Pelayanan Kesehatan Haknya Masyarakat

TEMBILAHAN- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Indra Muchlis Adnan menyebutkan seluruh warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena hal itu adalah haknya masyarakat.

Berkaitan dengan itu, Bupati dua priode ini menegaskan kepada semua tenaga medis supaya memberikan pelayanan yang baik dan maksimal. Kemudian mantan Ketua DPRD Golkar Riau itu meminta agar pelayanan yang diberikan tidak tebang pilh.

“Utamanya untuk warga pedesaan yang jauh dari pusat keramaian. Sedah menjadi kewajiban tenaga kesehatan memenuhi harapan warga,”katanya.

Pustu dan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan maka itu diminta selalu siap sedia memberikan pelayanan yang dibutuhkan warga. Keluhan yang disampaikan warga, menurut Bupati harus disikapi secara baik dan bijak.

“Kita ingin seluruh warga kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena itu sudah menjadi hak masyarakat” tegas Bupati lagi. Jika pada awal masa kepemimpinannya, masih terjadi kasus KLB malaria. Saat ini, dengan makin majunya ilmu pengetahuan.

Indra Muchlis Adnan berharap tidak lagi terjadi hal demikian. Sehubungan dengan hal itu, orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang tersebut meminta semua tenaga kesehatan giat melakukan sosialisasi perlunya pengobatan medis.

Manakala ada warga yang masih mengutamakan pengobatan medis dalam mengobati penyakitnya. Disarankan kepada tenaga kesehatan terdekat melakukan pendekatan supaya warga sadar perlunya pengobatan medis.

“Sudah menjadi kewajiban kita semua, supaya seluruh warga Inhil dapat sehat dan menikmati hidup yang berkualitas”ujar Bupati.

Indra Muchlis Adnan juga meminta warga selekasnya mengonsumsi obat anti filariasis yang telah disebarkan tenaga medis. Obat dimaksud ditegaskan harus dimakan satu kali dalam setahun, selama lima tahun berturut-turut. Tujuannya supaya kelak warga Inhil tidak ada lagi yang mengidap penyakit kaki gajah.(dro/*1)




Sekda Pimpin Apel Peringatan Hari LH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM memimpin apel peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia yang dihadiri kalangan PNS, Senin (17/6) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Inhil.

Dikatakannya, upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan perlibatan masyarakat dan swasta serta pemerintah menjadi aspek penting. Sehingga perlu mengeluarkan program yang pro lingkungan sementara pihak swasta perlu juga menyadari akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan.

“Menanam dan memelihara pohon atau juga menggunakan energi secara bijak, menjadi sesuatu yang mutlak. Semua demi kepentingan hidup untuk jangka panjang.”ungkap Sekdakab Inhil.

Dikatakannya, bahwa saat ini Kementerian LH bersama seluruh lapisan masyarakat melakukan peringatan hari LH tahun 2013 mengusung tema “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Lingkungan” yang selaras dengan tema yang dikeluarkan oleh badan lingkungan hidup dunia United Nations Environment Programme (UNEP).

“Persoalan lingkungan tidak dapat dilihat sebagai suatu yang berdiri sendiri, namun sangat terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan perilaku melalui gaya hidup tentu saja merubah pola ekstraksi SDA dan energi yang ada,” jelasnya membcakan sambutan Mentri LH RI.

Dipenghujung sambutannya Sekda mengajak aparaturnya menjadikan momentum peringatan hari lingkungan hidup sedunia 2013 untuk merubah perilaku dan pola konsumsi sebagai modal utama pembangunan nasional yang berkelanjutan.(dro/*1)

 




Meriahkan Milad, DTPHP Laksanakan Pertandingan Domino

pilkada 001Tembilahan (www.detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan pertandingan domino yang terbagi dalam dua kelompok peserta, umum dan khusus. Kegiatan ini dilaksanakan sejalan dengan keikutsertaan dalam memeriahkan perayaan Milad Ke 48 kabupaten Indragiri Hilir.

