Asisten I Buka Resmi Lomba Masak Cipta Menu Serba Ikan

Asisten 1 Setda Inhil meninjau Makanan yang di sajikan oleh Ibu-ibu TP PKK Lomba Cipta Menu Serba Ikan TH 2015
Asisten 1 Setda Inhil meninjau Makanan yang di sajikan oleh Ibu-ibu TP PKK Lomba Cipta Menu Serba Ikan TH 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam membuka secara resmi lomba memasak cipta menu serba ikan yang di taja oleh Dinas kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Inhil di Gedung Wanita Tembilahan, Kamis (30/7/2015).

Mewakili Bupati Inhil, Asisten I ini mengatakan bahwa Inhil ini merupakan penghasil Ikan yang cukup besar, sebab Potensi Kelautan dan perikanannya cukup banyak seperti, pada tahun 2014 lalu sumberdaya penangkapan perairan laut mencapai 109,212 ton, perairan umum 2.600 ton, Budidaya air tawar 1.657 Ha, dan Budidaya air payau 31.600 Ha.

“Namun dalam pemanfaatannya oleh masyarakat kita selama ini, baru sebatas memanfaatkan untuk lauk pauk semata. Padahal bila dicermati, olahan daging ikan dapat dijadikan berbagai macam menu masakan,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kalaulah semua itu dikelola dan diolah oleh Industri Rumah Tangga atau Usaha Kelompok Rumah Tangga seperti kelompok Up2k, tentu katanya dengan sendirinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan.

Untuk itu, kedepannya ia berharap kepada SKPD terkait agar dapat mencari terobosan dan inovasi serta  membuat berbagai macam program guna melatih dan membina kelompok-kelompok organisasi masyarakat agar mampu memanfaatkan ikan sebagai sumber ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Adapun pelaksanaan lomba ini, merupakan salah satu program bidang Kelautan dan Perikanan yang bertujuan untuk menyebarluaskan dan menginformasikan gemar makan ikan menuju industrialisasi produk olahan hasil perikanan yang berkualitas kepada masyarakat di Kabupaten Inhil.

“Kegiatan ini bukan sekedar untuk mencari siapa pemenang atau juaranya, tetapi lebih dari itu, kegiatan ini saya harapkan menjadi motivasi bagi nelayan khususnya, dan masyarakat Inhil umumnya supaya dapat memanfaatkan Ikan, guna mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Inhil,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada seluruh peserta, untuk dapat mengikuti lomba cipta menu serba ikan ini dengan baik, sehingga tujuan yang kita harapkan dapat tercapai. Diinginkannya momentum ini sebagai ajang pembelajaran untuk dikembangkan di lingkungan dan daerah masing-masing, sehingga kegiatan ini benar-benar berdampak positif bagi masyarakat kita dalam mengembangkan dan mendayagunakan ikan sebagai salah satu sumber kehidupan.

Untuk diketahui, peserta yang mengikuti lomba ini adalah ibui-ibu Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Inhil sebanyak dengan Tim Penilai dari 4 Orang yang berasal dari Universitas Islam Indragiri (UNISI), Dinas Kesehatan, TP PKK Kabupaten Inhil dan SMK Tembilahan. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Hadiri Ramah Tamah KBB di Pekanbaru

IMG_7266 - CopyPEKANBARU (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara ramah tamah pengurus besar Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) di Gubernuran Balai Serindit jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu(29/7/2015) malam.

Acara ramah tamah itu diserangkaikan dengan pengukuhan pengurus KBB Provinsi Riau periode 2015-2020 yang dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar KKB H Rudi Arifin yang juga merupakan sebagai Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ramah tamah malam itu tampak dihadiri Menteri Riset dan Teknologi, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Dandrem serta sejumlah organisasi suku Banjar yang ada.

Bupati Inhil yang juga berpangkat sebagai Datuk Mangku Negeri menyampaikan, 30 persen penduduk Kabupaten Inhil adalah Keluarga Bubuhan Banjar. Jadi, partisipasi dalam mengisi pembangunan yang ada di Inhil juga sangat menentukan.

“Dengan kehadiran kerukunan bubuhan banjar tentunya sebagai perekat artinya bagi masyarakat banjar diperantauan dengan wadah ini menjalin satu ikatan kekeluargaan sangat tinggi sekali dan harapan kita tentunya wadah ini dapat kita jadikan sebagai wahana untuk mempererat,tentunya saling tukar informasi dan tukar pengalaman,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, sejumlah komponen keluarga banjar pun bisa saling mendukung dan tentunya memiliki potensi masing-masing yang luar biasa. Kedepan, dalam rangka untuk memajukan, baik memajukan kalimantan selatan maupun memajukan Provinsi Riau, wadah inilah salah satu tempat yang bisa kerjasama baik dibidang pindidikan, sosial, teknologi dan lain sebagainya.

Harapannya, kedepan dapat meningkatkan silahturahim sebab katanya banjar ini besar sekali hampir seluruh semua Provinsi ada warga banjar, tidak hanya di Indonesia, malah katanya ada juga di luar negeri. (Humas/adv)




Merajalelanya Pekat Atau Tidak Tergantung Hasil Kerja Tim Yustisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mempercayakan tim yustisi dalam memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kabupaten Inhil. Hal itu diucapkannya usai memimpin Dialog Kebangsaan di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Selasa (28/7/2015) kemaren.

