Konsep Program DMIJ Inhil Diwacanakan jadi Acuan Pengembangan Desa di Indonesia

Bupati Inhil, HM Wardan menerima Penyerahan RPJM-DES dan RKP-Des secara simbolis oleh kaban BPMPD Inhil disaksikan Camat GAS Ridwan
Bupati Inhil, HM Wardan menerima Penyerahan RPJM-DES dan RKP-Des secara simbolis oleh kaban BPMPD Inhil disaksikan Camat GAS Ridwan

Tembilahan (detikriau.org) – Konsep penerapan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang kini dijalankan Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir kedepannya direncanakan akan dijadikan acuan bagi pengembangan kawasan perdesaan di seluruh Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Inhil, HM Wardan disela kata sambutannya saat meresmikan program DMIJ di Desa Harapan Makmur Kecamatan GAS yang juga disejalankan dengan Penyerahan RPJM-DES dan RKP-Des secara simbolis oleh kaban BPMPD ke Bupati Inhil, Rabu (24/12) kemaren.

Dikatakan Bupati, untuk hal ini, ia sudah dimintakan secara langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI, Djohermansyah Johan untuk menyampaikan presentase.

“Konsep DMIJ yang kita jalankan dinilai sangat baik sebagai acuan pembangunan kawasan perdesaan di Indonesia. Saya sudah dimintakan waktu untuk menyampaikan presentase,” Ujar Bupati kala itu.

Diterangkan Bupati, program DMIJ yang dijalankan Pemkab Inhil menekankan pada penerapan tranparansi dengan apa yang disebutnya sebagai konsep “Manajemen Masjid”.(dro/adv pemkab inhil)




5 Unit Ambulance Bantuan Pusat Tiba di Kabupaten Inhil

Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie
Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 5 Unit mobil ambulance bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN tahun 2014 saat ini sudah tiba di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Berdasarkan penjelasan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil Dr Hj Alvi Furwati Alwie, Selasa (24/12). Dari lima unit mobil ambulance tersebut, 1 unit bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 4 unit dari Tugas Perbantuan (TP).

“4 unit ambulance yang berasal dari TP sudah dilengkapi dengan peralatan promosi atau penerangan yang terdiri dari infokus, layar, genset dan pointer,” Ujar Mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Ditambahkannya, untuk 1 unit yang bersumber dari DAK diperuntukan bagi Puskesmas Kecamatan Kempas. Sedangkan untuk TP diperuntukan bagi Puskesmas Kecamatan Tembilahan Hulu, Puskesmas Pengalihan Kecamatan Keritang, Puskesamas Pengalihan Kecamatan Enok dan Puskesman Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

“Insyaalah penyerahannya akan dilakukan secara langsung oleh Bupati Inhil pada tanggal 7 januari 2015 mendatang,” paparnya.

Bantuan tersebut, menurutnya merupakan hasil lobi Pemkab Inhil dengan pemerintah pusat. Setelah diserahkan nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Rawat dan manfaatkanlah sesuai dengan fungsinya untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,”Tandas Alvi.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Apresiasi Keberhasilan Program DMIJ di Kecamatan GAS

Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani prasasti program DMIJ
Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani prasasti program DMIJ. Foto: Syahrul Badrin/Humas Pemkab Inhil

Gaung Anak Serka (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memberikan apresiasi positif atas keberhasilan Kecamatan GAS dengan tuntasnya program unggulan Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2014.

Ucapan apresiasi yang disebutkan Bupati sebagai rasa kebanggaan ini disampaikan dalam kata sambutannya saat peresmian program DMIJ di Desa Harapan Makmur Kecamatan GAS yang juga disejalankan dengan Penyerahan RPJM-DES dan RKP-Des secara simbolis oleh kaban BPMPD ke Bupati Inhil, Rabu (24/12)

“Saya merasa bangga dengan keberhasilan program DMIJ di Kecamatan ini. Hasil evaluasi kita, program ini cukup baik dan pantas untuk dilanjutkan,” Puji Bupati

IMG_8352Saat ini ditambahkan Bupati, untuk legalisasi program DMIJ, Pemkab bersama DPRD Inhil sedang melakukan pembahasan yang nanti hasilnya akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Daerah.

