Bupati Inhil Lantik 68 Penjabat Kepala Desa

DSC_4328 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik secara resmi sebanyak 68 Penjabat Kepala Desa dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Inhil di gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (1/6/2015) sore.

Pada pelantikan ini, tampak dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta seluruh kepala SKPD dan camat di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati mengatakan dalam sambutannya seharusnya pelantikan ini diikuti sebantak 96 penjabat Kepala Desa, namun 25 Kades lainnya sudah menjabat sebagai PNS, 2 diantaranya lagi masih menunggu proses penjabatan dan 1 orang penjabat sedang berhalangan.

Sebab itulah katanya, hanya ada 68 orang yang dilantik hari itu. Bupati juga memberi motivasi kepada seluruh penjabat yang dilantik untuk bersemangat dalam bekerja menjelang waktu pemilihan kepala desa definitif sebanyak 96 desa pada awal November mendatang.

Apalagi, keberadaan Kepala Desa ini sangat menentukan pembangunan desa dan sangat bertanggung jawab terhadap program unggulan Pemkab Inhil yakni Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Selain itu, juga bisa sebagai wadah mengayomi masyarakat desa.

“Karena itulah saya katakan tugas sebagai Kepala Desa ini sangat berat, karena langsung bekerja di lapangan. Melalui kesempatan ini, saya sampaikan betapa pentingnya kepala desa disuatu daerah itu, oleh sebab itu laksanakanlah tugas sebagaimana mestinya,” tutur Wardan.

Ia juga menyampaikan, tugas seorang Penjabat Kepala Desa itu tidak ada bedanya dengan Kepala Desa yang berstatus definitif. Apalagi jika telah menandatangi Fakta Integritas, maka juga akan terikat dengan Undang-undang maupun Peraturan Pemerintah terkait pemerintah desa.

“Jadi, tidak ada alasan lagi kalau jabatannya hanya penjabat sementara, melainkan sama halnya dengan jabatan definitif, apapun persoalannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Inhil Yulizal saat dikonfirmasi menerangkan bahwa pihaknya sedang melakukan persiapan pada pemilihan Kepala Desa secara serentak pada awak bulan November mendatang, yakni sebanyak 96 Desa dari 19 Kecamatan selain kecamatan Tembilahan.

“Dalam hal ini, kami berharap bantuan dari pemerintah desa maupun kecamatan agar pelaksanaan pemilihan serentak nantinya terselenggara dengan sukses dan lancar,” ujarnya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Serahkan Serahkan 92 SK CPNS Umum 2014

IMG_5717 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan serahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Umum tahun 2014 di gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (1/6/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati berpesan agar abdi masyarakat yang baru ini untuk melaksanakan tugas dengan bersungguh-sungguh nantinya sesuai tupoksi masing-masing. Serta, diingatkannya untuk serius memberikan pelayanan dalam bekerja.

“Sebab disamping menerapkan kedisiplinan, memberi pelayanan yang baik itu adalah satu penilaian bekerja bagi seorang yang menyandang status PNS,” katanya.

Dan yang lebih penting lagi kata Wardan, seluruh CPNS yang menerima SK ini siap ditempatkan dimana saja dan menerima dengan ikhlas tanpa ada rasa beban. Menurutnya, inilah resiko resiko PNS harus siap diberi tugas yang menjadi tanggung jawab.

Dikarenakan sejumlah penerima SK itu adalah orang-orang pilihan, Bupati kembali mengingatkan supaya pelajari lebih matang apa saja aturan-aturan dalam menjalankan tugas. Jangan sampai disuatu hari nanti terdapat PNS di Inhil melakukan kesalahan karena tidak paham atas aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil Syaifuddin saat dikonfirmasi mengatakan dari ribuan peserta yang mengikuti tes tahun lalu itu hanya ada 92 orang yang dinyatakan lulus.

Dan dari 92 ini, ternyata hanya ada 91 yang dinyatakan positif, satu pesertanya lagi terdapat kekeliruan pada pendataan administrasi. Dimana, berdasarkan keterangan dari Kepala BKD ini, Ijazah seorang tersebut tak sesuai dengan formasi yang telah disediakan.

“Saat ini kita sedang bekerja mencari penyesuaiannya, persoalan ini sudah kami koordinasikan kepada Provinsi, semoga saja bisa terselamatkan,” ungkap Syaifuddin.(mirwan/advertorial)




Ke Sungai Perak, Bupati Inhil Panen Lele dan Cabe

DSC_4310 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memantau secara langsung panen ikan lele dan cabai di kampung Bantalan Kelurahan Sungai Perak kecamatan Tembilahan, Ahad (31/5/2015).

Kedatangan Bupati ini disambut warga setempat dengan penuh keceriaan disertai lantunan shalawat. Dari tepi sungai Indragiri, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini langsung menuju ke lokasi panen cabai dan ikan lele dengan jarak tempuh kurang lebih 100 meter menggunakan sepeda motor.

Tak cukup hanya itu, sepanjang jalan tampak Bupati ini berpegang erat karena kondisi jalan ke lokasi cukup memberi tantangan baginya serta unsur Forkopimda Inhil serta sejumlah pejabat jajaran Pemkab Inhil.

Bupati saat dikonfirmasi mengatakan kalau areal perkebunan dilokasi tersebut awalnya cukup memprihatinkan, tentunya sewaktu masih hutan. Namun karena banyak dukungan dan bantuan oleh pihak-pihak tertentu, maka saat ini masyarakat setempatpun merasakan hasilnya.

“Lahan yang awalnya tak berfungsi ini dengan sentuhan pembangunan irigasi, trio tata air, ada tanggulnya dan ada pengatur pintu klep, maka kawasan ini jadi subur,” ungkap Wardan.