Dikatakan kepala DTPHP Inhil, Wiryadi yang sekaligus bertindak selaku koordinator seksi pertandingan. Kegiatan ini dilaksanakan terhitung sejak tanggal 14 – 18 Juni 2013 bertempat di halaman kantor DTPHP Inhil jalan Diponegoro Tembilahan. Untuk peserta umum terdiri dari peserta Dinas/Instansi pemerintah dan masyarakat umum dengan jumlah peserta sebanyak 128 pasang atau sejumlah 256 orang peserta. Sedangkan peserta khusus merupakan peserta dari kelompok tani Inhil sebanyak 16 pasangan atau sejumlah 32 orang peserta.

“Kegiatan ini khusus kita lasanakan dalam rangka ikut memeriahkan peringatan hari jadi Inhil yang Ke 48. Disamping itu, yang terpenting tentunya sebagai ajang untuk lebih meningkatkan jalinan tali silaturahmi,” Jelas Wiryadi.

Pertandingan domino dengan mengakat tema “ melalui ajang pertandingan domino kita jalin silaturahmi demi semakin kokohnya persatuan dan kesatuan” ini memberikan hadiah yang sangat istimewa khususnya bagi peserta dari Kelompok Tani. Dimana untuk juara pertama dan kedua akan diberikan hadiah masing-masing 1 unit Power Thraser, juara ketiga dengan hadian 1 ekor lembu dan juara ke empat berhak mendapatkan 1 ekor kambing.

Sejak dilaksankan, pertandingan yang dilaksankan pada malam hari ini berjalan dengan cukup meriah. Masing-masing pasangan peserta saling berlaga mempertontonkan keahlian memainkan batu domino.(dro)




Bersempena Milad, Panitia Laksanakan Lomba Permainan Rakyat

IMG_7221 - CopyTembilahan (www.detikriau.org) — Dalam rangka memeriahkan Milad Inhil ke-48, Panitia Milad Seksi Permainan Rakyat melaksanakan lomba permainan rakyat antar sekolah (SD hingga SMA) yang dibuka pada hari ini, Senin 17 Juni 2013, oleh Wakil Ketua Umum Panitia Milad Inhil ke-48, H. Anwar Nawang di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan.

Perlombaan permainan rakyat ini diawali dengan permainan enggrang yang dilaksanakan sesaat setelah pembukaan. Selain itu, ada beberapa lagi permainan rakyat yang dilombakan, seperti layang-layang, bakia’, pacu karung dan gasing.

Koordinator pertandingan, H. M. Arifin mengatakan, selain untuk memeriahkan Milad Inhil ke-48, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak/generasi muda terhadap permainan rakyat yang mempunyai nilai edukasi, agar generasi muda Indragiri Hilir dapat memaknai hari lahirnya Kabupaten mereka dengan penuh rasa kecintaan dan kebanggaan.

Dijadwalkan pertandingan permainan rakyat ini akan dilangsungkan selama 3 hari, 17 hingga 19 Juni 2013 di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan.(dro)




Samakan Persepsi dan Tertib Adm, Pemprov Riau laksanakan Rakor di Inhil

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM saat memebrikan sambutan dalam rakor pengelolaan keuangan daerah kabupaten kotaTembilahan (www.detikriau.org) — Dalam rangka menyamakan persepsi dan meningkatkan tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Keuangan Setda Provinsi Riau mengadakan Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2013 yang dibuka oleh Gubernur Riau, yang diwakili Kabag Anggaran Provinsi Riau, Arbainayati, Senin 17 Juni 2013 di Balai Utama Kantor Bupati Inhil. Rapat ini diikuti 4 Kabupaten, yaitu Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi dan Pelalawan.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau mengharapkan Rakor ini dapat lebih meningkatkan kecermatan dalam penggunaan APBD. “Lewat Rakor ini mari kita lebih tingkatkan kehatia-hatian dalam menggunakan APBD agar tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan”, ujar Gubernur.

Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Sekda Kab. Inhil, H. Alimuddin RM menyampaikan ucapan terimakasih kepada para Peserta yang telah datang ke Tembilahan untuk mengikuti Rakor ini. Bupati juga mengajak para Peserta untuk mengikuti Rakor dengan penuh antusias, demi terciptanya pengelolaan keuangan daerah yang ideal sesuai dengan aturan yang berlaku.(dro)




Tidak Ingin Timbul Fitnah, Bupati Pinta Semua Pihak Berikan Penjelasan Tentang Ruas Jalan Provinsi dan Kabupaten

Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan saat menyampaikan pidatonya pada rapat paripurna istimewa milad ke 48 Kab Inhil di ruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil, jalan HR Subrantas Tembilahan. Jum'at (14/6/2013)
Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan saat menyampaikan pidatonya pada rapat paripurna istimewa milad ke 48 Kab Inhil di ruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil, jalan HR Subrantas Tembilahan. Jum’at (14/6/2013)

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan meminta kepada semua pihak khususnya kalangan pers agar dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat yang mana merupakan ruas jalan provinsi dan mana ruas jalan kabupaten. Karena pembedaan ini akan sangat berpengaruh terhadap penilaian kinerja pemerintah kabupaten termasuk kewenangan yang bisa dilakukan.

