Pemkab Inhil Serahkan Bantuan langsung Lahan Percontohan BBU

dari kiri, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, Asisten II Setdakab Inhil, Ncik Kamal Syahindra dan Perwakilan BI Cabang Riau
dari kiri, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, Asisten II Setdakab Inhil, Ncik Kamal Syahindra dan Perwakilan BI Cabang Riau

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemkab Inhil menyerahkan bantuan langsung lahan percontohan BBU Pekan Arba. Dalam kesempatan ini,   Bupati Inhil, H Indra M Adnan diwakili Asisten II Setdakab Inhil, H Encik Kamal didampingi Kepala Dinas Tanaman pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil, Wiryadi, Pihak Bank Indoensia (BI) beserta unsur Muspida melakukan penanaman bibit padi tempatan di lahan percontohan, Kamis (26/9).

Sejalan dengan kegiatan itu, juga diberikan bantuan berupa peralatan pertanian yang merupakan kerja sama antara Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Provinsi Riau dengan Pemkab Inhil tahun anggaran 2013.

Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan dalam sambutannya yang dibacakan  Asisten II Setdakab Inhil, H Encik Kamal Syahindra mengungkapkan bahwa bantuan langsung lahan percontohan BBU Pekan Arba  salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi padi di daerah itu.

Peranan sektor tanaman pangan menempati posisi yang strategis dan sangat menentukan. Dari target swasembada, salah satu diantaranya merupakan komuditas tanaman pangan yaitu padi.

“Kita menargetkan produksi padi akan mampu mencapai surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014 mendatang. Hal ini sejalan dengan program operasi pangan riau makmur (OPRM) yang pada tahun ini merupakan tahun terakhir yang kita laksanakan,” jelas Encik Kamal.

Salah satu teknologi yang diterapakan dalam upaya meningkatkan produktivitas padi adalahh dengan menerapkan metode sistem of rice internsification (SRI) atau dalam bahasa lain dikenal dengan singkatan sabar ridho iklas (SRI). Teknologi SRI mulai berkembang di Indonesia karena memiliki beberapa keunggulan.

“Banyak keunggulan dari teknologi SRI. Salah satunya hasil panen para petani akan menjadi berlipat ganda. Demikian pula dengan sisi usia dan biaya produksi yang relative rendah serta, ‘katanya lagi.

Sementara itu, kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar mengucapkan rasa syukur yang tiada hentinya. Sebab, Inhil kembali mendapat bantuan dari pihak BI Kantor Perwakilan Provinsi Riau.  Bantuan alat pertanian di lahan percontohan BBU Pekan Arba, akan memberikan dampak positif bagi petani.

“Mudah-mudahan bantuan demikian tidak hanya sampai disini. Kedepan BI kita harapkan bisa terus memberikan bantuan kepada para kelompok tani kita lainnya yang ada di Inhil, “ harap Wiryadi Umar.

Disebutkanya, benih merupakan sarana dan prasaran pertanian yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan budidaya tanaman padi, disamping pupuk dan alsintan.

“Untuk musim ini kita akan mencoba menanam padi dengan metode SRI. SRI adalah salah satu cara atau metode bercocok tanam padi yang ramah lingkungan, produktivitas tinggi,”jelasnya.

Adapun bantuan yang diberikan kepada petani saat itu terdiri dari 4 mesin pemotong rumput, 5 unit drum kapsitas 200  L, 1 unit tanki kapasitas 1000 L. Kemdian perlengkapan pembuatan pupuk Mikro Organik Lokal (MOL) dan pupuk organik serta tiang penyangga fiber dan jaring burung sebanyak 100 batang. (dro/*1)




Dana Beasiswa Abadi di Harapkan Terus Berlanjut

Tembilahan (www.detikriau.org) –Bupati Inhil, H Indra M Adnan menegaskan agar program beasiswa abadi tetap dilanjutkan. Program ini ditujukan untuk membantu dan memberikan kesempatan kepada warga tidak mampu khususnya mahasiswa agar dapat meneruskan pendidikan di perguruan tinggi.

