Tanggal 14, Pejabat dan Lembaga Pendidikan di Inhil Wajib Berseragam Pramuka

IMG_3373Tembilahan (detikriau.org) – Tanggal 14 setiap bulannya, seluruh pejabat dilingkungan Pemkab Inhil termasuk lembaga pendidikan mulai dari tingkatan SD, SMP dan SMA sederajat di kabupaten Indragiri hilir diwajibkan untuk mengenakan pakaian seragam pramuka.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Inhil, HM Wardan saat mengikuti kegiatan upacara dan temu kader sempena peringatan hari pramuka ke 53 belum lama ini digedung Engku Kelana Tembilahan.

Dikatakan Ketua majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka yang juga menjabat sebagai Bupati Inhil ini, gerakan pramuka merupakan wadah pendidikan bagi anak-anak dan perlu untuk terus dikembangkan serta ditingkatkan terutama di Kab Inhil sebagai salah satu kabupaten pramuka yang ada di Provinsi Riau yakni dengan cara menghidupkan dan mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan baik di kwartir lebih khusus di gugus depan yang berpangkalan disekolah-sekolah. Apalgi kini kegiatan kepramukaan masuk dalam kurikulum 2013 yang wajib untuk diikuti oleh setiap siswa.

“saya minta agar merevisi tentang jenis pakaian dinas. Masukkan juga pakaian seragam pramuka sebagai seragam wajib setiap tanggal 14-nya,” Ujar Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan keinginanya agar kwarcab inhil dapat meraih prestasi sebagai kwartir tergat di provinsi riau. Tidak hanya masuk lima besar seperti saat ini tetapi harus mejadikan kabupaten Inhil sebagai kabupaten pramuka yang benar-benar membina dan melatih generasi muda yang tangguh dan berkualitas.

Kepada unsur pemerintah di tingkat Desa dan Kecamatan juga diminta berperan aktif mendukung kegiatan kepramukaan. Kwartir juga dimintakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan termasuk ikut berperan dalam kegiatan jumat bersih dan parade senja pramuka dilingkungan masing-masing.

“Kita ingin kegiatan kepramukaan di Inhil aktif dalam setiap kegiatan yang bermanfaat,” Pesan Bupati. (adv pemkab inhil)




Bupati: Jangan Biarkan Alsintan Jadi Besi Tua

-Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan meminta kepada semua kelompok tani yang telah diberikan bantuan hibah berbagai peralatan mesin pertanian untuk tidak membiarkannya menjadi pajangan dan pada akhirnya menjadi besi tua, tetapi hendaknya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin guna meningkatkan produksi pertanian.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam penyampaian kata sambutannya pada pelaksanaan panen bibit padi sekaligus penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok tani bertempat di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan akhir pekan kemaren.

“Kurang lebih 9 bulan saja menjabat sebagai Bupati, sudah beberapa kali saya menghadiri berbagai kegiatan dibidang pertanian. Sebelum hari ini, saat penanaman di BBU pekan arba ini saya juga hadir termasuk juga mengikuti panen raya di desa sanglar beberapa waktu lalu. Terus terang saya merasa bangga,” Ujar Bupati

Diera tahun 80 an ditambahkan Bupati, hanya dengan mengandalkan peralatan tradisional disertai dengan semangat yang luar biasa dari petani, nama Inhil sepat melambung dan dikenal sebagai lumbung padinya Riau.

