Bupati Inhil menyerahkan secara simbolis Buku PERBUP NO 14 dan No 19 TH 2013 Kepada Perwakilan camat Se-Inhil
Tembilahan (detikriau.org) — Bagian Administrasi Setda Kab. Inhil sosialisasikan peraturan Bupati Inhil No 14 TH 2013 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat serta Perbup no 19 TH 2013 tentang penguatan layanan administrasi terpadu kecamatan. Selasa (13/5/2014)
Kegiatan yang dilaksanakan di gedung engku kelana Tembilahan ini dihadiri Bupati Inhil, Karo SETDA Propinsi Riau, Kasubdit Fasilitas pelayanan Umum Dirjen PUM Kemendagri, Asisten 1 Setda Kab. Inhil, Muspida Inhil, Kepala SKPD dan Camat Se-Inhil.
Kedua perbup ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).
Dalam Perbup Nomor 14 Tahun 2013 ini terdapat 13 Aspek Perizinan dan 125 Aspek Non Perizinan yang dilimpahkan kepada Camat. Khusus untuk 13 Aspek Perizinan dilaksanakan dalam Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).
Dalam sambutannya Bupati mengharapkan kepada SKPD dan Camat agar selalu melaksanakan koreksi terhadap fungsi dan kinerjanya. Dalam rangka pelimpahan wewenang, perlu dipelajari dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Peraturan ini menfungsikan kecamatan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Seluruh camat harus mampu meningkatkan kapasitas dan administrasi untuk melaksanakan penguatan administrasi terpadu guna melaksanakan pelayanan prima, melalui Pelimpahan Sebagian pendelegasian Bupati kepada Camat.” Pesan Bupati.
Terakhir Bupati berharap semoga apa yang dilakukan ini dapat memberikan bukti nyata percepatan Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi terpadu Kecamatan (PATEN). (dro/adv pemkab inhil)
DTPHP Inhil Taja Temu Usaha Kemitraan dan Permodalan
BI perwakilan Riau, Syahruddin Harahap memberikan penjelasan kepada peserta
Tembilahan (detikriau.org) — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan temu usaha kemitraan dan permodalan dengan berbagai pelaku usaha pertanian, hortikultura dan peternakan. Kegiatan yang dilaksanakan disalah satu Hotel di Tembilahan ini menghadirkan pembicara dari Bank Indonesia (BI) perwakilan Riau dan Bank mandiri Syariah. Selasa (13/5/2014)
Ditemui disela kegiatan, Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pelaku usaha termasuk memfasilitasi pelaku usaha ke sumber permodalan melalui pemanfaatan sumber-sumber pembiayaan usaha yang tersedia pada lembaga keuangan pemerintah dan dunia usaha.
Diharapkan, setelah selesai mengikuti kegiatan, pelaku usaha dapat lebih mampu untuk membangun kemitraan dengan pelaku usaha lainnya di dalam dan luar daerah melalui kerjasama yang saling menguntungkan, mampu lebih memperkokoh mekanisme pasar serta mampu mengelola usaha dalam persaingan yang lebih efisien dan produktif. Disamping itu, peserta nantinya juga diberikan pengetahuan tentang upaya mendapatkan permodalan terutama dalam penyusunan proposal pengajuan kredit program usaha pertanian.
“pembinaan pelaku usaha seperti ini selalu kita lakukan setiap tahunnya sejalan dengan tugas pokok dan fungsi DTPHP. Hingga saat ini DTPHP telah cukup banyak memiliki binaan pelaku-pelaku usaha diseluruh Kecamatan di Inhil,” Kata Wiryadi.
DTPHP selalu memberikan bantuan agar pelaku usaha dapat lebih mampu bersaing dalam menghasilkan produk yang dapat bersaing dipasaran. Sentra-sentra usaha binaan ini juga diberikan berbagai bantuan peralatan produksi yang disesuaikan dengan bidang usaha mereka melalui pendanaan APBD maupun kredit perbankan. Melalui kegiatan temu usaha ini, perwakilan sentra-sentra usaha binaan DTPHP dikumpulkan dan dilakukan evaluasi mengenai berbagai hambatan dan kesulitan yang mereka temukan dalam menjalankan usaha termasuk persoalan mendapatkan permodalan dalam upaya mengembangkan usaha.
Disamping sub sektor pangan dan pengolahan hasil pertanian, DTPHP juga melakukan pembinaan pada sub sektor peternakan seperti usaha ayam potong, itik dan burung puyuh.
Melalui MoU Bank Indonesia (BI) perwakilan Riau dengan Pemkab Inhil, Sejak tahun 2011 hingga 2013, BI sudah cukup banyak memberikan bantuan langsung Alat-alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Inhil. Kedepan, juga bersama BI, Pemkab Inhil melalui DTPHP mulai memasuki upaya pembinaan-pembinaan kepada kelompok usaha peternakan. BI juga akan memberikan bantuan-bantuan berbagai peralatan kebutuhan usaha peternakan.
