Bupati Inhil Minta Kades Terus Tingkatkan Kompetensi Diri

Bupati Inhil HM Wardan  di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini
Bupati Inhil HM Wardan di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta kepada seluruh Kepala Desa (Kades), untuk terus meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu manjadi pemimpin masyarakat, serta membangun dan memajukan daerahnya.

Permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini dalam sambutannya saat membuka seminar sehari bersempena Milad Emas ke-50 Kabupaten Inhil, di Gedung Puri Cendana Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bupati, sebelum atau sesudah ditunjuk dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin suatu daerah, hendaknya para Kades dapat terus meningkatkan kompetensi diri, dengan mengikuti serta menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan.

“Ya paling tidak, pendidikannya bisa sampai S1 (Strata Satu) atau kalau memungkinkan langsung S2 (Strata Dua),” tutur Bupati.

Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, para Kades akan bisa menjadi contoh bagi masyarakatnya, dan mampu mengakomodir seluruh elemen yang ada, untuk turut bersama-sama dalam membangun dan memajukan daerah.

“Dengan dipimpin oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dengan jenjang pendidikan tinggi ini, saya harapkan semoga pembangunan di desa bisa lebih baik, maju dan berkembang, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” imbuhnya. (adi/adv)




Asisten II Setdakab Inhil Buka Resmi Kegiatan Ramadhan Ceria

Asisten II Setda Inhil Drs. Fauzar yang di dampingi KADISPORABUDPAR dan beberapa Pejabat Eselon yang hadir saat pembukaan Ramadhan Ceria. Foto: Mirwan
Asisten II Setda Inhil Drs. Fauzar yang di dampingi KADISPORABUDPAR dan beberapa Pejabat Eselon yang hadir saat pembukaan Ramadhan Ceria. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Fauzar membuka secara resmi kegiatan Ramadhan Ceria di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (19/6/2015) sore.

Kegiatan tajaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil ini dihadiri langsung Kepala Disporabudpar Rudiansyah serta beberapa pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil, Pemerhati Seni, para Pecinta Seni, Pelaku Seni serta sejumlah masyarakat kota Tembilahan.

Kelompok Nasyid yang megisi Acara Ramadhan Ceria
Kelompok Nasyid yang megisi Acara Ramadhan Ceria

Dalam pelaksanaan kegiatannya cukup tampak ramai, sebab kegiatan tajaan Disporabudpar yang bekerjasama dengan Komunitas Seni Musik Akustik PDP 22 ini menampilkan lantunan music religi bernuansa Islami dari Group Band PDP 22 Community.

Selain itu juga menampilkan kelompok-kelompok Nasyid dari beberapa kelompok pelajar di Sekolah-sekolah yang ada di Tembilahan dan ada lagi beberapa penampilan lainnya. Untuk diketahui berdasarkan data yang diperoleh bahwa kegiatan Ramdhan Ceria ini sudah memasuki tahun yang ke-2.

Mewakili Bupati Inhil, Asisten II memberi apresiasi dengan adanya kegiatan Ramadhan Ceria sore itu. Sebab dinilainya kegiatan tersebut sangat positif dan tajaannyapun sesuai dengan suasana bulannya.

“Sesuai dengan bulannya, karena dibulan puasa itu memang harus menampilkan kegiatan bernuansa yang Islami,” imbuhnya.(mirwan/adv)




Inhil Optimis Penuhi Target Musim Tanam Hingga September Mendatang

Bupati Inhil, HM Wardan mencoba mempergunakan mesin perontok padi dalam sebuah kegiatan panen raya beberapa waktu lalu
Bupati Inhil, HM Wardan mencoba mempergunakan mesin perontok padi dalam sebuah kegiatan panen raya beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemkab Inhil melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultural dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) optimis hasil panen musim ini akan memenuhi target yang ditentukan hingga bulan September 2015 mendatang.

Pernyataan itu diungkapkan Plt Kepala DTPHP Kabupaten Inhil Fajar Husen melalui Sekretaris Dinas, RM Sudinoto saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (19/6/2015).

“Meski hasil pertanian Oktober 2014 hingga maret 2015, masih belum mencapai hasil yang memuaskan akibat terjadinya banjir dan serangan hama di beberapa daerah, namun untuk musim panen April-September 2015 ini kita optimis akan terpenuhi sesuai target” jelasnya.