“Kita maksimalkan fungsi tim yustisi yang sudah kita bentuk dan terus saya intruksikan tim ini untuk melakukan razia, penertiban dan lainnya yang berkenaan dengan izin-izin, terlebih Pekat,” katanya.

Dengan demikian, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat mengharapkan tim yustisi untuk dapat bekerja semaksimal mungkin, bahkan ia menyebutkan, merajalelanya Pekat tergantung pada hasil kerja tim yustisi, jika ditertibkan secara maksimal maka katanya masyarakat pun akan berfikir untuk melakukan hal-hal negatif.

“Saya percayakan dengan fungai tim yustisi, itulah guna kita membentuk tim itu demi ketertiban dari berbagai aspek yang masih dalam ruang lingkup kerja tim tersebut,” pungkas Wardan. (mirwan/adv)




Wardan: Akhir Juli, Seluruh Proses Lelang Harus Tuntas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menekankan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyelesaikan seluruh kegiatan yang memerlukan proses lelang atau tender pada akhir Juli 2015 ini.

Penekanan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini saat berbincang dengan sejumlah awak media di rumah dinasnya, Jalan Kesehatan Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Bupati Wardan, saat ini secara keseluruhan, progres kegiatan dan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan Pemkab Inhil baru mencapai sekitar 40 persen.

Oleh karena itu, pencapaian progres ini harus terus ditingkatkan, dengan memaksimalkan kinerja dan mengoptimalkan keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah kerja masing-masing.

“Harapan saya, akhir Juli ini semua proses lelang dan tender selesai. Jadi, bisa langsung dikerjakan,” tutur Bupati Wardan.

Apalagi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini menargetkan, paling lambat pada Bulan September mendatang seluruh kegiatan fisik sudah dikerjakan oleh pihak rekanan.

“Dengan begitu, di awal Desember nanti semua kegiatan sudah selesai tanpa adanya kendala dan hambatan yang dapat menyebabkan serapan APBD rendah serta tidak maksimal,” imbuhnya. (adi/adv)




Pemkab Inhil Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Forkopimda, Ormas dan Tokoh Agama

DSC_4738TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Silaturrahmi dan Dialog Kebangsaan bersama unsur Forkopimda, Ormas serta tokoh-tokoh agama Kabupaten Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Selasa (28/7/2015).

Dalam dialog yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan ditujukan untuk mencipatakan keharmonisan antar suku, ras maupun agama.

“Itu tujuan utama kita agar tercipta suasana damai, harmonis, aman dan tertib. Dimana, selama ini telah kita rasakan suasana kondusif itu namun terus kita ingatkan agar suasana seperti ini tetap terjaga,” ujar Bupati.

Yang jelas ditambahkan Bupati, Pemkab Inhil sangat tidak menginginkan Negeri Sri Gemilang ini terjadi konflik dengan alasan tidak sependapat seperti peristiwa terkini yang terjadi Polikara Papua yang terkesan berbau sara. Pada intinya, Pemkab terus menyatukan toleransi peraneka ragam yang ada di Inhil, terutama toleransi keagamaan.

Sebab itu, Pemkab mempertemukan semua elemen aneka ragam di Inhil yang dinilai sedikit rawan terjadi hal serupa seperti di Papua. Meski Inhil cukup damai, tentram dan harmonis.

“Jadi kita terima masukan-masukan dari mereka, sesuai keinginan namun tidak menyimpang aturan. Kita dari pemerintah tetap akan memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat sepanjang pandangan aturan tidak ada masalah,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Arifin: Ada Maksud Positif Dari Sulitnya Mengambil Hadiah Pemenang Pawai Takbir

arifinTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabag Kesra Setda Kabupaten Inhil, H Arifin menerangkan ada maksud positif dibalik sulitnya mengambil hadiah pemenang pawai takbir malam Idul Fitri 1436 H kemaren.

“Kami ingin yang menerima hadiah itu benar-benar yang bersangkutan dan sesuai administrasi serta dapat dipertanggung jawabkan,” ungkapnya, Senin (27/7/2015).

Hal ini ditekankannya karena pada tahun lalu pihaknya mengaku kecolongan yang mengakibatkan sedikit kekacauan. Betapa tidak, pemenang pawai takbir yang mengambil hadiah ditahun 2014 itu bukan dari yang bersangkutan.

Sebab itulah ia perketat dalam pengambilan hadiah agar hal serupa tidak terulang kembali pada tahun ini. Seharusnya kata Arifin, pihak pemenang tersebut harus memahami apa yang dimaksud oleh pemerintah ataupun panitia pawai takbir.

“Tentu tujuannya agar hadiah pawai takbir ini tersalurkan tanpa menimbulkan konflik, seiring itu juga memberikan pemahaman dalam ketertiban beradministrasi,” imbuh Kabag Kesra.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya diantara pihak pemenang lomba pawai takbir mengaku kecewa karena proses mengambilan hadiah itu sangat sulit, bahkan seperti dipersulit oleh pihak terkait. (mirwan)