Bupati Pinta Camat Lakukan Pendataan Masyarakat Miskin Dengan Akurat

Bupati Wardan memimpin rapat terkait pendataan masyarakat miskin di Inhil. Foto: Adi
Bupati Wardan memimpin rapat terkait pendataan masyarakat miskin di Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Seluruh Camat yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat miskin di wilayah kerjanya masing-masing secara akurat dan tepat.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardandalam sebuah kesempatan di Tembilahan.

Turut hadir saat itu, Sekda, H Alimuddin RM, Kepala Dinkes, DR Hj Alvi Furwanti Alwie, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto, perwakilan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan Camat se-Kabupaten Inhil.

Dikatakan Bupati, data masyarakat miskin penerima bantuan di bidang kesehatan ini, paling lambat harus dikumpulkan dan diserahkan oleh pihak kecamatan ke dinas dan instansi terkait pada tanggal 10 Mei 2015 mendatang.

“Data yang ada pada kita saat ini, merupakan data dari tahun-tahun sebelumnya dan belum dilakukan verifikasi di lapangan. Jadi harus didata ulang, untuk mengecek langsung apakah ada perubahan atau tidak,” tutur Bupati.

Oleh karena itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini berharap kepada seluruh Camat, untuk melakukan pendataan secara langsung di lapangan, sehingga data masyarakat miskin yang terkumpul nantinya benar-benar valid dan bisa digunakan oleh berbagai pihak terkait.

“Jika sampai tanggal 15 Mei nanti kita belum juga memiliki data yang valid, maka program dan bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat Inhil akan sulit untuk disalurkan,” terangnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinkes Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwi menjelaskan bahwa per tanggal 1 Mei 2015 mendatang, pihak provinsi tidak lagi melayani Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pihak kabupaten dan kota.

Jika sudah begitu, tentu masyarakat yang masuk dalam kategori tidak mampu akan sulit mendapatkan pelayanan kesehatan di tingkat provinsi.

“Jadi, keberadaan data ini sangat penting. Apalagi, pada tahun 2016 mendatang seluruh pengguna Program Jamkesda harus sudah diintegrasikan ke BPJS,” imbuhnya.(adi/adv pemkab inhil)




Tuntaskan Krisis Listrik, Bupati Inhil Temui Dirut PLN Sumbagut

BUPATI BESERTA JAJARAN SAAT MELAKUKAN PERTEMUAN DENGAN DENGAN DIRUT PLN BESERTA JAJARANNYA UNTUK MEMBICARAKAN MASALAH LISTRIK DI KAB INHILTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memintakan penjelasan sekaligus mendesak pihak PLN untuk segera menuntaskan persoalan krisis listrik yang sudah berlangsung cukup lama di Ibukota Kab Inhil, Tembilahan. Orang nomor satu di Kabupaten berjulukan seribu parit ini juga meminta pihak PLN untuk membangun jaringan baru agar dapat mengalirkan listrik ke desa-desa yang selama ini belum teraliri.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam pertemuan dengan Manajer PLN Wilayah Sumbagut di Jakarta, Kamis (9/4) kemaren. Dikatakan Bupati, pemberlakuan pemadaman bergilir akibat krisis listrik sudah sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakatnya.

Selaku kepala daerah Bupati berjanji untuk memberikan support kepada PLN dalam menyelesaikan permasalan krisis listrik di Tembilahan. Ia berharap PLN untuk bersikap serius dan Professional dengan secepat mungkin menyelesaikan persoalan ini.

Menanggapi hal ini, Dirut PLN Sumbagut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dengan terjadinya krisis listrik tersebut bahkan ia berjanji dalam waktu dekat persoalan ini akan segera teratasi.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala PLN Region Pekanbaru, Kepala PLN Rengat dan Kepala PLN Rayon Tembilahan, Asisten II Setda Inhil, Kadis Tamben Inhil dan Kaban Perizinan Inhil (mirwan/adv pemkab inhil)




Disdik Inhil Cari Pelajar SMA Mahir Bahasa Inggris

salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan
salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencari bibit pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang handal pada mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Kita cari 1 regu, baik laki-laki maupun perempuan untuk mewakili Kabupaten Inhil pada lomba debat Bahasa Inggris untuk ketingkat Provinsi Riau,” kata Kepala Disdik Kabupaten Inhil Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi kepada awak media, Kamis (9/4/2015).

