Wabup Hadiri Wisuda Santri Ponpes DDI Sungai Batang

Wakil Bupati memberikan penghargaan kepada Santri yang berprestasi di PONPES Nurul Ulama DDI Benteng
Wakil Bupati memberikan penghargaan kepada Santri yang berprestasi di PONPES Nurul Ulama DDI Benteng

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri acara wisuda santriwan dan satriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ulama Darul Da’wah Wal Irsyad (DDI) di kecamatan Sungai Batang, Sabtu (13/6/2015) kemaren.

Dalam sambutannya, Wabup menyatakan menyambut baik dengan diadakannya Wisuda Santriwan maupun Santriwati yang berangkaian dengan acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Selain itu ia juga mengatakan, atas nama Pemda mengucapkan terima kasih kontribusi dari Ponpes terhadap kemajuan pendidikan putra Inhil.

“Karena pendidikan tidak hanya bisa diselesaikan pihak Pemerintah sendiri, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), artinya tidak ada batas antara daerah di bidang ekonomi, maka dari itu memerlukan pendidikan yang handal untuk menghadapi itu,” ungkapnya.

Pada acara itu, selain Wabup juga tampak hadir Lurah Benteng, para alim ulama dan seluruh santri Ponpes Nurul Ulama DDI. Adapun jumlah yang diwisuda, terdiri dari tingkat RA 16 santri, MI 2 santri, MTs 17 santri, dan MA 19 santri.(mirwan/adv)




Kata Bupati, Usia 50 Tahun, Inhil Masih Minim Infrastruktur

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan
Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) genap memasuki usia 50 tahun, Bupati Inhil HM Wardan berstatmen bahwa persoalan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan di negeri ini masih sangat perlu mendapat perhatian.

“Kalau kita lihat permasalah yang dihadapi saat ini adalah persoalan infrastruktur,” akuinya kepada sejumlah awak media saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Inhil dalam rangka Milad Inhil ke-50 tahun 2015 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil jalan HR Soebrantas Tembilahan, Minggu (14/6/2015).

Secara topologi, memang katanya daerah Inhil ini sulit untuk dipesatkan pembangunan infrastruktur. Sebab selain daerah rawa dan gambut, Inhil juga banyak aliran sungai, pulau-pulau dan lautan. Sehingga untuk memaksimalkan pembangunan tersebut membutuhkan biaya yang cukup tinggi dan memerlukan perencanaan yang matang.

“Berdasarkan pengalaman juga, Inhil ini selalu digenangi air pasang disetiap akhir dan awal tahun. Akibatnya, selain daerah bergambut, bangunan jalan sekedar berupa aspal hotmix pun akan cepat rapuh,” katanya.

Jadi, terkait Milad Inhil ke-50 ini yang terpenting katanya harus melakukan evaluasi serta melihat terhadap berbagai kemajuan yang telah dicapai. Kemudian mencari tahu kendala-kendalanya dan permasalah yang dihadapi.

Yang penting lagi, minimal bisa mempertahankan yang sudah tercapai secara bersama-sama seluruh komponen yang ada.

“Kita akan terus berupaya negeri kita ini menjadi negeri lebih baik lagi sesuai visi kita yaitu terwujudnya Kabupaten Inhil mejadi Kabupaten yang lebih maju yang bermarwah dan bermartabat,” tutupnya.(mirwan/advertorial)




Kalau Tak Tahan Kritikan Pedas, Jangan Buat Yang Tak Disukai Masyarakat

Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo memberikan sambutan. Foto: Adi
Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo memberikan sambutan. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diingatkan untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Apalagi keberadaan dan peran seorang pejabat eselon yang menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu adalah sebagai pelayan atau abdi negara dan masyarakat, sehingga sudah sepantasnya dalam memberikan pelayanan harus secara baik, maksimal dan sepenuh hati.

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H Rosman Malomo dalam sambutannya saat menghadiri Rapat Paripurna ke-4, dalam rangka penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap 6 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Jum’at (12/6/2015) malam kemarin.

Dikatakannya, seorang PNS yang memegang suatu jabatan penting dan strategis harus mampu membuat program, perencanaan dan kebijakan yang mengarah pada pembangunan dan kemajuan daerah serta berpihak pada kepentingan masyarakat banyak.

Namun apabila kegiatan yang dibuat tersebut tidak sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat, maka disinilah tugas dan fungsi pengawasan dari anggota DPRD sebagai wakil rakyat untuk menyuarakan apa saja yang disampaikan oleh masyarakat kepada berbagai pihak terkait termasuk Pemda, baik itu berupa kritikan, saran dan lain sebagainya.

“Jadi, kalau tidak tahan dengan kritikan-kritikan pedas dari wakil rakyat, jangan buat apa yang tidak disukai masyarakat,” tegas Wabup Rosman.

Dijelaskan, setiap keputusan dan perbuatan yang dilakukan, tentunya ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh si pelaku, baik yang berdampak positif maupun negatif.

