Tim Kemendikbud RI Lakukan Penilaian Lembaga PAUD Inhil

Foto Bersama Bupati, Bunda Paud serta TIM Verifikasi dari Kemendikbud RI
Foto Bersama Bupati, Bunda Paud serta TIM Verifikasi dari Kemendikbud RI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim verifikasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan penilaian terhadap keberadaan lembaga PAUD di Inhil, Jum’at (10/10).

Kedatangan rombongan dari Kemendikbud RI di Bumi Sri Gemilang ini sempena dengan pelaksanaan lomba Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2014 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Kegiatan tajaan Disdik Inhil di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhil, Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan ini juga bersamaan dengan penilaian dan apresiasi Bunda PAUD berprestasi tingkat nasional.

Tampak hadir saat itu, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil, Bunda dan Mitra PAUD, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), perwakilan perbankan dan perusahaan, serta Kepala Seksi PAUD Provinsi Riau.

Bupati Inhil dalam sambutannya mengatakan, Bunda PAUD telah berupaya semaksimal mungkin dalam memperjuangkan pembangunan PAUD dan telah banyak melaksanakan berbagai program dengan capaian prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan tersebut dapat dibuktikan dengan telah ditetapkannya Bunda PAUD Inhil sebagai juara satu Bunda PAUD berprestasi tingkat Provinsi Riau tahun 2014 dan ditunjuk pula untuk mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional.

“Tentu saja upaya yang dilakukan ini bukanlah semata-mata hanya untuk meraih juara dan jadi pemenang saja, namun lebih sebagai pendorong dan bentuk komitmen Pemkab Inhil, dalam upaya menyiapkan generasi di masa depan yang cerdas, tangguh, beriman dan memiliki kompetensi untuk mampu bersaing di masa mendatang,” Ujar Bupati.

Sementara Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah menjelaskan bahwa pendidikan bagi anak usia dini sangat penting dan harus diawali dengan tanggung jawab bersama dari seluruh pihak terkait, khususnya pemerintah daerah.

“Dengan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak terkait ini, tentunya menjadi motivasi bagi kita semua, untuk mewujudkan Inhil sebagai kabupaten PAUD yang berkualitas, yang dilandasi dengan iman dan takwa,” terangnya.(dro/adv pemkab inhil)




Sekda Buka Rakor GOW se Inhil

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM membacakan sambutan Bupati pada rakor GOW. Foto; Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM membuka kegiatan rakor Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se Kab Inhil. Pada acara yang diselenggarakan di gedung wanita jalan baharuddin jusuf tembilahan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat esselon dilingkungan pemkab inhil. Kamis (9/10/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, Bupati menyampaikan sambutan baiknya dengan terselenggaranya rakor perempuan se-inhil ini. Rakor yang ditujukan untuk melakukan konsolidasi organisasi melalui program kerja diharapkan akan dapat lebih meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan organisasi perempuan kedepannya secara prima sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan Inhil.

Harus disadari kata Bupati, permasalahan yang erat kaitannya dengan program pembangunan perempuan selama ini disebabkan belum adanya pendekatan pembangunan yang secara khusus mempertimbangkan manfaatnya secara adil terhadap kaum perempuan dan laki-laki. Hal ini memberikan dampak terhadap timbulnya ketidaksetaraan dan keadilan gender. Kondisi ini semakin diperburuk dengan masih terbatasnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan kebijakan publik. Oleh karenanya, pengarusutamaan gender harus didukung oleh pergeseran paradigma dengan mempertimbangkan sifat pemerintah yang otokratif ke demokratik. Disamping itu, sifat pemerintah yang monolitik perlu dialihkan menjadi pluralistic, dari sentralisitik ke desentralistik serta dari unilateral ke interaksionis. Dengannya diharapkan akan dapat mendorong pemberdayaan perempuan melalui program kerja organisasi mencapai millennium development goals (MDGs).

“Insyaallah pengarusutamaan gender bisa diwujudkan sebagaimana yang diinginkan tanpa mengabaikan kodratnya sebagai seorang ibu,” Ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berharap rakor perempuan ini dapat terwujudnya peran dan partisipasi organisasi perempuan secara bersama-sama dengan pemerintah kab inhil untuk mengatasi berbagai permasalahan daerah yang sangat komplek diantaranya persoalan kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingkat pendidikan yang belum menjangkau semua lapisan masyarakat, kurangnya kesadaran masyrakat terhadap kebersihan serta masih rendahnya partisipasi kaum perempuan dibidang public.

