Wabup Buka Kegiatan Pelatihan Banpol

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo  mengalungkan tanda Peserta kepada perwakilan Peserta pelatihan
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mengalungkan tanda Peserta kepada perwakilan Peserta pelatihan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Wakil Bupati, H Rosman Malomo membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Polisi Pamong Praja angkatan ke 5 se Kabupaten Inhil. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula salah satu Hotel di Tembilahan itu juga dihadiri oleh Unsur Muspida serta beberapa orang pejabat esselon. Kamis (19/12/2013)

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Hady Rahman mengatakan, Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme para Banpol PP. Harapannya, setelah mengikuti Diklat ini para Peserta siap untuk diterjunkan dalam menegakkan Peraturan Daerah.

Sementara itu, dalam amarannya, Wabup menghimbau kepada para Peserta Diklat untuk dapat bekerja secara persuasif namun tetap tegas.

“Dalam menjalankan tugas Satpol/Banpol PP selama ini sering dihadapkan pada situasi yang kurang bersahabat. Hendaknya para Banpol yang mengikuti Diklat ini nantinya ketika bertugas akan mampu lebih mendekatkan diri ke masyarakat dalam rangka mengawal kebijakan dan menegakan Peraturan Daerah termasuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.” Pesan Wabup

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Polisi Pamong Praja angkatan ke 5 se Kabupaten Inhil yang direncanakan berlangsung dari tanggal 19 hingga 26 Desember 2013 ini diikuti oleh sebanyak 40 peserta. (dro)




2014, Bupati Pugar dua Makam Syekh

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tahun 2014 mendatang, Bupati HM Wardan berencana akan melakukan pemugaran terhadap makam-makam kyai dan tuan guru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Mulai tahun depan, kita akan memugar makam para kyai dan tuan guru kita, seperti makam Syekh Abdurrahman Ya’qub, di Pasar Kembang, Kecamatan Keritang dan makam Syekh Abdurrahman Siddiq, di Desa Hidayat, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra),” tutur Bupati saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Bupati, pemugaran tersebut dalam rangka menghormati para pejuang dan tokoh agama yang telah menjalankan dan mengembangkan syiar Islam di Bumi Sri Gemilang, sekaligus untuk dijadikan sebagai tempat objek wisata religi bagi masyarakat.

“Dengan dilakukannya pemugaran, kita berharap dapat meningkatkan antusias masyarakat berkunjung ke sana. Sehingga, masyarakat bisa lebih mengenal para leluhur yang telah berjasa bagi perkembangan Agama Islam di Inhil,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil, Suwardi, hingga saat ini masih cukup banyak potensi wisata di Kabupaten Inhil yang belum tergali secara maksimal. Jadi, diperlukan kerjasama dari seluruh pihak terkait, dalam upaya mengangkat potensi wisata yang ada tersebut.

“Selain menggali berbagai objek wisata yang ada, kita juga perlu melakukan promosi kepada masyarakat luas. Sehingga, mereka (mastarakat, red) berminat untuk mengunjungi berbagai tempat yang bersejarah bagi perjalanan Kabupaten Inhil,” terangnya.(dro)




10 Petani Inhil Ikuti pelatihan Budidaya Tambak di BBPBAP Jepara

Kadis THP Inhil, Urip Sukarno berfose bersama peserta pelatihanTembilahan (www.detikriau.org) – Sepuluh Pembudidaya dan Lima tenaga pendamping dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti kegiatan pelatihan dan Bimtek Budidaya Tambak di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari tanggal 25 November hingga 1 Desember 2013 yang lalu.

Kepala DKP Inhil, H Urip Sukarno mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk membuka wawasan dan cakrawala berpikir pembudidaya tentang prospek budidaya air payau serta untuk mencapai sinergi pengelolaan ruang kawasan minapolitan. Untuk mencapai hal itu maka pendekatan yang diambil adalah dengan memandang kawasan minapolitan sebagai satu sistem produksi yakni, input, proses dan output secara lengkap dengan segala sistem sarana dan prasarananya.

