Investment Award 2013, Sekda Sampaikan 8 Sektor Unggulan Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar expose dalam rangka Investment Award 2013 bertempat di Balai Utama Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasai Tembilahan, Kamis (7/11). Expose yang disampaikan Sekda Inhil, H Alimuddin RM memaparkan 8 sektor unggulan daerah.

Kedelapan sektor tersebut yakni, Perkebunan, Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Peternakan, Industri, Pertambangan dan Energi, Kehutanan, Pariwisata dan terkahir adalah sektor Perdagangan. Delapan sektor  tersebut menurut Sekda merupakan sejumlah potensi alam Inhil yang bisa diandalkan.

Pada kesempatan itu, Sekda mengatakan bahwa perkebunan merupakan sektor unggulan di Kabupaten Inhil dengan berbagai komoditas seperti kelapa dalam, kelapa hibrida, kelapa sawit, sagu, pinang, nipah, kakao dan karet.

 

Dengan luas pemanfaatan lahan sebesar 586.025 Ha dan potensi perkebunan kelapa tersebut, Kabupaten Inhil menjadi Top of Mind and Interest para investor.

Sementara itu, komoditi perkebunan lainnya yang sangat potensial dan banyak terdapat di Kabupaten Inhil adalah sagu dan nipah yang dapat dikembangkan selain sebagai alternatif pangan dalam rangka ketahanan pangan juga sebagai sumber energi alternatif.

“Ini merupakan isu pembangunan nasional dan fokus MP3EI, serta arah kebijakan dalam Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM),” terang Sekda

Di hadapan peserta, Sekda menjelaskan segala usaha yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pembangunan yang merupakan upaya nyata sekaligus menciptakan iklim investasi agar kondusif, terutama dalam rangka menyambut penghargaan Investment Award 2013.

Kedepan dari sekian banyak investasi yang sudah masuk ke Inhil, Sekda berharap tidak hanya investasi yang berbasis sumber daya alam, tetapi investasi yang mampu mengolah sumber daya alam industrial serta investas-investasi pengembangan sektor pertanian, energi dan kepariwisataan.

Setiap tahun perkembangan investasi di Inhil terus mengalami perkembangan dengan pesat. Semua itu tidak terlepas dari dukungan dan komitmen pemerintah yang pro-investasi dan kepercayaan masyarakat, swasta dalam menanamkan investasinya yang ditunjang pula dengan sumber kekayaan alamnya.

Selain memiliki 8 sektor unggulan tersebut, Inhil juga memiliki sejumlah prioritas pembangunan. Pembangunan itu meliputi peningkatan, pengembangan prasarana dan sarana infrastruktur serta meningkatkan kualitas penyelenggaraaan pemerintahaan, pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu Tim penilai Pemrov Riau Fadal Suhaimi Azhar menuturkan ada beberapa indikator dalam penilaian investment award. Pertaman, dimulai dari aspek kelembagaan, peraturan dan kebijakan daerah, aspek insfrastruktur dan investasi, aspek kemanaan dan penegakan hukum, aspek promosi dan fasilitasi serta berbagai aspek-aspek lainya.(dro)




Pemkab Inhil lakukan Pelatihan Penyelenggaraan Jenajah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, melalui Bagian
Administrasi Kesra menggelar pelatihan penyelenggaraan jenazah tahun 2013,
Selasa (5/11) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Arrahman I Tembilahan ini, diikuti
oleh para peserta dari pengurus dan jamaah masjid atau mushalla, perwakilan
beberapa seluruh kecamatan di Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil, dalam sambutannya yang dibacakan Stah Ahli Bidang
Kemasyarakatan dan SDM, HM Yasin Abdi berharap, melalui pelatihan
tersebut, tidak ada lagi terdapat perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan jenazah.

