Sekda : “Awas Jangan Percaya Iming-Iming Calo CPNS”

Pelamar CPNS Indragiri Hilir 1504 Orang —–

sekdaTembilahan (Vokal) – Terkait dengan Penerimaan CPNS 2013, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil), H Alimuddin RM menghimbau masyarakat tidak mudah terbujuk rayu calo. Jika nantinya ada masyarakat yang menemui praktik percaloan CPNS, silahkan laporkan keaparat kepolisian.

Dijelaskan Sekda, penerimaan CPNS 2013 yang dilakukan secara online ini merupakan gagasan yang sangat bagus untuk menepis semua penilaian miring tentang perekrutan CPNS, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui sistim online, semua warga bisa bersaing secara sehat karena pendaftaran dan penilaian terhadap soal merupakan wewenang pusat yang tidak bisa diintervensi pihak manapun, termasuk kepala daerah.

“Jangan ada lagi masyarakat yang terperdaya oleh calo. Jika terbukti ada calo yang berusaha melakukan kebohongan dengan mengiming-imingi masyarakat untuk lulus, akan ditindak tegas. Silahkan laporkan ke aparat Kepolisian,” tegas Sekda Alimuddun RM.

Semenyara itu, berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil, Hingga pendaftaran CPNS berakhir, jumat sore (4/10), jumlah pelamar di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai 1.504 orang. Angka tersebut terdiri dari 3 formasi, Guru sebanyak 619, Kesehatan 640 dan sisanya Teknik 245 pendaftar.

“Hingga hari terakhir pendaftaran tercatat sebanyak 1.504 yang melamar CPNS melalui Kantor Pos. Jika dilihat dari data yang ada ternyata untuk jumlah pelamar terbanyak masih dari Kesehatan baru disusul formasi Guru,”ujar Kepala BKD Indragiri Hilir, Drs.Afrizal MP

Tambah Afrizal, jumlah itu masih belum final sebab meski untuk jadwal pendaftannya sudah ditutup pada Jum’at (4/10) namun bisa saja berkasnya baru dikirim oleh pihak Kantor Pos hari Minggu (6/10).

“Jumlah pelamar diperkirakan masih bisa bertambah tergantung apakah masih ada pengiriman dari pihak Kantor Pos. Tapi yang pasti jadwal pendaftaran sudah ditutup pada Hari Jum’at kemarin,”kata Afrizal.

Terkait kapan kepastian jadwal testnya, Afrizal mengaku masih belum tahu karena masih menunggu dari keputusan Kantor Propinsi maupun Kantor Pusat. Tapi yang jelas jika sudah turun akan langsung kita umumkan, yang penting para pelamar harus mempersiapkan diri lebih dini agar bisa mengerjakan soal-soal saat ujian nanti.(dro/tok)




Sapi Bantuan Melalui DTPHP Inhil Capai 561 Ekor

sapiTembilahan (www.detikriau.org) – Hingga 2013, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil telah menyalurkan sapi bantuan kepada masyarakat Inhil sebanyak 561 ekor.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi. Ia menghimbau kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan untuk dapat merawat dan memelihara sapi bantuan itu dengan baik agar dapat menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarga.

“Secara keseluruhan sapi bantuan melalui DTPHP sudah berjumlah 561 ekor. Tentunya kita sangat berharap masyarakat dapat merawat sapi-sapi ini dengan baik. Jika nantinya berkembang biak, tentunya akan dapat menjadi tambahan penghasilan untuk mereka. Sebaran ternak sapi bantuan DTPHP terbesar terdapat di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Kempas, Gaung dan Gaung Anak Serka (GAS) ” Ujar Wiryadi belum lama ini ketika ditemui di ruang kerjanya.

Berdasarkan data, ditambahkan Wiryadi, dari 561 ekor sapi bantuan tersebut, tahun 2013 ini saja, hasil pengembangbiakannya telah dihasilkan sebanyak 132 ekor sapi yang siap dipasarkan. 132 ekor sapi tersebut kini menjadi tambahan untuk kebutuhan hewan qurban Idul Adha yang tidak akan lama lagi akan dirayakan.

Dalam memelihara sapi ternaknya, Wiryadi juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat lebih mengenali sifat hewan ternaknya terutama disaat musim kawin. Sapi bantuan kepada masyarakat ini kebanyakan adalah sapi Bali yang secara darah merupakan keturunan Banteng. oleh karenanya sifat liarnya masih ada. Sifat liar ini kerap muncul terutama disaat datangnya musim kawin.

