Bupati Buka Kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan

Kepala KPP Pratama Rengat, M Amin memperlihatkan data pajak 2013 kepada Bupati Inhil, HM Wardan
Kepala KPP Pratama Rengat, M Amin memperlihatkan data pajak 2013 kepada Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org)-Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan secara resmi membuka pekan panutan penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan tahun 2013
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Unsur Muspida, Sekda, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Inhil, Kepala KPP Pratama Rengat, perwakilan Bank, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati Inhil dalam sambutannya mengatakan, bahwa jumlah Wajib Pajak terdaftar di Kabupaten Inhil sebanyak 31.354 Wajib Pajak, yang terbagi
menjadi Wajib Pajak Orang Pribadi 29.567 dan Wajib Pajak Badan 1.787. Sedangkan, Wajib Pajak yang terdaftar yang telah menyampaikan SPT Tahunan 2013 sampai dengan tanggal 24 Maret 2014, yakni sebanyak 5.061 Wajib Pajak atau 16% dari Wajib Pajak terdaftar.
“Berdasarkan data penerimaan Pajak Tahun 2013 yang dibagi dengan Pemkab Inhil, PPh Orang Pribadi sebesar Rp 1,2 Milyar, dan PPh 21 sebesar Rp 73,04 Milyar. Jadi, penerimaan Orang Pribadi sangat rendah bila dibandingkan dengan jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar, sehingga berpengaruh pada bagi hasil untuk Pemkab Inhil,” tutur Bupati, Wardan.
Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah ini harus lebih dulu dipelopori oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, partisipasi kalangan Pejabat dan PNS di daerah dalam menyukseskan pekan pembayaran pajak akan sangat berarti dalam menarik partisipasi masyarakat.
“Saya berharap para PNS dapat menjadi pelopor dan contoh bagi masyarakat dalam membayar pajak, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan upaya peningkatan penerimaan negara, khususnya dari sektor pajak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Rengat, M Amin berharap melalui pekan panutan ini dapat lebih meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak. Karena, seperti diketahui bahwa 70 persen lebih APBD dan APBN ditopang dari pajak.
“Kita mengimbau kepada calon wajib pajak yang belum memiliki NPWP untuk segera mengurusnya dan menyampaikan SPT tahunan, serta membayar pajak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Sehingga, nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan bisa merugikan wajib pajak, seperti dikenakan sanksi berupa denda dan lain sebagainya,” imbuhnya.(Ahmad T/adv Humas Pemkab Inhil)




Esok, Inhil Jadi Tuan Rumah Rakerda Pramuka

sekdaTembilahan (detikriau.org)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa esok, Kamis (27/3/2014) akan dilaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2014 Pramuka.
“Kita baru saja selesai melakukan rapat persiapan rakerda. Sebagai tuan rumah, kita pastinya harus persiapkan berbagai hal yang akan dibutuhkan demi kelancaran kegiatan dimaksud,” papar Sekda Inhil, Alimuddin RM kepada detikriau.org (26/3).
Pada saat yang bersamaan ia juga menyebutkan bahwa selain rakerda, nantinya juga akan dilakukan pelantikan pelantikan ketua pengurus
lainnya
“Selain rakerda, kita juga melakukan pelantikan Ketua Mabicab, Ketua Kwarcab dan Dewan Kerja Cabang,” imbuh mantan kadistamben ini
Diakhir kalimatnya Sekda berharap agar kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan di Gedung Engku Kelana iniberjalan dengan lancar dan sukses tanpa kendala yang berarti. (Ahmad Tarmizi)




Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Diskop Inhil Genjot UMKM

koperasiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, Dinas Koperasi (Diskop) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melihat masih cukup banyak potensi Usaha Makro Kecil Menengah (UMKM) yang masih bisa dikembangkan.
Meski untuk mengembangkannya tidak mudah karena banyak persoalan dan hambatan, baik bersipat internal maupun ekternal, Namun hal itu bukanlah menjadi penghalang.
“Langkah awal untuk memajukan UMKM, kita akan memperbaiki dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM). ,”ujar Kadiskop dan UKM, R Rida Indaryati, kemarin.
Berdasarkan data yang ia miliki, tahun 2014 ini jumlah UMKM terdata sebanyak 8.188. Dimana jumlah itu terdiri dari usaha mikro sebanyak 6.183, usaha kecil sebanyak 1.838 dan usaha menengah 167 usaha.
“Kita akan mendorong para pengusahan kecil, mikro, dan menengah serta kelompok usaha ekonomi produktif agar mereka mampu mengembangkan usahanya,” katanya.
Selain itu, dalam memajukan perekonomian masyarakat, Diskop juga fokus memperhatikan usaha home industri. “Kami juga akan menata administrasi UMKM Agar produksi yang mereka hasilkan lebih menarik,”jelasnya.
Dengan begitu mantan Kepapala BP2KB Inhil itu berharap UMKM daerah ini dapat terus berkembang dan mampu menghasilkan produk yang siap bersaing dipasar-pasar nasional, bahkan internasional. (dro/adv Pemkab Inhil)