”Setiap peserta diharapkan, dapat menyerap dan mempraktekkannya sesuai
dengan materi pelatihan di lapangan nantinya, serta harus mampu memberikan
pengetahuan tentang cara penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat.
Sehingga, masyarakat juga tahu dan mampu dalam pelaksanaan penyelengaraan
jenazah,” tutur Yasin.

Selanjutnya, ia juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten
Inhi, untuk selalu menjaga kerukunan umat beragama, yang dilandasai
semangat toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai
kesetaraan dalam pengamalan ajaran agama, dan berkerja sama dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

”Kepada para tokoh masyarakat dan pemuka agama, juga diharapkan dapat
memberikan dan menanamkan pengertian kepada masyarakat. Sehingga, setelah
selesai pelatihan ini, ilmu fardhu kifayah akan semakin banyak yang
mengetahui dan memberikan manfaat bagi kemaslahatan ummat,” tambahnya.(dro)




Dispenda Laksanakan Rapat Pengalihan PBB-P2

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)-Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Laksanakan rapat tim persiapan pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, Senin (4/11) kemarin.

Rapat yang dilaksanakan di aula kantor tersebut, dihadiri oleh Kepala KPP Pratama Rengat, Asisten III Setdakab Inhil selaku tim pengarah dan Kepala Dispenda Kabupaten Inhil selaku tim pelaksana.

Kepala Dispenda Kabupaten Inhil, Junaidi mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), yang rencananya akan dimulai awal 2014 mendatang.

“Pada rapat itu, secara umum kita membahas berbagai kebutuhan tentang persiapannya, seperti ketersediaan perangkat keras dan perangkat lunak, peraturan pelaksanaan serta kesiapan sumber daya manusianya,” tutur Junaidi.

Dijelaskan Junaidi, apabila PBB-P2 tersebut dikelola oleh Pemerintah Daerah melalui Dispenda, secara otomatis akan menjadi pendapatan daerah dan salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat bisa secara langsung merasakan manfaatnya.

“Kita tengah mempersiapkan segala sesuatunya. Mudah-mudahan, pada Januari 2014 nanti kita sudah siap untuk mengelola PBB-P2 ini. Sehingga, dapat berjalan baik dan meningkatkan PAD kita,” terangnya.(dro)




Lagi Sekda Himbau Untuk Tidak Terpedaya Bujukan Calo CPNS

Tinjauan Pelaksanaan Ujian CPNS Honorer K2 ——-

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Alimuddin RM melakukan peninjauan pelaksanaan ujian CPNS untuk Tenaga Honorer K2, Minggu (3/11).

Ujian yang diikuti sekitar 1.180 peserta ini, dilaksanakan di empat tempat berbeda, yaitu di SMKN 1 dan SMKN 2 Tembilahan, serta SDN 015 Tembilahan dan Fakultas Ekonomi Unisi.

Sekda Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM pada kesempatan itu mengimbau para peserta ujian CPNS Tenaga Honorer K2, agar tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak benar.

Pasalnya, mempercayakan kepada calo atau oknum tertentu, yang menjanjikan dan menjamin bisa meluluskan peserta ujian dalam penerimaan CPNS di Kabupaten Inhil akan merugikan masyarakat itu sendiri.

”Pada prosesnya nanti akan diawasi langsung oleh Pemerintah Pusat dan pihak-pihak terkait, seperti BKN, BPKP serta ICW. Jadi, jangan mudah percaya dan tergoda dengan siapapun. Yakin saja terhadap kemampuan diri sendiri,” tutur Sekda.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil, Afrizal menjelaskan, dari jumlah keseluruhan peserta yang lulus dalam seleksi administrasi, hanya sekitar 1.180 peserta yang mengambil nomor ujian untuk mengikuti tahap selanjutnya. Sedangkan sisanya, tidak mengikuti ujian dikarenakan meninggal dan lain sebagainya.

