Bupati Inhil Tanam Pohon Penghijauan di Desa Pulau Palas
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melakkan penanaman pohon penghijauan di Desa Pulau Palas kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (19/1/2015).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Dinas Kehutanan telah mempersiapkan sebanyak 3 ribu batang pohon untuk 20 Kecamatan di Inhil. Nantinya, disetiap Kecamatannya akan ditanami sebanyak 150 batang pohon.
“Disetiap kecamatan itu akan diterapkan penanaman 150 batang pohon, dengan itu diharapkan nantinya Inhil ini bersih dan nyaman dengan rimbunan pohon penghijauan,” kata Wardan.
Menurutnya, penanaman itu hanya merupakan tahap awal dari program penghijauan, yang terpenting diperlukan pemeliharaan setelah dilakukannya penanaman pohon dalam jangka panjang. Upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri, sangat diharapkannya kerjasama dari semua pihak untuk menyukseskan penghijauan di Bumi Sri Gemilang ini. (mirwan/adv pemkab inhil)
Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, DKP Inhil Fokus Kelola Hasil Perikanan
Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar memperlihatkan kepiting bakau yang merupakan salah satu hasil tangkapan alam nelayan yang memiliki potensi ekonomi sangat menjanjikan.
Tembilahan (detikriau.org) – Sebagai daerah pesisir, bumi Kabupaten Indragiri Hilir sangat kaya dengan berbagai potensi perikanan. Jika mampu dikelola dengan baik, sumber kekayaan perairan ini pastinya akan dapat memberi dampak bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan.
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Inhil, H Wiryadi Umar, sebagai salah satu daerah yang kaya dengan hasil perairan, selama ini keberadaan Kabupaten Inhil kurang dikenal. Hasil budidaya dan ikan tangkap nelayan kebanyakan hanya dipasok kepada pedagang pengepul yang selanjutnya dijual kembali kepada pedagang besar di beberapa daerah diluar Inhil seperti Kuala Tungkal Provinsi Jambi termasuk Riau Kepulauan seperti Tanjung Pinang dan Batam.
“Harga jual dari nelayan kepada pedagang pengepul sangat rendah jika dibandingkan dengan harga dipasaran. Akibatnya, dengan penghasilan yang rendah, pastinya juga akan berdampak pada tingkat kesejahteraan nelayan, ” Ujar Wiryadi saat ditemui diruang kerjanya, senin (19/1)
Dicontoh Wiryadi, cincinot (sejenis hewan kerang-kerangan yang banyak terdapat didaerah pesisir inhil. red), ditingkat nelayan hanya dihargai Rp 6 ribu perkilo, padahal dipasaran harganya bisa mencapai Rp 35 rb. Apalagi dengan nelayan hanya menjual hasil tangkapannya kepada pedagang pengepul selanjutnya dipasarkan kembali kepada pedagang besar di daerah lain, pasar sama sekali tidak mengetahui bahwa penghasil “cincinot “ itu adalah kabupaten Inhil.
“persoalan ini yang harus kita tuntaskan kalau ingin mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan nelayan,” Sebut Wiryadi
Ditambahkannya, diwilayah pesisir Inhil, tidak hanya hewan kerang-kerangan seperti cincinot yang sangat mudah didapatkan, beberapa hewan lainnya seperti ikan bakut (ikan malas. Red), kepiting bakau, udang tenggek dan berbagai jenis lainnya juga memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan .
“dengan wilayah inhil yang dikelilingi perairan pastinya perikanan memiliki potensi yang sangat besar sebagai salah satu upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat jika mampu dikelola dengan baik,” Yakini mantan kepala Dinas Tanaman pangan Hortikultura dan Peternakan Inhil ini. (dro/adv pemkab inhil)
PRMI Diyakini Mampu Lahirkan Atlet Renang Berprestasi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perkumpulan Renang Millenium Indragiri Hilir (PRMI) kedepannya diyakini akan melahirkan atlet renang putra-putri daerah Kabupaten Inhil yang mampu bersaing diberbagai ajang perlombaan dan mengharumkan nama daerah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil, Rudiansyah melalui Kasi Pembinaan Atlet dan Prestasi Olahraga, Hariadi saat menyampaikan sambutan sekaligus meresmikan PRMI di lokasi kolam Renang, Telaga Puri Tembilahan, Minggu (18/1/2015) sore.
“Saya yakin dari semangat PRMI ini akan melahirkan atlet renang handal di Inhil. Apalagi anak-anak Inhil ini banyak yang berbakat dibidang itu karena memang tinggal di daerah yang berdekatan dengan perairan. Hanya saja teknik renang yang benar yang belum mereka ketahui dengan baik. Ini tugas utama PRMI kedepannya,” Sebut Hariadi.