‘Belum lama ini karena kurang memahami sifat ternaknya, salah seorang penerima bantuan kita diseruduk hingga meninggal dunia. Kita berharap ini merupakan kejadian kali terakhir. Intinya harus berhati-hati dan tentunya harus benar-benar memahami perubahan sikap hewan ternak agar kejadian serupa ini tidak kembali berulang,” Pungkas Wiryadi.(dro)




Pelamar CPNS di Inhil Sudah Capai 1.159 orang

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hingga pukul 00.00 Wib, Kamis malam (3/10). Jumlah berkas pendaftaran CPNS yang sudah masuk untuk daerah Kabupaten Indragiri Hilir tercatat sebanyak 1.159 pelamar yang terdiri dari formasi Guru 463, Kesehatan 534 dan Teknis 162.

Hal  itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Inhil, Drs.Afrizal MP saat ditemui di ruang kerjanya, Ia katakan dari jumlah tersebut, dipastikan angkanya bisa bertambah mengingat pendaftaran penutupan CPNS akan berakhir pada Jum’at (4/10), sejak dibuka mulai 27 September yang lalu.

“Secara keseluruhan, jumlah baru bisa diketahui pada Hari Minggu mendatang,”jelas Afrizal.

Dari jumlah berkas pendaftaran yang masuk, pelamar terbanyak masih ditempati formasi Kesehatan, 534 disusul Guru dan formasi Teknis.

Ditambahkan Afrizal, berdasarkan hasil  pertemuan bersama BKD provinsi Riau di Pekanbaru. Untuk jumlah penerimaan masih tetap sejumlah 50 CPNS dengan formasi 55 persen untuk tenaga pendidik/ guru, 35 persen kesehatan dan 10 persennya tenaga teknis.

Sementara itu, salah pelamar CPNS asal Desa Lahang Kecamatan Gaung Rima Anjelina (25) yang sudah mendaftaran di formasi Guru sangat berharap pada penerimaan CPNS tahun 2013 ini, jangan sampai berbau KKN, adil serta tidak ada kecurangan. Lulus tidaknya layaknya harus sesuai dengan hasil tes ujian yang sudah dilakukan.

“Yang jelas saya berharap pada penerimaan CPNS khususnya di Kabupaten Inhil tidak ada kecurangan, dan bersih dari unsur KKN. Dengan begitu akan adil. Siapa yang pintar dan mendapatkan nilai tertinggi dalam tes penerimaan, tentu merekalah yang lolos,”kata Rima yang saat ini mengaku masih bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu sekolah di Kab Inhil.(dro/tok)




Upaya Tingkatkan Penghasilan, DTPHP Inhil Dorong Petani Tanam Kedelai dan Jagung

wwiryadiTembilahan (www.detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir nyatakan akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan petani. Salah satunya dengan menggalakkan penanaman kacang kedelai dan jagung.

Menurut kepala DTPHP Inhil, Wiryadi, secara Nasional, kebutuhan terhadap kedua komodity pertanian ini masih belum mencukupi. Oleh sebab itu pemerintah terpaksa melakukan import dari Negara lain. Namun seiring dengan terus meningkatnya nilai tukar dolar terhadap rupiah, jumlah import kedua komodity pertanian ini semakin mengalami penurunan. Akibatnya, harga dipasaran semakin melonjak.

Kondisi ini harusnya bisa menjadi peluang khususnya bagi para petani. Apalagi  alam Inhil juga sangat subur serta cocok untuk melakukan budidaya kedua komodity pertanian tersebut.

“Peluang ini yang terus kita sampaikan kepada petani. Ini sebuah peluang apalgi alam kita mendukung untuk melakukan budidaya komodity ini,” Ujar Wiryadi.

Untuk produk pertanian jagung, Inhil menurut Wiryadi lagi memiliki lahan di Kecamatan Pulau Burung, Teluk Belengkong, Enok, Gaung dan keritang dengan luasan lahan sebanayk 400 hingga 800 Hektar. Demikian juga untuk Kacang kedelai. Saat ini komodity ini sudah mulai banyak diusahakan petani seperti  Desa bagan jaya, Rumbai Jaya dan Karya Tunas Jaya. Yang perlu menjadi catatan, petani harus mampu memperediksi terjadinya perubahan iklim yang ekstrim saat tanam.

