Bupati Inhil Buka O2SN Terbesar di Riau

Gambar: Way, Humas Pemkab Inhil
Gambar: Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan. Kamis (24/2/2014)

Dalam Arahannya Bupati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidiakan (Disdik) Kabupaten Inhil dan ini merupakAn salah satu kegiatan yang terbesar di Provinsi Riau. “Kegiatan ini merupakan kegiatan O2aSN yang terbesar di Riau yang dilaksanakan oleh Dinas pendidikan Kabupaten Inhil,” papar orang nomor satu di Negri Seribu Jembatan ini. Karena menurut bupati baru pertama kali O2SN ini digabungkan dari tingkat SD, SMP dan SLTA. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya O2SN dilaksanakan secara terpisah-terpisah. Bupati berharap kegitan seperti ini dapat menumbuhkan bibit-bibit baru yang menjadi perwakilan Kabupaten Inhil ketingkat yang lebih tinggi.
“Saya berharap dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan bibit-bibit unggul yang bisa mengharumkan nama Inhil di tingkat yang lebih tinggi,” tutarnya.
Selain itu, ia juga meminta kepada SKPD terkait untuk terus memberikan pembinaan-pembinaan kepada anak-anak yang meraih juara. sangat disayangkan jika anak-anak yang mendapatkan juara- juara nantinya tidak dibina lebih lanjut.
Kegiatan ini dibuka dengan pelepasan balon oleh Bupati Inhil. Tampak dalam kegiatan ini selain dihadiri oleh Bupati beserta Istri juga tampak dihadiri Wakil Bupati Inhil beserta Istri, Sekda Inhil beserta isteri dan unsur Muspida serta Kepala dinas, Badan, Kantor di Lingkungan pemkab inhil.
O2SN ini dilaksanakan selam 3 hari dari tangga 24 hingga 26 April 2014 mendatang dengan jumlah peserta sebanyak 1065 peserta dengan memperlombakn 8 cabor.(AT/adv humas)




Bupati kembali Agendakan Pantau Gemar mengaji

Kabag Kesra Pemkab Inhil, HM Arifin
Kabag Kesra Pemkab Inhil, HM Arifin

Tembilahan (detikriau.org) — Pantau gerakan magrib mengaji, dalam waktu dekat diagendakan Bupati Inhil, HM Wardan kembali akan melakukan kunjungan ke beberapa Masjid dan surau di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin saat ditemui detikriau.org diruang kerjanya, rabu (23/4/2014). Dikatakan Arifin, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan segala hal terkait rencana kunjungan Bupati ini.
“Kita sedang susun jadwal. dalam waktu dekat. kalau tidak ada halangan, mungkin minggu ini,” Sampaikan Arifin
Gemar mengaji dicanangkan Bupati Inhil pada jum’at (17/1/2014) yang lalu. Sehari berselang, Bupati langsung melakukan peninjauan ke beberapa Masjid di seputaran Kota Tembilahan.
Dikatakan Bupati dalam kesempatan pantauan kala itu, Pemerintah Daerah serius melaksanakan program Maghrib Mengaji. Oleh karenaya Bupati akan terus menerus melakukan peninjauan ke Masjid dan Surau hingga program ini benar-benar membudaya di Kabupaten Indragiri Hilir dan gemuruh suara anak-anak mengaji kembali terdengar menggema saling bersahutan.
Bupati mengharapkan, dengan program Maghrib Mengaji ini, akan menambah minat warga masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir untuk mendatangi Masjid. “Jadi ke depan, Maghrib Mengaji ini hendaknya tidak hanya untuk anak-anak saja, namun untuk para orangtua juga”, harap Bupat saat itu. (dro/adv humas pemkab inhil)




DTPHP Inhil Kenalkan Budidaya Padi Pada Anak Usia Dini

padiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengenalkan rasa cinta terhadap anak usia dini akan pentingnya tanaman padi sebagai bahan pangan utama.

“Tanaman padi ini sangat perlu dikenalkan kepada anak usia dini. Agar generasi penerus mengenal secara utuh tanaman padi. Karena beras merupakan makanan pokok yang mereka santap sehari-hari,” ujar Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar.
Selain sebagai upaya pengenalan kepada anak-anak usia dini. Areal persawahan menurut Wiryadi juga dapat dijadikan sebagai Agro Wisata khususnya kepada anak-anak. Ia berharap hal ini dapat dijadikan salah satu program disekolah. dengan pengenalan dini akan menumbuhkan kecintaan dan pemahaman anak-anak terhadap pengolahan produksi sumber pangan utama masyarakat sehari-hari
Pantauan lapangan, saat berada dilokasi tersebut, diwajah lugu anak-anak terpancar kegembiraan walau diterpa terik matahari. Mereka berkeliling di kawasan BBU Pekan arba dengan dipandu oleh petugas. Lewat pemandu mereka diperkenalkan betapa pentingnya sebutir beras.
“Kenapa anak-anak kita ajak turun langsung kesini. Supaya anak-anak itu merekam dalam memory mereka betapa pentingnya taman padi. Coba saja kita bayangkan bagaimana menjalani hidup tanpa padi.”Tandasnya.(dro/adv Pemkab Inhil)




