Kabut Asap, Bupati Ikuti Warganya Laksanakan Sholat Istisqo

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan dosa kami semuanya, yang besar maupun yang kecil, yang kami ketahui maupun tidak kami ketahui, yang kami sengaja maupun tidak kami sengaja, yang nampak maupun yang tersembunyi.

Foto: Humas Pemkab Inhil
Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Ribuan warga Tembilahan dan Tembilahan Hulu menggelar sholat istisqo bertempat dilapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan. Sholat memohon diturunkan hujan ini dimunajatkan untuk mengatasi paparan kabut asap yang semakin pekat.

“Kita memanjatkan do’a kepada Allah agar segera diturunkan hujan agar seluruh titik panas yang ada dapat segera padam dan kabut asap-pun menghilang,” sebut Bupati Inhil, HM Wardan kepada sejumlah awak media usai pelaksanaan sholat istisqo, senin (7/9/2015)

Dikatakan Bupati, hari ini, kepekatan kabut asap semakin tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya. Dengan bermunajat, orang nomor satu di Inhil ini berharap agar Allah menghapus musibah yang kini tengah melanda.

“Semoga Allah SWT mencabut musibah yang tengah menimpa kita dengan segera menurunkan hujan,” harap Bupati.

Salat istiqso yang diimami oleh Kiyai Haji Rusli Kurnain ini juga diikuti oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf Jarot Suprihanto, Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil,  masyarakat dan ratusan pelajat. (mirwan/adv)

 

Ya Allah, ampunilah kesalahan dan dosa kami semuanya, yang besar maupun yang kecil, yang kami ketahui maupun tidak kami ketahui, yang kami sengaja maupun tidak kami sengaja, yang nampak maupun yang tersembunyi.

Ya Allah, terimalah amal-amal kebaikan kami dan ampunilah amal-amal keburukan kami.

Ya Allah, ampunilah kemalasan, kelesuan dan keteledoran kami dalam beramal kebajikan secara maksimal dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat, ampunan dan ridha-Mu kepada kami walau amal-amal perbuatan kami tak layak untuk mendapatkan balasan seindah itu.

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak dan tidak ada yang mampu mengampuni dosa-dosa selain Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan kasih sayangilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR. Bukhari no. 834 dan Muslim no. 2705)

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan senang memberi maaf, maka maafkanlah (dosa-dosa) aku.” (HR. Ahmad no. 25384, Tirmidzi no. 3513, An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 10708, Ibnu Majah no. 3850 dan Al-Hakim no. 1942, hadits shahih




Penderita Gizi Buruk Meninggal Dunia, Ketua TP PKK Janji Akan Lakukan Pendataan Lebih Merakyat

“Memang kita akui belakang ini kita dari PKK sedikit lalai dalam pengawasan terhadap kesejahteraan ibu-ibu di Inhil dan para balita penderita gizi buruk.”

DSC_5373TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan akan melakukan pendataan lebih luas di lingkungan masyarakat Inhil terkait kesejahteraan ibu-ibu.

Hal itu ddisampaikan menyikapi dengan ditemukannya bocah pendeerita gizi buruk asal kecamatan Kempas berusia 2 tahun 4 bulan beberapa waktu lalu. Kini, bocah atas nama Siti Saliah tersebut telah meninggal dunia di RSUD Puri Husada Tembilahan, Ahad (6/9/2015) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Memang kita akui belakang ini kita dari PKK sedikit lalai dalam pengawasan terhadap kesejahteraan ibu-ibu di Inhil dan para balita penderita gizi buruk. Namun kedepan, kita berkomitmen akan lebih ketat mengawasi dan bekerja hingga PKK desa dan kelurahan,” kata Zulaikhah kepada awak media usai apel pembukaan Jambore di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (6/9/2015) sore.

Ia menegaskan, memperketat pengawasan tersebut dengan tujuan supaya para penderita yang berkaitan dengan ibu-ibu akan segera mendapat bantuan, jangan ada lagi katanya yang terlambat menerima bantuan.

