Rosman Buka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan

Wabup menyematkan tanda peserta
Wabup menyematkan tanda peserta

Tembilahan (www.detikriau.org) — Selasa, 28 Mei 2013 bertempat di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Wakil Bupati, H. Rosman Malomo membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan IX Provinsi Riau di Lingkungan Pemkab Inhil Tahun 2013 yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kab. Inhil.

Wabup Inhil dalam sambutannya mengatakan bahwa Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa keberadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Aparatur Negara mempunyai peranan yang strategis dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Peranan ini hanya dapat dilaksanakan, apabila kompetensi PNS tersebut memenuhi kualifikasi, keilmuan yang konseptual dan pengetahuan yang memadai, yang ditandai oleh sikap dan perilaku penuh kesetiaan dan ketaatan kepada Negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggungjawabnya sebagai pelayan publik, dan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pembentukan Sosok PNS sebagaimana yang diharapkan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai upaya, salah satunya melalui Diklat Kepemimpinan seperti ini.” Kata Wabup

Melalui Diklat kepemimpinan Tk. IV yang merupakan program Diklat Nasional ini diharapkan seluruh pejabat Eselon IV nantinya akan memiliki persepsi yang sama dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan di unit kerjanya masing-masing walaupun berbeda tupoksinya.

Oleh karenanya, sejalan dengan tema Diklatpim Tingkat IV Angkatan IX tahun ini yaitu “Peningkatan Kualitas Pelayanan Prima Melalui Peningkatan Kompetensi Aparat berbasis pada kebutuhan lokal”, Wabup menyatakan menyambut baik pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini, disamping mempelajari teori- teori pemerintahan dan pembangunan, aktualisasinya mengkaitkan dengan pembahasan issu-issu aktual sesuai tema yang telah ditetapkan.

Selain itu juga dikaitkan dengan kondisi yang dihadapi aparatur saat ini yaitu besarnya tuntutan masyarakat akan hak-haknya selaku warga masyarakat maka kata Wabup lagi sudah selayaknya sebagai aparat untuk memiliki rasa kepekaan sosial yang tinggi, bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, demi mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

“Melalui peningkatan pelayanan paripurna dan motifasi kepada masyarakat diharapkan akan tercipta peran serta aktif masyarakat yang pada gilirannya akan terwujud kemandirian masyarakat sebagaimana yang diharapkan.”Papar Wabup

Kepada Panitia Penyelenggara Wabup mengharapkan untuk cermat memantau proses pembelajaran dengan segala aspeknya, agar tujuan Diklat dapat tercapai. Wabup juga berpesan kepada panitia untuk tidak ragu-ragu mengusulkan predikat kelulusan dan atau ketidaklulusan bagi peserta diklat.

Sementara itu Paniti Penyelenggara, Dumono menyampaikan bahwa Peserta DIKLAT merupakan PNS di lingkungan Pemkab Inhil yang telah menduduki jabatan struktural eselon IV yang berjumlah sebanyak 40 orang.(rls humas)




Pemkab Inhil Terus Evaluasi Program Desa Mandiri

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus membenahi dan mengevaluasi  program desa mandiri yang menjadi unggulan daerah.

Pembenahan tersebut meliputi tata cara pelaksanaan sampai bagaimana pengelolaan program serta pelaksanaannya supaya tepat sasaran. Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan  menegaskan program desa mandiri yang dilaksanakan saat ini merupakan ekstraksi program  yang sangat dibutuhkan warga.

Berbagai program yang bersasaran dengan masyarakat baik yang berhasil maupun tidak. Disatukan dan dipadukan sehingga dapat memenuhi harapan warga. “Program pemberdayaan yang kita laksanakan berbeda dengan yang sudah dilaksanakan selama ini. Program ini kita maksudkan supaya desa menjadi lebih berdaya”jelas Indra Muchlis Adnan.

Setiap tahun, apa saja masukan yang disampaikan warga menurut Bupati terus menjadi bahan dalam pelaksanaan program tahun berikutnya. Warga di pedesaan, sampai sekarang juga sangat berharap program ini terus berlanjut pasca Indra Muchlis Adnan. Harapan itu selalu disampaikan warga setiap kali digelar Musrenbang maupun pertemuan formal lainnya.

