Zulaikhah: P2TP2A Upayakan Cegah Kenakalan Remaja

Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan
Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hj Zulaikhah Wardan berkomitmen untuk mencegah kenakalan terhadap para remaja Kabupaten Inhil, khususnya remaja setingkat SMP.

Pernyataan ini disampaikannya pada acara sosialisasi perdana pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak di halaman gedung SMP Negeri 2 jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Jum’at (24/4/2015).

“Kita lakukan sosialisasi ini terkait semakin maraknya masalah sosial yang dihadapi para remaja, khususnya remaja SMP. ini merupakan sosialisasi perdana yang kita lakukan,” katanya.

Menurutnya, selama ini pesatnya arus globalisasi globalisasi remaja Tembilahan dan Inhil pada umumnya sudah pada kenal dengan berbagai barang haram, dicontohkannya seperti Narkoba dan lain-lain.

Hal itu sangat  menghawatirkannya bagaimana nasib penerus Kabupaten Inhil kedepan. Dengan demikian, ia mencoba melakukan satu langkah untuk memberi pemahaman terhadap remaja setingkat SMP ini, dengan harapan terhindar dari berbagai persoalan yang tidak diinginkan.

“Tentu kita ingin anak-anak bisa memahami serta menjadi satu tambahan wawasan agar mereka sadar dengan sendirinya untuk menghindari hal-hal negatif, tidak hanya satu masahalah, namun berbagai persoalan terkait kenakalan remaja,” tutupnya. (adv pemkab inhil)




Ketua TP PKK Inhil Kunker Ke Kecamatang Batang Tuaka

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan
Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah Wardan

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Batang Tuakan di desa Wisma, Kamis (23/4/2015).

Dalam kunjungan kerja ino dilakukannya dalam rangka pembinaan dan penilaian Desa Wisma, pelantikan serta serah terima Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Batang Tuaka serta sosialisasi kanker serviks. Selain itu, juga dilakukannya peninjauan langsung kondisi TK Negeri Pembina Terpadu dan Puskesmas yang ada di Sungai Piring.

“Kedatangan kita ini kembali menyampaikan program pembinaan desa yang pernah kita programkan sebelumnya untuk tahun ini, kemudian kita sejalankan dengan Ketua TP PKK Kecamatan Batang Tuaka yang baru saja kita lantik,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan. Menurutnya, setelah dilantiknya camat Batang Tuaka yang baru beberapa waktu lalu, secara otomatis istri camat itu juga langsung memegang jabatan sebagai ketua TP PKK Kecamatan. Dalam hal ini, sangat diinginkannya ketua PKK yang baru ini langsung paham apa yang mesti dilakukan.

Sebab yang terpenting itu katanya, setelah dilantik ini ada konsulidasi serta kerjasama dan terua menyusun program-program disamping program yang telah menjadi program diprioritaskan secara nasional, dicontohkannya seperti pencanangam deteksi kanker serviks.

“Yang jelas kita sangat mengharapkan ketua yang baru dilantik bisa melanjutkan program-program yang belum sempat dilaksanakan oleh ketua sebelumnya, terlebih mampu mengembangkan PKK kecamatan kedepan,” harapnya.

Terkait sosialisasi pencangan kanker serviks di Batang Tuaka, menurut Istri Bupati ini akan bisa menambah wawasan bagi para ibu tentang bahaya kanker tersebut, apalagi kanker ini sangat vatal dan bisa mematikan.(mirwan/adv)




Bupati Inhil Lantik Dwi Budiyanto Jabat Camat Kemuning

Pelantikan Camat dan Sekcam Kecamatan Kemuning oleh Bupati Inhil
Pelantikan Camat dan Sekcam Kecamatan Kemuning oleh Bupati Inhil

KEMUNING (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik Dwi Budiyanto sebagai Camat Kemuning bertempat di halaman Pasar Selensen Kecamatan Kemuning, Rabu (22/4/2015).

Selain camat, Bupati juga melantik Saprudin sebagai Sekretaris Kecamatan Kemuning diwaktu yang bersamaan serta tempat yang sama. Pelantikan ini tidak hanya dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, namun juga disaksikan langsung oleh masyarakat setempat.

Bupati Wardan memaparkan dalam sambutannya seharusnya pelantikan ini telah dilakukan beberapa waktu lalu berbarengan dengan pelantikan sejumlah camat lainnya. Namun dikarenakan yang bersangkutan berhalangan, Bupati memaklumi dan tetap melantik Dwi Budiyanto dan Saprudin.

“Ini kita lakukan demi menciptakan kondisi yang lebih baik lagi, perlu saya sampaikan bahwa pergantian para camat ini sesungguhnya sudah melalui proses lelang camat, baik camat yang sudah menduduki posisi sebagai camat pada saat itu maupun pejabat lainnya, yang jelas telah memenuhi persyaratan mengikuti lelang jabatan tersebut,” katanya.

Dengan demikian, ia sangat mengharapkan kepada camat dan sekretaris camat Kemuning ini tidak menunda-nunda lagi kerjaan yang diembankan. Apalagi katanya, pejabat yang baru dilantik ini telah memiliki pengalaman menjabat sebagai camat sebelumnya.