“yang juga sangat penting, salah satunya menyangkut ketersediaan benih kacang kedelai. Untuk komodity jagung sama sekali tidak ada masalah karena memang lahan inhil sangat cocok untuk budidaya komodity pertanian ini,”Sampaikan Wiryadi.(dro)




Sekdes Harus Tetap Hormati Kades

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Semua Sekretaris Desa (Sekdes) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta tidak lupa dengan komitmen serta tugas pokok dan fungsi. Sudah diangkat sebagai PNS, seluruh Sekdes harus senantiasa tetap menghormati Kades.

Sehingga suasana di desa bersangkutan tetap nyaman dan aman. Sekdes juga diminta tidak lupa diri atas pihak yang sudah memperjuangkan nasib mereka. Demikian juga dengan warga, Sekdes harus selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik.

“Kalau lah Pak Sekdes lupa dengan yang memperjuangkan nasib mereka, kita rasa tidak tepat “tegas Bupati Inhil H Indra Muchlis Adnan. Oleh sebab itu, semua komitmen yang telah disampaikan Sekdes dinyatakan Bupati dua priode itu harus bisa diterapkan. Komitmen tersebut mesti ditepati.

Sama seperti Kades, Sekdes pun mesti bisa kokoh tidak terombang-ambing dalam tugasnya sehari-hari. Supaya mereka tidak bisa dimanfaatkan oleh kelompok tertentu. Forum Sekretaris Desa yang telah terbentuk beberapa waktu lalu harus dimanfaatkan dengan baik. Tidak hanya menjadi wadah berhimpun, namun juga harus menjadi tempat saling bertukar pengalaman dan informasi.

Bupati pun meminta kepada semua Sekdes selalu patuh dan taat menjalankan tugasnya. Semua urusan administrasi desa, mesti dapat diselesaikan dengan baik. “Kita ingin mencapai Inhil Berjaya dan Gemilang 2025. Untuk itu, mari kita semua bersama bergandengan tangan dalam mencapai tujuan itu”ujar Indra Muchlis Adnan.

Bupati mewanti Sekdes supaya tidak terjebak dan menjadi alat bagi kelompok yang ingin merusak tujuan bersama. Indra Muchlis Adnan menyatakan dia sangat yakin semua Sekdes Inhil pintar dan mampu mengindentifikasi segala masalah.(dro)




BBU Pekan Arba Jadi Tumpuan Penyedia Benih Bermutu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Balai Benih Utama (BBU) Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan diharapkan mampu menyediakan dan menjadi penyangga ketersediaan benih bermutu.

Benih bermutu yang dibutuhkan masyarakat dalam hal ini petani juga menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya keberhasilan produksi padi sangat ditentukan oleh ketersedian sarana dan prasarana produksi, seperti pupuk, peralatan dan yang paling bepengaruh adalah benih itu sendiri.

“Sebagaimana kita ketahui, salah satu indikator keberhasilan produksi padi adalah kualitas benih. Saya rasa apapun jenis tanamanya, benih merupakan faktor penentu keberhasilan, selain pupuk dan sarana lainya, kata Asisten II Setdakab Inhil, H Ecik Kamal Syahindra, kemarin.

Maka dari itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil sangat menggantungkan harapan besar pada BBU Pekan Arba. Kehadiran BBU sebagai salah satu institusi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil diyakini mampu mengatasi persoalan benih-benih yang selama ini kurang baik.

“Implikasinya sangat banyak sekali. Kita sangat berharap dengan adanya BBU Pekan Arba luas tanaman akan meningkat demikian pula dengan produksi padi. Sehingga mempengaruhi pendapatan masyarakat,”katanya.

Sarana produksi yang telah ditargetkan lanjut Encik Kamal merupakan tantangan yang cukup berat. Sebab, dengan peningkatan target yang cukup tinggi akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang akhirnya bermuara pada tingkat kesejahteraan masyarakat secara luas.

Disisi laih hambatan yang akan ditemukan petani dalam meningkatkan produksi seperti kondisi perubahan iklim yang cukup ektrim, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) serta keterbatasan kapasitas sumber daya lahan (SDL).  Untuk mengatasi semua itu perlu adanya dukungan dari banyak pihak.

“Menang untuk mewujudkan apa yang sudah ditargetkan kepada kita ini tidak mudah. Namun tidak menutup kemungkinan pula keberhasilan akan menjadi milik kita kalu kita mau bekerja keras dan berdo’a,” tandas mantan Kepala BKD Inhil ini. (dro/*1)