TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan lantik 30 pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil di aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Selasa (7/4/2015).
Dari 30 pejabat eselon III tersebut diantaranya 14 Camat, 1 Kepala Bagian, 4 Sekretaris Dinas dan Badan, 4 Kepala Bidang Dinas dan Badan dan 7 Sekretaris Kecamatan.
Dalam pemaparannya, Bupati meminta setelah dilakukannya mutasi, rotasi maupun promosi ini para pejabat yang telah dilantik segera bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Tidak perlu lagi penyesuaian tempat tugas baru, langsung saja kerjakan apa yang mesti dikerjakan. Selain target saya, semua pekerjaan itu tinggal melanjutkan saja,” Pesan Bupati.(mirwan/adv)
Bunda PAUD Inhil Resmikan PAUD Bunda Prima Tempuling
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan meresmikan PAUD Bunda Prima di Kelurahan Sungai Salak kecamatan Tempuling, Selasa (7/4/2015).
“Tahun ini ditujukan pada penambahan jumlah PAUD, namun yang menjadi pertimbangan kita adalah lembaga PAUD yang berkualitas lembaga PAUD yang memenuhi standar. Baik dilembaganya, pengelolanya maupun kualitas pada pendidiknya,” ungkapnya.
Lebih lanjut Zulaikhah memaparkan, jika kesemua itu tercapai, maka tujuan PAUD secara otomatis juga mencapai hasil yang optimal.
Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Tempuling Hj Eva Maya Wati menyampaikan bahwa semenjak kepemimpinan Warohmah di Kabupate Inhil ini dihitung dari angka kuantitas, jumlah PAUD di Kecamatan Tempuling semakin meningkat.
Sebelumnya, pada tahun 2014 lalu, hanya ada 9 lembaga PAUD. Namun saat ini telah mencapai 20 lembaga PAUD. “Semoga dari bertambahnya jumlah lembaga ini bisa meningkatkan anak didik lebih cerdas lagi dan memiliki martabat yang tinggi,” ujarnya.(mirwan/adv)
Bupati Inhil Gelar Maulid Habsyi
Tampak Bupati dan Umat Muslim melaksanakan Maulid Habsyi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Untuk mensyairkan agama Islam, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menggelar Maulid Al-Habsyi di pondopo kediamannya Tembilahan, Minggu (5/4/2015) malam.
Selain Wardan, tampak juga Staf Ahli Bupati Inhil Syar’i, Kabag Kesra Setda Inhil Arifin, PLT Binamarga Rasyid, Anggota DPRD Inhil Sumardi, dan majelis ta’lim.
“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap malam Senin minggu pertama setiap bulannya,” kata Wardan kepada awak media.
Bupati mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk mensyairkan agama Islam di Negeri Seribu Parit.
“Mensyairkan agama Islam, sehingga nuansa relegi di negeri yang dikenal Kota Ibadah ini tetap menggema,” pungkas mantan Kadisdik Provinsi Riau. (Humas/adv)
Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan. Foto: Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Kabupaten Inhil periode 2015-2019. IKKS ini langsung dikukuhkan Bupati Kuansing H Sukarmis di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan, Sabtu (4/4/2015) malam.
Dalam sambutannya, Bupati berpesan kepada pengurus IKKS Kabupaten Inhil yang baru dikukuhkan itu dan kepada masyarakat asal Kabupaten Kuansing yang ada di Inhil secara umum untuk tetap selalu kompak, apalagi masyarakat Kuansing yang ada di Inhil ini dicintai oleh pimpinan daerahnya.
“Baru kali ini saya menerima kunjungan Bupati yang membawa bawahannya lebih dari 100 orang, saya fikir ini merupakan kecintaan Bupati terhadap warganya yang ada disini,” kata Wardan.
Disampaikannya, dari sejumlah masyarakat Inhil saat ini, ada sekitar 8 persennya merupakan warga asal Kuansing. Hal tersebut dapat dirasakan keberadaan masyarakat asal Kuansing yang bermukim di Negeri Sri Gemilang.
“Tidak merasa asing lagi, karena sudah biasa berbaur khususnya dikepemerintahan, karena warga Kuansing yang ada disini ada yang menjadi Kepala Satker, anggota DPRD dan banyak juga yang menjadi guru,” sampaikannya.
Bupati Kuansing H Sukarmis mengungkapkan dalam pemaparannya bahwa ia sangat apresiasi dengan Pemkab Inhil. Sebab, mau berbaur dengan warga yang bukan asli Inhil, sehingga masyarakatnya di Inhil ini merasa nyaman tinggal di Kabupaten Inhil.
Tidak hanya itu, Sukarmis sangat mendukung segala program yang sedang dijalankan Pemkab Inhil. Dengan demikian diinginkannya kepada wardanya yang berada di Inhil ini untuk tetap mendukung terlebih membantu kesuksesan pengelolaan Pemkab Inhil kedepan.
“Karena banyak yang memiliki kedudukan disini, maka saya minta dukunglah pak Wardan dalam memimpin Inhil ini dari berbagai sektor,” pintanya.
Sementara itu, Ketua IKKS Kabupaten Inhil Zulbahri mengatakan akan tetap solid dalam satu wadah sebagai warga Kuansing. Namun ia juga menyatakan komitmen membantu kemajuan daerah Kabupaten Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)
Inhil dan Balangan Diangankan Teken MoU
Foto: Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan (Kalsel) diangankan teken MoU. Hal ini dilontarkan kedua Bupati Kabupaten tersebut pada acara Ramah Tamah suku Banjar Kalses di kediaman Bupati Inhil Tembilahan, Jum’at (3/4/2015) malam.
