Bupati Inhil Pinta PT SHM Hentikan Aktifitas

Bupati Inhil saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi konflik PT SHM dengan masyarakat Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil
Bupati Inhil saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi konflik PT SHM dengan masyarakat Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil

Kemuning (detikriau.org) – Sebelum tercapainya penyelesaian konflik, Bupati Inhil meminta agar PT Sari hijau Mutiara (SHM) untuk menghentikan seluruh aktifitasnya.

Pernyataan ini ditegaskan Bupati dihadapan ratusan warga dan pihak SHM dalam kunjungannya di lokasi konflik, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Minggu (28/9). Saat itu juga hadir Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, Sekda, pimpinan satuan kerja (satker) terkait dan camat serta masyarakat setempat.

“Apapun alasannya kami minta pihak perusahaan tidak melakukan kegiatan dulu,” tegas Bupati saat itu.

Bupati juga menjanjikan untuk secepatnya memverifikasi tim evaluasi perizinan yang sudah dibentuk. Tim akan diperkuat dengan beberapa pihak, termasuk masyarakat, penegak hukum, LSM dan kalangan media serta pihak-pihak lainya yang dianggap perlu.

“Tim ini akan bekerja mencari benang merah terhadap persoalan tersebut. Kita tidak ingin ada persoalan lain yang timbul, sehingga merugikan banyak pihak,” pungkas orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Helmi D: Muatan Lokal Berbudaya Melayu Segera di Implementasikan

Kadisdik Inhil, Helmi D
Kadisdik Inhil, Helmi D

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Indragiri Hilir merencanakan pada semester ke II mendatang di setiap satuan pendidikan, mulai dari tingkatan PAUD hingga Pendidikan Menengah sudah menerapkan kurikulum berbudaya melayu.

Kurikulum muatan lokal berbudaya melayu ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti keinginan Bupati Inhil, HM Wardan.

“Nantinya kurikulum akan kita bagi dalam beberapa klaster, seperti klaster Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (Dikdas), Pendidikan Menengah (Dikmen) SMP dan SMA,” Sampaikan Kadisdik Inhil, Helmi D, Ahad (28/9/2014).

Tak hanya itu, Disdik juga berupaya mencari konten dan konsep budaya, kesenian, dan keterampilan-keterampilan yang besifat umum.

“Insya Allah, pada semeter II mendatang kurikulum berbudaya melayu sudah dapat kita implemintasikan disetiap satuan pendidikan” Yakini Helmi. (dro/*1)




H Alimuddin RM Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPH LAMR Kab Inhil

Datuk H Alimuddin RM menerima amanah sebagai Ketua Harian LAMR kab Inhil masa Khidmat 2014 - 2019
Datuk H Alimuddin RM menerima amanah sebagai Ketua Harian LAMR kab Inhil masa Khidmat 2014 – 2019

Tembilahan (detikriau.org) – Datuk H Alimuddin RM terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir masa khidmat 2014 – 2019. Terpilihanya Sekdakab Inhil secara aklamasi untuk kedua kalinya ini dilaksanakan dalam Musyawarah Daerah (Musda) LAMR Kab Inhil Tahun 2014 bertempat digedung Engku Kelana, jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Akhir pekan kemaren.

Bersama Ketua Dewan Pimpinan Harian, Datuk H.Alimudin, RM, juga dipilih Ketua Majelis Kerapatan Adat, H.Syamsuri Latif dan Ketua Kehormatan Adat, H.M.Thaib Ali.

Menurut Datuk Alimuddin RM, atas kembali diberikannya kepercayaan untuk kedua kalinya ini, ia menyampaikan ucapan terimakasih. Tugas sebagai pimpinan menurutnya adalah tugas yang berat. Namun jika amanah itu sudah diterima maka haruslah dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab.

Bupati dan Wakil Bupati Inhil berfoto bersama kepengurusan LAMR Kab Inhil unsai pengukuhan
Bupati dan Wakil Bupati Inhil berfoto bersama kepengurusan LAMR Kab Inhil unsai pengukuhan

Agar kedepannya LAMR Inhil dapat berperan dan memberikan pengabdian lebih baik dibandingkan kepengurusan masa khidmat 2009-2013 maka harus ada kerjasama yang baik antara pengurus LAMR Kabupaten yang hari ini baru dilantik dengan pengurus LAMR ditingkat Kecamatan.

“Jika semua dilakukan dengan saling bekerjasama maka saya yakin kita akan mampu membuat LAM Daerah akan lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya,”Ujar Datuk H Alimuddin RM

Sementara itu, Bupati Inhil dalam sambutannyaberharap melalui MUSDA ini, dapat disatukan persepsi dan langkah serta kebulatan tekad untuk secara bersama-sama membangun negeri, menghilangkan kemiskinan dan kebodohan sehingga kehidupan masyarakat kita sejajar dengan masyarakat daerah lain.