Dijelaskannya, dengan waktu yang masih ada ini, tersisa 9.367 hektar dan akan bisa diselesaikan secara optimal. Namun memasuki minggu kedua bulan juni 2015, sudah 6.633 haktar lahan sudah ditanam.

“Target penanaman adalah 16 ribu hektar. Saya sangat optimis itu bisa kita laksanakan,” tambahnya.

Apalagi, lanjutnya, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan selaku pimpinan daerah turut aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan dunia pertanian. Hal ini menyebabkan motivasi para petani maupun petugas penyuluh semakin tinggi untuk memenuhi target yang diinginkan.

“Saat ini rata-rata hasil pertanian padi di Inhil menghasilkan 4,5 ton perhektar, namun dibeberapa tempat, seperti di Kecamatan Kempas, hasil padi mencapai 7-8 ton perhektar. Jika target 16 ribu hektar berhasil, maka Inhil akan surflus beras,” tutupnya.(mirwan/adv)




Rapat Perdana KP3E, Asisten II Sebut Tahap Awal Cukup Memperkenalkan

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Fauzar yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Komite Perencanaan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) Kabupaten Inhil menyatakan tahap awal kinerja KP3E cukup memperkenalkan kepada seluruh komponen masyarakat Inhil.

Pernyataan tersebut diungkapkannya saat memimpin rapat perdana pengurus KP3E Kabupaten Inhil yang dihadiri sejumlah pengurus dari berbagai sub bidang KP3E di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (17/6/2915) kemaren, sore.

“Karena pembentukan KP3E di Inhil masih terbilang baru, maka langkah awal kita cukup memperkenalkan. Mungkin dengan cara bersosialisasi ataupun cara lainnya,” ungkap Fauzar.

Menurutnya, organisasi yang baru dikukuhkan Bupati Inhil 2 bulan belakang ini memiliki potensi yang cukup besar dalam mengembangkan perekonomian di daerah Inhil khususnya. Sebab itu ia menginginkan seluruh jajarannya bekerja serius dan melangkah pelan secara pasti.

Tampak sore itu, sejumlah pengurus baru menerima SK resmi dari Bupati Inhil. Dan berdasarkan SK, setiap sub bidang, bahkan mulai dari ketua hingga jajaran paling bawah sudah dicantumkan tugas-tugas atau apa saja yang harus dilakukan.

“Jadi, mengacu dari lampiran SK ini, kita tinggal menjalankan saja lagi. Tapi lagi-lagi, sebelumnya kita ekspos secara umum terlebih dahulu mengenai KP3E ini,” tandasnya.(mirwan/adv)




Hari Pertama Puasa, Pegawai dilingkungan Pemkab Inhil Tetap Aktif Berikan Pelayanan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tampak maksimal masuk kerja dihari pertama dibulan Ramadhan sebagaimana keharusan melalui surat edaran Bupati Inhil dalam rangka memasuki bulan Ramadhan ini.

“Bupati telah tanda tangani dan telah kita edarkan surat bernomor 800/BKD-AP/1475 tentang jam kerja dan pakaian pegawai selama bulan Ramadhan 1436 H tertanggal 16 Juni 2015,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil, H Syaifuddin saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2015).

Ia menambahkan, surat edaran tersebut dikeluarkan berdasarkan surat edaran dari Gubernur Riau bernomor: 800/BKP2D/91.09 tertanggal 5 Juni 2015 dengan prihal yang sama terhadap menyambut bulan Ramdhan yang diperuntukkan kepada para pegawai.

Sebab itulah, para PNS di sejumlah kantor SKPD di lingkungan Pemkab Inhil ini tetap terlihat aktif, seperti Dinas Pendidikan, Disperindag, dan lainnya, termasuk BKD sendiri. Selain itu PNS di Kantor Camat juga tampak hadir maksimal.

“Berdasarkan absen, kita di sini 99 persen PNS nya hadir belerja di kantor,” ungkap Camat Tembilahan, M Satir. (mirwan/adv)




Inhil Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun 2015 dengan melaksanakan Apel Upacara di halaman Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Rabu (17/6/2015).

Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Jarot Suprihanto berdiri sebagai Isnpektur Upacara yang langsung dihadiri Bupati Inhil HM Wardan, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon beserta para pegawai lingkungan Pemkab Inhil.

Saat pimpin upacara, Jarot mengatakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk menegaskan komitmen dan aksi pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup semua negara di dunia, yang telah menjadi kesepakatan dan gerakan bangsa-bangsa di dunia.

Di Indonesia, peringatan tersebut dapat kita eksplorasi lebih berarti lagi terutama dengan, mengajak dan melibatkan secara aktif masyarakat serta spontanitas, kreativitas dan modal sosial yang kita miliki di daerah-daerah, sebagai bangsa dan dalam menjaga sumber kekayaan alam kita yang merupakan salah satu unsur penting dalam membangun dan menjaga ketahanan nasional kita.

Lebih lanjut ia mengatakan, Badan Lingkungan Hidup Dunia atau United Nations Environment Programme (UNEP) menetapkan tema peringatan World Environmental Day tahun 2015 yaitu Seven Billion Dreams, One Planet, Consume With Care. Untuk peringatan di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan tema “Mimpi dan Aksi Bersama untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi.

“Tema global ini merujuk dengan agenda aksi Sustainable Consumption and Production/SCP yang telah disepakati dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan (Rio+20, red) bulan Juni 2012. Saat ini bumi berpenghuni sekitar 7,2 milyar jiwa,” katanya.

Untuk itu diperlukan sumberdaya alam yang besar untuk pemenuhan kebutuhan dasar untuk pewujudan kesejahteraan, melalui kegiatan konsumsi dan produksi dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan konsumsi dan produksi tersebut dapat menimbulkan tekanan yang besar pada keberlanjutan sumberdaya alam dan kualitas lingkungan hidup kita.

Untuk kajian UNEP mengindikasikan, saat ini tingkat konsumsi penduduk global telah melebihi tingkat pasokan sumberdaya alam yang tersedia di bumi, diiringi kualitas lingkungan hidup yang cenderung menurun di banyak negara termasuk Indonesia

Untuk itu, Aksi Global mendesak perlu segera dilakukan seperti perubahan pola konsumsi dan produksi menuju hemat sumberdaya, berkualitas lebih baik dan melindungi lingkungan hidup. Upaya itu tentunya merupakan pondasi bagi pembangunan ekonomi hijau yang lebih berkualitas yang melibatkan semua lapisan masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan.

“Dengan perayaan peringatan hari lingkungan hidup ini, dimana penduduk yang bertambah, sumberdaya yang secara fisik tidak berubah, kini, menuntut kesadaran kita semua, kesadaran masyarakat, dan para penyelenggara pemerintahan dan Negara, untuk mengingat lagi bahwa keamanan sumberdaya alam kita merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan dan menjaga ketahanan nasional bangsa kita,” tambahnya.

Sedangkan kekuatan sumberdaya hutan, khususnya dalam pemerintahan saat ini menjadi penting yang diorientasikan sebagai sumber kesejahteraan masyarakat yang akan dikembangkan dalam berbagai skema perhutanan sosial, hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan berbasis masyarakat dan lain-lain.

Semua itu katanya ditujukan untuk kesejahteraan yang harus kita raih bagi masyarakat, bagi bangsa kita yang harus terus menapak maju.

Pemerintah Pusat dan Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat dan komunitas masyarakat diharapkan dapat meningkatkan edukasi yang berfokus pada efektifitas dan efisiensi dalam pemanfaatan sumberdaya alam kita, pola hidup hemat sumberdaya seperti kegiatan pengurangan timbulan sampah, pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomi dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat, serta tentu saja pola pengembangan kebijakan alokasi dan eksplorasi serta pemanfaatan sumberdaya lahan, hutan dan tambang yang tepat dan dalam keseimbangan prinsip-prinsip ekosistem.

“Akhirnya, Momentum Hari Lingkungan Hidup kali ini diharapkan dapat menyatukan kita dalam perwujudan mimpi Pembangunan Berkelanjutan melalui aksi nyata dan berpihak kepada masyarakat. Mari kita wujudkan mimpi tersebut dan Mari kita lakukan aksi nyata bersama,” tutup Dandim.(mirwan/adv)