Wakil Bupati Sambut Kunjungan Silaturahmi Dandim 0314 Inhil

 

Tembilahan, detikriau.org – Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti menerima secara langsung kunjungan silaturahmi Komandan Kodim (Dandim) 0314 Inhil, Letkol Inf Adrian Siregar, Kamis (17/1/2019).

Wabup berharap melalui silaturahmi, kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten dengan Kodim 0314 Inhil kedepannya akan semakin lebih baik.

“Tentunya kerjasama demi kemajuan daerah. Bersama-sama membangun Kabupaten yang kita cintai ini khususnya pada bidang ketahanan karena sebentar lagi kita akan menghadapi Pileg dan Pilpres dalam Pemilu serentak 2019,” Ujar Wabup

Dikatakan Wabup, memang masih banyak yang harus diperbuat, namun Ia bersama Bupati, HM Wardan telah bertekad untuk terus menerus mencari solusi terbaik demi menggapai Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat.

Sementara itu, Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Adrian Siregar dalam perbincangan santai menyampaikan penilaian bahwa pembangunan di Inhil saat ini terus berjalan dengan baik meskipun masih ada sejumlah hambatan, termasuk menurutnya masih cukup banyak masyarakat yang berada dalam garis kemiskinan.

Dandim menegaskan, menuntaskan persoalan ini, Dandim nyatakan kesiapan pihaknya untuk mengulurkan bantuan, baik dari sisi pembangunan fisik maupun non fisik.

“Kapan saja Pemkab mau, kami siap. Kami yakin jika bersama sama, tidak akan ada lagi yang berani menggerogoti sehingga menyebabkan pembangunan terhambat,” ujar Dandim.

Kepada Wabup, ia juga mendoakan agar selalu diberikan kesehatan sehingga bisa mengabdi untuk masyarakat Inhil hingga 5 tahun masa jabatan.

“Kami sangat berharap dimasa kepemimpinan bapak, masyarakat Inhil bisa lebih baik dan sejahtera dan jika ada yang menjadi kesulitan dalam mewujudkan hal itu, kami siap membantu,” akhiri Adrian Siregar.

Selain membicarakan masalah pembangunan, kunjungan silaturahmi itu sekaligus juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Mayor Inf Untung Kusmanto sebagai Kepala Staff Kodim (Kasdim) 0314 Inhil yang baru kepada Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti./ adv/diskominfops_inhil/Ari Permana

 




Tinjau Potensi Siput laut, Ketua HNSI Inhil Berkunjung Ke Tanah Merah

Tembilahan, detikriau.org — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin meninjau potensi siput laut sebagai komoditas ekspor di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (17/1/2018).

Menurut Said Syarifuddin, siput laut merupakan komoditas ekspor yang sangat menjanjikan. Potensi siput laut yang cukup besar, diyakini mampu mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan Kecamatan Tanah Merah menjadi lebih baik di tengah kondisi perekonomian yang sulit saat ini.

“HNSI bersama pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan mendukung serta mendorong potensi komoditi ekspor baru dibidang hasil laut perikanan tersebut sehingga perekonomian masyarakat nelayan dapat meningkat,” ujar Said Syarifuddin yang kini juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil.

Sementara itu, Yusuf Aziz, Ketua Ranting HNSI Kecamatan Tanah Merah sekaligus pelaku usaha hewan laut yang lazim dinamai masyarakat Inhil dengan nama Cincinot ini mengatakan, munculnya ide memulai bisnis biota laut dengan nama ilmiah Buccinum Undatum yang berasal dari keluarga Buccinidae dari kelas Gastropoda itu berawal dari kondisi perekonomian masyarakat yang terlihat sedang terpuruk. Salah satu penyebabnya adalah karena harga kelapa yang murah.

“Saat itu, Saya lihat masyarakat memungut siput laut dan memandang aktifitas masyarakat itu berpotensi untuk dijadikan bisnis baru. Saya mencoba menjembatani para nelayan melakukan ekspor ke Malaysia,” jelas Yusuf Aziz.

Nover, salah seorang nelayan yang tengah menjual siput laut hasil tangkapannya mengatakan, pendapatan hasil tangkap Siput Laut tergantung dari kondisi pasang surut air laut.

“Bulan November dan Desember merupakan puncak dari berlimpahnya hasil tangkapan siput laut. Dengan hasil tangkap bisa mencapai 100 kilogram dengan harga 11 ribu per kilonya jika diantar ke pengepul, hasil bersih pendapatan perorang berkisar antara 80-100 ribu,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC HNSI Inhil, H Said Syarifuddin beserta rombongan berkesempatan melihat hasil tangkap perikanan yang merupakan kekayaan kelautan yang ada di Kabupaten Inhil, khususnya perairan Kecamatan Tanah Merah, seperti ketam dan beberapa jenis ikan./adv/diskominfops_inhil/*/Ari Permana




Pemkab dan DPRD Inhil Tandatangani MoU Rancangan Awal RPJMD Tahun 2018-2023

Wabup Inhil H Syamsuddin Uti menandatangani Nota Kesepahaman Rancangan Awal RPJM Inhil Tahun 2018-2023

Tembilahan, detikriau.org – Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti lakukan penandatanganan Nota Kespahaman Rancangan Awal Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bersama pihak DPRD Inhil.