Tidak hanya itu, kesuburan areal tersebut juga berdampak pada perkebunan kelapa, sebab tampak olehnya pohon-pohon kelapa yang ada disekitarnya terlihat jelas dalam keadaan subur dan segar. Padahal katanya, sejauh pengetahuannya dikawasan tersebut kelapa tidak sebagus seperti yang ada saat ini.

“Tentu tempat ini saya jadikan contoh untuk dikembangkan lagi meski terbatas hanya 5 sampai 6 hektar saja, namun yang terpenting itu adalah nantinya akan diberi suport oleh Pemda melalui dinas terkait, baik Dinas Perkebunan maupun Dinas Pertanian,” tuturnya.

Dari pantauanya dihari libur itu diungkapkannya bahwa di bumi Seribu Parit ini memang harus dibangun trio tata air guna mendukung kelangsungan kawasan areal perkebunan warga setempat.(mirwan/advertorial)




Bupati Inhil Hadiri Convocation UNISI Ke-5

DSC_4247 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara convocation Universitas Islam Indragiri (Unisi) ke-5 tahun 2015 di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (30/5/2015).

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada Universitas ternama di Kabupaten Inhil ini yang telah sukses melahirkan sarjana-sarjana muda berstrata 1 sebanyak 739 yang tergabung dalam 15 program Studi serta ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah sukses menjalani perkuliahan. Ia berpesan, setelah ini wisudawan dapat mencari peluang untuk membantu pemerintah dalam membangun daerah.

“Kita dikepemerintahan ini perlu orang-orang yang berpendidikan dalam menjalankan berbagai program Pemkab untuk meningkatkan kemajuan daerah Inhil kedepan, kalau bukan para wisudawan ini siapa lagi,” katanya.

Bahkan kalau bisa katanya, pendidikan para wisudawan tersebut tidak hanya sampai S-1 saja, namun upayakan untuk melanjutkan pendidikan ke strata lebih tinggi, baik S-2 maupun S-3. Dan ini akan terus didukung oleh Pemerintah daerah Kabupaten Inhil, minimal katanya dapat suport.

Tak cukup hanya suport yang diberikan, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini menyatakan kalau Pemkab Inhil melalui Dinas terkait akan membantu beasiswa bagi putra daerah Inhil yang berprestasi yang telah diwisudakan.

“Saya sudah intruksikan Disdik Inhil untuk menerima ajuan beasiswa wisudawan berprestasi yang ingin melanjutkan ke level lebih tinggi,” tandasnya.(mirwan/adv)




Tahun ini, Pemkab Inhil Dapatkan Bantuan 50 Unit RS-RTLH dari Kemensos RI

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 50 unit rumah warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan bantuan Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil Nurlia melalui Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan kepda detikriau.org diruang kerjanya, Jum’at (29/5/2015). Diperjelasnya, dari 50 unit yang bakal direhab tersebut hanya didapat warga didua kecamatan, yakni kecamatan Tembilahan dan kecamatan Reteh.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan rehabilitas ini hanya didapat bagi warga yang dinilai kurang mampu dengan kondisi rumah dibawah standar layak huni.

“peruntukannya tidak boleh bangun dari awal, dana yang tersedia ini khusus untuk merehab rumah, seperti perbaikan lantai, atap dan dinding,” katanya.

Setiap rumah dialokasikan sebesar Rp 10 juta. Diakuinya, dana dari Pemerintah Pusat tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing kelompok. Jadi, dalam pelaksanaan RS-RTLH itu katanya sudah bisa dimulai bulan ini juga, tinggal kesiapan masing-masing kelompoknya saja lagi.

Ia berpesan, jika telah dilaksanakannya perehaban tersebut agar kiranya mendokumentasikan seperti kwitansi dan foto rumah termasuk dokumen lainnya untuk dijadikan laporan kepada Kemensos RI bahwa program dari Pusat ini telah terlaksana di Kabupaten Inhil.(mirwan/advertorial)




Bupati Hadiri Sertijab Kapolres Inhil Baru

DSC_4327 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Inhil yang baru AKBP Hadi Wicaksono Sik  yang menggantikan Kapolres Inhil yang lama AKBP Suwoyo Sik Msi di Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (28/5/2015).

Selain Bupati, juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan sejumlah camat di Inhil serta seluruh personil Polres Inhil.

Usai Sertijab ini, Bupati mnyampaikan sambutan baik dan menerima dengan baik kedatangan Kapolres yang baru. Diharapkannya kedepan, mitra terhadap kepemerintahan di kabupaten Inhil dapat semakin ditingkatkan.
“Atas nama pemerintah, kekompakan dalam membangun daerah itu yang kami harapkan. Yang jelas terus kita upayakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Terkait ditinggalkan jabatan oleh Kapolres lama, menurut Bupati, selama bertugasnya AKBP Suwoyo kurang lebih 1 tahun 10 bulan ini sudah cukup memberikan kontribusi terhadap kinerja kepemerintahan Inhil.

Sementara itu, Kapolres Inhil yang baru, AKBP Hadi Wicaksono saat dikonfirmasi mengaku sangat terkesan hadirnya di Kabupaten Inhil ini, sebab menurutnya masyarakat Inhil ini tampak menerimanya untuk bertugas.

Selain itu, ia juga baru sadar, kalau di Kabupaten Inhil ini ternyata banyak potensi yang memang patut untuk dikembangkan, pada intinya, ia siap membantu kinerja kepemerintahan Pemkab Inhil dalam mengembangkan Kabupaten seribu parit ini.

Kapolres Inhil yang lama, AKBP Suwoyo Sik Msi yang bakal menjabat sebagai Kapolresta Dumai nantinya mengungkapkan banyak kesan selama bertugas di Kabupaten Inhil ini.(advertorial)