Bupati Inhil hadiri Panen Benih Padi di BBU Pekan Arba

panen bibit padiTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan panen benih padi dan penyerahan bantuan alat-alat mesin pertanian (alsintan) yang dilaksanakan di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan, rabu (20/8/2014) sore kemaren.

Selain Bupati, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Riau yang diwakili sekretaris Dinas, BI perwakilan Riau, Kepala Dinas tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil, Wiryadi, beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil serta 20 perwakilan kelompok tani di Inhil.

Dalam sambutannya Bupati menyatakan bahwa peranan Subsektor Tanaman Pangan menempati posisi yang strategis dan menentukan. Dari lima target Swasembada, diantaranya merupakan komoditas Tanaman Pangan yaitu Padi. Produksi padi ditargetkan mampu mencapai surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014, sebagaimana kita ketahui tingkat keberhasilan produksi padi sangat ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana produksi, seperti benih, pupuk, alat dan mesin pertaniaan.

Sasaran produksi yang telah ditargetkan ini merupakan tantangan yang cukup berat karena diharuskan adanya peningkatan target produksi yang cukup tinggi. Disisi lain juga dihadapkan pada kondisi perubahan iklim yang cukup ekstrim, serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) serta keterbatasan kapasitas sumber daya lahan dan ketersediaan sarana dan prasarana. Untuk itu sangat diperlukan dukungan dari semua pihak baik pemerintah, lembaga keuangan maupun stake holder lainnya.

“Oleh Karenanya pastinya kita sangat berharap BBU pekan arba sebagai satu institusi DTPHP Inhil untuk mampu menyediakan dan menjadi penyanga keberadaan benih bermutu yang dibutuhkan masyarakat petani,” Ujar Bupati

Jika benih yang dihasilkan oleh Balai Benih Utama (BBU) Pekan Arba dapat berjalan dengan baik, maka diharapkan ketersediaan benih bermutu bagi petani mudah didapat, tentunya akan dibarengi dengan luas tanam yang meningkat dan produksi juga akan tinggi, dengan demikian diharapkan pendapatan masyarakat tani juga akan bertambah.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Balai Benih yaitu untuk menghasilkan dan menyediakan benih dari berbagai varietas unggul nasional dan daerah yang dibutuhkan oleh petani, dan meningkatkan peran serta petani dalam penyediaan benih bermutu melalui pemberdayaan kelompok penangkar sehingga tersedia benih bermutu ditingkat petani.

Berdasarkan data penelitian nasional ditambahkan Bupati, penggunaan benih yang bermutu akan mampu meningkatkan produksi 10-30%, oleh karena itu tentunya kebutuhan petani terhadap benih bermutu cukup tinggi, hal ini terlihat bahwa petani dalam menentukan jenis benih yang akan ditanam lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas benih, bukan harga benih. Petani akan memilih benih dengan kualitas yang lebih baik walaupun harganya lebih mahal.

Oleh sebab itu BBU sebagai Balai Pengembangan Benih Padi Bermutu adalah melaksanakan sebagian fungsi dinas tanaman pangan, hortikultura dan peternakan di bidang pengembangan benih padi bertanggungjawab terhadap perbanyakan benih padi bermutu tinggi dalam upaya peningkatan produksi tanaman pangan melalui penerapan teknologi perbenihan dan pelayanan kebutuhan terhadap benih.

“Dengan semua itu kita harapkan kebutuhan petani di sekitar balai benih khususnya dan daerah lain yang akan membutuhkan dapat terpenuhi.” Harap Bupati

Disamping penyediaan benih bermutu, peranan alat mesin pertanian juga menjadi faktor penentu. Alhamdulillah melalui dana APBN, Inhil mendapatkan bantuan alsintan berupa 20 unit hand tractor, 3 unit cultivator dan 2 chooper.

Sementara itu, Kepala DTPHP Inhil dalam sambutannya menyatakan bahwa dari 17 Ha luasan areal tanam di BBU Pekan Arba, untuk musim tanam kali ini, DTPHP baru menggarap sebanyak 7 Ha dan 10 Ha sisanya akan dilaksanakan pada musim tanam berikutnya.

