Musrenbang Kecamatan GAS, Pembangunan Jalan Penghubung Paling Banyak Diusulkan

Camat GAS, Riduan saat memimpin Musrenbang tingkat Kecamatan GAS
Camat GAS, Riduan saat memimpin Musrenbang tingkat Kecamatan GAS

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan penghubung menjadi prioritas serta paling banyak diusulkan oleh masyarakat yang bermukim di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bagian utara, Khususnya masyarakat di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

Hal itu diketahui dalam paparan lurah dan kepala desa saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan GAS, yang dipusatkan di Teratak Sepakat Kelurahan Teluk Pinang, Senin (9/2/2015).

Musrenbang yang dipimpin langsung Camat GAS, Riduan ini dihadiri oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil, Upika, lurah dan kepala desa, fasilitator dan pendamping desa, serta LPM dan tokoh masyarakat.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Kuala Gaung, H Syarif. Dimana, saat ini kondisi jalan penghubung, baik antar kecamatan, kelurahan maupun desa sudah sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serta penanganan khusus dari Pemkab Inhil.

“Contohnya saja jalan penghubung Teluk Pinang-Kuala Gaung, jangankan mau melewatinya dengan menggunakan kendaraan, jalan kaki saja sudah tertatih-tatih,” turur Syarif

Senada dengan itu, Kepala Desa Rambaian, H Ardi menyatakan bahwa pihaknya sudah menunggu-nunggu kedatangan pihak dari Pemprov Riau dan Pemkab Inhil, untuk segera mengukur jalan yang kerusakannya sudah sangat parah, seperti jalan poros Desa Rambaian-Simpanh Jaya.

“Jadi, melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang merupakan program prioritas Pak Bupati, kami harapkan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung antar desa ini dapat lebih diutamakan,” tambahnya.

Lurah Teluk Pinang, M Saleh yang didampingi Ketua LPM, Hasriansyah juga membenarkan tentang banyaknya kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan sangat parah, seperti jalan penghubung Kelurahan Teluk Pinang-Sungai Piring.

Oleh karena itu, mereka berharap agar usulan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung ini dapat segera direalisasikan, guna mendukung kelancaran perekonomian dan aktifitas sehari-hari masyarakat.

“Belum lagi kerusakan badan jalan yang ada di Teluk Pinang, yang merupakan Ibukota Kecamatan GAS. Sepeti di Jalan M Thaib, Jalan Serai, Jalan M Taha, Jalan M Ruslan dan sejumlah jalan lainnya yang sangat membutuhkan perbaikan segera,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Disporabudpar Inhil Dukung The Color Fun Dilanjutkan

teh colour funTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendukung untuk terus dilanjutkannya pagelaran the color fun Seribu Parit di kota Tembilahan.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Disporabudpar Kabupaten Inhil Rudiansyah melalui Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Anwar kepada awak media usai menghadiri acara the color fun yang digelar oleh One Star Event Organizer di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Minggu (8/2/2015).

“Melihat dari situasi di lapangan, ternyata antusias masyarakat Inhil, khususnya masyarakat kota Tembilahan begitu besar untuk mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Diketahui, the color fun seribu parit tersebut merupakan sebuah event yang dikenal dengan nama lain the color run yakni, lari bersenang-senang sebagaimana yang telah diselenggarakan diberbagai kota se-dunia.

Sedangkan the color fun seribu parit itu sendiri terdapat didalamnya lari santai atau lari suka cita, senam kebugaran serta berbagai hiburan seperti, band music, dance, games dan doorprize. Pada intinya, acara ini sebagai hiburan yang jarang ditemukan di Provinsi Riau.

Sebab kata Anwar, hingga saat ini acara the color fun di Kabupaten Inhil merupakan acara yang ketiga diselenggarakan di Provinsi Riau. “The color fun pertama diselenggarakan di kota Pekanbaru, kedua di kota Dumai, dan ketiga di Kabupaten Inhil,” terangnya.

Dengan demikian, ia sangat mendukung terhadap acara tersebut karena dinilainya the color fun ini positif dan kedepan jika kembali diselenggarakan, maka dimintanya dalam pelaksanaannya tidak mengurangi semangat.

Sementara itu, Ketua One Star Event Organizer Famella mengucapkan terima kasih terhadap pihak-pihak yang telah mendukung serta membantu atas kesuksesan pelaksanaan the color fun seribu parit di kota Tembilahan ini, khususnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil.