Sekedar diketahui, penderita gizi buruk itu sempat dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan terhitung sejak tanggal 24 Agustus lalu. Namun dipertengahan perawatan, pada awal bulan September anak dari pasangan Saparuddin dan Karina itu sempat dibawa pulang ke kediamannya di Kelurahan Harapan Tani karena kondisi sempat membaik.

Namun tak lama berselang, bocah malang itu kembali dirawat di RSUD Puri Husada hingga akhirnya meninggal dunia. “Sebelumnya penderita gizi buruk itu sempat pulang orang tuanya ke rumah atas kehendaknya sendiri. Kemudian masuk lagi ke rumah sakit dengan kondisi barat badan kembali menurun,” ungkap Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto. (mirwan)




Bupati Pimpin Apel Pembukaan Jambore TP PKK Inhil

DSC_5371TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin apel pembukaan kegiatan Jambore Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (6/9/2015).

Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, sejumlah camat dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil serta dipadati sejumlah ibu PKK dari 20 Kecamatan.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali dan tentunya Pemkab sangat mensuport, karena dalam Jambore itu banyak kegiatan-kegiatan positif di dalamnya. Terlebih kegiatan ini dapat meningkatkan silaturrahmi antara kader PKK se-Inhil,” kata Wardan.

Disampaikan Bupati, berdasarkan informasi bahwa mulai saat ini Jambore tersebut sudah sangat jarang digelar pada tingkat Provinsi, begitu juga ditingkat Kabupaten dan kota di Riau.

DSC_5374Lain halnya dengan Inhil, diakui Wardan semangat para ibu-ibu PKK menggelar Jambore itu sangat antusias. Semoga saja katanya kedepan Kabupaten Inhil dapat menyukseskan 10 program PKK secara optimal.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan saat dikonfirmasi mengatakan, kalau pelaksanaan Jambore ini merupakan tajaan yang kedua kalinya setelah tahun lalu.

“Jambori ini diikuti oleh pengurus PKK Inhil, ketua PKK Kecamatan, ketua PKK Desa dan Kelurahan se- Kabupaten Inhil dengan jumlah 346 peserta. Sedangkan kegiatan-kegiatannya akan dilaksanakan di gedung wanita dan LAM-R Tembilahan,” kata Zulaikhah. (mirwan/adv)




Tingkatkan SDM, Pemkab Inhil Upayakan Pemerataan Guru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan tetap berupaya untuk melakukan pemerataan guru atau tenaga pendidik hingga di seluruh pelosok-pelosok daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Fauzar usai menghadiri Rapat Paripurna ke-1 DPRD, dengan agenda pembukaan masa sidang ketiga tahun sidang 2015 dan penyampaian laporan hasil Reses II tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Fauzar, dalam rangka mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan di Negeri Seribu Parit, Pemkab Inhil akan terus melakukan evaluasi terhadap keberadaan guru-guru di daerah.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Inhil,” tutur Fauzar menanggapi salah satu hasil reses yang disampaikan saat itu.

Ditegaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil ini, ke depan Pemkab Inhil tidak ingin lagi mendengar dan mendapatkan laporan tidak adanya guru PNS di suatu daerah, karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat terutama para pelajar.

“Karena itu, kita harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, supaya lebih memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan,” imbuhnya. (adi/adv)




Terkait Hibah Bansos, Pemkab dan DPRD Inhil Lakukan Konsultasi Dengan Kemendagri RI

“lembaga ataupun perkumpulan penerima penyaluran dana Hibah dan Bansos, cukup memiliki surat keterangan dari Pemda yang ditetapkan Kepala Daerah”

Suasan Rapat Plt Sekda dan Rombongan dengan Dirjen Kemedagri RI
Suasan Rapat Plt Sekda dan Rombongan dengan Dirjen Kemedagri RI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama DPRD Kabupaten Inhil telah melakukan konsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait pedoman dan aturan pencairan dana Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos).

