2014 Dishut Inhil Rehabilitasi Seluas 2.150 Ha Kawasan Hutan Mangrove


mangroveTembilahan (detikriau.org) — Dinas Kehutanan (Dishut) Inhil akan merehabilitasi seluas 2.150 Hektar kawasan hutan mangrove. Kegiatan yang diluncurkan pada tahun anggaran 2014 ini dibagi dalam enam Kecamatan, yakni Kecamatan Tanah Merah, Mandah, Kuindra, Enok, Kateman dan Reteh.
“Proses rehabilitasi kawasan hutan mangrove nantinya akan dimulai dari tahap pembuatan bibit, mobilisasi bibit, pengadaan ajir, penanaman hingga tahap tanaman hasil rehabilitasi,” terang Thaher kemaren di Tembilahan
Diatas areal seluas 2.150 hektar itu, untuk setiap hektarnya dapat ditanami sebanyak 5.000 batang pohon mangrove. penanaman ditentukan pada areal atau lokasi yang telah mengalami kerusakan.
Ditambahkan Thaher, Keberadaan hutan mangrove sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan. Selain kayunya bisa digunakan untuk kebutuhan pembangunan, mangrove juga bernilai ekonomis jika diolah dengan baik.
“Yang paling penting, mangrove merupakan pelindung garis pantai dari abrasi dan pengikisan. Jadi, kami minta kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan mangrove ,” Tandasnya. (dro)




Peredaran Narkoba Sudah Masuk Ke Desa, Wabup Pinta Warganya Waspada

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo Himbau warganya untuk selalu mewaspadai peredaran narkoba. Untuk memberantasnya, sangatlah diperlukan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Inhil ini, dalam beberapa waktu belakangan, peredaran narkoba bukan hanya terjadi di kota tetapi kini sudah merambah hingga kepelosok desa. Mayoritas sasaranya adalan anak-anak muda.
“Kami berharap agar warga selalau berhati-hati dan waspada terhadap peredaran barang haram itu,”ujar Wabup baru-baru ini di Tembilahan.
Pintu masuk peredaran narkoba memasuki Inhil melalui pelabuhan-pelabuhan kecil yang ada di desa dan kecamatan. Fakta itu terbuktikan, setelah tertangkapnya bandar dan sekaligus pengedar narkoba jenis daun ganja di Pelabuhan Kuala Lahang, Kecamatan Gaung, kemaren, kata Wabup.
keberhasilan membekuk pengedar narkoba ini patut diacungi jempol. Tetapi yang perlu diingat, masih banyak kegiatan serupa yang belum diketahui dimana lokasinya. Agar dapat mengungkapnya, masyarakat bisa memberikan informasi kepada petugas.
“Sampaikan saja kalau memang kita mengetahui ada aktivitas demikian. Kami akan selalu bekerja sama dengan polisi untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Negeri yang kita cintai ini,” pesan Wabup. (adv humas pemkab inhil)




Asisten III: Tetap Berikan Pelayanan Terbaik Meskipun harus Bekerja Lesehan

Tembilahan (detikriau.org) – Pasca kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan utama komplek perkantoran Bupati Inhil, pelayanan tetap berjalan dengan normal dan baik. Meskipun untuk itu, sebahagian pegawai terpaksa harus bekerja secara lesehan.
“yang terpenting pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu. kita manfaatkan ruangan yang ada semaksimalnya. dilantai juga tidak apa-apa,” papar Asisten III Setdakab Inhil, Fauzar kepada detikriau.org ketika sempat berbincang disela menunggu kedatangan Kapolda Riau dihalaman kantor Bupati Inhil. rabu (16/4/2014) kemaren
Dikatakan mantan Kadisdik Inhil ini, saat ini stafnya sedang menata ruang di kantor Bupati baru . Diperkirakan senin (21/4) mereka sudah tidak lagi harus menumpang.
Ditambahkan Fauzar, untuk sementara waktu ini, Ruang kerja sekda dan Sekretariat KORPRI ditempatkan di Sekretariat KONI Inhil. Sedangkan asisten, juga menumpang pada bagian-bagian di bawah koordinasi mereka. Seperti asisten III, berkantor di Bagian Keuangan, Asisten II di Bagian Ekonomi dan Asisten I menumpang di Bagian Humas.
“Namun, untuk ruangan bupati dan wakil memang sudah ada ruangan di Kantor Bupati Inhil ‘baru’ tersebut,” terang Fauzar.
Secara bertahap, ruangan-ruangan yang ada masih dalam proses persiapan. Jika sudah rampung, maka ruangan sekda dan para asisten akan menjadi satu di bangunan baru Kantor Bupati. Mengenai ruangan bagian seperti bagian umum, perlengkapan dan bagian ortal dipindahkan
di Kantor Kesbangpol. Tandasnya. (sdv/Ahmad Tarmizi)




