupati.

Selama ini, lanjutnya mayoritas siswa hanya berlari pada area Jalan Swarna Bhumi. Hal itu membuat siswa tidak memahami bagaimana sesungguhnya lintasan yang sesuai standar. Hal itu pun berdampak manakala siswa tersebut berlomba pada lintasan riil. Selain butuh penyesuaian juga membuat mereka gamang. Oleh sebab itu, Bupati meminta agar pengurus KONI bisa melakukan pembinaan secara nyata.

“Karena sekarang pengurus KONI tidak rangkap jabatan. Maka akan banyak waktu dalam mengurusi organisasi ini dan fokus dalam pembinaan. Jadi, harus ada perubahan dalam torehan prestasi olahraga kita”tukas Bupati.

Pelantikan KONI Inhil di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini dilakukan oleh pengurus KONI Riau, Yuherman Yusuf yang membawa serta beberapa orang pengurus organisasi itu.(dro/*1)




Sekda Resmikan Pelucuran Mobil Internet Keliling

mikTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM resmikan peluncuran mobil internet keliling bantuan Departemen Perhubungan dan Komunikasi (Depkominfo) RI di halaman Kantor Camat Tembilahan, Rabu (15/4).

Dengan adanya mobil internet keliling ini diharapkan dapat membantu pelayanan akses teknologi, informasi serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM).”Kita berharap dengan adanya bantun seperangkat mobil layanan internet ini masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Sekda.

Camat Tembilahan, RM Sudinoto menyatakan pihaknya sangat menyadari akan manfaat mobil internet terlebih dimasa era teknologi yang canggih seperti saat ini.

“Hadirnya mobil internet ini tentunya sangat diharapkan nantinya akan  mampu menambah wawasan yang berkaitan dengan segala bidang bagi masyarakat terutama kalangan pelajar. Istilah kata jaman sekarang tidak Gaptek,” kata Sudinoto.

Perangkat mobil internet tersebut dilengkapi dengan peralatan yang lengkap terdiri dari 6 laptop serta satelit prabola penangkap signal. Lalu secara umum dapat memberikan informasi yang meliputi program kerja pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Antara lain program e-KTP dan pembayaran listrik.

Demikian pula ditambahkan Petugas Dinas Perhubungan Inhil Hj Mena. Selain digunakan untuk keperluan pelajar, mobil internet juga bisa digunakan oleh kelompok masyarakat. Namun tetap melalui beberapa prosedur. Seperti pengusulan ke pihak yang diberikan kepercayaan untuk mengelola mobil internet keliling ini.

“Kehadiran mobil ini tentu memberikan banyak manfaat.  Paling tidak kita bisa lepas dari ketertinggalan,” Ujar Mena

Inhil mendapatkan  4 unit mobil layanan internet keliling. masing-masing diperuntukan bagi Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling serta Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).(dro/*1)




Keuangan Daerah Harus Dikelola Secara Mandiri

sekdaTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Setelah masuknya masa Reformasi dan tepatnya di Era Otonomi Daerah seperti sekarang ini, seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) diberi kewenangan besar oleh Pemerintah Pusat untuk mengelola keuangan daerahnya secara mandiri, sesuai dengan prioritas dan kebutuhan daerah.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM  saat menghadiri pertemuan bersama alumni Diklat Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, yang digelar di Balai Utama Kantor Bupati Tembilahan, Selasa (14/5).

Meski terbilang masih baru, namun diharapkan Sekda, sedini mungkin Pemda harus mampu memberi respon yang positif atas kepercayaan Pemerintah Pusat lewat pengelolaan keuangan daerah yang baik. Karena sebuhh kepercayaan itu sangat mahal harganya dan tidak bisa ditukar dengan apapun.

Sejauh ini, katan Sekda Pemda Inhil sudah berupaya menjalankan tanggung jawab itu dengan cara cara menyelenggarakan Diklat Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). “Para peserta kita harapkan mampu menjadi pionir di bidang pengelolaan keuangan di Kabupaten Inhil ini,” tegas Sekda.(dro/*1)




Jelang Pemilukada, Bupati Ajak Warga Tetap Kompak

bupatiTEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil)  Dr H Indra Muchlis Adnan  meminta kepada semua warga tetap kompak dan menjaga semangat kebersamaan. Momen Pemilu Kepala Daerah Bupati 2013 yang semakin dekat dinyatakannya tidak boleh membuat warga terpecah. Berbeda pandangan bukan berarti bermusuhan.  