Hari ini, petani kita sudah diperkenalkan dengan peralatan pertanian modern. Jika dimanfaatkan dengan benar, Bupati berkeyakinan Inhil akan kembali mampu meraih predikat itu dan bahkan lebih mengingat begitu masih besarnya potensi lahan pertanian yang ada.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berpesan agar dinas terkait tetap melakukan pemantauan dan suverfisi agar alsintan yang telah diperbantukan ini benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Jangan peralatan ini hanya disimpan dan bahkan lama kelamaan menjadi besi tua. Harus diawasi agar bisa dimanfaatkan secara maksimal,” Ingatkan Bupati.(dro/adv pemkab inhil)




Diwakili Staff Ahli, Bupati Buka Pelatihan Manasik Haji 2014

Staff Ahli Bupati Inhil Sar'i membuka Manasik Haji TH 2014. Foto: agustan, humas pemkab Inhil
Staff Ahli Bupati Inhil Sar’i membuka Manasik Haji TH 2014. Foto: agustan, humas pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakilil Staff Ahli Bupati, Sar’i menghadiri pembukaan bimbingan manasik haji Tahun 2014. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Agung Al Huda Jalan Jendral Sudirman ini juga dihadiri oleh Kemenag Inhil, kabid haji kemenang Provinsi Riau, Ketua MUI Inhil dan seluruh jamaah calon haji.

Dalam sambutan Bupati yang dibawcakan Sar’I mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya manasik haji agar para jamaah nantinya akan lebih siap dan mandiri dalam menunaikan Ibadah Haji sesuai dengan tuntunan agama islam.

“Sehingga diharapkan akan diperoleh haji yang mabrur karena haji merupakan rukun islam kelima yang wajib untuk dilaksanakan bagi setiap umat muslim yang mampu (Istitho’ah),” Ujar Bupati

Pengertian mampu tersebut di tinjau dari berbagai aspek antara lain; keuangan, kesehatan, dan ilmu pengetahuan.

Pada kesempatan ini juga Bupati menghimbau kepada para Jamaah Haji agar dapat mengikuti Manasik Haji ini dengan tekun dan bersungguh-sungguh sehingga nantinya bermanfaat dan mendapatkan nilai Haji seperti yang kita harapkan bersama.

Untuk keberangkatan haji tahun 2014, seluruh Jamaah Calon Haji asal Kab. Inhil yang tergabung di Kloter 4 Emberkasi Batam berjumlah 445 orang. Pelaksanaan Manasik Haji ini di laksanakan selama 2 hari.(gus/adv pemkab inhil)




Annas Maamun Larang Pejabat Bepergian, Bupati Inhil Justru Benarkan

“Puji Keberhasilan DTPHP Inhil Raih Berbagai Bantuan Hibah untuk Petani”

dari kiri: Kadis DTPHP Inhil, Sekretaris Dinas THP Provinsi Riau dan Bupati Inhil saat panen bibit padi di BBU Pekan Arba
dari kiri: Kadis DTPHP Inhil, Sekretaris Dinas THP Provinsi Riau dan Bupati Inhil saat panen bibit padi di BBU Pekan Arba

Tembilahan (detikriau.org) – JIka Gubernur Riau, Annas Maamun melarang pejabatnya bepergian keluar daerah, tidak demikian dengan Bupati Inhil, HM Wardan. Bupati menginjinkan pejabatnya untuk bepergian asalkan pulangnya membawa hasil bagi pembangunan daerah.

Menurut Bupati, menjalankan pembangunan dalam rangka mempercepat kesejahteraan masyarakat tidaklah cukup hanya mengandalkan kemampuan APBD kabupaten. Oleh karenanya, Bupati Inhil meminta pejabatnya untuk berupaya maksimal mendapatkan sumber pendanaan lainnya baik dari APBD Provinsi maupun Pusat.

dikatakan Bupati, dulu mantan Bupati Inhil, Usman Draman, pernah menyampaikan ada resep yang harus dilakukan untuk mendapatkan tambahan pendanaan itu, yakni “Panjek, Hoyak dan kaik (panjat, goyang dan dikait. red). Pesan ini menurutnya memberikan makna untuk berhasil diperlukan usaha dan perjuangan secara maksimal.