Balai Benih Utama Pekan Arba dinilainya akan mampu menghasilkan minimal Benih Sebar (BR) dengan tingkat produktivitas tinggi karena merupakan turunan pertama, sehingga petani yang menggunakan benih ini pertumbuhan tanaman padinya akan lebih baik, dengan demikian produksinya akan jauh lebih tinggi, dan akhirnya pendapatan petani dan keluarganya akan meningkat.

Disamping sebagai saran penyedia benih bermutu, ditambahkan Wiryadi, BBU selama ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan dan percontohan bagi petani. Salah satunya penanaman padi 2 kali setahun yang belum dilakukan oleh petani lainnya di Inhil

Untuk benih varietas tempatan, BBU Pekan Arba membudidayakan padi latik bamban, bujang berinai, karandukuh dan ceko putih. Dan varietas unggul batang piaman dan Ir 42.

“Alhamdulillah, BBU Pekan Arba kini telah mampu memperpendek masa panen untuk varietas tempatan dari masa panen 6 hingga 7 bulan menjadi hanya dalam kurun waktu 3,5 hingga 4 bulan,” Sampaikan Wiryadi

Untuk memaksimalkan padi varietas tempatan ditambahkan wiryadi, DTPHP kini juga sedang melakukan kawin silang dengan varietas padi indramayu. Meskipun tidak berpengaruh kepada peningkatan produksi namun mampu menghilangkan ciri khas padi varietas tempatan dengan batang panjang menjadi berbatang pendek yang selama ini menjadi kelemahan padi varietas tempatan.(way/adv pemkab inhil)

 

 

 




Bupati Inhil Halal Bi Halal di Ponpes Tebuireng III

Foto Bersama Bupati Inhil dengan KH.H.Salahuddin Wahid, (Pengasuh PONPES Tebuireng Jombang-Jawa Timur) . Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Foto Bersama Bupati Inhil dengan KH.H.Salahuddin Wahid, (Pengasuh PONPES Tebuireng Jombang-Jawa Timur) . Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Keritang (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan pengajian akbar dan halal bi halal yang dirangkai dengan silaturahmi dengan KH Solahuddin Wahid bersama istri Ny Faridah Solahuddin Wahid bertempat di Ponpes Tebu Ireng 3 Desa Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil.

Dalam acara silaturahmi dan halal bi hala dengan Pengasuh Ponpes Tebuireng Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil. Selasa (19/8/2014) kemaren.

Dalam amarannya, adik kandung mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid ini mengatakan bahwa membangun dunia pendidikan khususnya pondok pesantren membutuhkan kerja keras yang dilandasi dengan yang iklas dan tekad yang kuat.

“ pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Nusantara dan mempunyai andil yang sangat besar dalam perjalanan kehidupan Bangsa Indonesia.” Sampaikan KH Solahuddin Wahid

Bupati Inhil dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran salah satu tokoh Nasional yang akrab dengan sebutan Gus Shollah. ditengah kesibukannya, Gus Shollah masih menyempatkan diri untuk melakukan silaturahmi Ke Kabupaten Inhil.

“Atas nama Pemkab Inhil, kami ucapkan selamat datang dan terimakasih juga atas semua usaha dan jerih payah dalam upaya pengembanngan dunia pendidikan khususnya pesantren di Kab Inhil.” Ungkap bupati

Ditambahkan Bupati, pendidikan PONPES merupakan awal untuk menanamkan ilmu keagamaaan kepada anak-anak dan akan menjadi bekal selanjutnya dalam meniti kehidupan dimasa yang akan datang.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berkesempatan untuk menyampaikan beberapa Program Pemerintah Kab. Inhil, salah satunya Program Magrib Mengaji.

Ponpes Tebuireng 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Hajarun Najah yang berada di Jl Lintas Samudra KM 09 Desa Petalongan Kec Keritang ini sudah memiliki beberapa tingkat pindidikan mulai dari RA hingga tingkat SMKdengan jumlah santri dan santriwati sebanyak 95 orang.

