Fahrolrozy : “Tahun Ini Jembatan Rumbai jaya Diperbaiki”

Tindaklanjut Raibnya ratusan baut jembatan —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Dinas Perhubungan Kabupaten Inhil memastikan bahwa pada tahun ini Dinas PU Provinsi Riau akan segera melakukan perbaikan jembatan penyeberangan Rumbai Jaya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan fasilitas publik ini akibat cukup banyak hilangnya baut penyangga jembatan.

Penegasan itu disampaikan Kadishub  Inhil, Fahrolrozy. Ia katakan bahwa permasalahan itu sudah disampaikan kepada Dinas PU Provinsi, makanya dalam waktu dekat akan segera diperbaiki agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sesuai dengan laporan yang sudah masuk, untuk perawatan Jembatan Rumbei Jaya termasuk pemasangan kembali baut yang sudah hilang, akan segera dilakukan dalam waktu dekat,”Terang Fahrolrozy.

Bahkan saat disinggung sebenarnya berapa jumlah yang pasti baut yang hilang, Kadishub menegaskan diperkirakan untuk baut yang sudah hilang ratusan, termasuk baut yang kecil. Jadi bukan hanya 98 buah seperti berita yang sudah beredar.

“Kalau untuk jumlah yang pasti kita belum tahu, namun yang jelas ratusan untuk seluruh baut jembatan Rumbai yang sudah raib,”tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Inhil Feriandy meminta kepada Dinas PU Kabupaten Inhil maupun Dinas terkait. Agar segera melakukan upaya perbaikan atas kelayakan kondisi jembatan, sebab jika hal ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin peristiwa ambruknya jembatan seperti kejadian Jembatan Kutai Kerta Negara bisa menimpa Riau.

“Kita  tidak ingin peristiwa ambruknya jembatan Kutai Karta Negara beberapa waktu juga terjadi di bumi Riau. Makanya kita meminta pihak PU Provinsi untuk serius menyikapi persoalan ini dengan segera,” Pinta Ferry.

Apalagi masih kata Ferry, untuk usia Jembatan Rumbai yang menjadi kebanggan masyarakat Inhil serta sarana fasilitas roda perekonomian  yang sangan penting tersebut, kini usianya sudahup cu tua sama dengan jembatan Kutai Kerta Negara yang ambruk beberapa waktu lalu. Jadi perlu pengawasan dan perawatan serius.(dro/tok)




Asisten I Buka Lokakarya Membangun Kemitraan Program PMTS-LBT

aidsTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati diwakili Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam membuka secara langsung Lokakarya membangun kemitraan program pencegahan HIV melalui transmisi seksual lelaki beresiko tinggi (PMTS-LBT) di daerah scaling up Kabupaten Inhil, Selasa (1/10).

Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, dihadiri oleh Perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional, Camat dan Lurah di lingkungan Pemkab Inhil, serta utusan LSM Peduli AIDS.

Bupati Inhil, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda, Darussalam mengatakan, Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam pencegahan penularan HIV dan AIDS. Karena itu, kemitraan antara Pemerintah, swasta dan masyarakat, serta media menjadi sangat diperlukan dan strategis untuk bersama-sama dalam pelaksanaan program tersebut.

“Hal ini dimaksudkan, agar dapat membantu Pemerintah mewujudkan akses universal, yang menjadi bagian penting dalam Millenium Development Goals (MDGs),” tutur Darussalam.

Selanjutnya, untuk kesinambungan pelaksanaan program pencegahan dan penaggulangan HIV dan AIDS, khususnya PMTS Paripurna, ia mengimbau agar setiap SKPD terkait, serta perusahaan yang memiliki tenaga kerja beresiko melakukan perencanan dan penganggaran biaya, guna penanggulangan HIV dan AIDS di tempat kerja.

“Satt ini, Kabupaten Inhil masih didukung oleh KPA Nasional melalui dana Global Fund, namun harus kita pahami, bahwa dukungan donasi itu hanya untuk sementara, maka selanjutnya dana-dana lokal akan menjadi sumber utama pendanaan untuk pelaksanaan program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Perwakilan KPA Nasional, Muhamad Yusuf berharap, melalui kegiatan tersebut dapat dijadikan momentum memupuk hubungan kemitraan yang baik antara Pemerintah, swasta dan pihak LSM Peduli AIDS.

“Dengan begitu, program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS, khususnya di Kabupaten Inhil dapat dilakukan dengan lebih maksimal lagi,” imbuhnya. (dro)




Penuhi Kebutuhan Hewan Qurban, Inhil Datangkan Ribuan Ekor Sapi

Kadis TPHP Inhil, Wiryadi (berpeci putih) saat mengunjungi salah satu lokasi peternakan sapi masyarakat di Kecamatan Tembilahan baru-baru ini.
Kadis TPHP Inhil, Wiryadi (berpeci putih) saat mengunjungi salah satu lokasi peternakan sapi masyarakat di Kecamatan Tembilahan baru-baru ini.