“Dana beasiswa yang kita simpan sebesar 10 milyar. Hasilnya akan diperuntukan untuk memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.” Ujar Bupati.

Dirambahkan Bupati. Untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga mampu diharapkannya agar tidak membuat alasan-alasan untuk juga ikut mendapatkan bantuan dana tersebut.

Setelah masa jabatannya berakhir, Bupati juga mengharapkan program ini dapat terus dilanjutkan. Pendidikan yang baik merupakan salah satu elemen pemutus mata rantai kemiskinan. Dengan memperoleh pendidikan yang baik, dia berharap warganya akan dapat memperbaiki tingkat kualitas kesejahteraannya. Menimbang manfaat tersebut, sangat diharapkan program ini jangan sampai terhenti.

Diakhir kalimatnya Bupati juga berpesan agar besaran dana beasiswa abadi sekiranya dapat terus diupayakan untuk ditingkatkan. Ia juga berharap agar semua pihak dapat turut bersama-sama memberikan perhatian demi kemajuan pendidikan di Inhil agar tersedianya SDM yang handal untuk melanjutkan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan warga. (dro)




Musim Kemarau, Bupati Himbau Warganya Waspadai Kebakaran

apiTembilahan (www.detikriau.org) – Warga dihimbau untuk selalu waspada api. Suhu udara panas disaat musim kemarau sangat rawan terjadinya musibah kebakaran. Namun yang kerap menjadi penyebab kebakaran lebih disebabkan faktor kelalaian.

Himbauan ini disampaikan Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan. Tibanya musim kemarau seperti saat ini kata Bupati membuat suhu udara menjadi panas dan pastinya akan rawan menimbulkan musibah kebakaran “Pemicu terjadinya kebakaran kerap bukan dikarenakan unsur kesengajaan tetapi seringkali disebabkan kelalaian korban sendiri,” Ujar Bupati belum lama ini

Kelalaian yang dimaksudkan Bupati diantaranya seperti tidak dipenuhinya standar mutu material listrik, seperti penggunaan kabel yang tidak berstandar SNI. Bukti nyatanya, hasil penyidikan pihak kepolisian, faktor penyebab kebakaran banyak terjadi akibat adanya arus pendek.

Kelalaian lainnya yang juga sering menjadi pemicu musibah kebakaran yang disebabkan listrik karena seringnya masyarakat melakukan penyambungan yang tidak memenuhi standar keamanan yang sering dilakukan pada pencurian arus listrik.

“ini akibat keinginan meraup untuk besar dengan mendapatkan listrik gratis tapi tidak memperhatikan keselamatan. Disamping merugikan Negara, jika timbul kebakaran juga akan merugikan si pelaku.” Tambah Bupati

Kelalaian lainnya seperti kurang tidak teliti mempergunakan alat masak, obat nyamuk bakar serta lampu penerangan berbahan bakar minyak tanah.

Material bangunan berbahan kayu yang hingga saat ini masih mendominasi bangunan perumahan rakyat lebih mempermudah timbulnya kebakaran. Apalagi disaat-saat musim kemarau, material kayu menjadi kering diiringi kondisinya yang sudah cukup tua.

Diakhir kalimat Bupati mengajak semua warganya untuk selalu mengedepankan sikap teliti sejak sekarang untuk menghindari kerugian yang lebih besar dimasa mendatang. (dro)




Disdik Himbau Ortu Arief Dalam Pertimbangkan Fasilitasi Anak-Anak

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Indragiri Hilir, H Fauzar menghimbau agar orang tua siswa berlaku arief dalam memfasilitasi anak-anak mereka dengan kendaraan bermotor, khususnya bagi pelajar setingkat SMP. Sedangkan untuk pelajar yang sudah cukup usia untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dimitakan untuk segera melakukan pengurusan.

