Tausiyah UAS, Bupati Inhil “Teteskan Air Mata” Saksikan Gelombang Lautan Manusia

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengaku takjub melihat lautan manusia yang menghadiri tausiyah oleh Ustadz Abdul Somad atau yang juga dikenal dengan sebutan UAS.

Tausiyah yang disampaikan UAS merupakan rangkaian peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh Nawawi Siddiq Berjan, Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahhab dan Haul Jama’ serta HUT Ponpes Al-Baqiatussa’adiyyah Ke-18 dan Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ke-22 Cabang Tembilahan.

“Jujur, Saya meneteskan air mata melihat lautan manusia. Tidak pernah Saya melihat manusia ramai berkumpul seperti ini di Kabupaten Inhil,” ujar Bupati di lapangan upacara Gadjah Mada, Tembilahan, Jum’at (4/1/2019) pagi.

Bupati juga mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat Kabupaten Inhil dalam hal mengikuti kegiatan keagamaan. Dia mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang hadir kala itu.

“Terima kasih pula kepada Al-Ustadz Abdul Somad yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kami,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, lokasi penyampaian tausiyah telah dipadati masyarakat jemaah sejak subuh. Sejumlah rangkaian acara Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani di lapangan Upacara Gadjah Mada, Tembilahan-pun sudah dilangsungkan sejak pukul 06.00 WIB.

Jemaah tampak berdesak-desakan memasuki pintu gerbang lapangan upacara Gadjah Mada Tembilahan. Puluhan ribu jemaah tumpah ruah memenuhi ruas jalan untuk menyaksikan langsung ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Abdul Somad.

Tak hanya sampai disitu, Ustadz Abdul Somad yang datang bersama rombongan Bupati Inhil dan segenap pejabat daerah pun terlihat kesulitan untuk mencapai panggung utama karena banyaknya jemaah yang menyambut kedatangan pendakwah berjuluk ‘Ustadz Sejuta Viewers’ ini./*

Editor: Faisal

 




Bupati Instruksikan Jajaran Pemkab Inhil Memulai Kegiatan Di Awal Tahun

“Dalam pelaksanaan tugas, Bupati akan melakukan evaluasi secara intensif dan meminta kepada pihak Inspektorat untuk melakukan pengawasan ketat”

Bupati Inhil HM Wardan saat menyampaikan amaran./ Foto: Diskominfops Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan instruksikan seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Inhil agar memulai kegiatan yang sudah direncanakan di awal tahun.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan Awal Tahun 2019, Rabu (2/1/2019) pagi, di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, Tembilahan.

“Jangan menunggu-nunggu waktu lagi dalam bekerja. Setiap pimpinan instansi memberi tugas semua staf dan karyawan seusai dengan kewenangan masing-masing” ujar Bupati.

Bupati menuturkan, saat Organisasi Perangkat Daerah dapat memulai sesegera mungkin kegiatan keprograman yang telah direncanakan, maka Dia meyakini kegiatan tersebut akan selesai tepat pada waktunya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, dalam pelaksanaan tugas berupa kegiatan keprograman tersebut. Dirinya akan melakukan evaluasi secara intensif dan meminta kepada pihak Inspektorat untuk melakukan pengawasan ketat.

“Saya berharap pekerjaan yang di mulai awal tahun terorganisir dengan baik sehingga November dan Desember tidak ada lagi kegiatan yang belum tuntas. Dengan evaluasi dan pengawasan, diharapkan pekerjaan juga akan mendapatkan hasil yang berkualitas,” pinta Bupati.

Bupati juga mengimbau kepada segenap jajarannya agar dapat fokus mempertahankan kinerja positif Pemerintah Kabupaten Inhil yang telah dicapai pada tahun sebelumnya.

“Selaku pimpinan daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil yang telah berpartisipasi, berperan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Semoga kedepannya dapat lebih meningkat lagi,” tutur Bupati.

Sebagaimana diketahui, Apel gabungan awal tahun 2019 ini, diikuti oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, pejabat eselon dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil./*

Editor: faisal




Pendamping Desa “Cengeng” dan “Pemalas”, Bupati Ancam Sanksi Pemberhentian

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan meminta kepada pendamping desa program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi untuk menerima dan berbesar hati dimanapun di tempatkan.

“Jangan cengeng. Ikuti saja di Desa manapun ditempatkan. Fakta integritas sudah ditandatangani,” tukas Bupati pada acara Temu Ramah dan Arahan Pra-Tugas Fasilitator DMIJ Plus Terintegrasi, Rabu (2/1/2019) di gedung Dharma Wanita Kabupaten Inhil, Tembilahan.

Bupati mengaku akan mengambil tindakan tegas kepada para pendamping desa yang mengeluh dengan lokasi penempatan. Tindakan tegas itu, menurutnya bisa berupa penerbitan Surat Keputusan pemberhentian.

“Saya akan tolak (permintaan pemindahan, red) dan memberhentikan. Masih banyak (pendamping desa, red) cadangan yang sedang menunggu,” ungkap Bupati.

Bupati Inhil HM Wardan saat menyampaikan arahan

Tindakan tegas, diungkapkan Bupati juga akan diberikan kepada para pendamping desa yang sering mangkir dalam tugas, tidak selalu berada di desa yang menjadi lokasi bertugas. Sebab, lanjut Bupati, tugas pendamping desa adalah membantu Kepala Desa menyelesaikan tugas dalam rangka melaksanakan program-program desa.

