Bersempena Milad Ke 48 Inhil, Bupati Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilukada

pilkada 026Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil H, Indra Muchlis Adnan meminta semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Inhil serta Gubernur dan Wakil Gubernur Riau September mendatang. Sebab menurut Bupati, momen ini akan menentukan masa depan Provinsi Riau dan kabupaten Indragiri Hilir.

Ajakan ini disampaikan Bupati sejalan dengan penyampaian kata sambutannya dalam sidang paripurna istimewa Milad ke 48 Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Ruang Rapat Paripurna gedung DPRD Inhil, Jalan HR Subrantas, Tembilahan, Jum’at (14/6). Menurut Bupati, ajakan ini sejalan dengnan Tema Milad Ke 48 Inhil kali ini yaitu, “Bersempena Milad ke-48 Kabupaten Inhil tahun 2013, mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan untuk mensukseskan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Inhil tahun 2013”.

“Momen ini sangatlah penting karena dipundak pemimpinan yang akan kita pilih nantinya terletak arah kebijakan pembangunan.” Sampaikan Bupati.

Dijelaskan Bupati. Di hari jadi Kab Inhil yang ke 48 ini, Kabupaten ini masih dihadapkan pada keterbatsan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal serta ketersediaan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, pemkab Inhil beserta segenap kopmponen masyarakat terus berupaya meningkatkan jumlah dan mutu pembangunan sebagaimana yang telah mampu dicapai pada masa 5 tahun sebelumnya.

Untuk melakukan semua itu, dikatakan Bupati, pemerintah kabupaten dihadapi dengan keterbatasan anggaran. Namun APBD Inhil sejak 2008 hingga sekarang terus mengalami peningkatan dan melebihi dari target yang ditetapkan. Dengan semua hal ini, Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di 20 kecamatan, 39 kelurahan dan 197 Desa.

Program otonomi Desa sejak digulirkan pada tahun 2006 yang lalu dikatakan Bupati, telah terbukti memberikan dampak peningkatan yang baik pada peningkatan aparatur desa, percepatan pemerataan pembangunan dan memberikan pembelajaran kepada desa untuk memahami proses penganggaran,pelaksanaan dan pengawasan. Semua itu maksudkan untuk mempercepat terciptanya peningkatan kesejahteraan

Sementara itu, Ketua DPRD Inhil, Raus Walid menyebutkan dihari yang sangat bersejarah ini hendaknya diperingati oleh seluruh elemen lapisan masyarakat Inhil. Ia juga berharap Inhil kedepannya akan lebih Berjaya dan Gemilang sebagaimana yang selama ini telah diharap-harapkan bersama dalam membangun daerah.

“Hari ini,  Jumat 14 Juli merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Inhil. Ada pepatah mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengingat sejarahnya,”sebut Raus Walid.

Disamping dihadiri oleh Bupati, Rapat Paripurna Milad ke 48 Kabupaten Indragiri kali ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid, Wakil Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, Muslimin dan Jubair Malomo, Anggota DPRD Inhil, Unsur Muspida, Pejabat dilingkungan Pemerintahan Kab Inhil beserta tamu undangan lainnya. (dro)




Pemimpin Inhil Mendatang Harus Selalu Turun Ke Lapangan

Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan meninjau kondisi warga di Kecamatan Enok, belum lama ini
Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan meninjau kondisi warga di Kecamatan Enok, belum lama ini

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemimpin Indragiri Hilir mendatang harus selalu turun ke lapangan. Tidak hanya untuk melihat secara langsung kondisi warga. Juga untuk mengakomodir semua kepentingan. Sehingga program yang dilaksanakan tepat sasaran.

Namun yang paling penting, pembangunan terus dilanjutkan. Perhatian terhadap desa tidak boleh pula dikendorkan. Karena pada titik itulah akar persoalan yang sesungguhnya. Warga di pedesaan menurut Bupati, Dr H Indra Muchlis Adnan masih sangat membutuhkan sentuhan. Supaya tingkat kesejahteraannya makin membaik.

Pondasi pembangunan yang sudah terbentuk saat ini, menjadi pijakan agar pembangunan selanjutnya menjadi lebih mudah dan baik. “Karena kondisi geografis kita yang berat. Pemimpin mendatang harus selalu melihat secara langsung persoalan yang dihadapi warga”tegas Indra Muchlis Adnan.

Sampai saat ini, masih banyak wilayah Inhil yang belum bisa dijangkau dengan transportasi darat. Hal itu membutuhkan pemimpin yang energik dan tangguh. Indra Muchlis Adnan sudah mencontohkan bagaimana dia ikhlas menggunakan sepeda motor setiap kali berkunjung ke pedesaan. Karena memang mayoritas desa masih belum terhubung maksimal.

