Mewakili Bupati Inhil, H Sar’i Buka Kejurkab Pencak Silat

Foto: Way/humas pemkab inhil
Foto: Way/humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan, H Sar’I membuka secara resmi kejurkab pencak silat tingkat dewasa bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang, Jalan Baharuddin jusuf Tembilahan, selasa (24/6/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan H Sar’I menyampaikan bahwa pencak Silat adalah salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang sudah tumbuh dan berkembang ke Manca Negara. Walau sejarah tidak bisa menunjukkan secara pasti kapan lahirnya Pencak Silat, namun Pencak Silat sudah lahir di bumi pertiwi sejak peradaban manusia.

Pencak Silat adalah olahraga beladiri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya setiap daerah di Indonesia memiliki aliran pencak silat yang khas. Misalnya didaerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih, dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri. Dengan banyaknya aliran ini, menunjukkan kekayaan budaya masyarakat Indonesia dengan nilai-nilai yang ada didalamnya.

Ditingkat Nasional Olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu, bahkan dijadikan sarana untuk mengharumkan nama bangsa dan menjadi identitas bangsa Indonesia.

Bupati juga menyampaikan bahwa apresiasi yang tinggi layak diberikan kepada pihak penyelenggara yang telah mengadakan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Dewasa se-Kabupaten Indragiri Hilir ini.

Disamping hal itu, Kejuaraan ini juga dapat dijadikan acuan bagi IPSI Indragiri Hilir dalam menyusun program-program ke depan.

“Artinya, teman-teman IPSI Inhil nantinya dapat menyusun strategi dan langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan bagi perkembangan pencak silat di Kabupaten Indragiri Hilir” Pesan Bupati.(adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil Tandatangani Berita Acara Kesepakatan Batas Daerah dan Peta Batas Daerah Dengan Pemkab Inhu

WABUP Inhil H.Rosman Malomo Menandatangani Peta Kesepakatan pada Kab. Inhil-Kab.Inhu pada Sub-Segmen KM 10 - KM 17 Provinsi Riau di saksikan SEKDA Prop.Riau. Foto, Agustan/humas pemkab inhil
WABUP Inhil H.Rosman Malomo Menandatangani Peta Kesepakatan pada Kab. Inhil-Kab.Inhu pada Sub-Segmen KM 10 – KM 17 Provinsi Riau di saksikan SEKDA Prop.Riau. Foto, Agustan/humas pemkab inhil

Pekanbaru (detikriau.org) – Pemkab Inhil menandatangani berita acara kesepakatan batas Daerah dan peta batas Daerah antara Kabupaten Indragiri Hulu dengan Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di di ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau.

Dalam kegiatan yang juga disejalankan dengan penandatanganan kesepakatan batas Daerah dan peta batas Daerah antara Kabupaten Kampar dengan Kota Pekanbaru ini dihadiri oleh Sekda Propinsi Riau, Dirjen Pekerjaan Umum, Kementrian Dalam Negeri RI, Asisten Bidang Pemerintahan SETDA Provinsi Riau, Walikota Pekanbaru, Bupati Inhu, Bupati Kampar, Bupati Inhil yang diwakili oleh Wakil Bupati inhil H.Rosman Malomo dan Kanwil BPN Provinsi Riau. Selasa (24/6/2014)

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Inhil juga didampingi oleh Asisten I Setdakab Inhil Darussalam, Kepala Dinas Kehutanan, Kabag TAPEM SETDA Inhil serta Camat Keritang. Peta kesepakatan penyelesaian permasalahan Batas Kab. Inhu dengan Kab. Inhil pada SUB Segmen KM 10 – KM 17

“pastinya kita menyambut baik adanya kesepakatan ini. Dengan kesepakatan ini akan jelas letak batas wilayah hukum masing-masing daerah,” Ujar Wabup. (adv pemkab Inhil)




