DKP Inhil Wacanakan Budidaya Ikan Asli Sungai Indragiri

Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar saat melakukan kunjungan ke BBI di Desa Mumpa kemaren
Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar (kiri)  saat melakukan kunjungan ke BBI di Desa Mumpa kemaren

Tembilahan (detikriau.org) – Kedepannya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir berencana untuk memprogramkan budidaya ikan asli sungai Indragiri. Dengan upaya ini disamping diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga untuk menghindari punahnya ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi itu.

Dikatakan Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar dalam kunjungan kerjanya di Balai Benih Ikan (BBI) Desa Mumpa Kecamatan Tempuling kemaren, beberapa jenis ikan yang kini memiliki nilai ekonomis yang sangat mejanjikan itu seperti Ikan patin sungai dan udang galah.

 

“Ikan-ikan itu kini banyak diminati oleh masyarakat karena rasanya yang enak. Jika ini bisa kita budidayakan dengan baik, tentunya akan memberi dampak peningkatan ekonomi masyarakat disamping tentunya untuk menjaga agar jenis ikan ini tidak sampai punah dihabitat aslinya,” Sampaikan Wiryadi

Disamping ikan-ikan asli perairan sungai Indragiri, daerah pesisir Inhil selama ini juga memang menjadi penghasil ikan. Bahkan ikan-ikan hasil tangkapan nelayan Inhil cukup banyak yang dipasarkan hingga ke Negri tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Kekayaan sumber alam perairan yang kita miliki ini haruslah kita kelola dengan baik agar dapat memberi manfaat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Tambahnya

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil itu juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mempergunakan racun dan bahan-bahan berbahaya lainnya guna menangkap ikan. Tindakan seperti ini menurutnya akan menjadi penyebab kerusakan habitas dan memusnahkan hewan air.

‘Hindari mencari keuntungan sesaat. Jika itu dilakukan, akibatnya akan memusnahkan, tidak hanya indukan tetapi juga anak-anak ikan. Dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang oleh anak cucu kita kedepannya.”Pesan Wiryadi. (dro)

 




Hj Djamilah: Upaya Meningkatkan KLA Perlu Dukungan Bersama

Kepala BPA3KB, Hj Djamilah. Foto: Mirwan
Kepala BPA3KB, Hj Djamilah. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam meningkatkan Kota Layak Anak (KLA) di kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tidak hanya dilakukan oleh Badan terkait, namun juga perlu dukungan dari pihak-pihak lain seperti Dinas-dinas yang menangani persoalan Kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

“BP3AKB tidak bisa bicara dan bekerja sendiri tanpa ada dukungan. Dinas Kesehatan misalnya dengan membuat layanan kesehatan ramah anak, begitu dengan Dinas Pendidikan dan lain sebagainya,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhil, Hj Djamilah usai melakukan hearing dengan Komisi IV DPRD Inhil, Selasa (13/1/2015).

Hingga saat ini, pihaknya menyatakan sudah membentuk beberapa indicator, salah satunya Forum Anak yang merupakan satu dari 32 indikator menuju menuju Kota Layak Anak. Dan itu sudah dibentuk diseluruh kecamatan yang ada di lingkungan Kabupaten Inhil.

Dalam membuat Forum Anak ini, diterangkan Djamilah, disetiap kecamatan mempasilitasi seluruh kebutuhan Forum Anaknya masing-masing, jikalau haknya tidak terpenuhi maka berhak melaporkan ke BP3AKB Inhil.

“Selain itu juga mereka disarankan untuk ikut serta dalam proses pembangunan daerah dimulai dari musrenbang di forum ank di kecamatan masing-masing,” tandasnya. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi di Mesjid Al-Hidayah Pulau Kijang. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati Menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi di Mesjid Al-Hidayah Pulau Kijang. Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri peringatan Maulid Nabi 1436 H / 2014 yangdi laksanakan di Kecamatan Reteh bertempat di Mesjid Al-Hidayah Pulau Kijang. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat esselon, camat beserta Upika Kecamatan, Senin (12/01/2015) kemaren.

Dalam sambutannya Bupati mengawali dengan ucapan terimakasih yang setingi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kecamatan reteh khususnya Pulau kijang yang telah mendukung dan melaksanakan program Pemerintah Kabupaten selama ini di antaranya, Magrib Mengaji, Jum’at Bersih dan Desa Maju inhil Jaya (DMIJ).

“Semoga apa yang telah kita lakukan selama ini memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat,” Ucap Bupati

Pada peringtan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H, kita jadikan Suri tauladan Rasulullah sebagai landasan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara ini Bupati juga menyerahkan bantuan sejumlah Al-qur’an kepada pengurus Mesjid dalam rangka mendukung program Magrib mengaji.

Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Mesjid Al-Hidayah ini menghadirkan penceramah K.H. Ihya Ulumuddin (Jaka tingkir) dari Jakarta yang dalam tausiyahnya juga mengajak agar seluruh umat islam dapat menjadikan suri tauladan Rasulullah SAW di kehidupan sehari-hari.(dro/adv pemkab inhil)




Program DMIJ 2014, Rata-rata Seluruh Desa Over Prestasi

Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.
Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun baru mulai diterapkan pada triwulan keempat tahun anggaran 2014 lalu, namun pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya di lapangan dinyatakan telah berjalan dengan sukses, lancar dan sesuai harapan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat ditemui awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Yulizal, pada tahun pertama pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), yang merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 ini, berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian Inspektorat diketahui bahwa pengerjaan fisik di lapangan memperlihatkan hasil yang sangat baik dan memuaskan.

