Bupati Inhil Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018

Bupati Inhil HM Wardan (tiga dari kiri). Foto: Arsip Diskominfops Inhil

Jakarta — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri rapat koordinasi nasional Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018, Rabu (14/11/2018) pagi di Jakarta.

Rapat tajaan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) ini dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Daerah ini, spesifik mengevaluasi penyaluran dana desa tahun 2015 – 2018 serta koordinasi persiapan penyaluran dana desa tahun 2019.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyambut baik langkah dari Kemendes PDTT RI ini. Menurutnya, Rakornas ini juga dimaksudkan untuk merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa.

“Melalui rapat ini, Pemerintah pemangku kepentingan yang berkomitmen terhadap Undang-Undang Desa, mendapatkan kesamaan konsep dan visi serta misi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” pungkas Bupati seusai rapat.

Dengan diselenggarakannya rakornas, Bupati mengharapkan adanya peningkatan kinerja dalam pelaksanaan P3MD, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. “Dalam pelaksanaan program P3MD, perlu dilakukan peningkatan koordinasi lebih intensif lintas sektoral secara komprehensif serta multidimensional,” ujar Bupati.

Dia menambahkan, rakornas tersebut juga dianggap dapat menciptakan kemandirian masyarakat mengelola program secara transparan dan akuntabel serta berperan aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan memfasilitasi inovasi-inovasi yang ada di desa. Dengan begitu, pengelolaan pembangunan di desa dapat lebih baik dan hasilnya terukur.

Bupati menilai, Rakornas P3MD tersebut memiliki nilai strategis dan mendasar yang mampu menjadi inspirasi serta motivasi bagi masyarakat, termasuk para pelaku pembangunan di semua tingkatan, yang nantinya menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan program pada tahun mendatang./*/Ari Permana




Bertemu Presiden Jokowi, Wardan Mohonkan Dukungan Atasi Sejumlah Persoalan di Inhil

Foto: Arsip Diskominfops Inhil

Jakarta, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan hadiri undangan Presiden RI Joko Widodo bersama 30 Bupati lainnya bahas tentang sinergi pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah serta situasi dan tantangan ekonomi global, bertempat di Istana Negara, senin (12/11)

Dalam kesempatan pertemuan yang digagas oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu, HM Wardan berkesempatan serahkan proposal secara langsung kepada Presiden.

“Harapan terbesar kita agar Pemerintah Pusat dapat memberikan bantuan kepada kita dalam upaya penyelamatan perkebunan kelapa dan perbaikan harga kelapa. Selain itu juga kita berharap dapat support di bidang pembangunan infrastruktur dan penunjang lainnya,” Ujar Bupati

Kepada Presiden, Bupati sampaikan potensi perkelapaan yang dimiliki Kabupaten Inhil sebagai daerah yang memiliki hamparan kelapa terluas di Indonesia.

Menurut Bupati, di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menguntungkan bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, sudah sepatutnya potensi daerah seperti yang ada di Kabupaten Inhil dapat diberdayakan secara maksimal sehingga mampu membantu memperkokoh pondasi ekonomi nasional.

“Kita memiliki potensi di bidang perkebunan kelapa, bahkan potensi yang besar. Arah pembangunan sektor ini jelas, yakni Industrialisasi, bahkan dalam skala rumah tangga sekalipun,” jelas Bupati.

Dengan semua potensi itu, Bupati berharap, Pemerintah Pusat dapat mengerahkan segenap dukungan konkretnya terhadap Kabupaten Inhil pada sektor perkebunan kelapa, terutama dalam hal sokongan menuju gerbang revolusi industri kelapa.

“Orientasi ekspor yang menjadi tujuan kita. Jika memang perusahaan domestik ingin mengambil peran silahkan, dimana produk turunan kelapa asal Kabupaten Inhil dapat menjadi komoditas subtitusi di dalam negeri atas kelapa – kelapa yang mungkin diimpor dari luar,” papar Bupati.

Namun, sayangnya belakangan ini, menurut Bupati, Kabupaten Inhil diterpa berbagai kendala pada sektor hulu perkebunan kelapa yang diasumsikan dapat mengancam kesinambungan dari produksi kelapa lokal masyarakat pekebun kelapa.

Dalam pertemuan itu, Presiden menyampaikan adanya ancaman efek ekonomi global terhadap ekonomi Indonesia dari berbagai permasalahan.

Sebagai contoh, krisis ekonomi yang melanda negara di benua Amerika, seperti Venezuela, Brazil dan Argentina, termasuk pula Turki yang sedang diguncang permasalahan ekonomi.

Disamping itu, perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang tidak menunjukkan tanda – tanda akan mereda juga turut andil dalam kondisi yang mengancam perekonomian nasional.