Dijelaskan, lomba debat tersebut diagendakan pihak Provinsi pada minggu ketiga bulan April ini, namun untuk tanggal penyelenggaraannya hingga saat ini Disdik Inhil masih belum bisa memastikan. Artinya, pihak Provinsi belum memberi edaran tanggal kegiatan tersebut.

Ia menerangkan, Disdik Inhil mencari bibit pelajar ahli dibidang Bahasa Inggris itu telah dilakukannya berupa debat yang serupa juga kemaren (8/4). Dan ini diakuinya telah sukses diselenggarakan hanya menunggu siapa yang bakal diberangkatkan untuk mengikuti lomba ditingkat Provinsi nanti.

“Pada lomba ditingkat Kabupaten kemaren itu setiap sekolah mengirimkan 3 siswanya yang diikuti sebanyak 15 sekolah se-Kabupaten Inhil,” sampaikannya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk kegiatan di Kabupaten, pihaknya menyelenggarakan setiap tahun dan ini menjadi agenda tahunannya. Sesuai dengan agenda Provinsi, terlebih ketingkat Nasional.(mirwan/adv pemkab inhil)




95 Peserta Ikuti Pameran Batu Akik

Bersama Bupati Inhil, HM Wardan, Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy (baju batik berkopiah) saat mengunjungi salah satu stand akik di pasar Dayang Suri
Bersama Bupati Inhil, HM Wardan, Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy (baju batik berkopiah) saat mengunjungi salah satu stand akik di pasar Dayang Suri

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil, H Fahrolrozy menyatakan bahwa peserta pameran batu akik yang dilangsungkan hingga tanggal 15 april 2015 mendatang ini diikuti oleh sebanyak 95 peserta yakni Kabupaten Kuantan Singingi 3 peserta, Kota Padang Prov Sumatra Barat 1 peserta, Kabupaten Inhu, Rengat 1 peserta , Kabupaten Inhil sendiri sebanyak 90 peserta.

“Dengan banyaknya pencinta batu akik tentunya akan dapat menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini akan dapat memberikan manfaat yang baik khususnya bagi masyarakat Inhil,” Sebutnya.

Diterangkan mantan Kadishubkominfo Inhil ini, dasar pelaksanaan kegiatan merupakan saran dari Bupati Inhil untuk memfungsikan lantai 3 Dayang Suri yang sebelumnya tidak dimanfaatkan. Selain itu, hampir semua kabupaten dan kota di Riau telah melaksanakan pameran batu Akik. Tentu katanya menjadikan satu motivasi terhadap Pemkab Inhil.

“Yang menjadi pertimbangan juga ada pada masyarakat itu sendiri, kita ketahui masyarakat saat ini sedang gemar-gemarnya dengan batu,” tuturnya.

Agar lantai III pasar Dayang Suri dapat difungsikan, sebagaimana keinginan Bupati, Disperindag menurutnya akan segera memindahkan pedangan batu Akik yang saat ini banyak mengelar dagangan di tempat umum lainnya.

“Tidak ada alasan untuk tidak mau dipindahkan, karena tempat yang kita sediakan ini gratis. Bahkan tahun depan akan kita renovasi lagi agar jadi lebih baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Fahrolrozy menegaskan bahwa pameran batu akik ini murni didanai oleh para investor dari pihak swasta. “Jadi kita sama sekali tidak mempergunakan dana APBD Inhil sebagaimana yang dihembuskan pihak-pihak `yang saya nilai hanya pandai mengkritik tanpa data yang jelas diluaran sana.” Tandas Fahrolrozy. (mirwan/adv pemkab inhil)