”Hasil dari tes ini, akan dikirim ke provinsi untuk selanjutnya diserahkan ke Pemerintah Pusat melalui Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Jadi, kita tunggu saja nanti hasil pengumumannya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pada ujian tersebut, dalam satu kelasnya diisi sebanyak 20 peserta. Dengan jadwal ujian, pukul 08.00-11.00 WIB untu tes kompetensi dasar. Kemudian, dilanjutkan pukul 13.00-15.00 WIB untuk tes kompetensi bidang.(dro)




Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan Peningkatan Mutu Guru TPA dan MDA

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra Muchlis  Adnan yang diwakili staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, Yasin Abdi menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan peningkatan mutu guru TPA dan MDA tahun 2013, Jum’at (1/11) malam kemaren.

Kegiatan yang digelar di Aula salah satu hotel Tembilahan  dengan peserta ratusan tenaga pengajar TPA dan MDA ini mengusung tema ”Dengan pelatihan peningkatan mutu guru TPA dan MDA, kita tingkatkan kualitas pembelajaran dalam melaksanakan tugas kependidikan”.

Dalam sambutan Bupati  yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, HM Yasin Abdi mengatakan, TPA adalah unit pendidikan non formal jenis keagamaan berbasis komunitas muslim, yang menjadikan Al-Qur’an sebagai materi utamanya dan diselenggarakan dalam suasana yang indah, bersih, rapi, nyaman, serta menyenangkan.

Sedangkan MDA adalah lembaga pendidikan Islam yang telah dikenal sejak lama, bersamaan dengan penyiaran Islam di Nusantara. Dimana, pengajaran dan pendidikannya timbul secara ilmiah, melalui proses akulturasi yang berjalan secara halus, perlahan dan damai, sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitarnya.

Melihat pengertian tersebut, maka peran dan keberadaan TPA dan MDA sesuai dengan Undang-undang, yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter, serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

”Saya berharap, pelatihan ini dapat memberikan sumbangsih, demi perbaikan karakter generasi masa depan bangsa, menuju yang lebih baik,” Ujar Yasin Abdi.

Ketua Panitia, H Kursani mengatakan, dunia pendidikan saat ini menuntut seorang guru yang profesional dibidangnya, maka dengan pelatihan tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di setiap TPA dan MDA.

”Melalui pelatihan ini, mudah-mudahan peserta dapat memperoleh ilmu, serta informasi terbaru tentang pembelajaran, untuk kemudian diterapkan dan dilaksanakan di tempat tugasnya masing-masing,” imbuhnya.(dro)




BPBD Inhil Gelar Penyuluhan Penanggulangan Bencana

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir
menggelar penyuluhan penanggulangan bencana, di Kecamatan Tembilahan dan
Tembilahan  Hulu. Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 peserta ini, dalam rangka meminimalisir
jatuhnya korban pada setiap bencana yang terjadi.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Inhil, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Erwanto, untuk saat ini,
kegiatan penyuluhan tersebut dilakukan di dua kecamatan saja. Namun,
selanjutnya akan dilaksanakan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten
Inhil.

“Materi yang kita berikan terkait dengan persiapan diri dan langkah awal yang harus dilakukan masyarakat ketika terjadi bencana,”tutur Erwanto, kemarin.

Adapun materi yang lebih diutamakan dalam penyuluhan tersebut, dijelaskan
Erwanto, lebih diutamakan pada penanggulangan bencana kebakaran, karena
mengingat bencana kebakaran yang dominan terjadi di Kabupaten Inhil.

Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut akan dapat memberikan
tambahan pengetahuan kepada masyarakat, terutama tentang bagaimana
kesiapsiagaan jika terjadi bencana di lingkungan masing-masing.

“Kepada para peserta yang telah mengikuti penyuluhan ini, kita minta ilmu
dan pengetahuan yang telah didapat  supaya disebarluaskan kepada keluarga
dan teman-teman terdekat lainnya. Sehingga ketika terjadi bencana,
masyarakat lebih siap dan mengerti apa yang harus dilakukan,” imbuhnya.
(adv/humas)**