“Saya fikir tak perlu lagi minta waktu jeda untuk beradaptasi di kecamatan ini, saya harap pak Dwi bekerja lebih optimal lagi hingga membawa Kemuning lebih baik, apalagi kecamatan ini terletak diperbatasan antar 2 Provinsi yakni Riau dan Jambi, artinya Kemuning ini memiliki karakteristik tersendiri dari kecamatan lain,” imbuh Wardan.(mirwan/adv)




Lounching Penyaluran Bantuan PKH Inhil, Wabup Rosman Tekankan Penerimanya Harus Yang Berhak

Wabub Inhil, H Rosman Malomo menyerahkan bantuan PKH secara simbolis kepada perwakilan RTSM
Wabub Inhil, H Rosman Malomo menyerahkan bantuan PKH secara simbolis kepada perwakilan RTSM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM), sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, para penerima bantuan tersebut hendaknya memang dari kalangan masyarakat yang berhak.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo saat menghadiri lounching penyaluran bantuan PKH, di halaman Kantor POS Tembilahan, Rabu (22/4/2015).

Dikatakan Wabup Rosman, pihak yang mengelola dana tersebut harus bertanggung jawab atas kelancaran pendistribusiannya ke masyarakat, sehingga dana bantuan yang sudah tersedia ini dapat segera disalurkan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kepada Dinas Sosial juga diharapkan, untuk memvalidasi data-data masyarakat dan keluarga yang termasuk dalam kategori RTSM, supaya bantuan ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu,” tutur Wabup Rosman.

Untuk diketahui, program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban rumah tangga sangat miskin dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Adapun 5 komponen tujuan MDGs yang akan terbantu oleh PKH ini, yaitu pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan penduduk angka kematian bayi dan balita, serta pengurangan angka kematian ibu melahirkan.

PKH ini diberikan kepada keluarga sangat miskin, dengan data keluarga yang dapat menjadi peserta PKH didapatkan dari Basis Data Terpadu dan memenuhi persyaratan sedikitnya satu atau lebih kriteria kepersertaan program tersebut, diantaranya memiliki ibu hamil/nifas/anak balita, memiliki anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendididkan dasar (anak pra sekolah), anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun), anak usia SLTP/MTs/Paket B/SMLB (usia 12-15 tahun), anak usia 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar termasuk anak dengan disabilitas.

Sementara itu, di Kabupaten Inhil PKH ini telah dimulai sejak tahun 2014, dengan rumah tangga sasasaran sebanyak 3.074 orang. Kemudian, pada tahun 2015 dengan sasaran sebanyak 3.064 orang. Penurunan ini diperoleh dari hasil verifikasi dan validasi data kepersertaan, dimana rumah terdapat rumah tangga sasaran yang sudah tidak memenuhi kriteria dan komitmen PKH. (adi/adv)




Asisten 1 Setdakab Inhil Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di GAS

Gaung Anak Serka (detikriau.org) –  Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj 1436 H di Mesjid Besar Al-Fallah Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (21/4/2015).

Mewakili Bupati Inhil, Asisten I mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh kalau masyarakatnya menyelenggarakan acara peringatan Isra’ Mi’raj ini, baik digelar di Mesjid-mesjid, Surau maupun di tempat-tempat pengajian.

“Atas nama pemerintah, saya sampaikan bahwa kami sangat mendukung upaya masyarakat menyerukan Isra’ Mi’raj 1436 H yang bertepatan pada tahun 2015 ini,” kata Darussalam.

Pada kesempata itu, ia juga menyampaikan harapan kalau peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak hanya sebatas memperingati saja, namun dijadikannya sebagai pedoman untuk pembangunan diberbagai bidang, meningkatkan etos kerja serta menjadikan Inhil bermarwah dan bermartabat.

Pada acara peringatan Isra’ Mi’raj waktu itu, selain Asisten I tampak ramai dihadiri tokoh-tokoh masyarakat GAS, khususnya masyarakat Teluk Pinang yang dihadiri juga Camat Kecamatan GAS, Lurah serta Kepala Desa di GAS. (adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pencanangan Program Nasional Deteksi Dini Kanker

Bupati Inhil HM Wardan didampingi ketua TP-PKK saat meninjau Puskesmas jalan  Gajah Mada
Bupati Inhil HM Wardan didampingi ketua TP-PKK saat meninjau Puskesmas jalan Gajah Mada

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri kegiatan pencanangan program nasional percepatan peran dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia 2015-2019 di Inhil, Selasa (21/4/2015).

Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil Jalan M Boya Tembilahan juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Kepala Dinkes Kabupaten Inhil Hj Alvi Furwanti Furwanti Alwie serta sejumlah kepala Satker lainnya dilingkungan Pemkab Inhil.

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya diselenggarakan di Kabupaten Inhil saja, namun seluruh ibu PKK se-Indonesia menggelar kegiatan tersebut. Bahkan, waktu penyelenggaraannya pun secara setentak.

Sebab program ini merupakan program Ibu Negara yang pelaksanaannya hari ini berpusat di kota Jogjakarta. Dimana, waktu yang bersamaan ini dilakukan berupa sosialisasi betapa bahayanya penyakit kanker serviks pada para Ibu.

“Kanker serviks ini penyakit nomor dua yang mematikan setelah kanker payudara, oleh sebab itu saya harapkan kegiatan ini tidak cukup sampai disini, namun dilanjutkan oleh PKK kecamatan hingga Lurah dan desa,” harapnya.

Pada kegiatan ini, seluruh yang hadir waktu itu melakukan nonton bareng siaran langsung di Televisi untuk mendengarkan penyampaian langsung oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, dan ini ditonton oleh ibu-ibu se-Indonesia.

Usainya, Bupati melakukan pemantauan langsung pemeriksaan kanker serviks yang dilakukan di Puskesmas Gadjah Mada Tembilahan. “Saya himbau kepada para Ibu-ibu untuk segera memeriksa diri terhadap penyakit yang sangat membahayakan ini,” imbuhnya.(mirwan/adv pemkab inhil)