Konsultasi itu terlaksana di ruang rapat Kemendagri RI Jakarta, Kamis (3/9/2015) kemarin. Dimana, yang mewakili Pemkab Inhil adalah Plt Sekda Kabupaten Inhil H Fauzar yang didampingi Wakil Ketua DPRD Inhil H Maryanto dan sejumlah anggota DPRD Inhil serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Adapun tujuan konsultasi, untuk menindak lanjuti surat edaran Kemendagri RI nomor: 900/4627/SJ tentang penajaman ketentuan pasal 298 ayat (5) Undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Konsultasi dan koordinasi ini kita lakukan terkait masalah organisasi kemasyarakatan dan kelompok-kelompok masyarakat yang masih meragukan kita. Setiap kelompok ataupun organisasi kemasyarakatan harus berbadan hukum yang menjadi pedoman kita kedepan, jangan sampai salah lagi kita dalam peyusunan anggaran tahun depan terkaita dengan hibah Bansos,” kata Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar.

Kepada kelompok masyarakat, diharapkannya untuk memahami secara detail disetiap Bansos itu, terlebih terhadap aturan-aturan terkait pencairan Bansos. Disamping itu juga diharapkan kepada seluruh Kepala SKPD di Inhil mempedomani aturan tersebut sebaik mungkin.

Kembali ia memperjelas, berdasarkan arahan dari Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri RI Insan Dirgahayu, bahwa surat edaran yang diterbitkan Mendagri tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia.

“Dalam keterangannya mengatakan bahwa keberadaan kelompok masyarakat dalam bentuk lembaga ataupun perkumpulan dalam penyaluran dana Hibah dan Bansos, cukup memiliki surat keterangan dari Pemda yang ditetapkan Kepala Daerah dan harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” sampaikan Fauzar. (mirwan/adv)




Kabut Asap. Mulai Hari Ini, Disdik Liburkan Pelajar Hingga Tingkat SMP Se Inhil

Meski kabut asap tampak cukup pekat, pelajar di SDN 015 Tembilahan masih beraktifitas seperti biasa. bahkan anak-anak pelajar sekolah tingkat dasar ini tidak tampak mengenakan masker pelindung. Foto: Mirwan
Meski kabut asap tampak cukup pekat, pelajar di SDN 015 Tembilahan masih beraktifitas seperti biasa. bahkan anak-anak pelajar sekolah tingkat dasar ini tidak tampak mengenakan masker pelindung. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah meliburkan pelajar Sekolah Dasar kelas 1-3 di 4 Kecamatan Inhil bagian Selatan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Helmi D, hari ini, rabu (3/9/2015) kembali mengeluarkan edaran resmi ke sejumlah lembaga pendidikan untuk menghentikan sementara proses belajar mengajar. Peliburan sekolah setingkat TK – SMP ini terhitung mulai tanggal 3 September 2015 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Menurut Helmi, kebijakan itu dikarenakan kondisi kabut asap yang kian menebal dan dikhawatirkan akan berdampak terhadap kesehatan para pelajar hingga usia setingkat SMP. “Terpaksa kita liburkan karena asap saat ini sangat berbahaya dilingkungan kita,” ujar Helmi, Kamis (3/9/2015).

Menurutnya, liburnya sejumlah pelajar itu tidak dapat dipastikan sampai kapan, yang jelas sampai kondisi alam di Kabupaten Inhil kembali stabil. Libur ini disebutkan sifatnya hanya kondisional.

Jikapun dalam waktu dekat perkembangan kondisi alam membaik, maka aktifitas belajar-mengajar akan kembali diaktifkan sebagaimana biasanya. Sedangkan bagi pelajar jenjang SMA, lanjut Kadisdik, mereka tetap melaksanakan aktifitas belajar seperti biasa, hanya saja aktifitas di luar ruangan sedikit dikurangi.

“Kami himbau untuk pelajar yang tetap bersekolah untuk mengenakan Masker guna mengurangi dampak penyakit disebabkan kabut asap,” tutupnya. (mirwan)