Hj Zulaikah Wardan hadiri pengukuhan Bunda PAUD Provinsi Riau

Foto Bersama Gubri, Dirjen PAUDNI Kemendikbud, dan Kadisdik Prop. Riau serta Bunda PAUD Kab. InhilPekanbaru (detikriau.org) – Bertempat di Gedung Balai Serindit diadakan Pengukuhan Bunda PAUD Prop Riau yang di Kukuhkan Oleh Prof.Dr.Lidya Freyani Hawadi, Dalam pengukuhan ini turut di Hadiri GUBRI, Kadisdik Propinsi Riau, SKPD di Lingkungan Propinsi Riau serta Bunda PAUD Kota dan Kabupaten, salah satunya Bunda PAUD Kab. Inhil Hj. Zulaikha Wardan, Ahad (4/5/2014)

Bunda PAUD Kab. Inhil mengatakan dengan di Kukuhkannya Bunda PAUD ini Beliau berharap adanya Peningkatan PAUD Di Propinsi Riau umumnya dan Kabupaten kota.

Selaku bunda PAUD Kabupaten dan Mitra Pemerintah dalam pengembangan anak usia Dini, Zulaikah Wardan berkomitmen untuk melakukan Program-program yang ada bekerjasama dengan satker- satker yang ada di Propinsi Riau.

“Khusus perkembangan PAUD di Kab. Inhil pada TH 2014 ini kebijakan Pemerintah Kabupaten untuk menuntaskan 1 Desa 1 Paud nellaui Program Desa Maju Inhil Jaya sudah di anggarkan sebesar 50 Juta untuk masing-masing Desa/kelurahan untuk mendirikan PAUD Baru.” Kata Zulaikah
Pada Pengukuhan ini di hadiri beberapa Oraganisasi perempuan dan Satker yang ada di Kab. Inhil di antranya GOPTKI, HIMPAUDI, TIM PKK, Ketua Forum Pengembangan anak selaku Bunda PAUD dan Kadisdik Kab.Inhil.(dro/adv humas pemkab inhil)




Bupati Inhil : JCH Diberangkatkan Melalui Pelabuhan Parit 21

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil. HM Wardan dan H Rosman Malomo
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil. HM Wardan dan H Rosman Malomo

Tembilahan (detikriau.org)- Jamaah Calon Haji (JCH) Tahun 2014 ini akan diberangkatkan melalui Port Of Indragiri atau yang lebih dikenal masyarakat Inhil dengan sebutan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan.

“Tahun ini, kita akan gunakan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan untuk memberangkatkan JCH ke Batam,” sebut HM Wardan. Usai menjadi ispektur upacara peringatan Hardiknas. Jum’at (2/5/14)

Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Inhil karena besarnya pelabuhan tersebut seperti pelabuhan batam. Sehingga, nantinya para sanak saudara bisa mengantar para JCH.

“Pelabuhan Parit 21 itu lebih luas, sehingga para sanak saudara bisa mengantar JCH ke pelabuhan langsung,” papar mantan Kadisdik Provinsi Riau ini.

Ditegaskannya kembali, tahun ini JCH tidak dipungut biaya untuk keberangkatan dari Tembilahan ke Batam.

“Kita berharap, dengan hal seperti ini bisa membantu dan meringankan biaya JCH,” tandasnya. (Adv/ Ahmad Tarmizi)




2014 JCH Inhil Berangkat ke Batam Via Jalur laut. Gratis

Jamaah Calon HajiTembilahan (detikriau.org)-Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyatakan bahwa Calon Jamaah Haji (JCH) Inhil tahun 2014 ini akan menggunakan jalur laut dan digratiskan.

Pada tahun 2013 lalu, kata Wardan, pemungutan biaya tranportasi lokal JCH menuai pro dan kontra. ” tahun 2014 ini kita akan berangkatkan JCH dari Tembilahan ke Batam menggunakan jalur laut dan pemberangkatan tersebut tidak dipungut biaya sepeserpun,” sebut Wardan.

Nantinya para JCH itu akan kita berangkatkan dari Tembilahan ke Batam dengan Boat Ferry Saat ditanyakan bagaimana dengan JCH yang berada di Kecamatan yang tidak jauh berada dari Batam seperti Sungai Guntung Kecamatan Kateman. “Suke-suke kampong dielah ndak berangkat pakai ape,”jawabnya bercanda dengan berbahasa Melayu.

Ya, kalau bisa kata Wardan semuanya berangkat secara bersamaan dari Tembilahan. Kan sayang nantinya di Boat Ferry ada bangku yang kosong. Tandasnya (Ahmad Tarmizi/adv humas pemkab inhil)




Peringatan Isra’ dan Mi’raj Jadikan Wahana intropeksi Diri

Tembilahan (detikriau.org) — Bupati Inhil diwakili staf Ahli Bidang Pembangunan H. Sar’ie menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 H di Majelis Ta’lim Miftaahusa’adah Jalan H. Arief Tembilahan. Peringtan ini menghadirkan penceramah Al-ustadzSa’durrahma dari Kuala Tungkal provinsi jambi. Jum’at (2/5/2014)

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli Bupati menyambut baik dan sangat mendukung upaya masyarakat dalam meningkatkan syi’ar Islam melalui pelaksanaan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW. Isra’ dan Mi’raj merupakan peristiwa yang amat penting dan monumental dalam sejarah Islam. Sebagai salah satu mukjizat Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah mengubah wajah peradaban ummat manusia.