Sementara itu, Camat GAS, Ridwan menjelaskan bahwa pada 3 Kelurahan dan 9 Desa dengan jumlah penduduk sebanyak 23.319 jiwa serta wilayah seluas 612,75 km2 ini, progress program DMIJ telah mencapai 98 persen. Sisa 2 persennya hanyalah penyelesaian masalah administrasi.

Selain Bupati, Kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Komisi I serta sejumlah pejabat lainnya. (dro/adv pemkab Inhil)




BKD Inhil Taja Rakor Kepegawaian

Kepala BKD Inhil saat menyampaikan sambutan
Kepala BKD Inhil saat menyampaikan sambutan. Foto: Syahrul Badrin/Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Samakan persepsi dan pemahaman pejabat pengelola, menata serta meyelesaikan berbagai permasalahan kepegawaian di lingkungan pemerintah kabupaten Indragiri Hilir, Badan Kepegawaian Daerah melaksanakan rapat koordinasi.Selasa (23/12) malam.

Dalam sambutannya, Kepala BKD Inhil, Drs.H.Syaifuddin,MP membenarkan bahwa masih cukup banyak permasalahan kepegawaian belum sepenuhnya dapat teratasi, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Secara umum sasaran penyelenggaraan negara adalah terciptanya tata pemerintahan yang baik, bersih, beribawa, propesional dan tanggung jawab yang diwujudkan dengan sosok dan prilaku birokrasi yang efesien dan efektif serta dapat memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat.

“Kelancaran peyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan tersebut sangat tergantung pada kemampuan aparatur negara,khususnya pegawai negeri sipil, karena itu dalam melaksanakan tugasnya aparatur negara dituntut untuk melakukan pengayoman kepada masyarakat dengan baik dan dengan demikian aparatur harus pula menciptakan image ” Bersih dan Beribawa ” ditengah masyarakat,” Ujarnya

Menurutnya, keiukutsertaan seluruh peserta rakor adalah untuk bersama-sama melakukan suatu upaya perubahan terutama pada aspek pemberdayaan aparatur pemerintah yang harus difokuskan pada keahlian (profesionalisme), kemudian perubahan pola pikir, sikap dan prilaku, searah dengan berbagai perubahan dan dinamika perkembangan masyarakat yang sedang dan akan terjadi.

Tuntutan akan perubahan tersebut anatara lain berunjung pada upaya meningkatkan profesionalisme aparatur,dalam konteks inilah kegiatan rakor ini kita laksanakan. Sehingga upaya penataan kepagawaian dapat terwujud sesuai dengan harapan bersama.

“Saya berharap apa yang menjadi tujuan diselenggarakan rakor ini dapat tercapainya sebagaimana yang diharapkan,bukan hanya pertemuan yang kemudian tidak ada implementasinya, hanya sekedar acara seremonial,” Pesannya

Rakor ini diikuti oleh Sekretaris Camat atau kasi umum atau kasubag administrasi dan kepagawaian pada kantor camat Se-Kab.inhil dan Pejabat pengelola kepegawaian di lingkungan badan/dinas/kantor selama dua hari pada tgl.23 – 24 desember 2014. Bertempat di aula kantor bupati Inhil tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)




DTPHP Inhil Fokus Benahi BBU Pekan Arba

Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar
Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar

Tembilahan (detikriau.org) – Persoalan ketersediaan benih adalah persoalan utama akan sukses atau tidaknya suatu budidaya pertanian yang berujung pada upaya peningkatan taraf penghidupan petani. Demikian pentingnya persoalan ini menjadi alasan utama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Indragiri Hilir untuk fokus melakukan pembenahan.

“kita ingin konsen benahi pengelolaan BBU karena persoalan benih merupakan persoalan utama sukses atau tidaknya budidaya pertanian. BBU harus mampu menjadi sumber benih unggul untuk dilepas kepada kelompok tani,” Ujar Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar ditemui diruang kerjanya, selasa (23/12).