Dalam posisi yang tidak menguntungkan ini, Joko Widodo meminta agar para Pemimpin di Daerah dapat memahami bahwa kondisi seperti ini dapat berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya berkenaan dengan masalah inflasi meski inflasi Indonesia masih terjaga./Ari Permana




Keberadaan Islamic Center diyakini Mampu Tingkatkan Prestasi Keagamaan

Tembilahan, detikriau.org – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, HM Arifin optimistis keberadaan Masjid Islamic Center sebagai Pusat Pengkajian dan Pengembangan Al – Qur’an mampu meningkatkan prestasi keagamaan daerah.

Bukan tanpa alasan, optimisme Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Inhil, HM Arifin muncul setelah melihat peningkatan prestasi oleh sejumlah daerah yang memiliki lembaga pemusatan pelatihan Al – Qur’an.

“Contohlah Batam bisa juara umum MTQ, juara nasional. Seperti Jakarta, di Jawa, Jawa Barat, Jawa Timur. Mereka yang berhasil itu punya lembaga pemusatan pelatihan yang representatif. Bahkan, di Rohil juga sudah ada,” ujar Arifin, berbincang diruang kerjanya, Senin (5/11/2018)

Arifin mengatakan, kehadiran lembaga pemusatan pelatihan Al – Qur’an seperti Islamic Center dinilai cukup mendesak. Sebab, jika tidak mempunyai Islamic Center, prestasi gemilang yang berlimpah di bidang kegamaan akan sulit diraih.

“Kalau tidak ada pemusatan hanya berharap partisipasi masyarakat di rumah – rumah ya seperti inilah kita, sulit untuk berlimpah prestasi. Kalau ada pemusatan, pengelolaan dengan disiplin yang tinggi, saya yakin prestasi akan meningkat,” yakini Arifin.Pemanfaatan Islamic Center pada tahun 2019 nanti, khususnya tentang teknis sistem pengelolaan, Arifin mengungkapkan, bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Inhil berkemungkinan akan mendatangkan tenaga pelatih dari luar daerah.

Selain untuk melatih calon Qori dan Qoriah, tenaga pelatih yang diambil dari pusat, Provinsi Riau ataupun daerah lain tersebut juga akan ditugaskan untuk melatih para calon pelatih lokal Kabupaten Inhil.

“Ya seperti TOT (training of trainer) lah. Kita membutuhkan juga pelatih – pelatih lokal yang kompeten setelah dibekali oleh pelatih dari luar itu,” jelas Arifin.

Perekrutan tenaga pelatih luar daerah, menurut Arifin dilakukan bukan karena tidak adanya pelatih lokal yang kompeten dan kapabel, melainkan untuk mengoptimalkan upaya memperbanyak jumlah kader – kader pelatih lainnya dan tentunya jumlah generasi qurani.

“Beberapa nama besar qori dan qoriah asal Inhil, seperti Musdalifah, Hj Nuraini itu bagus, orang luar aja pakai tenaga mereka untuk melatih. Tapi dengan jumlah yang ada sekarang itu masih kurang,” tutur Arifin.

Setelah memperoleh pelatihan, para pelatih baru asal Kabupaten Inhil tersebut akan disebar ke seluruh Kecamatan bahkan Desa dan Kelurahan se – Kabupaten Inhil.

“Dengan begitu, anak – anak kita, calon qori dan qoriah kita, dapat belajar leluasa karena jumlah pelatih yang memadai dan mampu mengakomodir pembelajaran seluruh anak sehingga cita – cita melahirkan generasi qur’ani sebagaimana yang sering disebutkan Bupati Inhil, HM Wardan dapat terwujud,” tandas HM Arifin./ Ari Permana




Bupati Inhil Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa/i SDN 007 & SDN 008 di Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia Tahun 2018 bersama siswa/i SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan, Selasa (23/10/2018) pagi.

“HCTPS merupakan kampanye yang sudah dicanangkan sejak tahun 2008 lalu oleh PBB guna menyerukan pentingnya peningkatan kualitas kesehatan dengan praktek higiene dan sanitasi di seluruh dunia,” ujar Bupati dalam sambutannya di halaman SDN 007 dan SDN 008, Jalan Bunga, Tembilahan.

Kebersihan tangan, menurut Bupati sangat diperlukan, mengingat tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang berperan menghindarkan dari penyakit akibat makanan tercemar kuman yang berada di tangan.

Peringatan HCTPS ini, diungkapkan Bupati, pada dasarnya dilaksanakan secara global setiap tanggal 15 Oktober. Peringatan HCTPS rutin digelar setiap tahun guna mengingatkan pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat kepada masyarakat, terutama kepada anak – anak sejak dini sebagai generasi penerus.

