Besok, JCH Inhil diberangkatkan Ke Embarkasi Batam Melalui Pelabuhan LLASDP Tembilahan

Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin
Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin

Tembilahan (detikriau.org) – Besok, rabu (3/8/2014), sebanyak 567 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Inhil diberangkatkan dari pelabuhan LLASD Tembilahan menuju Batam. Calon tamu Allah ini direncanakan akan dilepas secara langsung oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Menurut Keterangan Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin, tahun-tahun sebelumnya biaya tranportasi lokal yang dikenakan bagi setiap JCH mencapai Rp 4 jutaan. Namun di musim haji 2014 ini, seluruh biaya tranportasi lokal ditanggung oleh Pemkab Inhil.

“tidak ada lagi pungutan, semuanya diberikan secara gratis. Ini merupakan komitmen Bupati untuk meringankan beban biaya yang harus dikeluarkan JCH,” Ujar Arifin.

Sebelum ke pelabuhan LLASD ditambahkan Arifin, seluruh JCH akan dikumpulkan di Masjid Agung Al Huda Jalan Jendral Sudirman Tembilahan. (dro/adv pemkab inhil)




Wakili Bupati, Asisten I Buka Sosialisasi UU Adm Kependudukan 2014

Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam menghadiri kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan Administrasi Kependudukan TH 2014. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Puri Cendana jalan lingkar Tembilahan ini juga dihadiri oleh Kadisdukcapil Inhil, Tengku Edy Efrizal serta beberapa Pejabat  Eselon dan SKPD di lingkungan Pemkab Inhil. Selasa (2/9/2014)

Sosialisasi yang di laksanakan selama satu hari ini menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kependudukan (Disnakertranduk ) Propinsi Riau dengan peserta Camat dan SKPD  lingkungan PEMKAB Inhil.

Dalam sambutan Bupati Inhil yang dibacakan Asisiten I menyatakan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemenuhan atas hak-hak Administratif Kependudukan dalam pelayanan publik, serta memberikan perlindungan yang berkenaan dengan penerbitan  dokumen  kependudukan, tanpa ada yang diskriminatif melalui peran aktif Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

“Saya mengharapkan kegiatan sosialisasi ini  tidak berhenti sampai disini saja tapi perlu berlanjut melalui suatu evaluasi dari kita semua, terutama bagi pihak-pihak yang terkait guna mengetahui sejauh mana dampak positif bagi peserta,” Pesan Bupati

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta  agar mengikuti kegiatan ini dengan  sunguh-sunguh dan penuh rasa tanggung jawab, sehinga  dapat lebih memahami dan lebih menguasai materi yang diberikan, disamping dapat berbagi pengetahuan kepada teman-teman PNS yang belum berkesempatan mengikuti acara seperti ini.

Menurut Ketua panitia, H.Alintar, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan aparatur catatan sipil tentang perundang-undangan administrasi kependudukan dan perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan yang merupakan amanat UU No. 24 TH 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Penerapan  KTP-el yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat serta mendukung  terbangunnya akurasi database di Kabupaten/Kota, Provinsi maupun database kependudukan secara Nasional.(gus/adv pemkab inhil)




Bupati Pinta Program Satu Desa Satu Paud diperjelas

IMG_3714 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan meminta agar instansi terkait mensosialiasikan secara benar tentang program satu desa satu paut yang masuk dalam program Desa Maju Inhil jaya (DMIJ).

Dikatakan Bupati, program satu desa satu Paud itu ditujukan untuk pembentukan Paud baru bukan untuk memberikan bantuan pengelolaan terhadap Paud yang sudah berdiri.

Dari 236 desa dan kelurahan Inhil terdapat 96 desa yang belum memiliki Paud. Pada desa yang belum mempunyai Paud ini akan dibangun Paud baru untuk menunjang pemberian pendidikan terhadap anak usia dini sedang pada desa yang sudah ada Paud maka dengan program ini akan ditambah Paud baru.

“kalau sudah ada satu padu maka menjadi‎ dua, kalau sudah ada dua maka menjadi tiga. Sesuai dengan prgram ini membangun paud baru pada setiap desa,” tambah mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini.