“Saya sangat berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti semua kegiatan yang telah dijadwalkan dengan tekun dan serius. Ilmu yang didapat nantinya diharapkan dapat diimplementasikan guna kemajuan perikanan khususnya budidaya tambah air payau di Kabupaten Inhil,” Sampaikan Urip

Ditambahkan Urip, berdasarkan data, lahan potensial untuk pengembangan tambak budidaya air payau di Kabupaten Inhil seluas 31.600 Ha. Hingga tahun 2012, tingkat pemanfaatan baru mencapai 1.409 Ha yang dimiliki oleh 253 Rumah Tangga Perikanan (RTP) dengan total produksi sebesar 1.926,35 Ton. Ia berharap dengan besarnya potensi ketersediaan lahan yang belum tergarap, dibekali dengan tambahan ilmu melalui pelatihan ini nantinya akan dapat memaksimalkan potensi yang ada demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Inhil.

Urip juga menjelaskan bahwa Kegiatan Pelatihan dan Bimtek itu  diberikan melalui pembekalan teori didalam kelas dan praktek lapangan. Beberapa materinya yakni, dukungan BBPBAP Jepara terhadap Pengembangan Kawasan Budidaya, Konsep Budidaya Berkelanjutan, Pemilihan Lokasi, Disain Konstruksi Tambak Ikan Air Payau, Sertifikasi dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Monitoring Kualitas Tanah dan Air untuk Budidaya Ikan Air payau serta Cara Penangan Hasil Panen yang Baik. (dro)




Sekda Hadiri Peringatan HUT DWP Ke 14

IMG_6724 - Copy (2)TEMBILAHAN (www.detikriau.org)-Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan diwakili Sekretaris Daerah, H Alimuddin RM menghadiri puncak peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-14 tahun 2013, di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, Selasa (17/12).

Turut hadir pada kesempatan itu, Unsur Muspida, Ketua Penasehat DWP, Hj Zulaikhah, Wakil Ketua Penasehat DWP, Hj Siti Bungatang, serta perwakilan organisasi-organisasi wanita di Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Sekda mengatakan, sebagai organisasi yang merupakan wadah berkumpulnya istri-istri PNS, DWP secara tidak langsung adalah mitra kerja Pemerintah. Dimana, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimlementasikan program pemerintah di masyarakat.

”Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan Pemerintah, maka kiprah DWP adalah ikut serta mensukseskan program kerja Pemerintah, baik program pembangunan maupun sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan kaum perempuan,” tutur Sekda, Alimuddin membacakan sambutan Bupati selaku Penasehat DWP Kabupaten Inhil.

Disamping itu, lanjut Sekda, munculnya isu kesetaraan gender juga membuat wanita memiliki kesempatan besar untuk berkarir dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, sosial maupun Pemerintahan. Namun, tentunya harus selalu menempa dan membekali diri dengan pengetahuan yang cukup dan tidak pernah berhenti belajar dan berbuat.

“Melalui HUT DWP ini, saya harapkan wanita Inhil ke depan menjadi kaum wanita pekerja keras, mumpuni dalam berkreasi dan berprestasi. Sehingga, dapat ikut serta mewujudkan Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” terangnya.

Ketua DWP Kabupaten Inhil, Hj Haryati Alimudin menjelaskan, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimplementasikan program Pemerintah di masyarakat. Dimana, selama ini DWP telah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih.

Selanjutnya, Haryati berpesan kepada seluruh jajaran DWP, agar menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh pihak terkait. Hal ini dimaksudkan, untuk membuka wawasan bagi anggota DWP dalam meningkatkan kreatifitas dan keterampilannya, sehingga kualitas keluarga semakin meningkat.

”Kami juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kinerjanya, dalam rangka menyambut pembangunan yang berkelanjutan,” imbuhnya.(dro)




Bupati Canangkan Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon

Bupati Inhil, HM Wardan membacakan sambutan Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan membacakan sambutan Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan. Foto: Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)-Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan canangkan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon, di  Markas Kwarcab 0402 Gerakan Pramuka Inhil, Jalan Soebrantas Tembilahan, Senin (16/12).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mebangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon, dalam rangka membangun ekosistem hutan untuk memperbaiki, merehabilitasi dan merestorasi hutan dan lahan.