PKK dan DWP Ikuti Sosialisasi Zakat Profesi

foto-bersama-ibu-ketua-tp-pkk-kab-inhil-hj-zulaikha-wardan-dengan-ibu-ibu-pengurus-tp-pkk-kacamatanTEMBILAHAN (detikriau.org)-Jajaran pengurus Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti sosialisasi zakat profesi, Rabu (16/4).
Sosialisasi yang digelar di Gedung Wanita Tembilahan ini, disampaikan langsung oleh perwakilan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Inhil.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, sosialisasi zakat profesi tersebut dilaksanakan karena sesuai dengan instruksi Bupati Inhil, yang mengharapkan agar memberikan pemahaman kepada anggota dan pengurus TP PKK dan DWP Inhil.
“Kemarin, saya mengikuti sosialisasi yang dilakukan oleh BAZ. Karena itulah, saya berpikir bahwa baiknya anggota DWP maupun TP PKK harus mengetahui tentang hal ini. Jadi, pada arisan bulanan saya isi dengan sosialisasi tentang zakat ini. Apalagi, saya rasa potensinya sangat besar untuk diketahui,” tutur Zulaikhah.
Dijelaskan Zulaikhah, saat ini di kalangan PNS masih banyak yang belum mengetahui secara persis tentang apa sebenarnya zakat profesi atau zakat penghasilan tersebut, karena yang diketahui selama ini adalah zakat yang dikeluarkan dari gaji. Padahal, zakat adalah hal wajib bagi seorang muslim.
“Ternyata di luar itu, seperti honor-honor dan perjalanan dinas harusnya juga dikeluarkan zakatnya,” terangnya.
Oleh karena itu, sosialisasi tersebut perlu dilakukan, karena juga sejalan dengan surat edaran Bupati Inhil, yang menyampaikan pada tahap awal ini seluruh pejabat di lingkunan Pemkab Inhil yang gajinya mencapai Rp 3,2 juta akan dipotong sebesar 2,5 persen untuk membayar zakat.
“Saya rasa, dengan nanti terkumpulnya zakat ini akan sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mensejahterakan kehidupan mereka yang berhak,” imbuhnya.(dro/adv humas pemkab Inhil)




Sekda Tinjau Lokasi pelaksanaan MTQ Ke 44 di Benteng

Sekda Kab. Inhil serta Ketua PANPEL MTQ Ke-44 meninjua Lokasi. Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil
Sekda Kab. Inhil serta Ketua PANPEL MTQ Ke-44 meninjua Lokasi. Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil

Sungai Batang (detikriau.org) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan MTQ ke 44 Tahun 2014 di Kecamatan Sungai batang. Dalam peninjuan itu Sekda didampingi oleh Ketua MTQ Ke 44 dan beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. Selasa (15/4/2014) kemaren
Pada kesempatan ini Sekda Kab. Inhil serta Unsur kecamatan dan masyarakat Kecamatan Sungai Batang melaksanakan dialog mengenai persiapan dan pelaksaan MTQ ke 44 TH 2014. Dalam arahannya Sekda mengatakan berdasarkan rapat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Tembilahan mengenai persiapan dan pelaksanaan MTQ ke 44 di Kec. Sungai Batang termasuk pertimbangan untuk menghadapi beberapa agenda diantaranya, Bulan Ramadhan, Milad Inhil, dan perayaan HUT Kemerdekaan serta MTQ tingkat Propinsi yang insya allah Inhil akan menjadi jadi tuan rumah.
“kita harus mempercepat persiapan diamana kita masih mendapat beberapa kendala salah satunya pemondokan Peserta dan Dewan Hakim.” Kata Sekda
Sekda berharap, seluruh unsur Kecamatan serta masyarakat Desa Benteng Kec. Sungai Batang khususnya dan inhil umumnya ikut bersama untuk bisa mensukseskan pelaksanaan MTQ ini.(adv humas pemkab inhil)




Bupati Inhil Teken MoU Akses Rekening Pemkab Inhil Secara Online untuk kepentingan Audit BPK

IMG_9816Jakarta (detikriau.org) — Bupati Inhil H. M. Wardan melakukan penandatangan kesepakatan bersama tentang akses data transaksi rekening Pemkab Inhil pada PT. Bank Riau Kepri secara online dalam rangka pemeriksaan pengelolan dan tanggungjawab keuangan daerah. Penandaanganan MoU ini dilakukan di Gedung BPK RI jalan Gatot Subroto, jakarta, Selasa (15/4/2014)
Mou ini mendapatkan sambutan baik dari Bupati karena dinilai banyak mengandung hal positif Diantaranya, Audit BPK dapat lebih cepat diselesaikan sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Kredibilitas SKPD menjadi lebih baik karena transaksi keuangan terpaparkan secara transparan dan akuntabel. kemudian akan mengurangi persinggungan atau pertemuan dengan auditor BPK jam kerja personil SKPD untuk mendampingi tugas auditor BPK akan menjadi lebih efisien.
“Hal lainnya akan memiliki second opinion atas LK pemda melalui LK sandingan yang dibuat BPK serta berkurangnya temuan,” Ujar Bupati. (dro/adv pemkab inhil)