“Kami ingin program ini berkelanjutan. Meskipun siapapun nanti yang menjadi Bupati, kami mau program tersebut berkelanjutan”kata Baharuddin, Ketua RT O9 Desa Sungai Gantang. Hal yang sama juga diungkapkan oleh segenap Kades di Inhil. Mereka berharap agar program ini juga dilanjutkan sampai seterusnya. Pasalnya geliat pembangunan di desa  semakin berkembang setelah adanya pelaksanaan program ini.(dro/*1)




Tiga Jalan dalam Kota di Patching

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melakukan perawatan di tiga titik jalan dalam Kota Tembilahan. Ketiga titik tersebut yakni Jalan Abdul Manaf, Jalan Pekan Arba dan Jalan Keritang.

“Perbaikan kita lakukan dengan cara bertahap. Semua dilihat dari kemampuan anggaran daerah saat ini,” kata Kepala Dinas PU Inhil H Tengku Edy Efrizal, Senin (27/5). Sebagain kondisi jalan yang sedang di patcing saat ini kondisisnya mulai mengelupas sehingga menimbulkan cekungan dan membuat jalan bergelombang.

Jalan berlubang dan bergelombang sering didapati di wilayah Inhil, mengingat kondisi alamnya yang rawa dan dataran rendah.  Upaya tambal jalan rusak menggunakan aspal atau hotmiks untuk ruas jalan yang berlobang sebagai antisipasi terjadinya kerusakan jalan yang semakin parah serta pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlobang. “Patcing ini tingkat ketahanya lebih bagus bila dibandingkan dengan tambal sulam seperti biasanya,” ujar Tengku Edy.

Perbaikan itu dila­kukan sementara memang de­ngan cara tambal Patching. Na­mun, penambalan itu tidak da­pat di­selesaikan dalam satu wak­tu cepat apalagi dilakukan pada semua titik jalan yang mulai mengalami kerusakan. Dia menyebutkan perbaikan bisa dilakukan dengan cara bertahap dan memprioritaskan jalan yang banyak tingkat kerusakanya.

“Pengerjaanya sudah mulai berjalan. Kita harap dalam waktu dekat rekanan bisa menyelesaikan, namun tidak melalaikan kualitas pekerjaan. Sebab, tim akan memeriksa pekerjaan dengan  teliti,” tuturnya.(dro/*1)




Bupati Inhil Sampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Pejabat

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Bupati Indragiri Hilir, Dr H Indra Muchlis Adnan mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang selalu aktif dalam melaksanakan dan mengikuti kegiatan pemerintahan. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang ini.  Berkaitan dengan bakal segera berakhirnya jabatannya sebagai Bupati.

“Maklumlah, ini detik-detik terakhir. Jadi saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah hadir dan aktif selama ini”Sampaikan Indra Muchlis Adnan.

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh pimpinan Satker untuk terus berupaya menyukseskan semua program yang sudah ditetapkan. Program tersebut menurutnya sangat dibutuhkan oleh warga. Sedangkan kepada warga, Indra Muchlis Adnan meminta supaya tetap menjaga kebersamaan. Silaturahmi yang sudah terbina dihimbau agar terus dijaga dengan baik.

Persoalan utama Inhil meningkatkan kesejahteraan warga menurut Bupati dua periode tersebut harus selalu menjadi fokus bersama. Meskipun berbeda pandangan, namun semangat kebersamaan tidak boleh memudar.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang sudah diberikan. Dukungan inilah yang menjadi motivasi bagi saya dalam mengabdikan diri bagi kampung halaman”tukas Indra Muchlis Adnan.

Di Inhil, berakhirnya tugas Indra Muchlis Adnan menimbulkan kesedihan tersendiri bagi warga. Selain dikenal sebagai Bapak Pelopor Desa Mandiri. Dia juga dikenal sebagai Bupati Bumi Sri Gemilang yang peduli dengan desa.

