Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Bupati Fokus Perbaikan Infrastruktur

IMG-20150418-03329TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, sejumlah kasus di bidang kesehatan ditemukan dan terdata masih sangat tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diantaranya angka kematian ibu dan bayi.

Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bupati, jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Riau, Kabupaten Inhil berada di posisi paling atas untuk kasus kematian ibu dan bayi.

“Salah satu penyebabnya adalah kondisi infrastruktur yang kurang memadai,” tutur Bupati Wardan.

Selain itu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, yang juga tidak kalah besarnya ditemukan di Negeri Seribu Parit, yakni Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung, kaki gajah atau filariasis serta Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Jadi, masih banyak yang perlu diperhatikan. Karena itu, Saya akan lebih fokus dan menitikberatkan bagaimana permasalahan infrastruktur ini dapat segera terselesaikan, guna mengatasi berbagai persoalan tersebut,” imbuhnya. (adi/adv)




Bupati Inhil Ngaku Kerap dikirimi SMS “Miring”

Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: Doc Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: Doc Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengaku bahwa dirinya sering mendapatkan SMS “miring”, yang berisi tentang berbagai kritikan terhadap sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil saat ini.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini dalam sambutannya saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas bagi Kepala Desa (Kades) dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Program DMIJ tahun anggaran 2015, yang digelar di aula salah satu Hotel di Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Bupati, berbagai SMS “miring” yang diterima selama ini, akan dijadikan sebagai masukan bagi dirinya untuk perbaikan dan penyempurnaan terhadap seluruh program dan kebijakannya selama memimpin daerah, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat.

“Setiap apa yang kita lakukan, tidak semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta sesuai dengan apa yang direncanakan,” tutur Bupati.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, sangat dibutuhkan masukan dan koreksi dari berbagai pihak guna memperoleh keberhasilan dan kesuksesan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dan program pembangunan ke depan.

“Ketika kita melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan tulus dan ikhlas, insya Allah akan dibalas oleh Allah SWT dengan hasil yang baik pula. Jadi, jangan pernah putus asa dan menyerah, teruslah berjuang dan saling memberikan dukungan dalam bekeja,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Bupati Inhil Buka Resmi Rakerda LPTQ Tahun 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) tahun 2015 di aula Hotel Puri Cendana Tembilahan, Kamis (10/9/2015) malam.

Kegiatan Raker ini disejalankan dengan seleksi Pelatihan Qori-Qoriah calon Kafilah Kabupaten Inhil untuk mengikuti MTQ Ke-34 tahun 2015 tingkat Provinsi Riau yang direncanakan akan digelar di Kabupaten Siak.

Rakerda tersebut dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 10-11 September dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam  membangun masyarakat beriman rohani, mengevaluasi Program LPTQ Kabupaten Inhil tahun 2014 serta menghimpun berbagai pokok pikiran sebagai masukan terhadap penyusunan program kerja LPTQ tahun mendatang.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan sambutan baik dengan diselenggarakannya raker tersebut serta menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh qori-qoriah yang akan mengikuti seleksi Calon Kafilah MTQ Ke-34 tingkat Provinsi mendatang. Ia memandang rapat itu cukup penting karena dapat melakukan evaluasi dan penilaian tehadap upaya-upaya yang dilaksanakan, mulai dari merumuskan kebijakan hingga program-program yang akan dijalankan kedepan.

“Maka dari itu diharapkan kepada Camat, KUA dan Dewan Hakim serta pengurus LPTQ kecamatan dan peserta rapat lainnya yang hadir, melalui Rakerda LPTQ Kabupaten tahun 2015 ini upayakan untuk dapat memberikan hasil yang bagus yang bisa menjadi acuan kedepan,” katanya.

Ia juga meminta kepada Qori-Qoriah yang nantinya yang akan mengikuti TC kiranya dapat mencari strategi baru, kiat dan cara, kalau perlu katanya dalam TC yang di laksanakan nanti, bisa menghadirkan orang yang memiliki kopetensi tinggi seperti tingkat Nasional ataupun Provinsi yang dapat memberikan Kontribusi bagi Kabupaten Inhil. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Teken Peta Usulan Insel dan Inhut

Bupati HM.Wardan di dampingi Kabag Administrasi Pemerintahan Umum  menandatangani tapal batas DOB INSEL dan INHIL UTARA
Bupati HM.Wardan di dampingi Kabag Administrasi Pemerintahan Umum menandatangani tapal batas DOB INSEL dan INHIL UTARA

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan teken penanda tanganan peta usulan Indragiri Selatan (Insel) dan Indragiri Utara (Inhut) di kediamannya jalan Kesehatan, Tembilahan, Jum’at (11/9/2015).