“harus di PHK kalau mau dapat. Makanya saya izinkan pejabat saya untuk bepergian keluar daerah asalkan pulangnya membawa hasil,” Ujar Bupati saat memberikan sambutan pada acara panen bibit padi di BBU Pekan Arba kemaren.

Dicontohkan Bupati, keberhasilan DTPHP Inhil mendapatkan bantuan hibah alat-alat mesin pertanian (alsintan) melalui APBN patut untuk mendapatkan pujian. Dengan bantuan peralatan mesin-mesin yang sangat dibutuhkan petani untuk meningkatkan produktifitas ini, ditunjang dengan bibit yang baik, Bupati berkeyakinanInhil akan mampu bertahan sebagai penyumbang produksi beras terbesar untuk provinsi Riau dan bahkan ia juga berkeyakinan produksi itu akan mampu untuk terus ditingkatkan mengingatk hari ini potensi lahan pertanian Inhil masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan.

“Apalagi kata pak Wiryadi (kadis DTPHP Inhil. Red), ia juga sudah mendapatkan peluang tambahan bantuan hibah 50 unit lagi alsintan. Ini harus dijadikan contoh oleh pejabat lainnya agar upaya kita untuk mensejahterakan masyarakat akan lebih cepat terwujud.” Tandas Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Inhil Penyumbang Kebutuhan Beras Terbesar di Provinsi Riau

-Tembilahan (detikriau.org) – Produksi beras di Kabupaten Inhil menjadi penyumbang 28 persen kebutuhan beras di provinsi Riau. Dengan angka ini mendudukkan Inhil menjadi Kabupaten penyumbang beras terbesar bagi provinsi Riau.

Menurut kadis Tanaman Pangan Hotikultura (TPH) Provinsi Riau melalui Sekretaris Dinas, Mazarma Hz dalam penyampaian kata sambutannya pada acara panen bibit padi dan penyerahan alsintan di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan kemaren, total produksi beras di provinsi Riau sebanyak 434.151 Ton. Dari total jumlah itu, Inhil menyumbang sebanyak 125.340 Ton.

“5 tahun lalu predikat itu dipegang oleh Kabupaten Rohil namun sekarang Inhil ditempat teratas.”Ujarnya.

Untuk itu, sekretaris Dinas Pertanian ini menyampaikan bahwa Provinsi menitipkan pesan agar predikat ini dapat terus dipertahankan Inhil harus mampu mengamankan kawasan pengembangan areal persawahan padi untuk tidak bergeser pada peruntukan lainnya.

Menurutnya, lahan persawahan mengharuskan syarat-syarat lebih khusus dibandingkan peruntukan lainnya. Lahan pertanian keberadaannya harus dekat dengan pemukiman penduduk untuk memudahkan perawatan dengan lebih baik serta memiliki sumber pengairan yang mencukupi.

“Potensi lahan pertanian Inhil masih sangat luas, hari Inhil terus melakukan penambahan luasan areal pertanian khususnya padi. Kami berkeyakinan Inhil akan mampu terus mempertahankan predikatnya sebagai penghasil beras terbesar bagi Riau.” Tandasnya. (dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Hadiri Event Nasional Pacu Jalur

Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo salami GUBRI saat menghadiri Even Pacu Jalur Tradisional TH 2014 di Taluk Kuantan. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo salami GUBRI saat menghadiri Even Pacu Jalur Tradisional TH 2014 di Taluk Kuantan. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Kuantan Singngingi (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo ikut menghadiri acara pembukaan Even Nasional Pacu Jalur Tradisional Tahun 2014 bertempat di lapangan limuno Taluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singngingi Provinsi Riau. Kamis (21/8/2014)

Kegiatan yang bertemakan “Dengan Semangat Pacu Jalur, Kita Wujudkan Kabupaten Kuantan Singingi yang bercahaya, sebagai daerah tujuan wisata dan ekonomi Kreatif”dibuka secara langsung oleh Gubernur Riau, Annas Maamun.(gus/adv Pemkab Inhil)