Tembilahan (www.detikriau.org) – Untuk memenuhi kebutuhan hewan qurban, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil mengakui Kabupaten ini harus mendatangkan sedikitnya 1500an ekor sapi. Tingginya kebutuhan akan hewan ternak ini harusnya dapat menjadi salah satu peluang usaha masyarakat khususnya dibidang peternakan.

Pernyataan ini disampaikan Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi saat ditemui diruang kerjanya, selasa (1/10). Menurut mantan Kepala Inspektorat Inhil ini, ketersediaan sapi dari hasil peternakan masyarakat untuk kebutuhan hewan qurban hanya sejumlah 132 ekor yang kini keberadaannya menyebar di 19 Kecamatan Inhil.

“hasil ternak sapi yang kita perbantukan kepada masyarakat, tahun ini yang sudah dinyatakan siap untuk memberikan tambahan pasokan hewan qurban baru sejumlah 132 ekor. Sementara kebutuhan, kita prediksi akan mencapai 1600 ekor lebih. Untuk memenuhi kekurangannya, Kabupaten kita terpaksa memasok dari daerah lain,” Ungkap Wiryadi

Tingginya kebutuhan masyarakat akan Sapi khususnya untuk kebutuhan perayaan hari Raya Idul Adha setiap tahunnya sangat tidak sebanding dengan ketersediaan. Akibatnya, harga hewan ternak dipasaran akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Menurut Wiryadi, kondisi seperti ini seharusnya dapat dijadikan sebuah peluang usaha yang tentunya sangat-sangat menjanjikan.

“oleh karenanya, DTPHP secara terus menerus mengupayakan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan harapan akan tumbuhnya minat mereka untuk membuka usaha dibidang peternakan khususnya sapi. Apalagi pasar dan harga jelas memberikan gambaran yang sangat layak untuk menggeluti bidang usaha ini,” Ajak Wiryadi.

Disamping persoalan itu ditambahkan Wiryadi, Guna menjamin layak tidaknya konsumsi hewan qurban bagi kebutuhan masyarakat, Dinasnya menghimbau, khususnya kepada pedagang hewan ternak sapi untuk selalu melakukan koordinasi dengan pihaknya. Ia menyatakan DTPH siap untuk melakukan pemeriksaan atau paling tidak memberikan pengamatan kesehatan hewan ternak tersebut.

“pengawasan kita terutama untuk memastikan bahwa hewan-hewan tersebut higienis atau tidak terkontaminasi penyakit berbahaya seperti  penyakit kuku atau jenis penyakit hewan lainnya yang berbahaya jika dikonsumsi. Ini harusnya mendapat dukungan dari semua pihak khususnya pedagang sapi agar kedepannya tidak menimbulkan efek kesehatan kepada masyarakat yang mengkonsumsi hewan tersebut. Silahkan datang ke Dinas atau UPT peternakan terdekat dan kami siap memberikan pelayanan. ” Himbau Wiryadi.

Secara aturan menurut Wiryadi, sebelum didatangkan, pemasok hewan ternak harusnya sudah mengantongi surat rekomendasi asal ternak. Surat rekomendasi ini tidak akan bisa dikeluarkan oleh Dinas peternakan daerah asal sapi jika belum mendapatkan rekomendasi dari daerah tujuan. Tetapi karena keharusan itu belum berjalan dengan baik, maka baru dilakukan sebatas himbauan terutama kepada pedagang pemasok.  setidaknya para pedagang ini diharapkan memiliki komitmen untuk memberikan jaminan bahwa hewan ternak yang diperdagangkannya benar-benar aman dari penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. (dro)




Warga Mampu di Minta Tidak Gunakan GAS Tabung 3 Kg

gasTembilahan (www.detikriau,org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir  menghimbau agar  masyarakat golongangan ekonomi menengah keatas untuk tidak ikut mempergunakan GAS tabung 3 Kg. Sesuai aturan, GAS tabung melon ini diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu.

”kita tentunya berharap agar himbauan ini dapat dipatuhi. Paling tidak, masyarakat golongan mampu harus memiliki rasa malu. Jangan karena hanya ingin mendapatkan GAS murah, mereka rela merebut sesuatu yang bukan hak mereka.” Pinta Kadisperindag Inhil, Rudiansyah

Menurut mantan Kabag Ekonomi Setdakab Inhil ini, pihaknya memang belum bisa membatasi konsumen pengguna GAS bersubsidi. Himbauan ini hanya sebatas mengingatkan dengan harapan akan timbulnya kesadaran masyarakat khsususnya kalangan mampu untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Saat ini, ditambahkan Rudiansyah, GAS tabung 3 Kg masih dipasarkan secara terbuka. Kedepan pemasaran GAS bersubsidi ini akan dilakukan secara tertutup. Melalui sistem ini akan dapat dikontrol dan diawasi siapa-siapa saja yang dibenarkan mendapatkannya.