“penilaian kelompok-kelompok usaha peternakan yang layak mendapatkan bantuan akan dilakukan penilaian secara langsung oleh BI,” Tandas Wiryadi.
BI perwakilan Riau, Syahruddin Harahap menjelaskan bahwa melalui temu usaha ini BI akan mengupayakan untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai potensi-potensi usaha masyarakat yang dapat dikembangkan khususnya di Kabupaten Inhil. Tahun 2011 – 2013 diakuinya, BI sudah menjalin kesepakatan dengan Pemkab Inhil melalui DTPHP telah melakukan upaya pembinaan dan pengembangan bidang usaha pertanian khususnya tanaman padi termasuk memberikan bantuan berbagai peralatan Alsintan yang hingga kini telah dipergunakan dengan baik oleh berbagai kelompok tani dalam usaha budidaya termasuk pengolahan pasca panen. Diharapkan kelompok-kelompok tani yang sudah mendapatkan bantuan peralatan dan berbagai pelatihan dapat terus berkembang. BI secara terus menerus didampingi DTPHP melalukan evaluasi dan monitoring. jika masih ada kendala yang ditemui, BI kembali akan melakukan “suport” sampai petani dapat melalukan penanaman secara lebih intensif dan peningakatan hasil produksi yang lebih baik.
Sejak berakhirnya MoU awal, BI kini mulai beralih kepada sub sektor peternakan. BI bersama DTPHP mulai melakukan kajian usaha ternak domba dibeberapa wilayah Kecamatan di Inhil agar kedepannya dapat terbentuk sentra-sentra ternak penghasil domba yang mampu berproduksi dengan baik.
BI juga berharap MoU BI perwakilan Riau dengan Pemkab Inhil dapat terus berlanjut dalam upaya memberikan bantuan dan pembinaan kepada sentra-sentra usaha masyarakat. tanpa adanya kerjasama yang baik dengan pemerintah setempat, BI akui tidak akan dapat berjalan sendiri termasuk agar program-program yang akan dijalankan BI dapat selaras dengan program yang akan dijalankan oleh Pemkab Inhil melalui DTPHP.
“Kerjasama BI dengan DTPHP dibawah pimpinan Bapak Wiryadi selama ini kami nilai berjalan dengan sangat baik. hubungan seperti ini kita harapkan akan dapat terus berlanjut.” harapnya.
Terakhir, menurut Syahruddin, meskipun BI sudah mulai beralih kepada sub sektor peternakan, sektor pertanian bukan berarti ditinggalkan tetapi tetap dilakukan monitoring dan evaluasi agar dapat lebih mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan hasil produkasi. (dro/ adv pemkab inhil)
Wabup Buka Sosialisasi Kelaikan Sarana Angkutan Sungai dan Danau
TEMBILAHAN (detikriau.org)- Wakil Bupati Indragiri Hilir, H Rosman Malomo secara resmi membuka sosialisasi kelaikan sarana angkutan sungai dan danau di Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (13/5).
Kegiatan yang digelar di Gedung Puri Cendana Tembilahan ini turut dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLASDP) Ditjen Perhubungan Darat, Sudirman Lambali, Kepala Dishub Provinsi Riau, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Inhil dan perwakilan kecamatan.
Wakil Bupati Inhil dalam sambutannya mengatakan, keberadaan sarana angkutan khususnya angkutan sungai hingga saat ini merupakan sarana angkutan yang sangat dominan di Kabupaten Inhil, terutama untuk mobilisasi barang dan penumpang.
Padangan ini tentunya tidak berlebihan, sebab Kabupaten Inhil adalah wilayah perairan yang memiliki 12 sungai besar, diantaranya Sungai Indragiri, Sungai Guntung, Sungai Kateman dan Sungai Gansal. Selain itu, dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil, sebagian besarnya berada di daerah perairan dan sungai.
“Disamping sungai-sungai tersebut, masih terdapat kanal atau terusan, yang dijadikan sebagai sarana prasarana perhubungan masyarakat. Dari kondisi inilah melengkapi spesifikasi daerah Kabupaten Inhil, sehingga dijuluki Negeri Seribu Parit,” tutur Wabup.
Dari spesifikasi wilayah Kabupaten Inhil sebagai daerah perairan, lanjut Wabup Inhil dua periode ini, maka kapal atau speedboat merupakan salah satu sarana angkutan yang harus memiliki standar kelaikan untuk keselamatan dan keamanan angkutan sungai.
