Tembilahan (detikriau.org) – Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM melantik sekaligus mengambil sumpah sebanyak 116 orang pejabat esselon yang terdiri dari pejabat Esselon IIIB 1 orang, Eselon IVA 70 orang dan Eselon IVB 45 orang.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Engku kelana Tembilahan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Asisten III serta beberapa pejabat, Jum’at (8/5) kemaren
Dalam amarannya Sekda berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk dapat melaksanakan seluruh tanggungjawab yang melekat pada jabatannya dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab.
“termasuk untuk selalu berupaya meningkatkan disiplin dan etos kerja karena mereka adalah ujung tombak pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Ujar Sekda. (advetorial)
Kadisporabudpar Inhil Buka Pemilihan Bujang Dara
Foto: Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Inhil, Rudiansyah membuka secara resmi pemilihan bujang dan dara. Kegiatan rutin tahunan yang mengikutsertakan usia anak-anak hingga dewasa ini dilaksankan di salah satu aula Hotel jalan Lingkar I, Tembilahan, Jum,’at (8/5)
Dalam sambutan Kepala Disporabudpar Inhil menyatakan bahwa putra dan putri Inhil memiliki potensi baik pada bujag dara dengan bukti salah satu diantaranya telah sampai ketingkat Nasional. Maka dari itu, atas nama pemerintah, Rudiansyah berkomitmen untuk selalu meningkatkan kegiatan pemilihan bujang dan dara setiap tahunnya.
“Kita mulai mencari bibit dari tingkat anak-anak dan kita didik hingga bisa memberi hasil terbaik untuk Kabupaten Inhil bahkan Riau,” kata Rudiansyah.
Minimal lanjutnya, cara berpakaiannya yang baik dididik sejak dini, terutama dalam berbusana melayu. Dan untuk seterusnya, barulah mental serta kreativitas para bibit bujang dara ini ditingkatkan hingga tidak diragukan lagi untuk memenangkan pemilihan bujang dara ditingkat lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan bujang dan dara Inhil tahun 2015, Darma Setiawan menerangkan kalau jumlah peserta bujang dara tahun ini sebanyak 451 peserta, baik tingkat anak-anak, remaja dan dewasa.
“Dari 451 peserta itu, diantaranya 231 dari anak-anak, 126 peserta remaja dan 94 peserta ditingkat dewasa,” rincinya.
Dijelaskan, dari sejumlah peserta tersebut sudah bisa diketahui pemenangnya pada tanggal 10 Mei mendatang. Dimana waktu itu, akan dilakukan penutupan pemilihan sekaligus mengumumkan siapa yang menjadi pemanangnya.
Ia juga mengatakan, para pemenang bujang dara nantinya akan mewakili Kabupaten Inhil pada pemilihan bujang dara Riau mendatang. Namun, ia hanya bisa memastikan untuk ditingkat dewasa. “Kalau untuk tingkat anak-anak dan remaja kemungkinan juga dibawa ke Provinsi, tapi belum bisa dipastikan,” tutupnya.(mirwan)
Bupati Inhil Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Ke-94 Kodim 0314 Inhil
Bupati Inhil bersama Dandrem 031 Wira Bima. Foto :mirwan
KEMPAS (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri upacara pembukaan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94 Kodim 0314 Inhil di halaman Kantor Camat Kempas, Kamis (8/5/2015).
TMMD ke-94 dibuka secara langsung oleh Komandan Korem 031-Wira Bima Brigjen Nurendi Msi (han) yang dihadiri juga oleh Ketua DPDR Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, Dandim 0314 Inhil, Kapolres Inhil, Ketua TP PKK Inhil serta sejumlah pejabat.
Bupati Inhil saat dikonfirmasi awak media mengatakan kegiatan dari TNI manunggal ini sangat positif. Tidak hanya pada TNI itu sendiri, namun juga memberi efek baik terhadap masyarakat, khususnya dimana tempat penyelenggaraan TMMD tersebut.
“Tentunya kita berterima kasih karena secara tidak langsung kegiatan ini turut membantu Pemkab pada pengembangan desa. Dengan kegiatan ini, masyarakat desapun juga merasa terbantu seperti perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan mesjid-mesjid dan lain sebagainya,” kata Wardan.
Disamping itu juga dinilainya positif terkait pengembangan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Menurutnya, dulunya anggota TNI ini ditakuti oleh masyarakat daerah namun dengan adanya kegiatan seperti TMMD, rasa ketakutan masyarakatpun sudah hilang dengan sendirinya. Sebagai pemerintah daerah, Bupati menyatakan akan memelihara komunikasi yang baik ini hingga betul-betul bisa menimbulkan hasil yang bisa dinikmati masyarakat.
Sementara itu, Komandan Korem 031-Wira Bima Brigjen Nurendi menyampaikan upacara pembukaan TMMD itu dilakukan secara serentak di 61 titik di seluruh . “Program kita inikan memasukkan TNI ke desa-desa diseluruh pelosok tanah air dan ini cukup membantu kinerja pemerintah terutama pada swasembada pangan dan lain-lainnya. Yang jelas, untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, pelaksanaan TMMD ini dapat dibaginya pada dua bagian yakni pelaksanaan fisik dan non fisik. Untuk fisik, bisa berupa membangun infrastruktur dan lainnya. Sedangkan untuk non fisik pihaknya melakukan koordinasi dengan sejumlah Menteri RI.