Tidak bisa dipungkiri, maju dan berkembangnya desa Inhil saat ini berkat kebijakan yang dikembangkan mantan Ketua DPD Golkar Riau itu. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu,  Kades di Inhil mendatangi dirinya dan mengucapkan terimakasih atas pengabdian Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




Dianto Katakan Minat Masyarakat Rekam e-KTP Berkurang

e ktp
e ktp

TEMBILAHAN(www.detikriau.org) – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Dianto Mampanini, katakana bahwa tingkat keinginan masyarakat untuk melakukan perekaman data e-KTP semakin berkurang.

“Mungkin masyarakat belum merasakan langsung dampak dari perbedaan e-KTP dan KTP siak,” jelas Dianto, Jumat (24/5).

Meski dikatakan mantan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Setdakab Inhil ini secara kegunaan e-KTP dan KTP siak tidak ada bedanya. Kedua identitas itu sama-sama berfungsi untuk berbagai keperluan administrasi kependudukan. Namun yang perlu diketahui, e-KTP bisa digunakan secara online seluruh indonesia.

“Hanya saja e-KTP ini terlalu lama baru bisa diterima. Ini barang kali juga menjadi salah satu alasan masyarakat enggan merekam data e-KTP. Ada yang sudah merekam di awal-awal kemarin sampai saat ini belum mereka terima.,” Duga Dianto.

Saat ditanya mengenai peryataan Mendagri RI Gamawan Fauzi tidak boleh memfoto copy e-KTP beberpa waktu lalu. Dijelaskan Dianto hanya terjadi salah penasiran. Sebab, berdasarkan keterangan ahli ilmu teknologi (IT) sinar foto copy tidak akan merusak chip, karena ada lapisan tersendiri yang mengantisipasi kemungkinan itu.(dro/*1)




Serapan APBD, Tunggu Evaluasi Tim

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (www.detikriau– Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga saat ini masih belum bisa diketahui.

Setelah dilakukan evaluasi baru dapat diketahui sejauhmana serapan APBD Inhil sepanjang tahun 2013 dan bulan yang sudah berjalan. Kendati demikian, Sekdakab Inhil H Alimuddin RM mengaku serapan APBD Inhil tidak ada masalah, hanya saja ia belum bisa menyebutkan jumlahnya karena baru akan dilakukan avaluasi.

“Sejauh ini APBD kita berjalan lancar, tidak ada masalah. Semua sesuai ketentuan. Kalau sudah dihitung dan digabung dengan yang besar-besar pasti secara persentasi akan meningkat tajam,” jawab Alimuddin, Kamis (23/5).

Alasan tersebut, ungkap Sekda bisa dilihat dari penggunaan APBD sejak Januari atau awal-awal tahun 2013 kemarin. Ditambah lagi dengan cepatnya pengesahaan APBD 2013 yang dilakukan pada akhir Desember 2012 silam. Sehingga tidak ada alasan serapan APBD  masih rendah, kalaupun ada akan dicarikan solusi terbaik.

Senada dengan Asisten III Setdakab Inhil, Hj Djamilah mengatakan bahwa untuk mengetahui sejauhmana serapan atau realisasi APBD terlebih dahulu harus dilakukan rapat koordinasi dan rapat evaluasi bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dengan demikian, semua akan tergambar.

“Dalam waktu dekat ini kami sudah mengagendakan untuk menggelar rapat evaluasi terkait serapan APBD kita. Kalau memang sudah tinggi tentu hal itu sebuah kerja bagus yang perlu dipertahankan. Demikian pula jika sebaliknya, kami akan memperlajari dimana letak kekurangan-kekurangan tersebut,” tutur Djamilah.

Yang pasti sejauh ini Djamilah mengaku SKPD dan tim-tim lainnya sudah bekerja maksimal dalam menjalankan roda pemerintahan apalagi yang erat kaitan dengan penggunaan APBD. Sebab implikiasinya terhadap akselerasi pembangunan yang sudah di programkan Pemerintah Kabupaten.

“Berbagai upaya maksimal tetap kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan program. Segala birokrasi di pemerintahan tidak ada yang tertinggal.”pungkasnya.(dro/*1)