10 Camat dan 1 Lurah Tanda Tangani Surat Pernyataan

Salah seorang camat saat menandatangani surat pernyataan. Foto: Mirwan)
Salah seorang camat saat menandatangani surat pernyataan. Foto: Mirwan)

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sedikitnya 10 camat dan 1 Lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menanda-tangani surat pernyataan untuk berjanji tidak mengulangi kesalahan di aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil jalan SKB Tembilahan, Rabu (2/5/2015) sore.

Penanda tanganan surat pernyataan itu disebabkan 50 persen camat di Inhil tidak menghadiri pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Inhil yang langsung dibuka resmi oleh Bupati Wardan di lapangan Gadjah Mada Tembilahan pekan kemaren.

Sedangkan dipanggilnya juga 1 lurah Pulau Kijang kecamatan Reteh ini disebabkan disaat Bupati Inhil sedang melakukan Sidak beberapa waktu lalu kondisi kantor Lurah tersebut dalam keadaan kosong tanpa ada pegawai satupun.

Adapun kesepuluh camat tersebut yakni Camat Tanah Merah Yuliargo, Camat Reteh Ahmad Khusairi, Camat Sungai Batang Nawawi, Camat Keritang Ridwan, Camat Kemuning Dwi Budianto, Camat Tempuling Ismet Ahyani, Camat Pelangiran Sutarno Wandoyo, Camat Pulau Burung M Nazar, Camat Enok Khairudin, Camat Batang Tuaka Umar. Dan terakhir, Lurah Pulau Kijang kecamatan Reteh Salmiah.

Kepala BKD Kabupaten Inhil, Syaifuddin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kesepuluh camat dan 1 lurah ini hanya sebatas diberi sanksi teguran berupa surat pernyataan. Sebab, kesalahan tersebut hanya diulangi 1 kali saja.

“Apalagi dari paparan dan alasan yang disampaikan sejumlah camat sebelum menanda tangani itu sedikit masuk akal, karena menurut alasan mereka (camat, red) undangan O2SN yang digelar beberapa waktu lalu tidak sampai ke tangan mereka,” katanya.

Untuk diketahui, Bupati Inhil itu sebenarnya lanjut Syaifuddin, mengharuskan seluruh camat di Inhil selalu menghadiri kegiatan resmi dari Pemkab Inhil. Dan mestinya juga, seorang pimpinan daerah kecamatan selalu up date terhadap berbagai informasi.

“Jadi, pesan dari kami jangan hanya menunggu informasi 100 persen, namun kejarlah informasi apapun khususnya mengenai kegiatan Pemkab Inhil,” pungkasnya.(mirwan/adv)




Wabup Irup Penutupan TMMD ke 94 Tahun 2015

salam Komando Wakil Bupati dengan DANDIM 0314 Inhil saat Penyerahan Naskah Serah Terima TMMD Ke-94 2015 secara simbolis
salam Komando Wakil Bupati dengan DANDIM 0314 Inhil saat Penyerahan Naskah Serah Terima TMMD Ke-94 2015 secara simbolis

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo tampil sebagai inspektur upacara penutupan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) 94 TH 2015. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Sekda, Asisten I dan II, DANDIM 0314, Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas dan Kaban di lingkungan PEMKAB Inhil, Camat Se-Kabupaten Inhil serta TNI/Polri di pusatkan di Halaman Kantor Camat Kempas, Rabu (27/05/2015) .

Amanat Pangdam I / Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Edy Rahmayadi pada Upacara Penutupan TMMD Ke-94 Tahun 2015 Di Wilayah Kodam I / BB Inhil 27 Mei 2015 Yang Di Bacakan Wabub Inhil mengatakan bahwa dengan kerja keras dari seganap unsur komando dan pelaku TMMD ke-94 Serta keikutsertaan elemen masyarakat, kegiatan TMMD ini dinilai berjalan denganberhasil. Untuk itu, Pangdam selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD ke-94 menyampaikan ucapan Terima kasih.

“Lebih kurang 3 minggu Lamanya, para prajurit dan stake holder, pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat telah bekerjasama meyelesaikan program TMMD ke-94. Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa, termasuk yang dibantu PEMDA dalam meyiapkan infrastuktur yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat” Tulis Pangdam.