Permintaan ini disampaikan Bupati disela pidatonya dalam sidang paripurna istimewa Milad Ke 48 Kab Inhil di ruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil, jalan HR Subrantas Tembilahan, Jum’at (14/6/2013)

Permintaan ini dipandang Bupati perlu untuk diluruskan. Sebab dikatakannya, saat ini sebahagian besar ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir sudah banyak yang mengalami kerusakan cukup parah dan jika tidak diberikan penjelasan kepada masyarakat bukan tidak mungkin akan menjadi penyebab timbulnya fitnah.

“ Jangan salah menilai. Karena salah menilai akan menjadi penyebab timbulnya fitnah. Karena masih banyak dari masyarakat kita yang belum memahami,” Ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati sempat melontarkan pertanyaan kenapa sampai hari ini dirinya masih aman dan tidak harus mengikuti jejak sebahagian teman-temannya yang kini sudah beristirahat “disuatu tempat tertentu”. Penyebabnya semata menurut Bupati karena dirinya tidak mau melanggar kewenangan. Termasuk persolan penanganan kerusakan ruas jalan provinsi.

“Perbaikan ruas jalan provinsi adalah kewenangan provinsi. Tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan anggaran APBD kabupaten. Ini tidak dibenarkan,” Tegas Bupati.

Dari pantauan detikriau.org, beberapa ruas jalan Provinsi di Kabupaten Indragiri Hilir yang mengalami kerusakan cukup parah seperti ruas jalan dari Rumbai Jaya menuju kota Tembilahan.

Di tahun 2012, atas usulan Pemkab Inhil pada Musrenbang Provinsi telah dianggarkan pelaksanaan 2 paket pekerjaan, yaitu peningkatan jalan dari Rumbai Jaya menuju Tempuling dengan biaya lebih kurang sebesar Rp. 4,7 Milyar  yang kemudian dalam pelaksanaannya oleh kontraktor hanya terealisasi sebanyak lebih kurang 65 persen dan kontrak akhirnya diputus.

Paket lainnya dianggarkan kegiatan peningkatan ruas jalan Tempuling menuju Tembilahan dengan biaya lebih kurang Rp. 7,1 milyar. Namun dalam pelaksanaannya oleh kontraktor, kegiatan ini juga tidak mampu dirampungkan dan akhirnya kontrak juga diputus. Ironisnya, realisasi pekerjaan baru menpapai  16,5 persen.

Kerusakan ruas jalan yang sudah sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan khususnya masyarakat Inhil ini semakin menimbulkan keprihatinan pemerintah Kabupaten. Berbagai upaya terus disampaikan kepada pihak Provinsi untuk segera melakukan penanganan.

Tahun 2013, pihak Provinsi Riau kembali menggelontorkan dana sebesar Rp. 18,3 Milyar dengan 4 paket pekerjaan. Yakni, pemeliharaan jalan paket I, ruas jalan rumbai jaya menuju tempuling dengan pagu dana Rp. 5,9 Milyar. Kemudian paket II, Ruas jalan Tempuling menuju Tembilahan (taman makam pahlawan parit 6) dengan dana Rp. 6,9 Milyar. Paket jalan III Dalam Kota Tembilahan Rp. 4 Milyar dan terakhir Paket IV, ruas jalan Tembilahan menuju Sungai Luar Rp. 1,5 Milyar.

Kita hanya bisa berharap pekerjaan perbaikan yang dilakukan pihak Provinsi ini ditahun 2013 bisa terselesaikan. Agar hal ini tidak terus menjadi keresahan pengguna jalan dan yang terpenting tidak menjadi pendiskreditan atas kinerja pemerintah kabupaten disebabkan ketidakpahaman sebahagian masyarakat. (dro)