Kegiatan halal bi halal ini di tutup dengan shalat Ashar berjamah dan kunjungan ke kamar-kamar Ponpes Tebuireng 3. (gus/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Ajak Warganya Untuk Jaga Kerukunan

Asisiten I Darussalam saat membacakan sambutan Bupati Inhil dalam halal bi halal di Kecamatan Enok. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Asisiten I Darussalam saat membacakan sambutan Bupati Inhil dalam halal bi halal di Kecamatan Enok. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengajak kepada masyarakatnya untuk selalu menjaga suasana yang kondusif, penuh dengan kedamaian dan ketentrama dan terus meningkatkan semangat dan disiplin kerja untuk mencapai hari esok yang lebih baik.

Kepada masyarakat juga diminta untuk tetap selalu waspada terhadap berbagai upaya pihak-pihak yang tidak tidak betangungjawab yang bertujuan untuk memecahbelah rasa kebersamaa dan persaudaraan yang selama ini telah terbina dengan baik.

Permintaan ini disampaikan oleh Bupati yang dibacakan Asisiten I Setdakab Inhil Darussalam dalam amarannya saat menghadiri acara halal bi halal guru dan tenaga pendidik bertempat di gedung serba guna jalan gadjah mada kelurahan enok kecamatan enok, rabu (20/8).

Pada kegiatan yang bertemakan “mari kita tingkatkan kinerja yang professional dalam melaksanakan kurikulul 2013 dan ukuwah islamiyah diantara kita” ini juga dihadiri oleh camat enok, kapolsek, lurah, kepala desa, guru, uptd pendidikan dan masyarakat.

Halal bi Halal diaktakan Bupati merupakan tradisi bangsa Indonesia yang menjadi sebuah symbol yang merefleksikan bahwa islam adalah agama toleran yang mengedepankan hidup rukun dengan semua penganut agama lainnya.

“Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai tetapi hanyalah sebagai sebuah sarana untuk saling berlomba dalam berbuat kebajikan,” Ujar Bupati

Lebih luas, ditambahkan Bupati, Halal bi halal semestinya tidak semata-mata dizaharkan dengan saling bermaaf-maafan tetapi harus diikuti dengan perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain.

Kab inhil dikenal dengan kebhinekaan penduduknya ini memberikan arti bahwa kampung halaman ini terdiri dari banyak suku dan etnis. Mulai dari melayu, banjar, bugis, jawa, minang, tiongha dan lain sebagainya.

Perbedaan pendapat dalam sautu keluargapun dicontohkan Bupati bisa terjadi apalagi dalam kehidupan bermasyarakat dan itu semua adalah wajar dalam kehidupan berdemokrasi saat ini.

Namun hendaknya perbedaan itu tidak harus menjurus kepada jurang pertentangan antar sesama. perbedaan pendapat secara bersama-sama hendaknya dibawa kedalam suatu musyawarah yang berdasarkan pada asas kekeluargaan dan persaudaraan yang kemudian diarahkan guna melahirkan berbagai kebersamaan positif untuk membangun inhil.

“pada dasarnya kita semua adalah bersaudara yang harus seiring sejalan dan bahu membahu dalam melaksanakan pembangunan.”Pesan Bupati lagi

Pada kesempatan ini pula, Bupati atas nama pribadi dan pemerintah kab inhil mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat kecamatan enok atas berbagai kegiatan dan peran aktifnya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah ini maupun inhil. Bupati mendo’akan semoga allah menjadikannya pahala yang berlipat ganda.(rul/adv pemkab inhil)




Sempena Peringatan HUT RI Ke 69, Bupati Hadiri Lomba Permainan Rakyat

Foto: Agustan. Humas Pemkab Inhil
Foto: Agustan. Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan ikut dan turun langsung menyaksikan berbagai perlombaan permainan rakyat. Lomba yang dilaksanakan dilapangan bola Kecamatan Tembilahan ini sempena peringatan HUT RI ke 69. Senin (18/8/2014)

Turut hadir bersama Bupati, Sekda, H Alimuddin RM, Beberapa kepala SKPD, Camat Tembilahan Hulu, Ketua Pelaksanan HUT  Kemerdekaan RI Ke-69 Kab. Inhil DR.Hj.Alvi Furwanti serta ribuan masyarakat kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Permainan rakyat ini diikuti oleh Dinas, instansi dan SKPD di Lingkungan PEMKAB Inhil serta masyarkat Kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Kegiatan yang di laksanakan selama 1 hari ini berlangsung sangat meriah dan di sambut dengan antusia.