Penandatanganan MoU ini dilakukan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Inhil Jalan HR Subrantas, Tembilahan, rabu (16/1/2019) malam

Dalam penyampaian pidatonya, Wabup sampaikan ucapan terimakasih dari Pemkab Inhil atas apresiasi pimpinan serta seluruh anggota DPRD Inhil sehingga proses penyusunan dan pembahasan RPJMD Kab Inhil tahun 2018 – 2023 terlaksana dengan baik.

“Termasuk kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan segenap komponen masyarakat, baik perhatian secara langsung maupun tidak langsung, untuk memaklumi dinamika dalam proses penyusunan dan pembahasan rancangan awal RPJMD ini,” Ucapkan Wabup

Diterangkan Wabup, dalam proses penyusunan dan pembahasan RPJMD, pihaknya membuka diri untuk menerima sumbang saran dan pemikiran dari berbagai komponen sesuai arahan umum program prioritas daerah.

Apa yang disampaikan DPRD dikatakan Wabup akan dijadikan saran dan masukan sehingga secepatnya akan dilakukan koreksi dan kemudian dikoordinasikan lebih lanjut dengan Gubernur Riau

“Mudahan-mudahan di Propinsi Riau ada persetujuan dan RPJMD ini nantinya akan disampaikan kembali ke DPRD Inhil.” Akhiri Wabup

Sementara itu, Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam mengatakan bahwa sebelum RPJMD ini disampaikan, apa yang menjadi rancangan awal ini telah dikonsultasikan ke DPRD Inhil.

Dani juga mensyukuri dengan telah diambilnya kesepakatan yang didasari beberapa koreksi dari DPRD Inhil dan RPJMD sendiri telah dibahas sesuai dengan ketentuan aturan yang diberlakukan.

“RPJMD yang nantinya akan menjadi arah langkah pembangunan dibawah kepemimpinan Bupati Inhil HM Wardan dan Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti untuk masa lima tahun kedepan diharapkan sudah sesuai dengan Visi-Misi pada saat masa kampanye Pilkada Bupati beberapa waktu yang lalu.” Ujar Dani.

Pada prinsipnya ditambahkan Dani, DPRD  akan mengawalnya secara substansi atas arah pelaksanaan pembangunan daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. tutupnya./adv/diskominfops_inhil/*/Ari Permana




Bupati Ajak Masyarakat Ikut Rawat dan Jaga Taman Kota

Bupati HM Wardan meninjau lokasi Taman Kota di Jalan Swarna Bumi Tembilahan tepatnya yang keberadaannya berseberangan dengan kantor Bupati Inhil.

Tembilahan,detikriau.org —   Bupati Inhil, HM Wardan imbau masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaga dan merawat taman kota yang telah disediakan Pemerintah Daerah sebagai salah satu tempat rekreasi bagi masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Bupati disela kehadirannya pada kegiatan festival kuliner yang disejalankan dengan kegiatan Car Free Day di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, Ahad kemaren.

“Taman Kota ini kita siapkan untuk tempat rekreasi bagi Masyarakat. Untuk itu, mari bersama-sama kita menjaga dan memeliharanya dengan baik. Karena tanpa campur tangan masyarakat, keindahan taman tidak akan bertahan lama”. Pesankan Bupati

“Kalau kita merasa memiliki insyaallah akan bisa terawat dengan baik,” tambahkan Bupati.

Bupati juga menjanjikan bahwa Pemerintah Daerah kedepannya akan terus berupaya untuk mejadikan taman kota lebih asri dan lebih hijau sehingga betul-betul dapat menjadi tempat rekreasi bagi keluarga, khususnya di waktu hari libur.

Festival Kuliner tajaan Mahasiswa dan Pemuda Inhil ini dibuka langsung oleh Bupati.

Selain meninjau sejumlah Stand kuliner bersama unsur Forkopimda, Bupati juga menyempatkan untuk melihat lansung kondisi taman kota yang sudah dilengkapi sejumlah fasilitas permainan./adv/diskominfops_inhil/*/Ari Permana




Puji Kegiatan CFD, Bupati Juga Pesankan untuk Jaga Kebersihan dan Peduli Lingkungan

Bupati Inhil HM Wardan (baju biru bertopi) didampingi Kapolres Inhil AKBP Christian Rony P SIK MH saat ikut hadiri CFD di jalan swarna bumi Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil Drs HM Wardan MP beri apresiasi kepada generasi muda Inhil yang dinilainya aktif dan inovatif. Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri Car Free Day (CFD) dan Inhil Food Festival pada hari Minggu (13/1) lalu. 

“Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil saya merasa bangga, saya beri apresiasi sekaligus ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kegiatan hari ini yang digagas panitia yang terdiri dari para generasi muda Inhil,” ujarnya.