“Intinya para orang tua harus belaku bijak dan arief untuk mempertimbangkan memberikan fasilitas kendaraan bermotor bagi anak-anak mereka, apalagi untuk anak yang masih belum dewasa,” Sampaikan Kadisdik saat ditemui diruang kerjanya, selasa (24/9)

Diakui Kadisdik, hingga saat ini Disdik memang belum memberikan himbauan kepada pihak sekolah untuk melakukan pelarangan bagi anak-anak usia setingkat SMP mempergunakan kendaraan bermotor. Pertimbangannya, kendaraan angkutan umum yang bisa dipergunakan anak-anak untuk pulang pergi bersekolah memang belum tersedia. Apalagi untuk anak-anak yang keberadaan tempat tinggalnya cukup jauh dari sekolah.

Dengan kondisi ini, Kadisdik hanya memberikan himbauan kepada orang tua agar dapat mempertimbangkan dengan bijak. Jika masih memungkinkan untuk diantar jemput, hal itu tentunya akan lebih baik.

“yang perlu diingat, ada aturan yang harus dipenuhi oleh seseorang yang akan mempergunakan kendaraan bermotor. Seperti tentunya mengerti aturan berlalulintas dan cukup usia untuk mendapatkan SIM. Khusus untuk pelajar yang sudah memiliki cukup usia untuk mendapatkan SIM, sebaiknya segera diurus.” Akhiri Fauzar. (dro)




Penggunaan Keuangan Daerah Harus BIsa di Pertanggungjawabkan

indraTembilahan (www.detikriau.org) – Pengunaan keuangan daerah harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Perbuatan penyimpangan yang dilakukan dengan kesengajaan dapat dipandang sebagai pencoreng nama baik pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan belum lama ini. Menurut Indra, ketentuan itu harus dipatuhi dan tidak ada alasan untuk ditolerir. “sekecil apapun penggunaan keuangan daerah harus mengikuti aturan agar bisa dipertanggungjawabkan. Kalau memang tidak ada aturan yang membenarkan untuk menggunakannya, ya jangan dicari-cari.

Dipertegas Indra tidak akan ada tolerasi dan perlindungan bagi mereka yang sengaja melanggar ketentuan. Jika membandel, silahkan pertanggunjawabkan secara pribadi karena perbuatan itu akan mencoreng nama baik pemerintah.

Dalam kesempatan itu Indra juga meminta agar semua pihak, baik inpektorat secara internal maupun pihak lainnya untuk serius melakukan pengawasan. Bagi mereka yang kedapatan sengaja melakukan pelanggaran harus diproses sesuai ketentuan aturan.
“Kita ingin tenang dan nyaman dalam bekerja begitupun saat purna tugas nantinya. Karena itu jangan lakukan perbuatan yang melanggar ketentuan,” Pungkas Indra. (dro)




Guna Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, Dishub Terus Upayakan Penambahan Rabu lalu intas

Tembilahan (www.detikriau.org) – Demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, walaupun secara bertahap, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indragiri Hilir setiap tahunnya terus memprogramkan penambahan rambu-rambu lalu lintas.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Fahrolrozy kemaren. Menurut mantan Kepala Dinas Perdagangan Inhil ini, keberadaan rambu-rambu lalu lintas hingga saat ini dirasakan masih jauh dari mencukupi.

“Sejauh ini, rambu-rambu lalu lintas yang memilki peran penting bagi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, baik rambu-rambu disepanjang jalan kabupaten maupun Provinsi masih jauh dari mencukupi. Oleh karenanya, setiap tahunnya selalu kita upayakan untuk penambahan,” Ujar Fahrolrozy.

Ditahun anggaran 2012 yang lalu, Dinas yang berada dibawah pimpinannya ini menurut fahrolrozy hanya melakukan penambahan rambu-rambu lalulintas sebanyak 8 unit. Namun untuk tahun Anggaran 2013, dishub menganggarkan penambahan sebanyak dua kali lipatnya, yakni 16 unit rambu-rambu lalu lintas.

“walaupun secara bertahap, kita akan terus upayakan untuk lakukan penambahan agar terciptanya kenyaman dan keselamatan pengguna jalan. Namun saya juga berpesan, khususnya masyarakat untuk dapat bersama-sama merawat dan menjaganya dengan baik karena keberadaan rambu-rambu lalu lintas ini disediakan untuk kepentingan seluruh masyarakat,” Pungkas Fahrolrozy