”Harapan saya kepada lembaga adat ini nantinya, sesepuh adat, pemangku adat beserta seluruh masyarakat adat, kiranya dapat lebih meningkatkan peran sertanya dalam kegiatan pembangunan disegala bidang. Melalui Lembaga Adat Melayu ini, diharapkan pula gagasan dan pemikiran yang mendalam guna dapat melahirkan keputusan-keputusan dan program yang baik dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan.” Imbuh Bupati.

Disamping dihadiri oleh Bupati, HM Wardan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman malomo beserta Istri, unsur MUSPIDA , Sekda Kab. Inhil beserat Istri , Ketua TP.PKK Kab. Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, Pengurus LAMR Provinsi Riau, Para Pejabat di lingkunagan Pemkab Inhil, para Pengurus LAMR Kab. Inhil serta para tamu undangan lainnya.(rul/adv pemkab Inhil)




Wakili Bupati, Asisiten II Setdakab Inhil Resmikan Rakorcab FKDT

DSC_7847 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan Hamid meresmikan kegiatan pembukaan rakorcab Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Inhil. Pada kegiatan yang dilaksanakan disalah satu Wisma di jalan Telaga Biru Tembilahan ini juga dihadiri oleh Kepala Kemenag Inhil, H. Azhari Syukur, Ketua DPW Provinsi Riau, H Mahfuzdh serta peserta Rakor dan undangan lainnya. Sabtu (27/9/2014) malam

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II mengatakan bahwa keberadaan FKDT sangat dirasakan oleh Diniyah Takmiliyah karena memiliki fungsi sebagai mitra kerja kementerian agama guna mensukseskan penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah, sebagai wadah interaksi,konsultasi serta koordinasi bagi seluruh anggota untuk peningkatan profesionalisme tenaga pendidik secara terpadu.

oleh karena itu Bupati menyatakan bahwa tidaklah mengherankan jika Diniyah takmiliyah tetap eksis dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena diniyah takmiliyah memiliki pondasi yang kuat dan pengelolaan manajemen yg cukup baik, dalam rangka memberikan tambahan dan pendalaman pengetahuan agama islam kepada pelajar di sekolah umum, agar memiliki sikap, pribadi dan prilaku mulia sebagai seorang muslim, terampil dalam ibadah, dan mampu bersosialisasi dalam masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi aqidah dan berakhlaqul karimah.

“Atas nama Pemerintah daerah kita menyambut baik dan mendukung dengan adanya Rakorcab DPC FKDT ini, semoga melalui Rakorcab ini akan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan terbaik demi meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah Takmiliyah dan teruslah berkiprah dalam menyebarkan syariat islam di khususnya di Kab Inhil.,” Pesan Bupati

Sementara itu, ketua FKDT Inhil, Suhaili Hamdi mengatakan bahw FKDT adalah organisasi yang berkaidahkan Islamahlisunnah waljamaah yang berdasarkan pancasila ditujukan untuk mewujudkan pendidikan islami, demokratis dan sejahtera.

Pelaksanaan Rakorcab diadakan selama dua hari, tanggal 27 – 28 September 2014 yang diikuti oleh utusan masing-masingi kecamatan se kab Inhil. (way/Adv Pemkab Inhil)




Bupati Inhil Kukuhkan Kepengurusan K3S

Bupati Inhil, HM Wardan saat melantik kepengurusan K3S Inhil. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan saat melantik kepengurusan K3S Inhil. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan mengukuhkan kepengurusan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Indragiri Hilir masa bhakti 2013-2018, di Gedung Wanita Tembilahan, Jum’at (26/9).

Prosesi pengukuhan yang dilaksanakan sempena pembukaan sosialisasi peran dan fungsi Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) dalam pembangunan ini, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Ketua Umum K3S Provinsi Riau, Auni M Noor dan Sekretaris, Sadriah Lahamid, sejumlah pejabat eselon, Camat, pengurus TP PKK dan perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil dalam sambutannya berharap dengan terbentuknya kepengurusan K3S yang baru ini, dapat segera melakukan konsilidasi dan menyusun rencana program kerja.

“Kepada seluruh komponen masyarakat yang menjadi pengurus K3S Kabupaten Inhil, saya harapkan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mencapai visi dan misi Kabupaten Inhil, yakni menuju kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” tutur Bupati, Wardan.

Apalagi, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, keberadaan K3S di Kabupaten Inhil merupakan kebutuhan daerah sebagai mitra pemerintah, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Inhil.