”penerapan sistem pemasaran tertutup ini baru akan kita lakukan jika rasio konsumen pengguna GAS cukup tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk,” Ujar Rudianysah. (dro)




Rosman Kukuhkan Kepengurusan DKIH Inhil

dkihTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Indragiri Hilir (DKIH) priode 2013-2018, Jumat (27/9) kemaren di Gedung Puri Cendana Tembilahan.

DKIH merupakan salah satu wadah dan penyalur inspirasi para seniman di daerah itu. Dimana seni dapat dikatakan jiwa setiap insan pencita seni untuk mengekspresikan nilai-nilai seni dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan itu wabup mengharapakan DKIH terus ada dan berkiprah agar seni dan budaya tetap terjaga. DKIH yang dibentuk sebagai salah satu mitra kerja pemerintah berkepetingan untuk membina, mengembangkan dan menjaga kesenian daerah.

“Oleh karena itu saya meminta kepada sudara-saudara yang telah dilantik agar dapat berbakti kepada bangsa dan negara ini. Berikanlah yang terbaik, terutama dalam mengembangkan potensi seni budaya yang menjadi warisan leluhur kita,” ungkap Rosman Malomo.

Kedepan dikatakan wabup, kesenian yang digarap harus semakin baik dan berkembang. Kesenian adalah kenikmatan bagi kehidupan masyarakat. Untuk itu pemerintah kabupaten (Pemkab) Inhil tetap membuka mata dan meberikan bantuan, agar seni budaya semakin berkembang.

“Marilah kita bersatu memberikan kepedulian agar apa yang sudah diharapkan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Riau (DKR) H Kazaini KS, mengajak seluruh dewan kesenian daerah tetap menjalin komunikasi dengan dewan kesenian provinsi. Komunikasi yang baik, kata Kazaini merupakan gerbang untuk menggapai tujuan.

Jika melihat perkembangan seni di Riau, khususnya di Inhil pada akhir-akhir ini cukup mengembirakan. Maka dari itu Ketua DKR ini meminta agar hal itu tetap dipertahankan. Apalagi kalau setiap DK memiliki sarana gedung untuk menampilkan kesenian daerah.

“Kami sangat berharap DKIH dapat melakukan aktivitas seni dengan baik. Dengan begitu DKIH yang seyogyanya merupakan mitra pemerintah dapat menjalin kerja sama dalam membesarkan kesenian,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua DKIH Inhil, H Syamsurizal Awie membenarkan bahwa terbentuknya lembaga ini sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam ranka mengenalkan kesenian kejenjang yang lebih luas. Saat ini menurut Syamsurizal berbabagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menahan lajunya budaya asing.

“Ditambah lagi belakangan ini kita sering mendengar bahwa seni dan budaya kita dicaplok oleh negara lain. Jika hal itu tidak kita bendung sejak dini, maka tidak menutup kemungkinnan apa yang sudah diwarisi bangsa akan hilang begitu saja,” tandasnya.(dro/*1)




Disdukcapil Inhil Rekam KTP Anak SMA

ktpTembilahan (www.detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhil, sejak tanggal 18 september 2013 yang lalu mulai melaksanakan perekaman elektronik kartu tanda penduduk (KTP) untuk anak-anak dibawah usia 17 tahun atau setara dengan pelajar setingkat SMA sederajat.

Menurut Kepala Disdukcapil Inhil, H Dianto Mampanini, perekaman bagi anak-anak pelajar setingkat SMA ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang ditujukan sebagai antisipasi agar nantinya ketika dilakukan pendataan penduduk mereka sudah terdata.

“ JIka nantinya mereka genap memasuki usia 17 tahun, kita hanya tinggal memberikan KTP mereka,” kata Dianto kemaren.

Hingga saat ini ditambahkan Dianto, pihaknya sudah melakukan perekaman kepada 600 an siswa-siswa di 6 SMA sederajat. Yaitu, SMA 1 Tembilahan, SMA 1 Tembilahan Hulu, SMA PGRI Tembilahan, SMKN 1 dan SMKN2 Tembilahan serta SMA Muhammaddiyah Tembilahan.

Kegiatan ini nantinya akan dilanjutkan kepada sekolah setingkat SMA lainnya diseluruh Inhil yang jadwalnya sedang diagendakan.

Berdasarkan data, measih menurut Dianto, diseluruh Inhil terdapat lebih dari 40 buah SMA sederajat dengan jumlah siswa sebanyk kkurang lebih 3000an.

“Minggu ini kita baru lakukan untuk pelajar setingkat SMA yang keberadaannya dekat dengan kota Tembilahan. Setelahnya baru menyusul ke Kecamatan lainnya. Jaddwalnya masih kita susun,” Pungkas Dianto.(dro)