“Beban berat masih terbentang. Inhil masih membutuhkan pembangunan infrastruktur pembuka isolasi daerah”ungkap Bupati. Dengan anggaran yang terbatas, pemimpin ke depan harus pula kreatif dan cerdas dalam menyikapi kondisi yang dihadapi. Terbatasnya anggaran itu tidak boleh menyurutkan pembangunan. Walau sifatnya bertahap, pembangunan dimaksud mesti berlanjut dan terus dilaksanakan.(dro/*1)




Jadikan Milad 48 Inhil Sebagai Bentuk Apresiasi Terhadap Tokoh dan Pendiri Bumi Sri Gemilang

Tembilahaindran (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan berpesan untuk tidak pernah sekalipun melupakan jasa para pahlawan. Sehubungan dengan peringatan Milad ke 48 Kabupaten Indragiri hilir, ia berharap agar dapat diwujudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah dan tokoh pendiri Kabupaten yang berjulukan Sri Gemilang ini.

“Pengorbanan yang sudah mereka berikan untuk kabupaten inil harus kita berikan apresiasi tinggi. Sehingga dengan peringatan Milad Inhil ke 48 ini seharusnya menjadi momen untuk mengenang jasa perjuangan mereka,” Sampaikan Indra Muclis Adnan melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (13/6).

Dalam usianya ke 48 tahun, Indragiri Hilir telah menjelma menjadi kota yang terus membangun di segala bidang. Maka itu hari ini setelah 48 tahun sejak berdiri sudah cukup banyak perubahan, meski dengan keragaman suku dan kebudayaan.
Sementara Ketua DPRD Inhil, Raus Walid menyebutkan dihari yang sangat bersejarah ini hendaknya diperingati oleh seleuruh elemen lapisan masyarakat Inhil. Ia juga berharap Inhil kedepannya akan lebih Berjaya dan Gemilang sebagaimana yang selama ini telah diharap-harapkan bersama dalam membangun daerah.

“Tepatnya besok Jumat 14 Juli merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Inhil. Ada pepatah mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengingat sejarahnya,”sebut Raus Walid.

Sebentar lagi lanjut Raus, masyarakat Inhil akan menggelar pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhil, dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. Meski menghadapi agenda politik yang besar, namun jangan pernah meninggal rasa persatuan dan kesatuan demi terciptanya suasana kondusif dan harmoni. Sehingga diharapkan akan mampu melahirkan pemimpin yang lebih baik dan berkualitas untuk membangun Inhil dimasa-masa mendatang.
Pemekaran Kabupaten Inhil diawali dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau (Propinsi Riau) tertanggal 27 April 1965 nomor 052/5/1965 sebagai Daerah Persiapan Kabupaten Indragiri Hilir. Dimana saat itu pulalah berbagai persiapan terus dilakukan.

14 Juni 1965 dikeluarkanlah Undang-undang nomor 6 tahun 1965 Lembaran Negara Republik Indonesia no. 49, maka Daerah Persiapan Kabupaten Indragiri Hilir resmi dimekarkan menjadi Kabupaten Daerah Tingkat II Indragiri Hilir yang sekarang menjadi Kabupaten Indragiri Hilir yang pelaksanaannya terhitung tanggal 20 November 1965. Esok, Jumat, 14 Juli 2013 Kabupaten Inhil genap berumur 48 tahun.
Perayaan HUT ke 48 Inhil, tidak hanya pada pertandingan olahraga, seni dan budaya. Tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan rakyat. Yang mana dimulai dari pencanangan kegiatan Milad pelaksanaan gerak jalan jantung sehat, sidang paripurna istimewa, serta malam resepsi dan syukuran.(dro/*1)




Pemkab Inhil Buka Akses Jalan Tembilahan menuju Kampung Hidayat

Makam Syech Abdurrahman Siddiq Bin Syech Muhammad Afif Al banjarie
Makam Syech Abdurrahman Siddiq Bin Syech Muhammad Afif Al Banjarie

Tembilahan (www.detikriau.org) – Impian cukup lama masyarakat Inhil akan terbukanya akses jalan darat menuju wisata religi makam syech Abdurrahman Shiddiq segera akan terwujud. Tahun anggaran 2013, melalui dana APBD Kabupaten Inhil, Pemkab sudah menganggarkan dana pembangunan jalan, jembatan dan dermaga penyebrangan.

Informasi ini disampaikan oleh Asisiten I Setdakab Inhil, Darussalam dalam penyampaian kata sambutannya mewakili Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan pada kegiatan haul syech Abdurrahman Shiddiq Ke- 76 di Komplek Pemakaman Syech Abdurrahman Siddiq Al-Banjari, Kampung Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) Kamis (13/6)

“Dengan terlaksananya kegiatan ini tentunya arus tranportasi darat dari dan menuju makam syech akan semakin mudah untuk diakses.  Yang jelas, masyarakat yang ingin berwisata religi ke makam sosok ulama kharismatis dan cerdas yang telah sukses membangun dan mengembangkan ajaran islam ini akan semakin mudah. Alhamdulillah,” Sampaikan Darussalam.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya membenarkan. Dikatakannya, kegiatan ini  merupakan bentuk kepedulian Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan dalam memenuhi impian masyarakat Inhil.

Untuk peningkatan ruas jalan dari terusan mas menuju desa teluk dalam  dengan panjang total kurang lebih 6 Km, tahun anggaran 2013 baru dianggarkan sepanjang 3 Km dengan pagu dana Rp. 2 Milyar. sisanya direncanakan akan dianggarkan pada tahun mendatang. Kemudian Pembangunan dermaga penyeberangan terusan mas,  baru dianggarkan pada satu sisi dengan pagu dana Rp 200jt, untuk sisi lainnya akan dianggarkan pada APBD-P.