“Rata-rata seluruh desa over prestasi. Dengan hasil ini, kita tentunya sangat mengapresiasi. Apalagi, waktu yang tersedia untuk pengerjaan fisik dan keuangannya hanya sekitar 3 bulan saja,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, mantan Kapala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Inhil ini berpesan, agar ke depan seluruh kepala desa dapat lebih berhati-hati dalam mengelola dana program DMIJ yang telah tersedia, karena untuk desa yang masuk dalam kategori swadaya saja, akan mendapatkan dana sebesar Rp 2 miliar, serta ditambah bantuan dana dari ADD pusat, provinsi dan kabupaten.

“Untuk mendukung dan mensukseskan program ini, maka pelaksanaannya di lapangan harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran dan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan,” terangnya.

Oleh karena itu, seluruh pihak yang terkait didalamnya diharapkan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin, agar spirit baru menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah bisa terwujud sesuai harapan bersama.

“Penggunaan dana DMIJ ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas yang ada di desa masing-masing, agar pembangunan di setiap desa dapat diselaraskan dan menghindari ketimpangan, baik ekonomi maupun keberadaan infrastruktur,” imbuhnya.(di/adv pemkab inhil)




Sehatkan PDAM TI, Bupati Inhil Segera Tunjuk Dirut Definitif

ilustrasi-pdamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan nyatakan akan segera mengupayakan penunjukkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Indragiri definitif. Hal ini dinilai sangat penting disegerakan untuk menuntaskan berbagai keluhan masyarakat terhadap perusahaan daerah penyedia air bersih ini.

“Insyaallah diawal tahun 2015 ini juga kita akan lakukan fit and proper test kepada calon Dirut PDAM,” Sampaikan Bupati baru-baru ini di Tembilahan

Menurut Bupati, kini ia sedang menimbang-nimbang siapa yang layak dan mampu untuk menyembuhkan penyakit kronis yang selama ini dialami PDAM TI agar dapat segera bangkit dari keterpurukannya, khususnya dari segi pelayanan kepada para pelanggan.

“Siapapun yang terpilih nantinya, dia harus mengikuti pelatihan agar benar-benar memahami apa yang menjadi tugas, fungsi dan tanggung jawabnya, terutama bagaimana menyelamatkan PDAM ini,” tambah Bupati

Dengan kondisi PDAM TI saat ini, Bupati mengaku bahwa hampir setiap hari ia menerima keluhan dari masyarakat melalui SMS, baik itu keluahan akan kualitas air yang tidak memuaskan hingga persoalan terputusnya distribusi air kerumah-rumah pelanggan.

“Hampir setiap hari, keluhan masyarakat bermacam-macam namun yang terbanyak adalah persoalan distibusi macet dan kualitas air yang keruh. Persoalan ini tidak lagi boleh dibiarkan. Secepatnya harus tuntas. ” tegas Bupati.(adi/adv pemkab inhil)




Kadis KP Inhil Inginkan Kedepannya BBI Lebih Memberi Manfaat Bagi Masyarakat

DSC_1640Tempuling (detikriau.org) – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir, H Wiryadi Umar memprogramkan kedepannya Balai Benih Ikan (BBI) yang terletak di Dusun Karya Maju Desa Mumpa Kecamatan Tempuling akan lebih memberikan manfaat bagi kehidupan, terutama kehidupan masyarakat sekitar.

Menurut Wiryadi dalam amarannya pada acara penyambutan siswa Prakerin SMKN 1 Kecamatan Mandah Kab Inhil bertempat di BBI, senin (12/1) untuk mencapai maksud ini, pengelola BBI menurutnya haruslah mampu membaur dengan masyarakat sekitar agar terciptanya rasa kekeluargaan dan mempermudah dalam memberikan sosialisasi.

“Kedepan saya berkeinginan BBI akan lebih dikenal dan disenangi masyarakat. Oleh karenanya, pengelola BBI disamping harus memiliki ilmu perikanan yang baik juga harus bisa bermasyrakat.” Ujar Wiryadi.

DSC_1676Ditambahkan Wiryadi, BBI sejatinya hanya fokus sebagai penyedia bibit ikan unggul, sedangkan budidayanya masyarakatlah yang harus melakukan. Berhasil atau tidaknya BBI terukur jika nantinya masyarakat sekitar akan lebih unggul dalam melakukan budidaya perikanan.

“Pemerintah dalam hal ini BBI dibawah naungan DKP hanya menyediakan sarana dan transfer ilmu. Berhasil tidaknya diukur dari sejauhmana masyarakat dapat menterjemahkan apa yang didapatnya di BBI bagi kehidupannya,” Tegas Wiryadi

Dalam kesempatan itu, Wiryadi juga berpesan kepada siswa dan siswi prakerin untuk dapat memanfaatkan waktu selama menjalani praktek dengan menimba ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Nantinya, setelah selesai dan kembali membaur bersama masyarakat segala ilmu pengetahuan yang didapat diharapkan akan memberikan manfaat untuk mencari penghidupan yang lebih baik terutama bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Usai melaksanakan acara sambutan mahasiswa prakerin SMKN 1 Kecamatan Mandah, Wiryadi didampingi Babinsa, Kepala Desa Mumpa, Kadus Karya Maju, siswa Prakerin dan sejumlah pejabat DKP Inhil melakukan kunjungan kelokasi kolam milik BBI. (*)