Dengan meningkatnya jumlah Paud yang ada pada setiap desa itu diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) anak usia dini yang mengikuti pendidikan,”karena usia 0-5 tahun itu merupakan usia emas sangat disayangkan jika ada anak usia itu masih berada dirumah dan tidak mendapat pendidikan di Paud,” tandasnya. (adv pemkab inhil)




2014, Kemenpan RB Jatahi Pemkab Inhil 100 CPNS

foto ilustrasi. net
foto ilustrasi. net

Tembilahan (detikriau.org) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil memastikan untuk penerimaan CPNS 2014, Inhil mendapatkan jatah sebanyak 100 CPNS. Jumlah ini meningkat sebanyak 23 orang dari jumlah yang disetujui kemenpan RB sebelumnya yang hanya sebanyak 77 CPNS

“Ya,  kemepan menyetujui penambahan sebanyak 23 orang. Awalnya hanya77,” Ujar Kepala BKD Inhil, Syaifuddin melalui sambungan selularnya, ahad (31/8/2014)

Ditambahkannya, untuk formasi, 64 orang tenaga tekhnis, 17 tenaga kesehatan dan 19 orang tenaga pendidik.

“esok, senin (1/9) kita akan umumkan secara resmi,” Pungaksnya.

Untuk sekedar diketahui, sebelumnya, BKD Inhil mengusulkan sebanyak 435 orang untuk mengisi formasi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) 2014.

dari 435 formasi itu terdiri dari 167 tenaga pendidik, 115 Tenaga kesehatan dan 153 Tenaga Teknis. Usulan ini sesuai dengan pengajuan SKPD terkait.(dro/adv pemkab inhil)




Oktober 2014, Port of Indragiri Mulai Operasional

port of indragiriTembilahan (detikriau.org) – Oktober 2014 mendatang, Port of Indragiri direncanakan sudah akan mulai berfungsi. Saat ini Pemkab Inhil sedang melakukan pembahasan draff kerjasama dengan pihak PT Maskapai Pulau Laut Pull Kontainer Shipping Jakarta.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam rapat paripurna ke 7 masa sidang ke II Tahun sidang 2014 diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan kemaren

“Kita sedang lakukan pembahasan draff kerjasamanya dengan pihak PT Maskapai Pulau Laut Pull Kontainer Shipping Jakarta bersama PT Pelindo Cabang Tembilahan selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP), yang memiliki legalitas pengelola pelabuhan” Sampaikan Wabup

Wabup berkeyakinan jika kerjasama ini bisa disepakati maka pada bulan oktober 2014 mendatang port of Indragiri atau yang lebih dikenal pelabuhan parit 21 ini sudah dapat dioperasionalkan.

Untuk sekedar diketahui, port of Indragiri telah memperoleh izin operasi dari Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Nomor : PP.00/25/20/01-13 tanggal 06 November 2013. Namun sejak saat itu hingga hari ini pelabuhan ini memang belum difungsikan sebagaimana peruntukannya. (dro/adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil bangun Jembatan Penghubung Dusun Tunas Jaya dengan Dusun Pematang Sari

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Inhil, H Yulizal melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung Dusun Tunas jaya dengan Dusun Pematang Sari Kecamatan Tempuling. Rabu (27/8) kemaren

Turut hadir Kepala Bidang Sarana dan Prasarana BPMPD Inhil, H Arispudin, fasilitator kabupaten dan kecamatan, Kepala Desa (Kades) Karya Tunas Jaya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), mahasiswa KKN dan sejumlah masyarakat setempat.

Dikatakan Yulizal, apabila dilihat dari perkembangan dan sikap kebersamaan serta kegotongroyongan masyarakat setempat, ia yakin bahwa Desa Karya Tunas Jaya akan semakin maju dan berkembang di masa mendatang, begitu pula dengan pembangunan infrastrukturnya.

“Jika sudah seperti itu, tentu dana untuk pembangunan desanya akan bisa lebih ditingkatkan lagi dari dana yang ada sekarang,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, mantan Kabag Keuangan Setwan Kabupaten Inhil ini berharap, agar seluruh masyarakat Kabupaten Inhil terutama Desa Karya Tunas Jaya dapat terus mendukung dan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan seluruh program pembangunan di Kabupaten Inhil.

Sementara itu, Kades Karya Tunas Jaya, Mispan mengaku sangat senang dan gembira atas dimulainya pembangunan jembatan penghubung, dengan panjang 44 meter dan lebar 2,5 meter tersebut. Pasalnya, hal ini sudah sangat ditungu dan dinantikan oleh masyarakat sejak lama.

“Untuk dana pembangunannya, bersumber dari Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), yang ditalang terlebih dahulu. Karena ini merupakan inisiatif dan keputusan bersama antara aparatur desa, mengingat kebutuhan masyarakat akan keberadaan jembatan penghubung ini sangat mendesak,” terangnya. (dro/adv pemkab inhil)