Dengan adanya perkumpulan renang perdana di Inhil ini, diharapkan kedepan akan lahir atlet-atelt yang akan mampu mengharumkan nama daerah baik ditingkat Provinsi maupun ajang yang lebih tinggi.
“Selama ini kita kerap kewalahan untuk mencari atlet renang di Inhil, dengan kehadiran PRMI kita berharap kesulitan itu akan dapat diatasi,”tambahnya.
Melakukan pembinaan para atlet renang kata Hariadi adalah kewenangan dari perkumpulan renang itu sendiri, pemerintah sifatnya hanya mempasilitasi kebutuhan yang diperlukan.
Dengan demikian, ia meminta PRMI untuk maksimalkan pembinaan para atlit termasuk menjadwalkan uji coba secara berkala. Disamping itu, sangat diperlukan peran serta dan dukungan semua pihak termasuk para orang tua atlet.
“Karena perkumpulan ini masih baru. Saya minta PRMI untuk mensosialisasikan potensi yang akan didapatkan atlit pada cabang renang ini kepada pihak-pihak terkait lainnya termasuk orang tua mereka,” pintanya.
Sementara itu, Ketua PRMI Sugito mengatakan akan berupaya memaksimalkan pembinaan atlet renang di Inhil hingga mampu bersaing dengan atlet renang ternama diajang yang yang lebih tinggi. Untuk sementara menurutnya PRMI hanya melakukan pembinaan atlit renang setingkat SD dan SMP. (mirwan/adv pemkab inhil)
Ini Nama Pejabat Esselon III dan IV Pemkab Inhil yang Menduduki Jabatan Baru
Bupati Inhil Resmikan Fisik DMIJ 2014 di Kotabaru Siberida
Keritang (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melakukan kunjungan kerja dalam rangka meresmikan hasil pembangunan fisik program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2014 di Desa Kota Baru Siberida Kecamatan Keritang. dalam kunker kali ini, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat esselon serta Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah, Kamis (15/1)
Bupati dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kecamatan Keritang yang dinilai telah melaksanakan salah satu program unggulan Pemkab Inhil ini dengan baik dengan capaian progress 100 persen pada 1 Kelurahan dan 16 Desa di Kecamatan Inhil bagian selatan itu.
“Dengan tuntasnya pekerjaan ini saya berharap manfaatnya akan dapat dirasakan masyarakat dan jangan lupa untuk bersama-sama memeliharanya agar usia ekonomisnya dapat dinikmati dalam jangka waktu lebih panjang,”Syukur Bupati
Usai melakukan peresmian, Bupati beserta rombongan juga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Besar Al-Muttaqin Kelurahan Kotabaru Reteh kecamatan Reteh. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan sebanyak 20 buah Kitab suci Al qur’an yang diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program magrib mengaji. (adv pemkab inhil)
Sekda Inhil Pinta Aparatur Pemerintah Segera Laksanakan Kegiatan
Foto: Humas Pemkab Inhil/ Syahrul Badrin
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh aparatur yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diminta, untuk segera melaksanakan berbagai kegiatan, khususnya kegiatan fisik yang membutuhkan pelelangan dan lain sebagainya.
Permintaan ini disampaikan Sekda, H Alimuddin RM dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 50 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Inhil, Jum’at (16/1).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipusatkan di aula lantai 5 Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan ini turut dihadiri Asisten III Setda, H Afrizal, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Syaifuddin dan sejumlah pejabat eselon lainnya.
Dikatakan Sekda, proses mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk itu, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat haruslah siap ditempatkan dimanapun.
“Mewakili Pemkab Inhil, saya mengucapkan selamat kepada aparatur yang telah dilantik hari ini,” tutur Sekda.
Selanjutnya, Sekda meminta kepada aparatur yang baru dilantik agar dapat segera bekerja serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di tempat yang baru, sesuai dengan apa yang telah diamanahkan dan dipercayakan oleh pimpinan.
“Saat ini, APBD kita sudah disahkan sejak Bulan November 2014 lalu. Jadi, jangan bersantai lagi dan jangan sampai terlambat dalam melaksanakan program kerja di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Inhil, Syaifuddin menjelaskan bahwa yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan adalah sebanyak 50 orang, yang terdiri dari 45 pejabat eselon III dan 5 pejabat eselon IV.
Dari 45 pejabat eselon III tersebut, 4 diantaranya naik jabatan atau promosi, yaitu 1 orang di Dinas Bina Marga, 1 orang di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan dan 2 orang pada Dinas Pendidikan. Sedangkan, pada pejabat eselon IV, 2 orang mendapatkan promosi, yakni di Bagian Humas dan Keuangan Setdakab Inhil. (adv pemkab inhil)