Sosialisasi yang diikuti ratusan peserta dari perwakilan operator kapal sungai yang ada di Kabupaten Inhil ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada para operator kapal sungai tentang arti pentingnya kelaikan kapal sungai serta penyediaan perlengkapan keselamatan dalam kegiatan pelayanan angkutan sungai, sehingga terwujud angkutan sungai yang aman, tertib dan lancar.(dro/adv)
Wabup Inhil Hadiri Peringatan isra’ Mikraj di Kecamatan Enok
Wakil Bupati Inhil menerima kalungan bunga saat menghadiri isra’ mi’raj di Desa Suhada. Foto: Agustan, Humas Pemkab inhil
Enok (detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Desa Suhada Kecamatan Enok. Kegiatan yang di pusatkan di Mesjid Jami’atul Ihsan ini turut di hadiri Camat dan Upika Kecamatan serta beberapa pejabat eselon di lingkungan PEMKAB Inhil. Senin (12/5/2014).
Dalam sambutannya Wakil Bupati Inhil mengucapkan terimakasih Kepada seluruh masyarakat inhil Khususnya Masyarakat Desa Suhada, yang telah memberikan kepercayaan kepada Beliau. Dalam kesempatan ini juga beliau menjelaskan beberapa program – program Bupati yang sudah di canangkan.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini menghadirkan penceramah Al-Ustadz Syaiful Yani. Dalam tauziahnya beliau menjelaskan dengan peringata isra’ mi’raj ini telah terjadi sebuah pertemuan atau silaturahmi akbar di mesjid Al-Aqsha yang terdiri Nabi Muhammad SAW dan para Malaikat utusan Allah SWT. Maka dari itu kita dapat memetik pelajaran agar tetap menjaga silaturahmi.
“Selalu menjaga silaturahmi akan mendapatkan beberapa manfaat seperti diberikan Umur yang panjang, Murah Rezeki dan Bisa menyembuhkan penyakit.” Sampaikan ustadz. (dro/adv humas pemkab inhil)
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Malam puncak Hardiknas 2014
Foto: Way, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) — Bupati Inhil menghadiri Malam Puncak Hardiknas Tahun 2014 yang dilaksanakan di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan. Dalam sambutannya Bupati Inhil memyampaikan rasa Bahagianya bisa berada ditengah-tengah keluarga besar Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir. Minggu (11/5/2014)
“Melalui acara ini hendaknya kita merenung untuk dapat mengingat kembali begitu gelapnya bangsa kita saat dijajah, begitu rendahnya kita saat kebodohan masih menggerogoti setiap aspek kehidupan kita, namun doa dan ikhtiar, kebersamaan dan persatuan, ternyata mampu membangkitkan semangat untuk dapat lepas dari belenggu keterpurukan itu.” Kata Bupati
Malam hari ini Kata Bupati kita berkumpul membulatkan tekat untuk bergerak lebih maju, agar marwah bangsa kita lebih bermartabat. Dengan Spirit Baru Indragiri Hilir tahun 2014 dan rasa syukur kepada Allah SWT jadikan pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir sebagai program utama dan mendasar untuk ditingkatkan kualitasnya. Hanya dengan pendidikan yang berkualitas akan dapat membebaskan manusia dari keterbelakangan, dan kebodohan.
Masih menurut Bupati, Pemkab Inhil telah melakukan berbagai kegiatan pendukung pembangunan dan sudah berjalan dengan baik seperti program magrib mengaji, kegiatan jumat bersih, satu desa satu PAUD, penanaman pohon kelapa. Kesemuanya merupakan program pembangunan yang menyentuh langsung dengan kebutuhan materil dan sprituil masyarakat, semua gerakan itu merupakan spirit baru Inhil menuju Desa Maju Inhil Jaya untuk mewujudkan generasi emas tahun 2045.
“Melalui kegiatan HARDIKNAS ini, marilah kita tingkatkan rasa persatuan, kita bangun silaturahmi, kita tata rasa kebersamaan, kita perkokoh kekompakan, kesamaan persepsi dalam membangun dan meningkatkan mutu pendidikan secara kontinue dan komprehensif agar dapat mempercepat tercapainya masyarakat yang maju dan bermartabat.”Pesan Bupati. (dro/Adv Humas Pemkab Inhil)
Sungai Batang Jadi Tuan Rumah MTQ Tahun 2015
Tembilahan (detikriau) – Niat Kecamatan Sungai Batang untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Ke 44 Tahun 2014 Tingkat Kabupaten Inhil terpaksa harus ditunda. Penundaan ini dilakukan disebabkan keterbatasan infrastruktur.
“Bukan dibatalkan tetapi hanya dilakukan penundaan. Kecamatan Sungai Batang akan menjadi tuan rumah MTQ Ke 45 tahun 2015 mendatang,” Kata Kabag Kesra Setdakab inhil, Arifin kepada detikriau.org kemaren.
Menurut Arifin, dengan dilaksanakan tahun 2015 mendatang tentunya infrastruktur di Kecamatan Sungai batang bisa dipersiapakan dengan lebih matang.
Selain itu, ia juga kembali menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas terjadinya penundaan pelaksanaan MTQ ke 44 di Benteng Kecamatan Sungai Batang ini. (Ahmad tarmizi)