Oleh karenanya diperlukan pemetaan potensi dari masing-masing induk organisasi untuk saling mendukung pelaksanaan program yang sesuai sehingga dapat terciptanya jalinan kerjasama untuk meningktakan program pemberdayaan masyarakat pada umumnya dan perempuan khususnya.

“Dengan rakor ini saya berharap kedepannya pemberdayaan perempuan dapat lebih terfokus lagi dan tetap mengacu pada kebutuhan praktis dan strategis kaum perempuan,” Tandas Bupati.

Sementara itu, ketua GOW Inhil, Hj Djamilah dalam laporan menyampaikan bahwa rakor ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan pemahaman seluruh anggota dan anggota organisasi perempuab tentang arti dan peran organisasi perempuan dalam pembangunan di inhil.

“Selain itu kegiatan ini menjadi momentum pemantapan komitmen untuk mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki bagi kepentinagan organisasi perempuan di Inhil agar eksistensi dan perannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya kaum perempuan.” Jelasnya.

Rakor yang dilaksanakan dalam 1 hari kerja ini diikuti oleh sebanyak 150 orang peserta yang berasal dari organisasi perempuan yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Buka Rapat Konsolidasi dan Evaluasi BP Inhut

IMG_8616 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka secara resmi Rapat Konsolidasi dan Evaluasi Badan Pekerja (BP) Pembentukan Kabupaten Indragiri Utara bertempat disalah satu Aula Hotel di Tembilahan, kamis (9/10/2014)

Dikatakan Wabup, salah satu tujuan pelaksanaan otonomi daerah terkait dengan pemekaran adalah untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat lokal, dalam rangka pertumbuhan kehidupan demokrasi, dengan interaksi yang lebih intensif antara masyarakat dan Pemerintah Daerah yang baru. Dengan demikian masyarakat sipil akan memperoleh hak-hak dan kewajibannya secara lebih baik sebagai warga negara.

Pemerintah Kabupaten Inhil dikatakan Wabup tentunya memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran Inhut. Dukungan ini diberikan Pemerintah dengan tujuan untuk menyediakan pelayanan publik yang lebih baik dalam wilayah kewenangan yang terbatas/terukur. Kemudian mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat melalui perbaikan kerangka pengembangan ekonomi daerah berbasiskan potensi lokal serta upaya penyerapan tenaga kerja secara lebih luas disektor pemerintah, swasta dan dunia usaha. karena berbagai peluang usaha ekonomi baru baik secara formal maupun informal menjadi lebih tersedia sebagai dampak ikutan pemekaran wilayah.

“Kita berharap dengan adanya Rapat Konsolidasi dan Evaluasi BP Inhut ini akan dapat bersama-sama berjuang untuk mempercepat proses pembentukan daerah otonomi baru yaitu Kabupaten Indragiri Hilir Utara, sebagaimana yang menjadi aspirasi masyarakat Inhil Utara.” Kata Wabup

Dengan adanya pemekaran ini, diharapkan daerah yang baru dibentuk dapat tumbuh berkembang dan mampu menyelenggarakan otonomi daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang optimal, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang ada didaerah tersebut, sehingga pembentukan Kabupaten Indragiri Hilir Utara ini dapat bermanfaat bagi pembangunan nasional pada umumnya, dan pembangunan daerah pada khususnya. Tandas Wabup. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati dan Wakil Bupati inhil Ikuti rapat percepatan integrasi Jamkesda

IMG_0875Pekanbaru (detikriau.org) – Bupati dan Wakil Bupati Inhil menghadiri acara rapat percepatan integrasi Jamkesda Provinsi Riau ke Progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2015. Pada kegiatan yang dilaksanakan di aula Melati gedung Kantor Gubernur Riau itu, Bupati dan Wakil Bupati  juga didampingi oleh Kepala Disnas Kesehatan (kadiskes), Kepala Dinas Sosial (Kadisos) dan bappeda. Rabu (8/10/2014)

Bupati Inhil, HM Wardan usai kegiatan mengatakan sambutan baiknya untuk penyelenggaraan  percepatan integrasi Jamkesda Provinsi Riau ke Progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2015 ini. Saat ini menurut Bupati, Kab Inhil sedang melakukan proses penyusunan RAPBD dan budget sharing antara provinsi dan kabupten inhil dalam kegiatan ini akan direaliasikan.