“Sesungguhnya dari peristiwa Maha Agung itu, banyak hal yang dapat kita ambil makna dan hikmahnya yang dapat dijadikan bahan renungan dan pemikiran kita dan diterapkan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.” Ujar Bupati

Kesemuanya itu sekaligus dapat dijadikan sebagai pedoman untuk memajukan kehidupan masyarakat dan daerah kabupaten Indragiri Hilir melalui pembangunan di segala bidang. Melalui peringatan Isra’ dan Mi’raj dapat meningkatkan amal ibadah dengan menjalankan syariat Islam dengan sebenar-benarnya. Yang paling penting dalam peringatan Isra’ Mi’raj ini adalah introspeksi dan koreksi diri, tentang sejauh mana kita telah melaksanakan perintah Allah SWT, terutama Ibadah Shalat, baik untuk diri sendiri maupun terhadap orang-orang yang berada dalam tanggung jawab kita.

“Peringatan Isra’ dan Mi’raj ini dapat pula kita jadikan sebagai media untuk mencermati bagaimana kondisi ummat Islam saat sekarang ini, dan bagaimana pengaruh Ibadah Shalat dalam membentuk kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, di tengah-tengah upaya pembangunan di segala bidang yang kita laksanakan pada saat ini.” Tandas Bupati. (dro/adv humas pemkab inhil)




Bupati Tekat Kembalikan Inhil Sebagai lumbung Padi Riau

Bupati, Sekda dan Muspida Inhil melaksanakan panen raya TH 2014. Foto: Agustan, humas Pemkab Inhil
Bupati, Sekda dan Muspida Inhil melaksanakan panen raya TH 2014. Foto: Agustan, humas Pemkab Inhil

Reteh (detikriau.org) — Bupati Inhil menghadiri kegiatan panen raya di Desa Sanglar Kecamatan reteh. selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri Muspida, Sekda dan beebrapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil. Kamis (1/4/2014)

Dalam sambutannya Bupati Inhil, HM.Wardan mengatakan Dulu Kabupaten Indragiri Hilir terkenal sebagai lumbung padi di Riau namun kini produksi padi di Inhil telah merosot jauh, mengingat hal ini Bupati betekad untuk mengembalikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai lumbung padi di Riau.

“Upaya peningkatan produktivitas padi itu dapat saja di lakukan dengan mempercepat musim panen menjadi 2 kali dalam setahun, selain itu teknologi terapan yang dapat menunjang kemajuan dalam pertanian perlu lebih di galakan lagi oleh penyuluh lapangan supaya hasil panen padi bagi para petani dapat meingkat,” kata Bupati.

Ditambahkan Bupati, dari data tahun 2012 di peroleh hasil penen padi berupa gabah kering giling 112 ton setara beras 72,918 ton sementara jumlah kebutuhan pasar untuk konsumsi 74,458 ton jadi Inhil masih kekurangan sekitar 2 ton.

Kekurangan inilah kedepan harus diupayakan dengan di lakukannya penggarapan lahan potensial untuk pertanian. Bertolak ke masa lalu di mana padi Pulau Kijang sangat terkenal rasanya enak dan harum, Kecamatan Reteh dan Keritang menjadi lumbung padi di Inhil dan Riau. Evaluasi mengenai hal ini kata bupati perlu di lakukan.

“Jika dulu kita bisa menjadi lumbung padi Riau sekarang kenapa tidak, oleh karena itu pernan teknologi dan cara pengolahan padi terbaru perlu di terapkan kepada petani agar produktivitas petani kembali meningkat hingga Inhil kembali dapat menjadi lumbung padi di Provinsi Riau.” Tandas Bupati.(dro/adv pemkab inhil)




Hadiri Maulid, Bupati Serahkan Bantuan

Bupati Inhil HM.Wardan meyampaikan sambutan pada peringatan isra' mi'rajTembilahan (www.detikriau) — Bertempat di Mesjid Al-Ridho Jalan Ampera Tembilahan, di laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Inhil HM Wardan dan beberapa pejabat dilingkungan PEMKAB Inhil serta masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap masyarakat yang selalu melaksanakan Peringatan hari-hari besar Islam. salah satunya Peringatan Isra’ Mi’raj 1435 H.

Bupati menambahkan dalam kepemimpinan beliau ini telah di mencanangkan beberapa program yang langsung menyentuh masyarakat diantaranya Program Magrib Mengaji dan Jum’at bersih. ” Sekali lagi saya menyampaikan harapan dukungan dan bantuan dari seluruh Masyarakat Inhil Khususnya Kota tembilahan untuk turut mensukseskannya,” Pinta Bupati

Dalam kesempatan ini, menjelang masuknya musim kemarau panjang di bulan Mei ini, Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati timbulnya musibah kebakaran. warga juga diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena akan dapat menyebabkan timbulnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Di akhir kata, atas nama Pemkab Inhil Bupati menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp 150 Juta untuk Masjid Ar-ridho Tembilahan. (dro/adv pemkab inhil)