“Pelaksanaan non fisik ini terkait pemahaman umum seperti radikal ISIS dan Narkoba,” jelasnya.(mirwan/advertorial)
Persiapan Jambore TP PKK Inhil Capai 65 Persen
Suasana rapat TP PKK Inhil
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Persiapan kegiatan jambore TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang telah mencapai 65 persen.
Hal ini diungkapkan Wakil Ketua II TP PKK Kabupaten Inhil Hj Haryati kepada awak media usai memimpin rapat jambore kedua di gedung Dharma Wanita Tembilahan, Rabu (6/5/2015).
“Hari ini kita melakukan rapat kedua, kita sudah sepakat tanggal 4 Juni 2015 hari puncak jambore PKK tahun ini,” kata Hj Haryati yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksanan Jambore TP PKK Inhil tahun 2015.
Ia menjelaskan, nantinya kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 2 Juni. Dimana, di dalamnya dimeriahkan beberapa perlombaan diantaranya cerdas cermat, pidato dan lain sebagainya, termasuk juga lomba bazar.
Untuk lomba bazar, dikatakan Haryati sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab tahun lalu bazar bukan untuk diperlombakan, namun hanya sebatas memeriahkan semata. “Kalau tahun ini kita coba perlombakan,” katanya.
Disamping itu, Haryati juga mengatakan kemungkinan peserta yang mengikuti akan mencapai 300 lebih mulai dari anak PAUD hingga ibu-ibu, dan ini berpedoman dari jambore tahun lalu.
“Supaya tahun ini lebih sukses, maka kami akan melakukan rapat pematangan lagi beberapa waktu kedepan bersama beberapa SKPD pendukung, seperti Dinas Kesehatan Inhil, BPMPD Inhil dan lainnya,” tutupnya.(mirwan/adv)
Pemkab Inhil Akui Aparatur Desa Belum Mampu Optimalkan Pengelolaan Keuangan
Wabup Inhil, H Rosman Malomo menyampaikan tanggapan Bupati terhadap pemandangan umum fraksi DPRD terhadap usulan 6 Ranperda Kabupaten Inhil. Foto: Adi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengakui bahwa memang masih ada aparatur desa yang belum memiliki kemampuan, untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan desa.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat membacakan tanggapan Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD tentang usulan 6 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Inhil para Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Rabu (6/5/2015) sore.
Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, H Mariyanto, didampingi Ketua DPRD, Dani M Nursalam dan Wakil Ketua DPRD, Sahruddin ini, dihadiri Wakil Bupati, H Rosman Malomo, serta diikuti 32 anggota DPRD dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.
Dikatakan Wabup, Pemkab Inhil dalam hal ini bertindak sebagai pembina berkewajiban untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa melalui beberapa kegiatan dalam program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ).
Diantara kegiatan tersebut yakni melakukan peningkatan kapasitas aparatur Desa melalui kegiatan pelatihan pengelola keuangan Desa dan pelatihan sistem informasi Desa serta pelatihan pembuatan peta Desa secara partisipatif, dan fasilitasi dalam penyusunan dokumen perencanaan Desa berupa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa) dan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKP-Desa).
“Outputnya adanya dokumen RPJM Desa dan RKP Desa serta APB Desa,” tutur Wabup.
Selanjutnya dalam rangka meningkatkan kapasitas perangkat desa, akan dilakukan rencana pelatihan bagi Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD), yaitu bagi Sekretaris Desa PNS akan dilakukan di Baso Bukit Tinggi, sedangkan Sekdes non PNS akan dikelola pelatihannya oleh BPMPD bekerjasama dengan BPKP Perwakilan Riau.
“Disisi lain, dalam mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan desa dalam program DMIJ, maka dilakukan sistem manajemen masjid, agar masyarakat mengetahui dalam implentasi atau pengunaan dana program tersebut,” terangnya.(adi/adv)
Bupati Inhil Hadir Pencanangan Pembangunan Zona Integritas se-Riau di Pekanbaru
Bupati menandatangani Fakta Zona Integritas yang di saksikan Plt.Gubri, BPKP Provinsi Riau, Ombudsmen Provinsi Riau.
Pekanbaru (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan turut menghadiri pencanangan pembangunan zona integritas se-Provinsi Riau tahun 2015 di ruang Melati Kantor Gubernur Riau Pekanbaru, Selasa (5/5/2015).
Kegiatan tajaan Inspektorat Provinsi Riau ini dihadiri langsung oleh Plt Gubernur Riau Arsyadjulaindi Rachman serta sejumlah pejabat elit lainnya seperti Deputi Bidang Program dan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh, Ak MBA KPK RI dan Ombudsmen dan Bupati dan Wali Kota Se-Provinsi Riau.
Dalam kesempatan itu, Bupati Inhil didampingi Kepala Badan Inspektora Kabupaten Inhil juga turut menandatangani Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat yang hadir.
“Kegiatan tersebut ditaja pihak provinsi dalam rangka reformasi birokrasi pemerintah dan bebas dari zona korupsi,” kata Bupati Inhil HM Wardan.
Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan Plt Gubri hal tersebut merupakan komitmen Pemprov Riau untuk bersama-sama melanjutkan wilayah birokrasi yang bersih dan reformasi birokrasi dengan meningkatkan SDM para pejabat tingkat Pratama Riau dengan melakukan assesment yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Kedepan, lanjut Wardan, Plt Gubri mengharapkan kepada Bupati dan Walikota se-Riau untuk melanjutkannya di daerahnya masing-masing serta proaktif mendukung reformasi birokrasi serta persepsi Indonesia bebas dari wilayah korupsi.(advertorial)