“Kesepakatan budget sharing ini akan segera kita realisasikan,” ujar Bupati sambil menyatakan bahwa sebagaimana ditetapkan, budget sharing provinsi dengan Kab Inhil dengan pola 50:50

Sebelumnya, kepala BPJS kesehatan divisi regional  II, Benjamin Saut PS menyatakan bahwa hasil pertemuam ini telah disepakati dan ditandatangani tentang adanya budget sharing antara provinsi riau dan kabupaten/kota. Dengan adanya budget sharing ini maka sistem yang digunakan diukur melalui 4 kuadran yakni, 20:80, 30:70, 60:40 dan 50:50

“Budget sharing ini juga dilakukan dengan 3 indikator yakni kemampuan APBD, Pendapatan perkapita dan Geografi kabupaten/kota,” Ujarnya.

Di seluruh Indonesia menurutnya, peserta JKN saat ini berjumlah kurang lebih 128 juta, Untuk divisi regional II sebanyak 7,2 juta dimana riau sendiri sudah mencapai 1,9 juta. Jumlah ini menurutnya sudah melampaui dari target yang telah ditetapkan pada peta jalan cakupan semesta. Untuk divisi regional II terdiri dari 4 Provinsi dengan 9 kantor cabang.

“Sebagai bentuk komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan, kita juga akan kembali mendirikan 2 kantor cabang yaitu di Tembilahan dan Payakumbuh.” Tandasnya. (dro/rul/adv pemkab inhil)




Sekda Lepas Duta Inhil Berlaga di Ajang POPDA XII Riau

Sekda di dampingi Kepala Dinas dan staf Ahli Bupati serta Oficial melepas Atlet POPDA XII TH 2014TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh atlit duta kabupaten Inhil yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Riau diminta untuk mampu berkompetisi secara maksimal serta menjunjung tinggi sportifitas.

Permintaan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Alimuddin RM saat melepas keberangkatan kontingen Inhil dihalaman kantor Bupati, rabu (8/10/2014).

”Melalui prestasi olahraga kita bisa mempromosikan daerah bahkan hingga ke tingkat Internasional,”Kata Sekda

Sekda Foto bersama dengan atlet POPDA XII TH 2014Atlit pelajar Kabupaten Inhil yang diberangkatkan juga diharapkan Sekda akan dapat menjadi duta Provinsi Riau untuk tampil pada event tingkat Nasional. Sebagaimana diketahui pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar Agustus 2014 lalu, pelajar Inhil mampu meraih prestasi cemerlang.

“Pada ivent itu Atlet kita mampu menyumbangkan mendali emas pada Cabor Futsal dan mendali Perunggu pada Cabor Tenis Meja di nomor ganda putra. Hendaknya prestasi itu juga mampu di rebut atlet POPDA kita kali ini,”harap Sekda.(dro/*1/adv pemkab Inhil)




Bunda Paut Inhil Komitmen Dorong Anak Usia Dini Tetap Bersekolah

DSC_7864 - CopyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan berkomitmen untuk mengembangkan lembaga pendidikan PAUD sekaligus mendorong anak-anak usia dini  tetap bersekolah.

“Pada intinya kami bertekad bagaimana bisa mendukung penuh program-program pemerintah, dalam hal Pendidikan Anak Usia Dini,”ujar Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, Selasa (7/10).

Program pemerintah yang sangat sentral khusus bidang PAUD adalah pengentasan satu desa satu PAUD pada akhir tahun 2015 mendatang serta pencapaian target angka partisipasi kasar (APK) yang sudah ditargetkan pemerintah pusat.

“Secara Nasional, APK PAUD 75 persen. Sedangkan APK PAUD Inhil saat ini baru mencapai 40 persen. Dengan sisa waktu yang ada kita akan mengejar ketertinggalan itu, terutama melalui program yang sudah dibuat pemerintah daerah,”paparnya.

Masih menurut Ikha, sapaan akrab Zulaikhah, secara khusus pihaknya bertekat untuk dapat melayani anak-anak usia dini agar dapat mengenyam bangku pendidikan. Hal itu sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.(dro/*1/adv pemkab inhil)