Zulaikhah Wardan Buka Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

hiv-aidsTembilahan(detikriau.org) – Kasus kematian akibat AIDS di Indonesia diperkirakan mencapai 5.500 jiwa. Epidemi tersebut terutama terkonsentrasi dikalangan pengguna obat terlarang melalui jarum suntik dan pasangan intimnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan saat membuka kegiatan sosialisasi penyakit HIV/AIDS dan penyakit sosial lainnya yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Tembilahan.
“Sejak Juni 2007, 42% dari kasus AIDS yang dilaporkan ditularkan melalui hubungan heteroseksual dan 53% melalui penggunaan obat terlarang,” sebut Zulaikhah yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Inhil ini.
Sambung Istri Bupati Inhil ini, berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Inhil, hingga akhir November 2013, telah terjadi 77 kasus HIV/AIDS di Inhil.
“Kesemua kasus tersebut mencakup berbagai kalangan, mulai dari Ibu Rumah Tangga, Waria, Wiraswasta, PNS, bahkan anak-anak. Tercatat 20 penderita sudah meninggal dunia akibat virus HIV/AIDS,” terangnya.
Penyakit sosial lainnya setiap saat terus bertambah akibat aktivitas penggunaan obat-obatan terlarang dan hubungan seksual yang tidak sehat dan melanggar norma agama dan norma hukum.
“Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menanggulangi, minimal memperkecil angka penularan HIV/AIDS dimasyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Salmah SSos menyatakan bahwa bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta perilaku yang lebih baik ditengah-tengah masyarakat.
“Dengan ini kita harapakan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap bahayanya HIV/AIDS dan juga membudayakan perilaku yang bertanggungjawab sehingga bisa mencegah penularan penyakit yang mematikan ini,” papar Kasi Pemberdayaan Sosial Masyarakat Dinsos Inhil ini.
(Adv/ Ahmad Tarmizi)
 




Bupati Inhil Lounching KPE

Bupati menyerahkan KPE kepada Sekda Inhil, H Alimuddin RM. Foto: Way Humas Pemkab Inhil
Bupati menyerahkan KPE kepada Sekda Inhil, H Alimuddin RM. Foto: Way Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (deikriau.org) -Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melakukan Lounching Kartu Pegawai Elektronik di Kabupaten Inhil. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Inhil Lantai 4 Jalan Akasia Nomor 01 Tembilahan. Senin (21/4/14)

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa salah satu agenda reformasi birokrasi dalam rangka menuju kepemerintahan yang baik adalah bagaimana mengembangkan manajemen pemerintahan yang efektif dan efisien.
“Berkenaan dengan hal tersebut pemerintah melalui badan kepegawaian negara berupaya melakukan pembenahan manajemen kepegawaian dengan meningkatkan kualitas dan system administrasi kepegawaian antara lain melaui Peraturan Kepala BKN nomor 7 tahun 2008 tentang implementasi Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik,” sebut Wardan.
Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa implementasi Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik atau dikenal dengan istilah (KPE) diawali dari keinginan pemerintah untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada PNS.
“Pemberian pelayanan yang baik tersebut tidak terlepas dari keakuratan data PNS.  Oleh karena itu pemerintah telah membangun sistem informasi dan database kepegawaian, dimulai dari kegiatan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) pada tahun 2003 dan dilanjutkan dengan kegiatan update data melalui Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) secara online dan rekonsiliasi data-data PNS,” kata Mantan Kadisdik Provinsi Riau ini.
Dikatakannya lebih lanjut, Lounching KPE yang dilaksanakan pada hari ini merupakan babak baru dalam kehidupan birokrasi khususnya  PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, oleh karena itu peristiwa ini harus disyukuri sebagai bentuk anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang berharga untuk dilaksanakan secara baik, demi pemenuhan berbagai tuntutan akan kemudahan yang berkaitan dengan layanan kepegawaian.
“Selama ini Kartu Pegawai hanya dikenal sebagai Kartu Induk Pegawai dan tidak memuat identitas,  sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk kemudahan dalam pemberian pelayanan secara multiguna. Sedangkan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik atau yang kita kenal dengan KPE adalah kartu identitas yang memuat data Pegawai Negeri Sipil dan keluarganya secara elektronik,” paparnya.
Bupati berharap kepada PNS yang KPE-nya  belum bisa dimanfaatkan agar bersabar. Kartu Pegawai Elektonik ini nantinya akan diimplementasikan secara bertahap untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.(dro/Humas Pemkab Inhil)




Pemkab Inhil Rencanakan Benahi jalan Yos Sudarso

Wagubri, Arsyadjuliandi Rachman bersama Bupati Inhil, HM Wardan mengunjungi kawasan Jalan yos Sudaraso dalam kesempatan kunjungannya ke Inhil baru-baru ini
Wagubri, Arsyadjuliandi Rachman bersama Bupati Inhil, HM Wardan mengunjungi kawasan Jalan yos Sudaraso dalam kesempatan kunjungannya ke Inhil baru-baru ini

Tembilahan (detikriau.org) — Pemkab Inhil merencanakan untuk membenahi kawasan di sepanjang ruas jalan Yos Sudarso Tembilahan. Kawasan dimana tempat berdirinya pusat pasar rakyat terbesar di Ibukota Kabupaten indragiri Hilir ini selama ini terkesan kotor dan kumuh.

Pernyataan ini dilontarkan Bupati dalam beberapa kesempatan. Dikatakan Bupati. ruas jalan yos Sudarso nantinya akan diaspal mempergunakan hotmix. sisi kira dan kanan jalan akan ditempatkan tanaman hias dan disepanjang dam bantaran sungai Indragiri di jalan Yos Sudarso akan dijadikan taman yang asri.
“Pedagang yang selama ini masih berjualan dibangunan pasar yang memanfaatkan ruas jalan akan ditempatkan kembali di pasar terapung. ada sekitar 200 an los dipasar terapung saat ini dibiarkan kosong karena ditinggalkan pemiliknya yang turun kelokasi bangunan pasar yang berdiri di badan jalan itu. ini yang harus kita segerakan untuk dibenahi,” Ujar Bupati.
Untuk membenahi kawasan ini, Bupati berharap agar semua pihak, khususnya pedagang untuk memberikan kerjasama yang baik. (dro/adv Pemkab Inhil)