Pasalnya, proses tersebut merupakan hal yang lumrah bagi sebuah negara yang menganut faham demokrasi. Ajakan itu disampaikan pria yang suka mengendarai sepeda motor tersebut.  Saat kunjungan kerja ke Kelurahan Khairiah Mandah, menghadiri pembukaan MTQ Inhil ke-43, awal pekan ini.

Siapapun figur yang terpilih sebagai Bupati Bumi Sri Gemilang. Selain harus bisa mengomandoi daerah untuk membangun. Juga mesti bisa melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan saat ini. “Kabupaten ini sedang berusaha mengejar ketertinggalan disemua lini. Jadi, gerak pembangunan harus terus dilanjutkan”tegas Bupati.

Dia juga meminta kepada pemimpin Negeri Seribu Jembatan  kedepan tidak menciderai semangat warga yang sudah tumbuh saat ini dan tercermin dalam visi Inhil 2025. Sekarang warga, telah giat berpartisipasi dalam membangun. Karena itu, harus bisa menjaga suasana tersebut tetap berkembang.

Indra Muchlis Adnan juga meminta supaya warga di pedesaan tidak pernah dilupakan. Pasalnya, akar persoalan berada di sana. Mayoritas warga bermukim di desa. Manakala desa sudah berhasil dibangun. Membangun sektor lain bakal lebih mudah dilakukan.

“Siapapun yang terpilih nanti, tentu saja harus bisa membangun kampung halaman ini dengan baik. Kita semua ingin kampung kita ini maju dan berkembang”jelas Bupati. Bupati pun berpesan kepada warga turut berpartisipasi menyukseskan Pemilukada Inhil 2013. Warg menurutnya mesti menyalurkan suaranya, karena itu merupakan hak mereka sebagai warga Bumi Sri Gemilang.(dro/*1)




Realisasi PAD Triwulan Pertama Sebesar 26 Persen

padTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) triwulan pertama tahun 2013 mencapai Rp 377.893.777.676 atau sekitar 26 persen dari target sebesar Rp 1.455.751.987.084.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Inhil H Fazar Husen berdasarkan hasil evaluasi pihaknya pada triwulan pertama. Meski secara umum sudah melebihi target, namum masih ada beberapa item yang pendapatanya masih 0 persen.

Target PAD sebesar Rp 1,4 T lebih di tahun 2013 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun 2012 silam yang hanya Rp 1.3 T. Jumlah terbesar masih disumbang oleh dana perimbangan, sekitar 88 persen. Sisanya berasal dari pendapatan lain-lain daerah yang sah, seperti DBH Provinsi Riau, dana penyesuaian dan otsus serta bantuan keuangan Provinsi lebih kurang 7 persen.

“Yang masih 0 persen seperti DAK dan pendapatan dari hasil bagi pajak Provinsi,” kata Fazar Husen, Selasa (14/5).

Untuk DAK, lanjutnya,  jika berpijak pada pengalaman sebelumnya saat ini masih dalam proses administrasi dan bisanya baru diketahui realisainya akhir triwulan kedua dan paling lambat awal triwulan ketiga. Namun untuk bagi hasil pajak Provinsi, sejauh ini menurut Fazar belum dilakukan rekonsiliasi hasil pendapatanya.

“Biasanya setelah rekon data baru mereka bisa menyalurkan dana tersebut kepada kita melalui Biro keuangan Pemprov,” katanya.

Khusus untuk PAD secara rata-rata sudah mencapai 23 persen dan dapat dikatakan masih kurang dari target sekitar 1 persen. Adapun beberapa item yang belium terealisasi adalah pajak air bawah tanah dan pajak sarang burung walet. Demikian pula dengan pajak yang disumbangkan oleh restoran.

“Retribusi daerah yang baru mencapai realisasi yakni berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub). Mereka sudah melebihi 25 persen. Demikian pula dengan pajak pelayanan kesehatan yang dikelolah oleh RSUD Puri Husada Tembilahan,” Ungkapnya.(dro/*1)