Lomba Lagu Yanti Indra Bersempena HKG PKK Ke – 41

SAMSUNG CAMERA PICTURESTembilahan (www.detikriau.org) – Bersempena peringatan hari Kesatuan Gerak PKK ke 41, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan lomba lagu “Yanti Indra”. Kegiatan yang dibuka secara umum bertempat di Gedung Engku Kelana Jalan baharuddin Jusuf, Tembilahan ini diikuti oleh 52 orang peserta putra dan putri.

Ketua TP Penggerak PKK Kab Inhil yang sekaligus bertindak selaku juri, Hj Syafni Juriyanti Indra menjelaskan secara rinci lomba ini diikuti oleh 28 orang pelajar setingkat SLTP, 3 orang pelajar SLTA dan 21 orang dari peserta umum. Kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, 2-3 Juni 2013 dengan tembang lagu wajib “Kumasih Bersamamu dan Rindu Untukmu”.

SAMSUNG CAMERA PICTURES“Tentunya kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi penyalur bakat anak-anak kita dibidang seni tarik suara. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respon baik dengan cukup banyaknya peserta,” Ujar Yanti yang juga Istri Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan ini kepada Vokal disela kegiatan, Ahad (2/6)

Untuk sekedar diketahui, ditambahkan Yanti, tembang lagu wajib yang diperlombakan ini sudah cukup banyak yang laku terjual serta seluruh hasil penjualan dipergunakan untuk memberi bantuan kepada anak-anak dan masyarakat kurang mampu. “Sedikitnya sudah sekitar 300 orang kita berikan bantuan,” Ujar Yanti.

Ayu, salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraan dengan keikutsertaannya sebagai salah seorang peserta. Dengan mengikuti kegiatan serupa ini menurut Ayu ia mampu bereksperesi dan menyalurkan bakat dalam seni tarik saura. “Namun dibalik semua itu, saya bisa mengenal lebih dekat dengan sosok istri seorang bupati inhil. Ternyata beliau orangnya baik.” Puji Ayu dengan sunggingan senyuman manis.(dro)




Pemberdayaan Desa Dibarengi Pendampingan

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemberdayaan desa dengan memberikan kewenangan dalam pengelolaan anggaran harus dibarengi dengan pendampingan. Namun, pendampingan tersebut bukan untuk mencampuri urusan desa. Melainkan memberi arahan agar program yang dilaksanakan sesuai dengan mekanisme.

Pendampingan tersebut juga berfungsi sebagai transfer ilmu. Kelak, saat desa sudah melaksanakan dan belajar. Pendampingan yang dilaksanakan akan disesuaikan dengan kebutuhan. “Pemberdayaan yang kita laksanakan berbeda dengan daerah lain. Kita memberikan kewenangan kepada desa tanpa mencampuri. Supaya apa yang dibangun desa  sesuai dengan kebutuhan desa bersangkutan”kata Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan.

Pembangunan jalan, jembatan, sarana infrastruktur lain maupun pembangunan non fisik. Ditentukan sepenuhnya oleh desa. Pemkab Inhil memberikan rambu lewat petunjuk pelaksanaan. Lantas kemudian pendamping yang bekerja dilapangan memberikan masukan kepada seluruh desa. Hasilnya, semua desa sangat bersyukur atas pelaksanaan tersebut.

Penerapan rembug desa untuk menentukan skala pembangunan. Menjadi acuan bagi satu desa dalam menetapkan program prioritas yang dibutuhkan. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra Muchlis Adnan. Program desa mandiri sudah banyak mengubah desa kami”cetus Mapi Yusro, Kades Tunggal Rahayu Jaya, Teluk Belengkong.

Desa yang terletak jauh di pedalaman itu sama seperti desa lain juga mendapatkan alokasi anggaran yang memadai. Sangat berbeda dengan sebelumnya. Mapi Yusro berharap program itu terus dilanjutkan oleh Bupati penerus Indra Muchlis Adnan.(dro/*1)




BKD Mulai Proses Perekaman KPE

Kepala BKD Inhil, Afrizal
Kepala BKD Inhil, Afrizal

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai melakukan perekaman Kartu Pegawai Elektronik (KPE) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

“Sesuai jadwal, hari ini kita memulai pelaksanaan perekaman KPE. KPE ini merupakan program nasional dari Badan Kepegawain Nasional (BKN) melalui Deputi Informasi dan Kepegawaian. Sehingga wajib diikuti oleh setiap PNS,” terang Kepala BKD Inhil H Afrizal, Jumat (31/5).

Untuk memudah proses perekaman KPE, BKD sendiri telah menyiapkan beberapa titik lokasi perekaman. Antara lain, di Kantor BKD Inhil di Jalan SKB Tembilahan. Perekaman untuk dua kecamatan itu di jadwalkan tanggal 31 Mei dan 1 Juni. Sedangkan untuk kecamatan lain dimulai pada tanggal 17-18 Juni..

“Untuk PNS yang berada di Kecamatan juga telah kami jadwalkan. Pemerkamanya akan dibagi menjadi empat kelompok. Sejalan dengan itu, kami juga melayani PNS yang belum merekam e-KTP,” kata Afrizal.

Disampaikan Afrizal, jumlah PNS di Inhil saat ini mencapai 8.350. Sedangkan yang baru masuk dalam kuota BKN hanya sekitar 8.000. Meski demikian BKD Inhil tetap akan berkoordinasi dengan pusat agar sisa dari total jumal PNS Inhil bisa mengikuti program KPE sebagai mana yang sudah disampaikan pemerintah pusat.