Pangdam menambahkan ada beberapa atensi dan harapan yang perlu saya sampaikan sebagai tindak lanjut dari program TMMD ke-94 yakni untu selalu memelihara Kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina ini serta pelihara hasil program TMMD agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Kepada Dansatgas TMMD ke-94 diminta untuk melakukan evaluasi secara meyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadilan bahan perbaikan pada TMMD yang akan datang serta kepada pelaku TMMD, selesai kegiatan ini diperintahkan untuk kembali ke sektor induk masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

Penutupan TMMD 94 TH 2015 di tandai dengan Penandatangan naskah serah terima TMMD Ke-94 Tahun 2015 oleh Wakil Bupati H Rosman Malomo yang di lanjutkan denagan Peninjauan ke Kantor Koramil Kempas.

Pada kesempatan ini juga di laksanakan Operasi Penyerahan Bantuan Saranan Kontak Dari Kementerian Agama RI Berupa Al-Qur’an Sebanyak 112 Buah untuk Masjid Nurul Huda Kelurahan Harapan Tani Kec.Kempas dan Dari Kodam I/BB Berupa Al-Qur’an 20 Buah untuk Masjid Darussalam Kel.Harapan Tani Kec.Kempas serta Juz’Amma Sebanyak 185 Buah untuk Masjid Nurul Iman Desa Suhada Kec.Enok. (humas/advertorial)




Kecamatan Sungai Batang Raih Juara Umum MTQ ke 45 Tingkat Kab Inhil

“Pememang diminta persiapkan diri hadapi MTQ Provinsi Riau”

Penyerahan Piala Bergilir MTQ Ke-45 dari Wakil Bupati ke Camat Sungai Batang sebagai Juara Umum MTQ Ke-45 TH 2015 Tingkata Kabupaten Inhil (Humas)
Penyerahan Piala Bergilir MTQ Ke-45 dari Wakil Bupati ke Camat Sungai Batang sebagai Juara Umum MTQ Ke-45 TH 2015 Tingkata Kabupaten Inhil (Humas)

Tembilahan (detikriau.org) – Tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2015, Kecamatan Sungai Batang tampil sebagai peraih juara umum 1. Hal ini disampaikan oleh panitia pada acara penutupan MTQ tersebut di kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang, Senin (25/5/2015) malam.

Setelah tuan rumah, juara umum urutan kedua diraih oleh kecamatan Keritang disusul urutan ketiga kecamatan Tembilahan Hulu.

MTQ yang berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 20 hingga 25 Mei ini ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo yang dihadiri unsur Forkopimda, camat se-Kabupaten Inhil serta sejumlah pejabat eselon.

Wabup mengatakan kepada para pemenang MTQ tersebut untuk segera mempersiapkan diri guna menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau mendatang, yang direncanakan akan digelar di Kabupaten Siak.

“Kepada pemenang MTQ, khususnya pemenang perorangan persiapkan diri pada even MTQ tingkat Provinsi mendatang, dan kepada yang belum dapat kesempatan lebih matangkan lagi dieven MTQ tahun-tahun berikutnya,” pesan Rosman.

Sekedar diketahui, untuk pemenang lomba Pawai Ta’aruf MTQ Kabupaten Inhil tahun 2015 sebagai juara 1 kecamatan Batang Tuaka, juara 2 kecamatan Sungai Batang dan juara 3 adalah kecamatan Tanah Merah.

Sedangkan untuk pemenang lomba Bazar yang diikuti SKPD dan Kecamatan se-Inhil, juara 1 Disperindag, juara 2 DTPHP, dan juara 3 Disbun. (mirwan/advertorial)




Bupati: Mulai Tahun Ini Jangan Ada LagiProposal Titipan

Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan dengan Ketua DPRD, Dani M Nursalam dalam sebuah kegiatan baru-baru ini. Foto: mirwan
Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan dengan Ketua DPRD, Dani M Nursalam dalam sebuah kegiatan baru-baru ini. Foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org)  – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta kepada seluruh komponen untuk tidak ada lagi proposal titipan terkait pembangunan di daerah Inhil.