Lantai III Pasar Dayang Suri Dicanangkan Jadi Pusat Wisata Batu Akik

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memintakan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menjadikan lantai tiga pasar dayang suri, Jalan Jendral Sudirman sebagai pusat wisata batu akik di kota Tembilahan.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam sambutannya saat membuka secara resmi pameran batu akik dilantai tiga bangunan pasar yang pada awal pendiriannya diperuntukkan sebagai lokasi pasar buah di kota Tembilahan ini. Rabu (8/4)

Menurut Bupati, meskipun secara umum Kabupaten Inhil bukanlah penghasil batu akik namun penduduknya sudah sejak dari dulu cukup banyak yang mencintai berbagai batu asli Indonesia ini. Terlebih lagi saat bepergian keluar daerah, Bupati mengakui kerap ditanyakan oleh-oleh batu akik asal kabupaten Inhil baik oleh relasi dan maupun kerabatnya.

“Usai kegiatan ini saya menginginkan dilokasi ini tetap ditetapkan sebagai lokasi wisata batu akik di kota Tembilahan. Nantinya bagi siapa saja penggemar batu akik dapat dengan mudah mencari berbagai batuan indah ini sesuai seleranya. Lagi pula nantinya setelah dilokalisasi saya berharap tidak ada lagi pengrajin batu akik yang mangkal ditepi-tepi jalan, ” Ujar Bupati

Ditambahkan Bupati, meski bukan sumber penghasil batu akik, namun diwilayah Inhil dibagian utara juga banyak didapati bebatuan alam yang cukup Indah. Untuk mencirikan khas daerah, Bupati menamai batu akik yang berasal dari Kecamatan Kemuning itu sebagai batu “Tembulun Rusa” yang dinamai sesuai asal batu akik tersebut dari kawasan Air Terjun Tembulun Rusa yang terletak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Inhil. (mirwan/adv pemkab inhil)




Ini Nama–NamaPejabat Yang Baru Dilantik

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

  1. H.M. Syatir. Camat : Tembilahan Kota.
  2. Umar,H,S.pt. Camat : Batang Tuaka.
  3. Al Yusroni Pagta,S.S.STP. Camat: Kuala Indragiri.
  4. H.Abd.Rasyid,S.Sos,MH. Camat: Gaung Anak Serka.
  5. Marlis Syarif. Camat : Kateman.
  6. Suryawirawan,S.Sos.Msi. Camat: Gaung.
  7. Ricky Putra,S.STP. Camat: Concong.
  8. Ridwan,S.Sos,Msi. Camat: Keritang.
  9. Kaharudin,S.Sos.Camat: Enok.
  10. Ahmad Khusairi,S.Sos,MM. Camat: Reteh.
  11. Musfarrudin,S.Sos,Msi. Camat: Teluk Belengkong.
  12. H.Ismed Ahyani,S.Sos,MM. Camat: Tempuling.
  13. R.Arliansyah,S.Sos,MM. Camat: Kempas.
  14. H.Dwi Budiyanto,S.Sos,MH. Camat: Kemuning.

 

16 pejabat  lainnya yakni:

  1. Kepala Bagian Humas, Ahmad Rahmani.
  2. Sekretaris Disdik, M Hatta.
  3. Sekretaris DTPHP, Sudinoto.
  4. Sekretaris Dinas Perkebunan, Ramdani.
  5. Sekretaris BP3AKB, Afriani.
  6. Kabid Meterologi perindag, Syahbudi.
  7. Kabid BPMPD, Syofran.
  8. Kabid BPMPD, Fahmi.
  9. Kabid BPMPD, Yulida Purba.
  10. Sekcam Tembilahan Hulu, Arsipudin.
  11. Sekam Concong, Hamlan.
  12. Sekcam Mandah, Riyad Rahim.
  13. Sekcam Kateman, Erwandi.
  14. Sekcam Gaung, Abdul Panim.
  15. Sekcam Pelangiran, Supartin.
  16. Sekcam Kempas, Junaidi.

 

(mirwan/adv)