Menurutnya, antusias dari masyarakat Inhil cukup besar terhadap acara tersebut, terbukti dari jumlah yang mengikuti pada pagi itu. “Pada acara kali ini, jumlah peserta yang mengikuti cukup besar hingga mencapai seribu lebih orang,” ujarnya. (mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Resmikan Program DMIJ di Kecamatan Enok

Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani Prasasti DMIJ di Kecamatan Enok
Bupati Inhil, HM Wardan menandatangani Prasasti DMIJ di Kecamatan Enok

ENOK (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan resmikan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Kecamatan Enok. Peresmian program unggulan Kabupaten Inhil ini berlangsung di halaman Kantor Desa Pengalihan Kecamatan Enok, Sabtu (7/2/2015).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Kabupaten Inhil khususnya masyarakat Kecamatan Enok yang telah memberikan dukungan atas program-program yang sedang berlangsung khususnya pada Program DMIJ  ini.

Disampaikannya juga bahwa program DMIJ ini sudah dibahas serta dituangkan bersama dengan DPRD dalam bentuk RAPBD Kabupaten Inhil tahun 2014 lalu. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan dimasa kepemimpinannya di antara program-program lainnya, sebab dari program ini bisa dijadikan salah satu indikator keberhasilan kepemimpinannya di Bumi Sri Gemilang ini.

“Berkat dukungan masyarakat Inhil sampai saat ini sudah banyak kecamatan telah dilakukan peresmian DMIJ dan alhamdulillah terselenggara dengan baik dan semuanya mencapai 100 persen, bahkan ada yang melebihi dari 100 persen,” Sampaikan Bupati.

DMIJ merupakan program pemberdayaan yang direncanakan oleh seluruh lapisan masyarakat, LPM, Kepala Desa dan Camat,” tambah Wardan.

Dalam pelaksanaannya, DMIJ tidak di proyekkan, tapi digotong royongkan oleh masyarakat itu sendiri. Sedangkan untuk pembangunan yang dilaksanakan seperti, pembangunan jembatan, jalan, lembaga pendidikan dan kantor Kepala Desa, dengan spirit baru Pemerintah bersama masyarakat pada program DMIJ tersebut dinilai mampu menghasilkan kualitas yang cukup tinggi.

Menurut Wardan, program DMIJ ini hanya ada di Kabupaten Inhil yang mengadopsi dari berbagai konsep dan dipadukan menjadi Program DMIJ dengan mengunakan pola yang sangat transparan seperti manajemen Mesjid dengan menggunakan papan pengumuman yang dipajang disetiap kantor Desa, sehingga seluruh masyarakat bisa melihat dan mengetahui.

Sementara itu, Camat Kecamatan Enok Surya Wirawan mengajak masyarakatnya untuk saling bahu-membahu dan tetap menjaga persatuan dalam membangun Desa dan Kecamatan Enok. Karena katanya, pembangunan yang dilandasi persatuan akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.

Usai menyampaikan sambutan, Camat langsung melakukan penyerahan RPJM-Des Kecamatan Enok secara simbolis kepada Bupati Inhil. Kegiatan ini juga tampak dihadiri olh Ketua serta beberapa anggota DPRD Inhil, DANDIM 0314 Inhil, Ketua TP PKK Inhil, Kadis dan Kabag serta Upika dan Kades Se-Kecamatan Enok.(mirwan/adv pemkab inhil)




Bunda PAUD Inhil Resmikan 2 PAUD di Kecamatan Enok

Foto Bersama Bunda PAUD dengan Anak-anak PAUD UMMU IBNI
Foto Bersama Bunda PAUD dengan Anak-anak PAUD UMMU IBNI

ENOK (detikriau.org) – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan meresmikan dua PAUD di Kecamatan Enok yakni PAUD Ummu Ibni Desa Pengalihan dan PAUD Bunga Bakti Desa Jaya Bhakti, Sabtu (7/2/2015).

Pada peresmian saat itu sekaligus dilakukannya penyerahan bantuan secara simbolis kepada kedua lembaga PAUD tersebut berupa Alat Permainan Edukatif (APE).

Kepada awak media, Bunda PAUD mengatakan bahwa dalam mendidik anak usia dini tidak boleh salah karena bisa berakibat vatal yang tidak bisa kita rubah lagi karena apa yang diberikan itu masih dasar.