“Tentu kami akan coba mencarikan solusinya. Untuk tahap awal hanya 8.000 dulu yang dilakukan perekaman. Sedangkan sisanya akan setelah ada keputusan selanjutnya,” papar mantan Camat Tembilahan Hulu itu.

Dia mengharap dengan adanya sosialisasi tentang kegunaan KPE oleh pihak Bank Riau-Kepri belum lama ini, PNS diharapkan dapat benar-benar memahami apa yang menjadi maksud dan tujuan prohgram tersebu. Kendati diakuinya waktu sosialisasi tidak lama, tapi secara utuh pihak Bank telah memberikan penjelasan yang cukup.

KPE merupakan kartu identitas PNS yang memuat data PNS serta keluarganya secara elektronik. Pelayanan KPE meliputi layanan gaji, kesehatan, pensiun, tabungan hari tua, tabungan perubahan, transaksi keuangan dan perbankan. KPE berlaku selama bersangkutan masih menjadi tanggungan PNS atau penerima pensiun serta masih mempunyai hak kepegawaian sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya rasa manfaatnya akan banyak sekali. Paling tidak dari pengamatan kami kehadiran KPE mempermudah PNS dalam berbagai administrasinya,”Pungkas Afrizal.(dro/*1)




Bupati Instruksikan PNS Up Date Kompetensi

in1TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) terus meng-up date kompetensi diri. Karena dia yakin ilmu dan pengetahuan dan zaman yang terus berkembang menuntut setiap abdi masyarakat menguasai apa yang dibutuhkan.

Dengan tegas Bupati dua priode ini menyebutkan setiap PNS daerah ini tidak boleh gagap teknologi (Gaptek). Selain bakal lebih mempermudah pelayanan, iptek dikatakanya juga mempermudah PNS dalam melaksanakan seluruh aktivitas lainnya.

Menurut dia, sangat janggal apabila ada seorang PNS tidak bisa mengoperasikan komputer. Karena itu kalau ada PNS yang belum mampu melakukan itu diinstruksikan segera belajar. Globalisasi yang berlangsung sekarang memerlukan PNS yang berkualitas tinggi. Tidak hanya pejabatnya, namun semua staf harus punya kompetensi yang dibutuhkan.

“Saat ini warga kita membutuhkan pelayanan yang kian optimal. Hal itu membutuhkan PNS yang capable. Itu hanya bisa dicapai bagi mereka yang menguasai iptek”ujar Bupati.

Untuk kesekian kalinya pria yang biasa disapa Pak Jenggot. Meminta pula kepada seluruh PNS istiqomah dalam melaksanakan tugas. Sederhana dan tidak melakukan hal yang melukai perasaan masyarakat.

Pak Jenggot itu juga menginstruksikan kepada PNS senantiasa mengutamakan senyum dalam pelayanan. Sebagai abdi warga menurutnya PNS harus bertindak sesuai dengan aturan dan tidak melakukan pelanggaran terhadap ketentuan. “Berikan pelayanan yang baik kepada warga kita,”tegas Indra Muchlis Adnan.

Tidak kalah pentingnya, Bupati Bumi Sri Gemilang itu menginstruksikan agar seluruh PNS cermat dan berhati-hati dalam setiap tugasnya. Supaya semua kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tidak bertentangan dengan aturan.(dro/*1)




Kadsiporabudpar Tutup FTB 2013

mukhtarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Muktar T secara resmi menutup Festival Teater Bangsawan (FTB) tahun 2013 Selasa (28/5) malam di Gedung Puri Cendana Tembilahan.

Dalam sambutanya, Muktar T menyebutkan Pemkab Inhil dan Dewan Kesenian Riau (DKR) akan terus mendukung tahap demi tahap perkembangan seni-seni tradisional khususnya bagi yang memiliki nilai dan pesan moral tersendiri.

“Dengan tetap mempertahankan seni-seni tradisional ini, kami yakin dapat membendung lajunya seni luar yang cendrung bergesar pada nilai bangsa saat ini,” sebut Muktar.

Dikatakan Muchtar, dulunya teater belum menjadi bisnis pertunjukan. Namun lama kelamaan terus berkembang. Seni teater ini berkembang pesat di awal abad 20.

Sebelum proses penutupan dilakukan, panitia terlebih dahulu memberikan pembekalan-pembekalan tentang ilmu teater bangsawan agar kedepan penampilan dari setiap peserta lebih berkualitas dan diharapkan akan lahir aktor yang memiliki skil tinggi di bumi Indragiri.(dro)




Dua Puskesmas dan Dua Pustu Akan Naik Status

Kadiskes Inhil, Rasul Alim
Kadiskes Inhil, Rasul Alim

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – 2014 mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) akan menaikan status 2 Puskesmas perawatan menjadi Puskesman Rawat inap serta 2 Puskesmas pembantu (pustu) menjadi puskemas perawatan. Hal ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Inhil dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Adapun dua puskesmas perawatan yang akan dinaikan statusnya itu yakni puskesmas Kecamatan Pulau Burung dan Kecamatan Keritang. Sedangkan dua pustu merupakan pustu Desa Bekawan, Kecamatan Mandah dan pustu Desa Teluk Sungka, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

“Tahun ini kita baru mempersiapkan kelengkapan administrasi. Makanya realisasinya baru dilakukan tahun 2014 mendatang,” Ujar Kadiskes Inhil, Rasul Alim, rabu (29/5)

Beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi seperti tempat dimana keberadaam pelayanan kesehatan. Antara lain, jumlah penduduk termasuk keinginan masyarakat. Hal yang tak kalah penting adalah penambahan sarana dan prasarana peralatan medis termasuk alat kesehatan. (dro)