Wakili Bupati, Asisten I Buka Sosialisasi DPLPS

Asisten I Setda Kab. Inhil Buka Sosialisasi Diseminasi Pertanian Lahang Pasang SurutTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil diwakili Asisten I secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Diseminasi Pertanian Lahan Pasang Surut di Kab. Inhil TH 2014. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Bappeda Inhil ini juga dihadiri oleh Kepala BAPPEDA Kab. Inhil, Peniliti Senior dari BALITRA Provinsi Kalimantan Selatan Ir. Dakhyar Nazemi, serta Beberapa Kabid Dinas terkait. Senin (23/6/2014)

Sosialisasi yang dilaksanakan selama 2 hari yang merupakan tajaan BAPPEDA Inhil yang menghadirkan narassumber Penyuluh BAKORLU Provinsi Riau dan peneliti senior dari Provinsi KALSEL.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan Kab. Inhil mengatakan bahwa Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Seminar Nasional Pengelolaan Rawa dan Pesisir yang telah dilaksanakan pada tanggal 28 November 2013 yang lalu di Tembilahan. Sosialisasi program dan kegiatan yang telah dicapai oleh Balitra dan telah diaplikasikan di berbagai daerah di Indonesia, melalui sharing program dengan Pemerintah Daerah Tempatan. Maka dengan sosialisasi ini diharapkan akan terjadi alih informasi dan teknologi, serta ke depan Balitra kalimantan selatan juga diharapkan dapat melaksanakan kegiatan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Bupati menambahkan, bahwa dengan menyimak pidato Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada pembukaan PENAS KTNA ke XIV di Malang Jawa Timur pada pada tanggal 7-12 Juni yang lalu, bahwa kita mempunyai 3 (tiga) sasaran besar dalam masalah ketahanan dan kemandirian pangan, yaitu, Kecukupan pangan, bahkan swasembada sehingga kita memiliki ketahanan pangan, kemudian Penghasilan petani, nelayan dan petani hutan makin membaik, serta mengupayakan agar kebutuhan Pangan dapat diperoleh dengan harga terjangkau.

Untuk mencapai ketiga sasaran tersebut, ada lima pihak yang berkepentingan, yaitu Pemerintah, pemerintah pusat maupun daerah, termasuk para gubernur, para bupati dan walikota dengan cara menyusun dan mengembangkan kebijakan yang tepat; regulasi yang tepat; iklim pertanian, perikanan dan kehutanan yang tepat; iklim investasi dan usaha yang juga tepat.

“Itu yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Kebijakan pemerintah dalam era globalisasi haruslah melindungi petani, nelayan, dan petani hutan kita. Itu tugas dan kewajiban pemerintah.” Kata Bupati

Pihak selanjutnya yang berkepentingan untuk mencapai sasaran tersebut adalah, Kelompok Pakar, Peneliti, dan Inovator di bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan juga harus bekerja keras agar produksi dan produktivitas pangan kita makin tinggi. Itu menjadi tugas dan tanggung jawab para ahli teknologi, para peneliti, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pangan kita.

Kemudian disusul oleh Dunia usaha, ini penting agar apa yang dihasilkan oleh para petani, nelayan dan petani hutan dengan perdagangan yang adil, dengan industri yang adil, itu juga bisa dikembangkan untuk kepentingan kita semua. Dunia usaha tentu memerlukan keuntungan, tapi ingat petani, nelayan, dan petani hutan juga memerlukan keuntungan, dan bahkan penghasilan yang lebih baik. Ingatlah kalau melaksanakan perdagangan, apakah produk-produk pertanian, perikanan dan kehutanan, jangan sampai mengabaikan kepentingan para petani, para nelayan, dan petani hutan juga memerlukan peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan.

Selanjutnya Komunitas tani, para petani, nelayan, dan petani hutan juga harus tetap rajin, tetap produktif, makin memiliki pengetahuan, makin trampil, makin menguasai teknologi, tahu cara mengatasi hama, tahu caranya bercocok tanam dalam perubahan iklim, dan lain-lain. Demikian juga koperasi, usaha kecil dan menengah, dan usaha yang dilakukan para petani, nelayan, dan petani hutan juga harus berkembang. Artinya, komunitas petani, nelayan, dan petani hutan juga bisa berbuat banyak untuk meningkatkan produksi pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masing-masing.