Wabup Jadi Pemateri Seminar Antar Jurusan IPDN

Foto: HUmas Pemkab Inhil, Way
Foto: HUmas Pemkab Inhil, Way

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir H. Rosman Malomo SH MH  tampil sebagai salah satu pemateri pada seminar yang di taja oleh Praja dari Institute Pemerintahan  Dalam Negeri. Seminar yang bertajuk ‘Inovasi pelayanan publik pada Pemerintah Daerah yang dilaksanakan di gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan ini di hadiri oleh seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemkab Inhil. Senin (24/3)
Kegiatan seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor IPDN Kampus Riau Prof. Dr Sadu Wasistriono yang juga turut memberikan materi pada seminar. Dalam kesempatan itu Wakil Rektor IPDN meminta kepada masing-masing SKPD yang ada di Inhil memberikan arahan dan bimbingan kepada mahasiswa IPDN yang sedang melakukan praktek lapangan.
Dalam materinya Wabup memaparkan profil Kabupaten Indragiri Hilir dan memperkenalkan program-program yang dilakukan oleh Pemkab Inhil. Dijelaskan Wabup, dengan luas wilayah Inhil saat ini mengharuskan pembangunan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.
“ untuk melakukan pembangunan yang berada di desa saat ini telah di programkan desa maju Inhil Jaya dimana dengan program itu semua desa mendapatkan jatah pembangunan,” katanya.
Terobosan di bidang birokrasi yang dilakukan Pemkab untuk memaksimalkan pembangunan yang ada salah satunya dengan menerapkan Sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (SIPPD) yang dilakukan secara online. Setiap SKPD memiliki operator untuk melaksanakan sistem ini.
“dari situ dapat dilihat apa yang menjadi rencana dan program yang dilakukan oleh masing-masing SKPD,” katanya.
Wabup mengakui masih adanya berbagai kelehaman-kelemahan yang terjadi namun kedepan dengan Spirit baru berbagai solusi dari persolan yang ada di Inhil perlahan tapi pasti akan diatasi dengan dukungan dan masukan dari semua pihak.(dro/adv pemkab inhil)




BP2KP lanjutkan Program P2KP di Tahun 2014

halamanTembilahan (detikriau.org)-Salah satu kegiatan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2KP) adalah melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga dengan cara memberdayaan kaum perempuan.
Upaya ini dilakukan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga seperti umbi, sayuran, buah, serta budidaya ternak, unggas, ikan sebagai tambahan untuk 5 ketersediaan pangan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, protein dan meningkatkan status gizi keluarga pada suatu kawasan perumahan warga yang saling berdekatan.
“Dengan demikian akan dapat terbentuk sebuah kawasan yang kaya akan sumber pangan yang diproduksi sendiri dari hasil optimalisasi pekarangan dan dapat menurunkan angka balita gizi buruk,” Sebut Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP), Yasin Abdi melalui  Kabid Konsumsi dan Kewaspadaan Pangan BP2KP Kabupaten Inhil Juni Astuti SE yang didampingi pendamping Hardinata SP kepada detikriau.org, Senin (24/3).
Sambungnya lagi, pendekatan pengembangan ini dilakukan dengan membangun dan mengembangkan kebun bibit, demplot, kebun sekolah dan penanaman di pekarangan dan Kegiatan ini disebut Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dimulai dari 2010 lalu.
“Hingga saat ini kegiatan tersebut telah diikuti 21 kelompok di 21 desa yang tersebar di 8 kecamatan di Inhil, setiap Kelompok terdapat 30 orang anggota wanita tani sebagai pelaksana,” paparnya.
Percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2KP) melalui konsep KRPL semakin sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pendamping kabupaten Hardinata, SP
“Pengeluaran belanja anggota semakin berkurang, kebutuhan gizi konsumsi harian bisa dipenuhi, pengetahuan bercocok
tanam dan gizi pangan masyarakat semakin meningkat, lingkungan semakin asri, serta mampu menambah pendapatan belanja ibu rumah tangga dari penjualan hasil pekarangan,” papar Hardinata.
Kegiatan ini walaupun terlihat sederhana tetapi apabila dilaksanakan berkelanjutan akan menciptakan penyadaran terhadap masyarakat luas akan manfaat pekarangan sebagai sember pangan dan gizi keluarga. tandasnya.
Sementara itu Talha warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Desa Teluk Sungka sangat mendukung akan hal ini dan ia juga merasa sangat terbantu dengan program tersebut.
“Saya merasa senang dan saya yakin apa bila sudah berhasil nanti segala tanaman tersebut akan sangat membantu kebutuhan gizi masyarakat petani kecil seperti kami ini”. Ungkapnya. (ahmad Tarmizi)




Wabup Lantik Kepala Desa di Kecamatan Reteh

Tembilahan (detikriau.org) — Wakil Bupati Indragiri Hilir, H Rosman Malomo,  melantik 4 Penjabat Kepala Desa di Kecamatan Reteh. Jum’at (21/3/14) kemaren
Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kantor Camat Reteh ini dihadiri sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat dan Upika Reteh, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Keempat Penjabat Kades yang dilantik tersebut, yakni Penjabat Kades Seberang Pulau Kijang, Marzuni Hamzah, Penjabat Kades Mekar Sari, Andi Lukman, Penjabat Kades Sungai Asam, M Thaher dan Penjabat Kades Pulau Ruku, Ismali A.
“Jabatan yang diemban ini merupakan sebuah amanah oleh karenaya harus dapat dibuktikan dengan karya nyata, berupa kemajuan dan keberhasilan pembangunan,” pesan Wabup
Dalam kesempatan ini Wabup juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bisa menyatukan langkah, persepsi dan pemikiran dengan Pemerintah tanpa memandang perbedaan, karena perbedaan adalah fitrah manusia. Namun demikian, bukan berarti perbedaan membuat menjadi terkotak-kotak, akan tetapi justru harus tetap bersatu.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan para Penjabat Kades yang baru dilantik serta atas dukungan seluruh komponen masyarakat, Insya Allah apa yang dicita-citakan untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik akan terwujud,”tutupnya.(adv Humas Pemkab Inhil)