“Cuci tangan pakai sabun merupakan suatu perilaku hidup sehat yang dapat dilakukan dengan cara sederhana dan tanpa biaya mahal serta telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran berbagai penyakit,” jelas Bupati.

Senada dengan yang dikatakan Bupati, Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan juga menjelaskan, bahwa cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara yang paling mudah, murah dan efektif untuk mencegah berbagai macam penyakit.

“Meskipun demikian, belum banyak masyarakat yang mengetahui dan menyadari akan hal tersebut. oleh sebab itu, peringatan HCTPS ini penting kita laksanakan, untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun kepada masyarakat,” paparnya.

Kampanye cuci tangan pakai sabun, menurut Hj Zulaikhah Wardan juga adalah upaya menurunkan tingkat kematian akibat penyakit tertentu yang dapat ditularkan melalui tangan yang kurang terjaga kebersihannya. Selain itu, cuci tangan pakai sabun adalah langkah pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

“Tidak hanya itu, peringatan HCTPS ini juga dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan pembangunan fasilitas sanitasi di sekolah,” terang Zulaikhah.

Ibunda Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini mengutarakan, penyelenggaraan HCTPS di SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan ini merupakan sebuah komitmen dan langkah nyata gerakan TP PKK membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pemahaman betapa pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat yang dimulai sejak dini, sekaligus menyokong pembangunan daerah khususnya dalam bidang kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Inhil, HM Wardan juga menyerahkan bantuan alat dan perlengkapan cuci tangan dari Dinas Kesehatan Inhil, serta bingkisan berupa kain sarung dan mukena kepada anak yatim piatu SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan.

Setelahnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian tata cara cuci tangan pakai sabun serta tarian peragaan cuci tangan pakai sabun oleh TP PKK Inhil, tenaga kesehatan, serta murid SDN 007 dan SDN 008. Acara ditutup dengan pelaksanaan cuci tangan pakai sabun oleh Bupati dan Ketua TP PKK beserta rombongan.

Hadir pula dalam kegiatan itu anggota Forkopimda Kabupaten Inhil, Pejabat Eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Ketua Organisasi Wanita dan segenap keluarga besar SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan.

Kegiatan tajaan TP PKK Kabupaten Inhil bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil ini, mengusung tema “Masa Depan Kita Ada di Tangan Kita”. Tujuan pelaksanaan HCTPS ini ialah untuk menerapkan aktifitas cuci tangan pakai sabun kepada masyarakat sebagai perilaku hidup bersih dan sehat./ adv/Ari Permana




Persiapan Pemilu 2019, Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

“Juga bahas isu – isu aktual yang berkembang berkaitan dengan upaya menyukseskan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019”

Foto: Arsip Diskominfops Inhil

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan memimpin Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Selasa (23/10/2018) pagi.

Rapat Koordinasi diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil dalam rangka Persiapan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif tahun 2019 serta isu – isu aktual di Kabupaten Inhil.

Hadir dalam rakor, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Inhil, perwakilan Polres Inhil, perwakilan Kodim 0314 / Inhil, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Inhil, Camat, Lurah dan Kepala Desa se – Kabupaten Inhil.

Bupati mengatakan, Forkopimda, Camat, Lurah dan Kepala Desa yang hadir, telah memaparkan kesiapan – kesiapan menjelang Pilpres. Berbagai masukan, dikatakan Bupati, juga diberikan dalam forum rapat koordinasi.

“Banyak hal yang kita bahas dalam rapat koordinasi ini, terutama yang menyangkut dengan persiapan untuk Pilpres dan Pileg 2019, baik ditingkat Desa dan Kelurahan, Kecamatan serta Kabupaten,” ujar Bupati saat wawancara bersama awak media usai memimpin rapat koordinasi.

Selain itu, Bupati mengatakan, dalam forum rapat dibahas pula isu – isu aktual yang berkembang berkaitan dengan upaya menyukseskan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019.

“Pihak Bawaslu dan KPU Kabupaten Inhil juga sudah banyak memberikan informasi yang dimaksudkan agar penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019 di Kabupaten Inhil dapat berjalan lancar dan kondusif,” papar Bupati seraya mengatakan daerah Kabupaten Inhil termasuk dalam kategori rawan.

Mengacu pada pelaksanaan Pilkada beberapa waktu lalu, diungkapkan Bupati, tingkat partisipasi masyarakat relatif rendah. Dalam forum rakor, lanjutnya, dibahas bersama upaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada ajang Pilpres dan Pileg mendatang.

“Tingkat partisipasi perlu kita evaluasi. Tadi sudah dimintakan kepada Kepala Desa, Lurah dan Camat agar mensosialisasikan pentingnya partisipasi dalam Pemilu,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Dirinya juga menginstruksikan Kepala Desa, Lurah dan Camat agar dapat mengimbau masyarakat masing – masing untuk senantiasa menjaga kondusifitas situasi menjelang penyelenggaraan Pilpres dan Pileg.