Serta yang tidak kalah penting, jangan rakus, artinya janganlah kita boros, janganlah kita mengkonsumsi pangan lebih dari kepatutannya. Harus efisien dan hemat.

Terakhir Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir selaku tuan rumah di acara sosialisasi ini telah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memfasiltasi acara ini dengan sebaik-baiknya. Bupati berharap para peserta yang hari ini ikut menghadiri kegiatan ini akan kembali ke Kota Tembilahan pada tahun yang akan datang dengan sharing program/kegiatan yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi kami masyarakat petani Kabupaten Indragiri Hilir.(adv pemkab inhil)




Bupati Resmikan Kelurahan Harapan Tani

IMG_9260TEMBILAHAN (detikriau.org) -Bupati Inhil meresmikan Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Sabtu (21/6/14). Bupati berharap perubahan status ini tentunya diiringi dengan adanya peningkatan pelayanan kepada publik.

Peresmian yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Kantor Lurah Harapan Tani ini dihadiri juga Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, pejabat Pemkab Inhil, Camat Kempas Dwi Budiyanto, Lurah Harapan Tani, Suardi serta Upika dan tokoh masyarakat Kempas.

“Diharapkan, keberadaan kelurahan baru diiringi pula dengan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada publik,” pesan Bupati.

Diterangkan, sebagai PNS yang merupakan abdi negara dan masyarakat, pejabat lurah ditunjuk dan diangkat langsung oleh bupati. Sedangkan kepala desa dipilih langsung masyarakat. Maka sidah ,enjadi keharsan lurah untuk mampu menunjukkan dedikasi dan kinerjanya melakukan pembenahan kelurahan, kalau tidak, bisa saja jabatannya yang diembannya akan dievaluasi kembali.

Camat Kempas, Dwi Budiyanto menyampaikan sempena peresmian Kelurahan Harapan Tani tersebut, digelar selamatan menyambut bulan suci Ramadan dan pengobatan gratis serta pelayanan KB gratis bahwa warga setempat.

Keberadaan Kelurahan Harapan Tani ini dapat membantu pihak kecamatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(adv pemkab inhil)




Hari Lingkungan Hidup Se Dunia, Desa Tanjung Pasir ditanami Sejuta Pohon Mangrove

Wakil Bupati Inhil Foto bersama dengan Warga masyarakat Desa Tanjung Pasir. Foto, Agustan/ humas pemkab inhil
Wakil Bupati Inhil Foto bersama dengan Warga masyarakat Desa Tanjung Pasir. Foto, Agustan/ humas pemkab inhil

Tanah Merah – Sempena Peringatan hari Lingkungan Hidup se Dunia Provinsi Riau Tahun 2014, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo melakukan penanaman pohon mangrove secara simbolis. Dalam kegiatan penanaman sejuta pohon mangrove yang dilaksanakan di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah ini juga turut dihadiri oleh Kepala BLH Provinsi Riau Hj.Yul Wiryati Musa,S.Apt. M.Si, Kadis Kehutanan Kab. Inhil H.M.Tahaher, Kadis Perikanan dan Kelautan Urip Sukarno, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Inhil H.Encik Kamal Syahindra, Staf Ahli Bupati Inhil, Kepala BLH Kabupaten Kota Propinsi Riau serta Camat dan upika kecamatan Tanah Merah.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia provinsi Riau tahun 2014 tajaan BLH, Dinas Khutanan dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Inhil ini mengambil Tema ”satukan langkah, lindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim”.

Usai melaksanakan kegiatan Penanaman pohon mangrove, rombongan juga melakukan peninjauan pembibitan mangrove sebanyak satu juta pohon yang terletak di Desa tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah.