“Jembatan beton parit 21 (46 x 4), parit 23 (32×4), parit 24 (52×4), Parit 25 (41×4) dengan total dana 3 milyar tahun ini juga akan dirampungkan. Terbukanya akses tranportasi darat menuju kampung hidayat  ini tentunya akan dapat memenuhi impian yang sudah cukup lama dari masyarakat Inhil. Khusus untuk jembatan penyeberangan tentunya juga  akan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.” Pungkas Dr Hj Alvi Furwanti Alwie sambil menjelaskan bahwa paket-paket pekerjaan tersebut saat ini sedang dalam proses pelelangan. (dro)




Pembangun Desa Harus Memperhatikan Potensinya

Bupati Inhil, Dr H Indra Muchlis Adnan menyalami Sekda H Alimuddin RM, saat menghadiri kegiatan resmi daerah di Tembilahan, baru-baru iniTEMBILAHAN (www.detikriau.org)-  Membangun desa dengan mempertahankan potensi yang dimilikinya  mutlak dilakukan. Desa diberdayakan tanpa melakukan pemaksaan. Pasalnya, setiap desa memiliki keragaman dan kebutuhan yang berbeda.

Tidak bisa disamakan dengan desa lainnya. Namun demikian, dalam prosesnya bukan berarti desa dibiarkan berjalan sendiri. Melainkan selalu dipandu dan diperhatikan. Terutama bagaimana memanage semua sumber daya yang ada di desa bersangkutan.

Pola seperti itu disebut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dr H Indra Muchlis Adnan tidak hanya menstimulasi desa. Melainkan juga menggali potensi yang dimiliki agar selalu optimal.

“Pembangunan yang kita laksanakan tidak bersifat top down. Melainkan sebaliknya. Kita tidak ingin memperlakukan desa sebagai objek. Tetapi diusahakan bagaimana desa sendiri yang menjadi subjek pembangunannya”tegas Bupati.

Pola yang berjalan sebelumnya, top down disebut Indra Muchlis Adnan membuat desa tidak optimal. Mereka tidak pernah diberdayakan. Dimana pembangunan yang ada semuanya selalu dikendalikan penuh. Akibatnya rasa memiliki warga tidak ada.

Setiap waktu, Pemkab Bumi Sri Gemilang selalu pula meningkatkan alokasi anggaran untuk pemberdayaan. Namun demikian, karena anggaran yang cukup terbatas. Diakui, proses alokasi tersebut belum memenuhi harapan semua desa.

” Pemberdayaan yang kita lakukan berbeda dengan daerah lain. Kita tidak mengatur pembangunan di desa. Melainkan seluruhnya berdasarkan apa yang menjadi aspirasi desa bersangkutan. Pemkab Inhil hanya membimbing dan melakukan pengawasan”cetus Pak Jenggot, panggilan Bupati.

Dalam membimbing desa, ditempatkan pendamping. Hal itu dilakukan agar penggunaan anggaran dan pelaksanaan pembangunan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Desa bisa berkreasi dan mengarahkan semua dana yang tersedia untuk kepentingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tanpa dicampuri dan dipaksa.(dro/*1)




Bupati Ingatkan Warga Akan Pentingnya Keberadaan Keluarga

in11TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dr H Indra Muchlis Adnan mengingatkan kepada semua warga akan pentingnya keluarga. Pasalnya, sukses tidaknya keluarga sangat menentukan kesuksesan seseorang dalam menempuh kehidupannya.

Selain sebagai unit terkecil dari masyarakat. Keluarga pula menjadi awal perkembangan seseorang sebelum terjun secara langsung ke masyarakat. Karir seseorang yang cemerlang pun tidak dapat dilepaskan dari dukungan keluarga. Begitu juga dengan keberhasilan usaha, turut pula ditentukan oleh dukungan keluarga.

“Jika ingin sukses, perhatikan keluarga. Jangan pernah melupakan keluarga kita yang sudah memberikan dukungan penuh di rumah”Ingatkan Bupati.

Ditambahkannya, apabila seseorang menekuni usaha. Lantas keluarga di rumah dibiarkan begitu saja. Fakta sudah membuktikan, kerap terjadi usaha dimaksud tidak mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Oleh sebab itu, Bupati Inhil ini selalu mengingatkan kepada semua warganya agar senantiasa ingat dengan keluarga. Keluarga yang damai dan harmonis tidak saja memberikan energi yang positif bagi seseorang. Juga menjadi faktor penentu sukses tidaknya seseorang dalam berkarya.

“Selain itu, kepada kedua orang tua sudah sepantasnya kita hormat dan berbakti. Doa kedua orang tua itu sangat makbul dan mustajab”pesan Indra Muchlis Adnan.

Prilaku yang santun menurutnya sepatutnya pula diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi PNS santun dalam memberikan pelayanan. Begitu juga dengan warga lainnya, harus santun pula bersikap.(dro/*1)