“Jangan ada lagi proposal titipan, apalagi nitip langsung dengan saya,” tukasnya saat kunjungan di kecamatan Keritang pekan kemaren.

Ia menerangkan, bahwa setiap anggaran terkait wacana pembangunan di daerah Kabupaten Inhil khususnya, harus melalui Musrenbang serta pokok fikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil.

Untuk diketahui, Bupati Inhil menyampaikan hal ini disebabkan ia mengaku sering dititipi dan terpaksa mengantongi proposal dari berbagai kalangan disaat ia melakukan Kunker ke berbagai daerah.

Diakuinya juga, titipan-titipan proposal serupa itu, sering kali hilang di jalan. “Saya bisa lupa, terkadang ketinggalan di Speedboat, makanya saya intruksikan mulai tahun ini jangan ada lagi yang nitip proposal,” tutupnya.(mirwan/advertorial)




Fahrolrozy: Begini Cara Mudah Membedakan Beras Asli dengan Beras Pelastik

beras-plastik-640x320TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Fahrolrozy menyampaikan cara mudah untuk membedakan antara beras asli dengan beras yang terbuat dari plastik.

“Caranya mudahnya, kalau dimasak, beras berbahan pelastik itu akan menyatu layaknya pelastik yang dipanaskan karena meleleh, beda halnya dengan beras asli,” katanya kemaren disela melakukan Sidak di kota Tembilahan.

Lebih lanjut ia menyampaikan, jika dibakar, beras yang berbahan pelastik itu tidak akan hangus menghitam, namun akan meleleh. Tetapi jika beras asli, jika dibakar akan hangus dan menghitam.

Banyak lagi katanya cara untuk membedakan antara beras asli dengan beras yang berbahan pelastik. Yang jelas Kadiperindag ini menjelaskanbahwa antara keduanya itu sangat mudah untuk dibedakan.(mirwan/adv)




Pertemuan dengan BEM Se Riau, Bupati: Persoalan Infrastruktur dan PLN, Pemda Tak Hanya Berpangku Tangan

image-4TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melakukan pertemuan bersama perwakilan 26 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Riau, Jum’at (22/5/2015) sore kemarin.

Pertemuan yang dipusatkan di rumah dinas Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Tembilahan ini, turut dihadiri sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Pada kesempatan itu, Koordinator BEM se-Riau, Zulfahendri menyampaikan keluhan masyarakat terkait dengan persoalan pemadaman listrik bergilir yang sudah berlarut-larut, serta keberadaan infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi yang dinilai udah tidak layak untuk digunakan.

“Seperti kita ketahui, listrik dan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Jadi, seharusnya persoalan ini menjadi perhatian serius pemda dan pihak terkait lainnya untuk segera dituntaskan,” tutur Zulfahendri.

Menanggapi penyampaian perwakilan mahasiswa tersebut, Bupati Wardan mengakui bahwa sejumlah ruas jalan lintas provinsi yang ada di Negeri Seribu Parit, memang dalam keadaan rusak parah dan sangat memprihatinkan.

“Memang sekarang cukup banyak jalan lintas provinsi yang rusak dan belum diperbaiki, seperti jalan penghubung dari Rumbai Jaya menuju Tembilahan,” terang Bupati.

Kendati demikian, saat ini biaya untuk perbaikan ruas jalan provinsi tersebut telah dianggarkan sebesar Rp 300 Milyar, hanya saja belum dilakukan pelelangan atau tender, sehingga tidak bisa dimulai pengerjaannya.

“Kita berharap perbaikan jalan ini menggunakan rigid, karena kalau dibangun dengan aspal akan cepat rusak. Apalagi kondisi daerah kita yang memang sangat labil,” tambahnya.

Terkait dengan kondisi pemadaman listrik bergilir, Bupati menyatakan telah melakukan berbagai upaya, mulai dari menjumpai GM PLN Riau Kepri hingga berkunjung langsung ke Medan dan Dirut PLN di pusat, namun hingga kini belum ada jalan keluarnya.

“Yang jelas, pemda tidak diam saja dan sudah melakukan berbagai upaya maksimal, supaya persoalan-persoalan ini bisa segera tuntas,” pungkasnya.(adi/advertorial)