Dalam sambutannya Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau Hj.Yul Wiryati Musa,S.Apt. M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia yang pertama di provinsi Riau TH 2014. Dan Desa Tanjung Pasir ini merupakan daerah pesisir yang mempunyai potensi besara kedepan.

Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan terimakasih kepada Kepala BLH Propinsi Riau atas dipilihnya Desa tanjung Pasir Kabupaten Inhil sebagai salah satu daerah pesisir tempat penanaman sejuta mangrove dari 7 kabupaten/kota tempat penyemaian Porvinsi Riau. Dikatakan Wabup, dengan dipilihnya Desa Tanjung Pasir pastinya akan memberikan manfaat yang sangat besar.

“akhir –akhir ini terjadinya beberapa bencana alam seperti bencana longsor salah satu penyebabnya tentu diakibatkan dari semakin berkurangnya hutan mangrove ini.” Ujar Wabup. Oleh karena itu, atas nama PEMDA Inhil, Wabup menyatakan sambutan baik terselenggaranya kegiatan ini. Geografis Kabupaten Inhil ditambahkan Wabup, terbentang daerah pesisir yang sangat panjang yaitu kurang lebih sepanjang 339 KM.

“Setelah kita tanam, saya berharap masyarakat tidak lagi melakukan pengrusakan karena untuk memperbaikinya dibutuhkan dana yang sangat besar. Mari bersama-sama kita pelihara dan jaga kelestariannya agar memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan kedepannya,” Pesan Wabup. (agus/adv pemkab inhil)




Ketua TP PKK Propinsi Riau Berkunjung Ke Inhil

Foto Bersama Ketua TP PKK Propinsi Riau dengan Ketua TP PKK dan GOW  Kab. Inhil. Foto: Agustan/ humas pemkab inhil)
Foto Bersama Ketua TP PKK Propinsi Riau dengan Ketua TP PKK dan GOW Kab. Inhil. Foto: Agustan/ humas pemkab inhil)

Tembilahan (detikriau.org) Ketua TP PKK Propinsi Riau Hj. Latifah Hanum Annas melaksanakan Kunjungan Kerja sekaligus ramah tamah dengan TP PKK Kab. Inhil serta pengurus, BKMT dan Gabungan organisasi wanita yang ada di Kab. Inhil. Kegiatan yang di laksanakan bertempat di kediaman Bupati Inhil ini di hadiri Ketua TP PKK Kab. Inhil serta pengurus, BKMT dan seluruh gabungan organisasi wanita se Kab. Inhil. , Jum’at (20/6/2014)

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Inhil, Hj. Zulaikha Wardan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan kepada Ibu Ketua TP PKK Propinsi Riau di tengah kesibukan beliau menemani suami sebagai seeorang Gubernur masih menyempatkan untuk berkunjung ke Kabupaten ini.

“Semoga dengan silaturahmi ini dapat memberikan semangat dalam melaksanakan program-program PKK,” Sampaikan Zulaikah
Istri Bupati Inhil ini juga berkesempatan menjelaskan beberapa kegiatan yang sudah di laksanakan TP PKK Inhil diantaranya, melaksanakan KUNKER Ke 7 Kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kab. Inhil, Pelantikan Bunda PAUD Se-Kab.Inhil, serta turut serta menyukseskan program PEMDA 1 Desa 1 PAUD dan kedepannya akan di laksanakan Jambore PKK se-Kabupaten Inhil.

Dalam Arahannya, Ketua TP PKK Propinsi Riau Hj.Latifah Hanum Annas berharap agar seluruh TP PKK dapat menjalankan program – program PKK, di antaranya tertib Administrasi serta membuat laporan sekali dalam setahun yang berfunsi untuk mengevaluasi dan mengetahui kendala-kendala apa yang kita hadapi.

Di akhir acara juga di lakukan penyuluhan penyakit Diabetes Miletus yang menghadirkan pembicara Direktur Rumah Sakit Puri Husada, Dr. Iriyanto, SPD. (Agus/Adv Pemkab inhil)