Dihadapan awak media, Bupati menyatakan ungkapan perasaan gembiranya melihat antusiasme masyarakat turut andil dalam memeriahkan hari Kemerdekaan RI ini. Kedepan, Bupati berharap kegiatan serupa ini dapat terus berlanjut dan semakin beranekaragam dengan juga melibatkan masyarakat secara laangsung.

“Kemerdekaan adalah milik seluruh masyarakat Indoensia. Oleh karenanya perayaan HUT RI ini kemeriahannya harusnya juga dirasakan oleh seluruh masyarakat. Mudah-mudahan acara ini dapat terlaksanan dengan baik tertib dan lancar serta tidak menemui halangan dan rintangan hingga berakhirnya.” Harap Bupati. (gus/adv Pemkab Inhil)




Adhyaksa Dault: Pramuka Adalah Wadah Pendidikan Karakter

Foto: rul/way, humas pemkab inhil
Foto: rul/way, humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri peringatan Hari Pramuka Ke-53 di kabupaten Indragiri hilir. Pada kegiatan yang berlangsung di Gedung Engku Kelana Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan ini dikuti oleh seluruh kwartir pramuka dari berbagai tingkatan, baik siaga, penggalang, penegak, maupun pandega.

Dalam kata pengantarnya membacakan sambutan Ketua Kwartir Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengatan bahwa gerakan pramuka peduli terhadap pembentukan karakter Bangsa melalui sekolah atau gugus depan.

“Dengan diberlakukannya pendidikan kepramukaan wajib di sekolah, maka dilakukan pelatihan bagi kepala sekolah dan juga penyiapan gugus depan kita di masing-masing sekolah,” katanya.

Ia menjelaskan ekstra kurikuler wajib pramuka untuk kepentingan pendidikan karakter generasi muda Indonesia.

“Ekskul wajib pramuka mendukung dengan pendidikan karakter yang dibutuhkan bangsa Indonesia. Karena tidaklah cukup anak-anak bila hanya mendapatkan pendidikan formal di sekolah, tanpa pendidikan informal dalam keluarga dan pendidikan nonformal yang diisi oleh pendidikan kepramukaan,” katanya.

Pada saat ini dikatakannya kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial meliputi penggunaan NAPZA dan obat terlarang; hubungan seksual pra-nikah dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas; perkelahian, tawuran dan kekerasan, serta kriminalitas remaja. Sedangkan masalah kebangsaan meliputi antara lain solidaritas sosial rendah; semangat kebangsaan rendah; semangat bela negara rendah; dan semangat persatuan dan kesatuan rendah.

Hampir setiap hari mass media cetak dan elektronik memberitakan bahwa gambaran kaum muda masih mengalami tingginya angka putus sekolah; sulitnya mendapatkan pekerjaan karena terbatasnya ketrampilan yang dimiliki; rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang yang lebih tua dan para guru; perubahan gaya hidup yang menjurus pada perilaku tidak sehat, meningkatnya perilaku merokok pada usia muda.

Permasalahan ini tentu saja sangat memprihatinkan. Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan, pelbagai masalah dan atau tantangan yang dihadapi tersebut, tentu saja harus segera dapat ditanggulangi. Disinilah menjadi penting peranan Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk kaum muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan keterampilan. Untuk itulah, kerjasama dengan berbagai pihak sangat diharapkan, karena kaum muda merupakan bagian terbesar penduduk Indonesia yang harus diselamatkan dari cengkraman berbagai masalah.

Kemajuan bangsa dan negara kita dalam dua puluh, tiga puluh atau lima puluh tahun yang akan datang, terletak di tangan kaum muda. Kaum muda saat ini akan menjadi pelaku sejarah yang menentukan kemajuan bangsa kita. Kita ingin pada peringatan 100 tahun kemerdekaan bangsa kita, di tahun 2045 mendatang, bangsa kita telah tampil sebagai bangsa yang unggul dan maju.