Penanda-tanganan ini dilakukan untuk melengkapi lampiran persyaratan pemekaran otonomi baru ke Pusat. Waktu itu, Bupati didampingi Asisten I dan Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setdakab Inhil.

Bupati mengatakan, peta itu merupakan salah satu syarat yang harus dilampirkan ke Komisi II DPR RI dan Kementrian Dalam Negeri (Kemndagri) RI guna menggesa proses pemekaran dua otonomi baru di Inhil ini.

“Cuman peta usulan ini saja lagi yang belum dilampirkan ke Pusat, selebihnya sudah kita lengkapi,” ungkap Wardan.

Seharusnya kata Bupati, penanda-tanganan batas wilayah ini dilakukan oleh pimpinan daerah perbatasan. Contohnya Insel, wilayah itu berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, semestinya Bupati Tanjabar Jambi itu juga turut meneken peta.

Namun lanjutnya, mengingat kesibukan pimpinan daerah yang lain dan tidak bisa diganggu, maka satu Bupati saja yang menanda tangani. Pimpinan daerah Kabupaten lain bisa menyusul.

“Yang penting sudah ada yang meneken, peta ini segera dilampirkan. Bupati wilayah perbatasan Insel dan Inhut bisa menyusul,” tutupnya. (mirwan/adv)




Tiga Satker Dinilai Lamban, Bupati Kembali Lontarkan Ancaman

Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: net
Bupati Inhil, HM Wardan. Foto: net

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan kembali melontarkan ancaman untuk memberikan sanksi tindakan tegas. Kali ini, peringatan itu ditujukan kepada 3 Satuan Kerja (Satker) dilingkungan Pemkab Inhil.

Ke Tiga Satker (Dinas Pendidikan, Dinas Pertambangan dan Energi serta Bagian Perlengkapan Setdakab Inhil. Red) dinilai Bupati sangat lamban. Hingga batas waktu yang telah ditargetkan ketiganya belum menyelesaikan tender lelang.

“Seharusnya bulan Agustus kemarin sudah selesai. Ketiga Satker tersebut telah menandatangi fakta integritas untuk segera menuntaskan kewajibannya,” Sampaikan Bupati kepada sejumlah awak media usai memimpin rapat evaluasi yang dihadiri seluruh kepala SKPD dan camat se-Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Kamis (10/9/2015).

Fakta integritas tersebut menurut Bupati berisi ancaman sanksi tegas sesuai aturan jika tugas yang diembankan tetap tidak terlaksana dengan baik.

“Jika tidak menyelesaikan, maka saya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan tentang kedisiplinan,” Tutupnya. (mirwan)




Kabut Asap Semakin Pekat, Bupati Edarkan Surat Himbauan Ke Seluruh Mesjid di Inhil

Peemandangan Kabut Asap yang menyelimuti di Jalan Suwarna Bumi Tembilahan. Foto diambil dari Gedung Kantor Bupati Inhil jam 07.48 WIB tgl 10 ssept 2015. Mirwan
Pemandangan Kabut Asap begitu pekat  yang menyelimuti di Jalan Suwarna Bumi Tembilahan. Foto diambil dari Gedung Kantor Bupati Inhil jam 07.48 WIB tgl 10 sept 2015.  Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan terbitkan surat edaran nomor: 150/adm.kesra-IX/2015/400 tentang penanganan bencana kabut asap di inhil. Edaran tersebut akan dibacakan sebelum pelaksanaan Sholat Jum’at esok hari.

“Surat itu sudah saya tanda tangani dan akan dibacakan sebelum Shalat Jum’at besok,” kata Wardan kepada sejumlah awak media usai mimpin rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan tahun anggaran 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Kamis (10/9/2015).

Menurutnya, surat edaran tersebut merupakan satu langkah menyikapi semakin pekatnya kabut asap. Sebab isi edaran itu berupa himbauan penanganan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayalah Kabupaten Inhil.

Jika disimpulkan, isi surat edaran itu berupa himbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan pembakaran, kemudian ditujukan kepada para ulama untuk bersama-sama berdoa kepada yang maha esa untuk meminta agar dihilangkan musibah kabut asap termasuk kepada camat serta KUA untuk terus mensosialisasikan bahaya dampak kebakaran lahan kepada masyarakat.

“Pada intinya surat edaran itu ditujukan bagi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Inhil, semoga dengan cara ini masyarakat bisa sadar dan tidak lagi melakukan pembakaran lahan dengan cara yang salah,” imbuhnya. (mirwan/adv)