Seperti yang disampaikan Bupati Inhil HM Wardan pada pemaparannya, ia membuka diri dan mengundang para investor dari Kalimantan secara umum untuk bisa berinvestasi di Kabupaten Inhil, hal ini tentunya kata Wardan sebagai salah satu langkah percepatan pelaksanaan pembangunan di Inhil.
Apalagi masyarakat Kabupaten Inhil ini banyak asli dari Kalsel itu sendiri, diperjelasnya dari sejumlah masyarakat Inhil yang ada saat ini, sekitar 38 persen merupakan warga asli suku Banjar. Dalam hal ini, tentu juga merupakan satu alasan untuk saling berbagi.
“Saya harap silaturrahmi ini tidak hanya sebatas sampai disini saja, namun tetap berlanjut. Apakah nanti berupa MoU ataupun bentuk lainnya, minimal balasan kunjungan kami ke Kalimantan,” ungkap orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini.
Tidak hanya sebatas itu, Wardan sempat membahas persoalan perkelapaan Inhil yang dinilainya sangat berpotensi, bahkan menjadi nadinya masyarakat Inhil. Menurutnya, yang menjadi pelopor perkelapaan di Inhil ini adalah orang Banjar.
Terkait persoalan ini, ditanggapi Bupati Balangan Kalsel H Sefek Effendie bahwa tujuannya mengunjungi Kabupaten Inhil ini adalah untuk mempererat tali silaturrahmi.
Namun yang juga tidak kalah pentingnya adalah membicarakan persoalan kerjasama, sebab ia menyampaikan bahwa daerah yang ia pimpin tidak ada pohon kelapa. “Mana tau ada peluang bisnis, baik dari Kalimantan ke sini, ataupun sebaliknya,” kata H Sefek.
Bupati Balangan menegaskan, hubungan baik antara kedua daerah ini akan terus dieratkan dan diinginkannya membangun daerah secara bersama, lebih khusus dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
“Setelah kami pulang nanti, kita akan mencoba menganalisa apa yang mungkin bisa kita kembangkan di sini, jikapun kami tidak punya kelapa, tapi kami disana banyak karet,” tukasnya.
Selain itu, banyak lagi persoalan lain yang menjadi angan-angannya, apalagi sempat terdengar olehnya bahwa Kabupaten Inhil ini sedang krisis listrik, seumpama Inhil membutuhan batu bara sebagai upaya peningkatan pasokan listrik, sebagai pimpinan daerah, ia siap membantu.(mirwan/adv pemkab inhil)
Bupati Inhil Resmikan DMIJ dan SMK di Kecamatan Kemuning
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Kemuning. Peresmian ini juga beriringan dengan peresmian SMK Tuah Kemuning menjadi SMK Negeri bertempat di halaman gedung SMKN Tuah Kemuning, Kamis (2/4/2015).
Dalam pemaparannya, Bupati memberikan apresiasi atas terlaksananya Program DMIJ 2014 di Kecamatan Kemuning ini dinilainya sudah berjalan 100 persen. Apalagi katanya, program ini merupakan program pemberdayaan bagi desa setempat.
“Pembangunan yang dilaksanakan bersama-sama masyarkat ini saya harapkan dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya. Program ini tidak cukup sampai disini, namun akan lebih kita tingkatkan pada masa-masa yang akan datang,” katanya.
Terkait peresmian SMK Tuah Kemuning menjadi SMK Negeri. Dikatakan Bupati, setelah dinegerikan, maka mulai saat itu hingga kemasa mendatang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, baik dari segi pengembangan tenaga pendidiknya, kelengkapan sarana-prasarana maupun lain sebagainya yang bisa menunjang untuk kemajuan dunia pendidikan.
Diketahui, untuk saat ini lanjut Wardan, SMK Negeri Tuah Kemuning tersebut memiliki luas tanah 2,5 hektar, dan ini sudah bersertifikat. Tentunya kata Wardan, kedepan tinggal pengembangan kelengkapan-kelengkapan lainnya sesuai luasan tanah tersebut.
“SMK Tuah Kemuning pada awalnya berada di bawah yayasan Tuah Kemuning yang didirikan pada tanggal 12 Juni 2003 atas prakarsa pemuka-pemuka masyarakat Kemuning dan ini merupakan Sekolah Swasta pertama yang ada di Kecamatan Kemuning, dan sekarang telah kita negerikan,” ungkapnya.
Selain Bupati Inhil, peresmian program DMIJ dan SMK Tuah Kemuning tersebut juga turut dihadiri anggota DPRD Daerah Pemilihan setempat, Sekda Inhil dan istri, serta Bunda PAUD Inhil Hj Zulaikhah Wardan, beberapa Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat serta Upika Kecamatan Kemuning.
Peresmian SMK Negeri Tuah Kemuning ini ditandai dengan Penggutingan pita oleh Bupati didampingi Bunda PAUD yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP PKK Inhil. Usainya dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Program DMIJ Kecamatan Kemuning.
Pada kesempatan ini juga, diserahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Bunda PAUD Inhil Hj Zulaikhah Wardan yang diterima Perwakilan 24 pengurus PAUD yang ada di Kecamatan Kemuning. (mirwan/adv pemkab inhil)