Ditambahkan Wiryadi, BBU Pekan Arba milik DTPHP Inhil kini membudidayakan benih unggul jenis Ir 42 dan “batang piaman”. Di BBU Pekanarba juga, disamping padi juga dibudidayakan sorjan seperti jagung dan palawija.

“Kita akan kelola BBU ini semaksimal mungkin agar kedepannya dapat menjadi sentra utama penyedia kebutuhan bibit unggul bagi petani khususnya di Kabupaten Inhil,” Tandas mantan kepala Inspektorat Inhil ini.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Resmikan Kegiatan Program DMIJ di Pelangiran

Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ
Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Pelangiran (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman malomo Meresmikan Kegiatan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sekaligus Penandatanganan Prasasti DMIJ Di Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran, Selasa (23/12)

Dalam sambutannya Wabup menyatakan bahwa program DMIJ ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraaan dan kesempatan kerja bagi masyarakat desa dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.

Prinsip Dasar DMIJ adalah desentralisasi, keterpaduan, efektif, efisien, partisipasi, tranparansi dan akuntabel, kesetaraan dan keadilan gender, prioritas serta berkelanjutan dengan kriteria bermanfaat bagi masyrakat, berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat, dapat dikerjakan oleh masyarakat, didukung oleh sumber daya yang ada dan berkelanjutan (terus menerus), penantaan kegiatan secara berkelajutan dan memperhatikan kualitas lingkungan menuju keasrian desa.

Untuk program DMIJ, Pemkab Inhil menetapkan besaran jumlah dana yang dialokasikan didasarkan kepada kriteria desa. Yakni Desa Swadaya sebesar Rp 350 Juta. Desa Swakarya Rp 500 Juta. Desa Swasembada Rp.750 juta dan Desa Maju dengan alokasi dana sebesar Rp 1,2 M.

Desa maju inhil jaya adalah salah satu program unggulan pemerintah kabupaten inhil untuk masa jabatan 2013-2018.

“Saya merasa sangat bangga dan memberi apresiasi atas terlaksananya dengan baik seluruh kegiatan yang menjadi prioritas di kecamatan pelangiran ini.”Puji Wabup sambil berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan di kab inhil terutama bagi masyarakat di kec pelangiran ini.

Kendati demikian, ditambahkan Wabup, pemkab inhil akan terus melakukan pembenahan dan mengevaluasi pelaksanaan program DMIJ secara berkala hingga menjadi unggulan daerah. Pembenahan tersebut meliputi tata cara pelaksanaan, pengelolaan program dan pelaksanaannya agar tepat sasaran.

Kegiatan DMIJ diterangkan Wabup diutamakan pada pembukaan isolasi desa, karena antara desa satu dengan desa lainnya terdapat hubungan nilai yang saling dapat dimanfaatkan, disamping berbagai kegiatan non fisik lainnya.

“Dengan terbukanya isolasi tersebut, diharapkan arus mobilisasi berjalan lancar baik bagi orang ataupun produk hasil dari perkebunan dan pertanian yang berujung kepada kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Dengan Spirit baru,” Tandas Wabup

Sementara itu, Camat pelangiran Sutarno Wandoyo menyatakan bahwa manfaat kehadiran Program DMIJ sangat dirasakan oleh masyarakat. Dalam waktu dekat ia meyakini seluruh kegiatan DMIJ akan tuntas.

“dengan DMIJ, desa semakin maju baik dari arus barang dan jasa termasuk mengurangi angka pengangguran, kemiskinan, kebodohan dan menekan urbanisasi. Kami berharap agar program DMIJ dapat terus berlanjut,” Sampaikan Camat.

Selain program DMIJ, program Magrib mengaji, jum’at bersih, satu Desa satu PAUD di Kecamatan Pelangiran dikatakan Camat sudah berjalan dg baik. Namun ia mengakui untuk sarana dan Prasarana masih dirasakan perlu untuk ditingkatkan.

“Setelah DMIJ sukses di Ibukota kecamatan maka kedepannya segera ditingkatkan untuk IKK, dermaga, jembatan dan jalan penghubung dari desa menuju kecamatan.” Tutup Camat. (dro/adv pemkab inhil)