Foto Bersama Bunda PAUD dengan Tenaga Pengajar serta Murid PAUD Cahaya Bunda“Dengan banyaknya PAUD yang ada ini harus dilakukan pengawasan dari dinas terkait, sehingga kita bisa memonitoring keberadaan lembaga-lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Inhil,” harap Zulaikhah.

Untuk meningkatkan kualitas lembaga PAUD, para tenaga pendidik lembaga tersebut akan diberikan pelatihan bagaimana cara mengelola PAUD dengan  benar yang mesti diterapkan pada standar lembaga PAUD.

Pada kesempaatan itu, selain melakukan peresmian dan penyerahan APE, istri Bupati Inhil ini menyempatkan diri untuk bercengkrama dengan 25 anak didik PAUD Ummu Ibni yang dididik oleh 3 orang guru.(mirwan/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Ancam Berikan Sanksi SKPD yang Lamban

a348d7d90155e014186795utx-25919TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 sudah disahkan sekitar Bulan November 2014 lalu, maka seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diinstruksikan untuk segera bekerja dan melaksanakan kegiatannya, sehingga program pembangunan yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik dan optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan saat berbincang dengan sejumlah awak media usai menghadiri peringatan milad perdana Pusdatinpuanri Inhil dan peluncuran buku profil isteri bupati dari masa ke masa, dengan judul seribu ketulusan perempuan untuk negeri seribu parit nan rupawan, di Gedung Wanita, Kamis (5/2/2015).

Dikatakan Bupati, jika pada tahun lalu yang menjadi alasan lambannya serapan APBD Kabupaten Inhil adalah dikarenakan pengesahan APBD yang terlambat, makan di tahun ini tentu tidak ada alasan lagi.

“Jadi harus segera dimulai pekerjaannya, apalagi semuanya sudah ada dan siap digunakan serta dilaksanakan, termasuk para aparatur,” tutur Bupati Wardan.

Dijelaskan Bupati, jika pengerjaan pembangunan dilakukan menjelang akhir tahun, tentu akan berdampak pada hasil yang buruk, karena di akhir tahun merupakan musim penghujan dan jadwal naiknya air laut, yang menyebabkan jalanan tergenang air.

Oleh karena itu, lanjut mantan Sekretaris Pemerintah Kota Pekanbaru ini, pekerjaan dan kegiatan pembangunan harus dilakukan di awal tahun, sehingga seluruh pihak terkait akan memiliki wktu yang cukup dan tidak terhambat musim.

“Kalau dengan deadline wktu yang diberikan ini tidak ada respon, maka saya akan ambil tindakan tegas,” pungkasnya.(adi/adv pemkab inhil)




Bupati Komitmen Perjuangkan Perbaikan Jalan Provinsi di Inhil dengan Rigid

pelaksanaan-proyek-perbaikan-jalan-provinsi-ruas-tempuling-tembilahanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan nyatakan berkomitmen untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan dengan beton semen (rigid) , khususnya pada ruas jalan Provinsi.

Dengan tekstur tanah labil dataran rendah, jika pengerjaan perbaikan badan jalan di Inhil hanya mengandalkan material aspal maka diyakini tidak akan mampu bertahan lama.

“kualitasnya harus lebih baik. Seperti dengan rigid agar badan jalan dapat memberi manfaat lebih lama,” ujar Wardan usai mengikuti acara milad Pusdatinpuanri cabang Kabupaten Inhil, kemaren.

Oleh karena itu ia nyatakan akan terus memperjuangkan hingga maksud ini tersampaikan. Upaya yang dilakukannya, salah satunya ia tetap dan terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.

Pembangunan sistem rigid ini katanya, dimulai dari jalan penghubung antara Tembilahan ke Rumbai Jaya, untuk pembangunan itu dilakukan secara bertahap disetiap tahunnya. Diyakininya, pembangunan jalan penghubung antara Tembilahan ke Rumbai Jaya itu akan terus diupayakan penyelesaian ditahun-tahun berikutnya.

“Kalau tahun ini dikerjakan sepanjang 15 kilometer, maka tahun berikutnya lagi jalan penghubung antara Tembilahan  dan Rumbai jaya itu akan rampung dikerjakan dengan rigid,” pungkasnya.(wan/adv pemkab inhil)