“Saya optimis apabila kegiatan ini kita lakukan secara terus menerus dengan jenis pohon yang tepat, maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat ydan akan memberikan berdampak positif bagi kecukupan air bersih, ketahanan pangan dan ketahanan energi terbarukan,” tutur Bupati, HM Wardan membacakan sambutan Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan.

Bupati menyerahkan bibit pohon
Bupati menyerahkan bibit pohon

Oleh karena itu, kepada pihak-pihak yang melakukan penanaman perlu berkonsultasi dengan para penyuluh kehutanan di seluruh tanah air, untuk pemilihan jenis pohon yang tepat agar tidak berdampak kekeringan pada sumber mata air.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang peduli dalam mensukseskan HMPI dan BMN, yang diwujudkan dalam bentuk Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon. Sehingga, kedepannya diharapkan melalui gerakan ini akan dapat mewariskan hutan yang lebih baik dan terawat kepada generasi yang akan datang.

Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Inhil, HM Thaher berharap melalui momen pencanangan tersebut, masyarakat dapat ikut secara bersama-sama melakukan penanaan dan memelihara pohon yang ada, serta tidak melakukan penebangan pohon sembarangan, apalagi yang dilarang oleh Undang-undang.

“Nantinya, kita akan mendistribusikan bibit pohon ini kepada kelompok organisasi masyarakat, oragisasi wanita, dinas dan instansi, serta sekolah dan pihak kecamatan, yang mau ikut melakukan penanaman,” terang Thaher.

Adapun jumlah bibit pohon yang telah disiapkan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Inhil, yakni sebanyak 24.000 batang, terdiri dari bibit pohon jenis ketapang, jengkol, sirsak, mangga, jabon dan jambu.(dro)




Bupati: Tidak Semua Desa Berhak Dapatkan Dana 1,2 Milyar

Bupati dan Wakil Bupati Inhil saat menghadiri acara Pelatihan SDM RTdan RW se - Kecamatan Batang Tuaka. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati dan Wakil Bupati Inhil saat menghadiri acara Pelatihan SDM RTdan RW se – Kecamatan Batang Tuaka. Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pengalokasian dana APBD sebesar Rp 1,2 Milyar perdesa tidaklah diberikan secara merata tetapi didasarkan kepada tipelogi masing-masing Desa. Pengalokasian dana secara penuh hanya disalurkan kepada desa yang termasuk kedalam tipelogi Desa Mandiri.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan baru-baru ini di Tembilahan. Dikatakan Bupati yang baru saja memenangkan Pilkada September 2013 yang lalu ini, pengalokasian dana tentu tidak adil jika disamaratakan pada setiap Desa. Misalnya ada Desa yang baru dimekarkan tentunya tidak bisa disamaratakan dengan Desa yang telah lama berdiri.

Pembagian tipelogi Desa didasarkan kepada beberapa kriteria penilaian. Semisal pada suatu Desa dari sisi prasarana keagamaan sudah memiliki Masjid dan Surau kemudian dari sisi prasarana pendidikan  juga sudah memiliki bangunan sekolah tingkatan SMA, SMP dan SD termasuk juga sudah memiliki sarana kesehatan seperti Puskesmas dan Pustu serta beberapa prasarana fasilitas publik lainnya yang dinilai lengkap. Desa seperti inilah yang dikatakan Bupati bisa dimasukkan kedalam tipelogi Desa Mandiri.

‘Nantinya setelah dilakukan penilaian yang didasari kepada beberapa kriteria, Desa-desa itu akan dikelompokkan kedalam 4 tipelogi, yakni Desa Swadaya, Desa Swakarsa, Desa Swasembada dan Desa Mandiri,” Jelaskan Bupati

Ditambahkan Bupati, untuk Desa Swadaya, pengalokasian dana hanya diberikan sebesar Rp, 250 juta, Desa Swakarya Rp 500 Juta, Desa  Swasembada Rp 700 juta dan Desa Mandiri Rp 1,2 Milyar.(dro)