“K3S juga diharapkan dapat merumuskan rencana kerja operasional yang terarah, sistematis dan berkisinambungan, sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua K3S Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah menyatakan bahwa pengukuhan ini akan menjadikan terobosan, sekaligus komitmen untuk lebih meningkatkan kepedulian kepada sesama di masa mendatang.

“K3S merupakan salah satu institusi yang secara berjenjang berada di bawah pembinaan Kementrian Sosial Republik Indonesia, yang berkaitan dengan pembinaan kesejahteraan sosial. Untuk itu, K3S Kabupaten Inhil harus mampu melakukan koordinasi berbagai kegiatan kesejahteraan sosial di bawah bimbingan dan pembinaan Pemkab Inhil,” imbuhnya. (dro/adv pemkab inhil)




Asisten I Pinta Kabag Humas Jalin Kemitraan yang Lebih Baik dengan Kalangan Pers

kabag Humas Baru, Ramdani (berkopiah) dan Asisten I, Darussalam dalam pertemuan dengan kalangan wartawan liputan inhil.
kabag Humas Baru, Ramdani (berkopiah) dan Asisten I, Darussalam dalam pertemuan dengan kalangan wartawan liputan inhil.

Tembilahan (detikriau.org) – Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam meminta agar bagian Humas untuk lebih mampu menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan insan pers yang ada di Kabupaten Inhil. Hal ini dipandang sangat perlu agar spirit kemitraan antara pemerintah daerah dan Pers dapat terbangun dengan harmonis dalam landasan kerja profesional.

Pernyataan ini menjadi salah satu pesan yang disampaikan Asisiten I dalam kesempatan silaturhami antara kabag Humas Baru, Ramdani dengan kuli tinta yang bernaung dibawah dua organisasi pers Nasional, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Inhil, Anggota Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Pekanbaru di Inhil serta dua organisasi wartawan tempatan, Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI) dan gabungan Wartawan Inhil (GWI) diruang media centre bagian Humas lantai 3 gedung kantor Bupati inhil, Jum’at (26/9/2014) sore

Menurut Darussalam, agar hubungan kemitraan bisa terjalin dengan baik, Humas harus mampu untuk lebih mengedepankan sikap kerja professional. Kebutuhan dan berbagai hal yang dibutuhkan kalangan wartawan dalam menjalankan tugas dan fungsinya haruslah diupayakan untuk diakomodir dengan baik tanpa memandang ianya berasal dari media atau organisasi pers mana sepanjang apa yang diperbantukan itu tidak menyalahi dari aturan ketentuan hukum yang disyaratkan.

Disamping hal itu, Darussalam yang juga pernah duduk sebagai penjabat kabag humas ini, juga berpesan kepada kabag humas baru untuk berupaya kembali mengaktifkan sarana yang diperuntukan untuk kalangan wartawan yang sudah lama berdiri (Balai wartawan. Red). Dengan diaktifkannya kembali balai wartawan ini, disamping sarana media centre yang sudah ada dibagian humas, diharapkan akan menjadi wadanya wartawan untuk saling berkumpul dan bertukar informasi.

“Kita tidak perlu selalu mengadakan pertemuan dengan cara formil, hubungan dengan rasa kekeluargaan pastinya akan lebih baik agar komunikasi yang tersampaikanpun akan lebih lugas dan tersalurkan dengan nyaman.” Pesan Darussalam

Diakhir kalimatnya, Darussalam berpesan kepada kabag humas baru termasuk bagi puluhan pekerja media yang ikut menghadiri pertemuan ini kedepannya lebih membuka komunikasi. Menurutnya tidak ada satupun persoalan yang tidak bisa diselesaikan sepanjang masih terbukanya jalinan komunikasi.

“Jadikan apa yang sudah berlalu sebagai sebuah pengalaman dan kedepan, mulailah dengan langkah yang lebih baik.” Tandas Darussalam.

Dalam kesempatan itu, kabag Humas baru, Ramdani juga menyampaikan komitmennya untuk berupaya membangun kemitraan yang sebenar-benarnya dengan kalangan jurnalis yang menjadi mitra pemakb Inhil selama ini. Tanpa kemitraan yang saling menghargai dan kerjasama professional, hubungan akan selalu hambar.

“Saya akan buka diri selama 24 jam penuh. Handphone saya tidak pernah mati. Silahkan hubungio jika memang ada yang harus disampaikan sepanjang itu memang sejalan dengan tugas dan fungsi saya sebagai kabag humas,” Janji Ramdani.

Semua kawan-kawan wartawan menurut Kabag adalah sahabatnya. Ia berjanji tidak akan membeda-bedakan media apa dan organisasi apa. Yang terpenting adalah kerja professional dan sesuai aturan hukum yang disyaratkan.(fsl)