Menurut Bupati, remaja Inhil dewasa ini sudah mampu menampilkan dan membuat program yang baik. Dirinya menyebut bahwa CFD telah dilaksanakan sejak beberapa tahun belakangan, namun belum maksimal.

“Dengan ide yang dilaksanakan para generasi muda kita hari ini mudah-mudahan selanjutnya kegiatan-kegiatan serupa ini dapat terus berlangsung dengan baik dan semakin meriah,” harap Bupati

Selain itu Bupati juga menginstruksikan kepada OPD terkait untuk memfasilitasi kegiatan CFD setiap minggunya. “Dalam hal ini Pemkab Inhil melalui Disparporabud kita harap bisa memfasilitasi kegiatan ini setiap minggunya, untuk kawasan ini,” imbuhnya.

Tak lupa Bupati juga mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat dan pengunjung CFD untuk peduli terhadap lingkungan.

“Tapi saya harap mari kita jaga kebersihan lingkungan ini bersama-sama agar setiap kegiatan yang kita laksanakan ini tidak merusak lingkungan kita, kebersihan tetap terjaga,” ajaknya.

Pemimpin Negeri Seribu Parit ini juga mengajak kepada masyarakat peserta CFD untuk menjaga kebersihan dengan tidak membiarkan sampah berserakan. Untuk median jalan yang telah ditanami pohon serta bunga diharapkan juga dijaga dengan baik dengan tidak menginjak atau merusaknya.

“Kita budayakan hidup bersih, kita budayakan menjaga lingkungan kita yang hijau, menjaga lingkungan yang asri. Kepada para peserta CFD dan pengunjung tolong jangan injak-injak taman kita yang sudah ditanami pohon dan bunga khususnya di median jalan kita. Taman yang sudah bagus dan kita tata secara baik jangan sampai rusak karena kegiatan yang kita lakukan, tegasnya./adv/diskominfops_inhil/*/Ari Permana




Bupati Inhil Resmi Buka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa, TP4D Serta MoU Bidang Datun

Bupati Inhil HM Wardan saat menyampaikan sambutan. Foto: Diskominfops_inhil

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan secara resmi membuka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa, Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) serta MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Inhil dengan Desa se-Kabupaten Inhil Tahun 2019, Selasa (15/1/2019) pagi.

Acara yang digelar di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan ini menghadirkan Mantan  Wakil Ketua KPK periode 2007-2011, Moch Jasin Mashuri dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Inhil, Susilo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Inhil, HM Yusuf Said dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil serta para Kepala Desa se-Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, menurut Bupati, TP4D memiliki 2 fungsi. Pertama, memberikan penerangan hukum terkait materi perencanaan, pelelangan, pelaksanaan, pekerjaan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa, tertib administrasi dan tertib pengelolaan uang negara.

“Fungsi kedua, adalah melakukan diskusi atau pembahasan bersama untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan pembangunan,” kata Bupati.

Bupati menuturkan, selain untuk mendorong pelaksanaan pemerintahan yang bersih, aman dan terhindar dari masalah hukum, keberdaan TP4D, juga dijadikan sebagai sarana strategis untuk menguatkan jalinan koordinasi dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Inhil dengan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Inhil.

“Hal ini tentunya sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 2015, Tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2015, untuk Meningkatkan Upaya Pencegahan Terjadinya Tindak Pidana Korupsi di Instansi Pemerintahan,” ujar Orang Nomor Satu di Inhil ini.

Selaku TP4D, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Susilo mengapresiasi fokus Pemerintah Kabupaten Inhil dalam membangun perekonomian kawasan perdesaan melalui Alokasi Dana Desa pada program DMIJ Plus Terintegtasi.

“Tinggal lagi, ketaatan hukum dari para Kepala Desa beserta jajarannya. Jangan terlibat korupsi atau penyalahgunaan alokasi dana desa,” pungkas Kajari.

Guna mengantisipasi kekeliruan hukum dalam realisasi Alokasi Dana Desa yang disebabkan oleh ketidakpahaman Kepala Desa, diungkapkan Kajari, pihak Kejaksaan Negeri Inhil telah membuka kesempatan untuk berkonsultasi sebelum diambil kebijakan pembangunan di suatu desa.

“Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana caranya mengelola keuangan desa dengan baik sehingga tercapailah tujuan pembangunan daerah seperti yang diharapkan oleh Bupati Kabupaten Inhil,” pungkas Kajari.

Dalam kegiatan sosialisasi, dilakukan juga Penyerahan Piagam Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Inhil kepada narasumber, penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri Inhil dengan DPMD tentang Bantuan Hukum dan Pertimbangan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara serta Penandatanganan Fakta Integritas secara simbolis oleh perwakilan 3 desa, yaitu Desa Sungai Nyiur oleh H Palaloi, Desa Karya Tani oleh Anang Fahmi, Desa Simpang Kateman oleh Fahruzi yang disaksikan oleh Bupati Inhil./adv/diskominfops_inhil/*/Ari