“Jangan sampai ada dalam 1 bulan itu 10 hari pendamping desa tidak di tempat. Saya akan kasih teguran lisan maupun tulisan. Kalau sampai 3 kali, Saya akan berhentikan. Jadi, betul-betul harus berada di tempat. Namanya saja pendamping, tugasnya mendampingi Kepala Desa, artinya harus selalu ada,” ucap Bupati.

Bupati tidak memungkiri bahwa amanah tugas yang dibebankan kepada para pendamping desa merupakan hal berat, yang mana seorang pendamping desa harus menangani 3 (tiga) desa sekaligus. Oleh karenanya, setelah dilakukan evaluasi kinerja tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan jumlah pendamping desa.

“Selain pengambilan kebijakan penambahan jumlah pendamping, dimungkinkan juga untuk diambil kebijakan rolling wilayah antar pendamping desa yang ada oleh Dinas PMD. Kita akan lakukan penilaian secara objektif,” jelas Bupati.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada seluruh pendamping desa agar menunjukkan loyalitasnya kepada para Fasilitator Masyarakat, bertugas seusai dengan struktur, dimana pendamping desa berada dibawah naungan Fasilitator Masyarakat (FM).

“Saya meminta kepada FM agar dalam setiap pertemuan yang dilakukan untuk selalu mengkomunikasikannya kepada Saya. Saya ingin ikut serta langsung dalam pertemuan untuk memahami,” pungkas Bupati./*

Editor: Faisal




Tahun Baru, Bupati Inhil Ajak Masyarakat Intropeksi Diri

Bupati Inhil HM Wardan/ Foto: Diskominfops Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengajak masyarakat introspeksi diri atas segala tindakan di sepanjang tahun 2018.

Ajakan ini disampaikan Bupati pada kegiatan Malam Pergantian Tahun 2018/2019 bertemakan ‘Muhasabah Cinta Penghujung Tahun 2018’, Senin (31/12/2018) malam di Masjid Agung Al-Huda, Tembilahan.

“Alhamdulillah perayaan pergantian tahun 2018/2019 masyarakat Kabupaten Inhil lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak zikir seperti apa yang kita lakukan di Mesjid Agung Al-Huda ini,” ujar Bupati

Bupati menekankan, pada pergantian tahun masehi ini, setiap individu mesti memperbanyak muhasabah terhadap aktifitas yang telah dilalui selama tahun 2018, baik aktifitas positif, lebih lagi aktifitas negatif.

“Untuk yang positif kita pertahankan dan apa yang negatif kita kurangi sehingga kita menghadapi tahun 2019 ini betul-betul sudah siap untuk kehidupan yang lebih baik,” tutur Bupati.

Bupati juga mengimbau kepada segenap warganya untuk terus berkonstribusi terhadap pembangunan daerah Kabupaten Inhil tercinta.

Kegiatan keagamaan peralihan tahun 2018/2019 turut dihadiri unsur Forkopimda Inhil, anggota DPRD Inhil, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Ketua TP-PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, alim ulama serta tokoh masyarakat.

Kegiatan tajaan Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata ini diisi dengan serangkaian kegiatan seperti shalawat nabi oleh kelompok habsyi, ceramah oleh Ustad Ruhiyat S.Ag M.PdI dan Ustad HM Effendi Lc, Shalat Sunnat Taubat dan Shalat Sunnat Hajat Berjamaah yang diimami Ustadz KH Rusli Kurnain, serta istighotsah yang dipimpin Ustad KH Muis Kurnain, bacaan surat yasin yang dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Al-Ustadz KH. Muis Kurnain./***

Editor: faisal




Bupati Inhil Instruksikan untuk TIDAK MERAYAKAN MALAM PERGANTIAN TAHUN BARU

Tembilahan, detikriau.org – Dalam rangka menyambut pergantian tahun baru masehi 2018, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir keluarkan instruksi bernomor 987/kesra-xii/2018 tentang pergantian tahun baru masehi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Surat Perintah tertanggal 27 Desember 2018 yang ditandatangani oleh Bupati Inhil HM Wardan itu  ditujukan kepada kepala OPD, seluruh Camat, Lurah/Kepala Desa, Pimpinan Ormas, Pengurus Mesjid, Surau/Mushalla, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah/ Madrasyah se Kabupaten Indragiri Hilir agar menyampaikan kepada jajaran dan masyarakat dilingkungan kerjanya/pendidikan hal-hal sebagai berikut;

  1. pergantian tahun baru kita jadikan momentum untuk intropeksi diri atau evaluasi terhadap kekurangan masa lalu untuk dapat diperbaiki dimasa yang akan datang.
  2. TIDAK MERAYAKAN MALAM TAHUN BARU baik berupa hiburan maupun menyalakan kembang api/petasan dan peniupan terompet.
  3. Kepada seleuruh pemilik dan pengelola tempat hiburan agar tidak mempertunjukan / mempertontonkan yang tidak sesuai dengan kaidah moral dan agama, serta paling lambat pukul 01.00 Wib sudah tutup.
  4. Kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat, pengurus mesjid/mushalla dan ormas islam supaya mengajak masyarakat dan generasi muda untuk beribadah, berdzikir dan berdoa baik dirumah, mesjid/mushalla dilingkungan masing-masing.
  5. Kepada orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya turun ke jalan-jalan dan tempat-tempat hiburan yang dapat menggangu keamanan, ketentraman dan ketertiban baik dirinya maupun orang lain.



Ucapan Duka Cita Wafatnya Bupati Kampar