Dengan demikian, betapa pentingnya pendidikan karakter bagi kaum muda kita, karena bila pada 100 tahun kemerdekaan nanti masih ada pemimpin kita yang tidak amanah dan masih terjadi ketidak adilan di negeri Indonesia berarti kita gagal mendidik kaum muda. Itulah menjadi pentingnya pendidikan kepramukaan guna membentuk karakter kaum muda Indonesia. Tentu tidak mudah dan ini semua menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama sebagai orang tua dan pendidik dibawah pembinaan pemerintah sebagai pengelola Negara yang kita cintai ini.

Adhyaksa juga meminta kepada para pembina pramuka, sekolah, pegiat Gerakan Pramuka untuk menghidupkan kepanduan itu.

Pramuka, katanya, tidak hanya sekadar baju pramuka yang dipakai pada hari-hari tertentu, tetapi pramuka sebagai wadah pendidikan karakter.

Selaku Pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke 53 kepada segenap keluarga besar Gerakan Pramuka di manapun berada.

“Semoga peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong perkembangan dan kemandirian Gerakan Pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal dan lebih baik pada masa depan.” Harpnya.

Dalam peringatan Hari Pramuka ke-53 di Kabupaten Inhil ini, sejumlah tokoh mendapat penghargaan atas peran memajukan Gerakan Pramuka.(rul/way, adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Pinta Generasi Penerus Lanjutkan Cita-Cita Pejuang

Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Unsur Muspida melakukan Tos tanda di Mulainya acara Resepsi HUT Proklamasi ke-69 TH 2014. Foto: Agustan, Humas PEmkab Inhil
Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Unsur Muspida melakukan Tos tanda di Mulainya acara Resepsi HUT Proklamasi ke-69 TH 2014. Foto: Agustan, Humas PEmkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengajak generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita pejuang kemerdekaan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang terbaik untuk disumbangkan kepada bangsa dan negara.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam kata sambutannya saat menghadiri malam syukuran dan resepsi HUT Proklamasi Ke 69 Republik Indonesia tahun 2014. Agenda tahunan sempena hari kelahiran RI yang dilaksanakan di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD, Unsur Muspida, pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil dan anggota Paskibra. Ahad (17/8/2014) malam

“Generasi penerus harus mampu melanjutkan cita-cita perjuangan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang terbaik untuk disumbangkan kepada bangsa dan negara guna mencapai masyarakat yang sejahtera.” Sampaikan Bupati dalam kesempatana pidatonya

Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil
Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil

Atas nama Pemkab Inhil, Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran tamu. Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengajak semua hadirin untuk dapat merepleksikan kembali akan beratnya perjuangan yang dilakukan oleh pejuang sehingga bisa mencapai kemerdekaan yang dirasakan saat seperti ini.

“Mudah-mudahan kita dapat merenungi agar kita dapat melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” Sampaikan Bupati

Diakhir kalimatnya, tidak jemu-jemunya Bupati menyampaikan harapan dukungan dukungan atas program – program yang telah di lakukan Pemerintah Khususnya PEMKAB Inhil, salah satunya masalah Kebersihan Lingkungan.

Pada malam Resepsi HUT Proklamasi ke -69 RI ini panitia pelaksana juga mengumumkan para Pemenang penilaian lomba Pintu gerbang atau Gapura dan kebersihan lingkungan lorong/gang.

Untuk Kategori Lomba Gapura/Pintu Gerbang dimenangkan oleh Jalan Sabilal Muhtadin RT 005/RW 009 Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu. Sedangkan, kategori Lomba Kebersihan RT/RW di manangkan Oleh RT 02 RW 016 Jl. Trimas Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan.

Pada malam ini juga di lakukan penyerahan pengharagaan PNS Teladan yang berjumlah 18 orang dari berbagai SKPD oleh Bupati Inhil yang diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Inhil, Dandim 0314 Inhil. (gus/adv pemkab Inhil)