“Karena itu, dibutuhkan kesungguhan dalam mengemban amanah dan kepercayaan yang telah diberikan,” imbuhnya.(adi)




Bupati Ngaku Kecewa. Kondisi Pasar Yos Sudarso Sembraut

foto: mirwan
foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengaku kecewa melihat kondisi pasar semraut pada saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah pasar kota Tembilahan, Kamis (11/6/2015) kemaren.

“Saya masih kecewa melihat kondisi pasar sembraut seperti ini, banyak yang mengalih fungsikan seperti tempat parkir dijadikan lapak dan banyak lagi,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di Pasar Yos Sudarso.

Padahal katanya, sejumlah pasar di kota Ibadah ini telah memiliki desain pada perencanaan bentuk rupa pasar beberapa waktu lalu. Namun kenyataan di lapangan, menurutnya wajah pasar itu sangat tidak sesuai dengan desain yang ada.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat mengharapkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang indah. Penataan pasar tersebut menurutnya bertujuan untuk menciptakan kondisi pasar yang nyaman dan dapat dinikmati bersama.

“Kalau seperti ini susah banyak yang alih fungsi tempat. Kami dari pemerintah selalu mensuport dan menganggarkan untuk perbaikan sejumlah pasar di Tembilahan,” tukasnya.

Kedepan, setelah memiliki perencanaan tersebut, Bupati Wardan ini sangat menginginkan kepada instansi terkait untuk dapat selalu mengawasi. Jangan sampai diabaikan lagi mereka (pengguna pasar, red) kembali seperti semula.(mirwan/advertorial)




Sempena Milad Ke-50 Inhil, Bupati Hadiri Kegiatan Seminar Sehari

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara Seminar Sehari yang bersempena dengan Milad Emas ke-50 Kabupaten Inhil di gedung Puri Cendana Tembilahan, Kamis (11/6/2015).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, sesuai dengam tema seminar yakni konsistensi Program DMIJ dalam menciptakan masyarakat maju menuju Inhil berjaya dan gemilang 2025. Maka, seluruh komponen di Inhil harus mendukung penuh karena dari tema tersebut tidak hanya sebatas seremonial, namun ada unsur kinerja di dalamnya.

“Jika kita perhatikan tema ini memang simple saja, tapi kalau kita pahami lagi lebih dalam maknanya, maka tidak hanya sebatas maju, akan tetapi maju dan menjadikan daerah serta masyarakatnya lebih bermarwah,” jelas Wardan.

Oleh sebab itu, melalui forum itu juga ia katakan seluruh komponen yang ada di lingkungan Kabupaten Inhil ini harus memadukan strategi dalam memajukan daerah dan harus dilakukan secara bersama-sama.

“Dalam memadukan ini harus melibatkan ataupun memberdayakan masyarakat dan potensi-potensi yang ada. Pada intinya untuk merancang rencana pembangunan di daerah Kabupaten Inhil,” pungkasnya.

Selain itu, Bupati yang dikenal agamis ini mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil untuk dapat merenungi para pejuang terdahulu dalam membangun Inhil ini. Meski katanya, dilihat dari segi fisik salah satunya berupa infrastruktur jalan yang belum memadai, namun upaya dari sejumlah pimpinan daerah sebelumnya sudah berusaha semaksimal mungkin.

“Dan hari ini, kita telah memasuki ke-50 tahun berjalannya Kabupaten kita, jadi dukungan dan dorongan oleh semua pihak itu sangat diperlukan dalam memajukan daerah,” imbuhnya.(fsl/advertorial)




Jelang Ramadhan, Bupati Inhil Sidak Sejumlah Pasar

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan didampingi Wakapolres, perwakilan Kodim 0314 Inhil, Kepala Disperindag serta sejumlah pejabat lainnya turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di pasar Yos Sudarso Tembilahan dan pasar Kayu Jati kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (11/6/2015).

dikatakan Bupati, sidak ini ditujukan untuk memantau harga pasar menjelang masuknya bulan Ramadhan. Menurutnya, sampai saat ini harga disejumlah pedagang masih stabil, meski sudah ada yang menaikkan sedikit harga namun masih dinilainya dalam batas yang wajar.

“Kita langsung berkomunikasi dengan para pedagang, baik pedagang beras, sayur-mayur dan lain-lain, termasuk juga pedagang daging. Hasilnya, mereka masih meletakkan harga yang standar dan masih terjangkau oleh pembeli,” ujarnya.

Ditegaskannya, pemantauan harga pedagang pasar ini tidak cukup sampai disini, akan tetapi kata Bupati dihari-hari berikutnya juga terus dipantau melalui dinas terkait. Agar pasar di kota Tembilahan ini tidak ada yang mempermainkan harga.

“Harapan kita tidak ada lonjakan harga, jangan sampai para pedagang seenaknya menaikkan harga untuk menguntungkan pribadi masing-masing,” tukas Bupati Inhil.(mirwan/advertorial)