“Yang tidak kalah penting adalah dalam penyelenggaraannya dipersiapkan dengan baik dan hasilnya juga dapat baik,” tutur Bupati.

Dalam pelaksanaan rapat koordinasi, Bupati bersama anggota Forkopimda serta peserta lainnya mengidentifikasi isu – isu aktual di Kabupaten Inhil.

Dari hasil identifikasi, diketahui persoalan batas desa dan sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan, termasuk tentang izin penggunaan lahan kepada perusahaan namun tidak dikelola menjadi isu aktual yang perlu dibahas.

“Kita sudah bentuk tim untuk menyelesaikan berbagai kasus dan permasalahan ini. Secara bertahap, Saya mengharapkan semua masalah dan isu – isu yang tadi kita angkat dapat diselesaikan dengan baik,” tandas Bupati./Ari Permana




Wabup Resmi Tutup Penyelenggaraan MTQ Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018

Penyerahan tropy juara umum oleh Wabup Inhil H Rosman Malomo yang diterima oleh Camat Kecamatan Tembilahan Hulu M Nazar. (Foto: Arsip Diskominfops Inhil)

Teluk Pinang, detikriau.org — Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Rosman Malomo secara resmi menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018 yang dipusatkan di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka. Juara umum seni baca kitab suci Al Qur’an ini diraih oleh Kecamatan Tembilahan Hulu, Jum’at (19/10/2018) siang.

Dalam pidato penutupannya, Wabup mengatakan penyelenggaraan MTQ merupakan ikhtiar bersama dalam membumikan Al – qur’an, membangun generasi qurani yang senantiasa membaca, mengkaji, mentataburi dan mengamalkan kitab suci al-qur’an dalam kehidupan sehari – hari di ‘Negeri Seribu Parit’.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka MTQ tingkat Kabupaten Inhil kali ini terlaksana dengan baik dan sukses,” ujar Wabup.

Penyerahan uang pembinaan kepada Juara Umum MTQ ke 48 Tingkat Kab Inhil oleh Wakil Bupati H Rosman Malomo. Dalam penyerahan ini juga tampak hadir dua Wakil DPRD Inhil,yakni,  DR H Sahrudin (pojok kiri) dan DR Feryandi (dua dari kiri).

Kesuksesan pelaksanaan MTQ, menurut Wabup, ditandai dengan antusiasme dan partisipasi masyarakat Kabupaten Inhil, terutama yang berada Kecamatan Gaung Anak Serka dan sekitarnya yang terbilang cukup tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil kami merasa bangga dan sangat mengapresiasi sambutan masyarakat tersebut. Kami berharap melalui MTQ ini kita dapat melahirkan Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah, Mufasir dan Mufasirah dan peserta cabang MTQ lainnya yang terbaik, unggul dan potensial yang akan mewakili Inhil dalam MTQ tingkat Provinsi Riau,” kata Wabup.

Dengan penyelenggaraan MTQ kali ini, Wabup berharap akan lahir bibit qori dan qoriah yang berkualitas. Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah berpartisipasi dan turut menyukseskan penyelenggaraan.

Tidak ketinggalan pula, Wabup mengucapkan selamat kepada para pemenang dalam MTQ Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018 yang diselenggarakan di Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka.

“Kami berpesan jangan cepat berpuas dan berbangga diri apalagi terlena. Prestasi yang dicapai haruslah terus ditingkatkan guna menghadapi MTQ di tingkat Provinsi Riau yang akan datang,” imbau Wabup.

Untuk diketahui, Juara Umum I (Pertama) MTQ Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018 ini diraih oleh Kecamatan Tembilahan Hulu. Disusul dengan Kecamatan Kateman dan Kecamatan Mandah masing – masing di peringkat Kedua dan Ketiga. Pada posisi Keempat diraih oleh Kecamatan Keritang dan Kecamatan Gaung bercokol pada posisi Kelima.

Penutupan dilaksanakan sekaligus juga dengan pengumuman pemenang stand Bazaar MTQ untuk 2 (Dua) Kategori, yakni Kecamatan dan Umum.

Untuk stand Bazaar kategori Kecamatan, Tuan Rumah, Kecamatan Gaung Anak Serka dinobatkan sebagai pemenang pertama. Kecamatan Keritang dan Kecamatan Tempuling berada di tempat kedua dan ketiga.

Sedangkan, stand bazaar kategori umum berhasil dimenangkan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan Kab Inhil, diikuti oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi Riau serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian menjadi pemenang Kedua dan Ketiga.

Penyerahan hadiah bagi para pemenang dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Rosman Malomo./ Amrulah