Kadisporabudpar Buka Muskab FPTI Inhil Tahun 2015

Kadisporabudpar Inhil, Rudiansyah
Kadisporabudpar Inhil, Rudiansyah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiansyah membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Inhil, Ahad (22/11/2015).

Kegiatan tersebut berlangsung di gedung LAM R Sungai Beringin Tembilahan yang dihadiri perwakilan KONI Kabupaten Inhil, Ketua FPTI Provinsi Riau, Wakil Ketua DPRD Inhil dan sejumlah pengurus FPTI Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Kadisporabudpar mengatakan kalau keberadaan FPTI ini sangat membantu kinerja pemerintah untuk meningkatkan marwah dan martabat daerah, sebab sejumlah didikan dari organisasi tersebut dapat terbilang berhasil mendidik para atlet panjat tebing.

“Atlet panjat tebing dari daerah kita mampu bersaing dengan daerah lain, contonya pada tahun 2014 lalu perlombaan pada event Provinsi, Inhil meraih 5 medali emas, 1 medali perak dan 8 medali perunggu. Dari keseluruhan medali itu, diantaranya ada yang diperoleh oleh atlet panjat tebing,” kata Rudiansyah.

Disamping itu ia mengharapkan pada kegiatan Muskab, FPTI harus bijaksana memilih pengurus inti dengan harapan potensi yang ada dapat lebih dikembangkan pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua FPTI Kabupaten Inhil Tantawi Jauhari menyampaikan kalau keberadaan FPTI di Inhil ini sudah 8 tahun lamanya. Dalam kurun waktu, ia mengaku terus mengembangkan para putra daerah yang berbakat untuk mencapai prestasi yang tinggi.

“Kedepan kita dari FPTI meminta dukungan penuh kepada pemerintah untuk meningkatkan secara maksimal para generasi panjat tebing asli putra daerah,” kata Tantawi. (Mirwan/adv)




Bupati Inhil Instruksikan Seluruh SKPD Saling Dukung Tekan AKI, AKB dan Gizi Buruk

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org– Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan lintas sektor, untuk secara bersama-sama membuat program yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing, dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan gizi buruk.

Pasalnya, lanjut orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini, untuk mencegah dan mengantisipasi semakin meningkatnya jumlah AKI, AKB dan gizi buruk tidak bisa hanya diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) saja, tetapi harus bersama-sama dengan lintas sektor.

“Intinya, kita semua harus saling bersinergi,” kata Bupati Wardan.

Dijelaskan Bupati Wardan, contohnya saja dalam penanganan AKI dan AKB. Dimana, setiap proses persalinan dan kelahiran, haruslah didampingi tenaga kesehatan atau bidan dan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), seperti di Rumah Sakit dan Puskesmas.

Untuk itu, tenaga kesehatan di setiap wilayah harus disiplin serta sungguh-sungguh melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Jika ditemukan ada yang main-main dan tidak serius, maka saya instruksikan Diskes Inhil untuk memberikan sangsi tegas, sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (adi)




Staf Ahli Bupati Inhil Hadiri Convocation Ke-VI UNISI Tembilahan

syar'iTEMBILAHAN (detikriau.org) – Staf ahli Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Syar’i menghadiri kegiatan convocation ke-VI Universitas Islam Indragiri (Unisi) di gedung Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (21/11/2015).

Mewakili Bupati, Staf ahli ini menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas ternama di Kabupaten Inhil yang kembali melahirkan sarjanawan-sarjanawan muda. Secara otomatis marwah Inhil terus meningkat dengan bertambahnya penduduk yang berpendidikan tinggi.

“Atas nama pemerintah, saya juga menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan proses perkuliahan,” kata Syar’i.

Dengan terlaksananya convocation tersebut, ia mengharapkan Unisi tidak bosan menyelenggarakan pendidikan di Negeri Sri Gemilang ini untuk menghadapi tantangan dari luar dan mampu menjadi penggagas untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya fikir Unisi sudah cukup cerdik melahirkan para generasi yang profesional yang tangguh dan dapat menjadi kebanggaan masyarakat umum daerah Inhil hingga masyarakat luas di luar daerah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, convocation ke-VI itu diikuti sebanyak 435 mahasiswa Unisi yang dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang (YTG) Dr H Indra Muchlis Adnan, Ketua YTG H Edy Syafwannur, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani, Dekan serta seluruh civitas akademika Unisi.

Selain itu juga tampak dihadiri Sekretaris Pelaksana Kopertis wilayah 10 Hanafi, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil dan sejumlah undangan lainnya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Buka Resmi Jambore PAUD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi kegiatan jambore Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Inhil di gedung Wanita jalan Sungai Beringin Tembilahan, Jum’at (20/11/2015).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan disamping meningkatkan silaturahmi juga sebagai evaluasi dalam upaya pengembangan PAUD di Inhil. Sebab itu ia mengharapkan kepada SKPD terkait hingga camat dan lurah bisa melakukan pengawasan pengawasan terhadap lembaga PAUD tersebut.

“Guru PAUD sekarang ini minimal berpendidikan S1, dikarenakan di Inhil keterbatasan tenaga berpendidikan tinggi maka banyak juga yang tamatan SMA dengan catatan yang sudah mengikuti pelatihan atau diklat,” kata Wardan.

jambore 13“Jika tidak begitu, kita khawatir arah pengajaran yang diberikan kemana, inilah yang menjadi tanggung jawab Pemda untuk memberikan pelatihan guru berkualitas. Harus ada tahapan yang kita capai capai, apa penyebab atau rincian permasalahan yang terjadi,” tambahnya.

Sementara Bunda PAUD Hj Zulaikhah Wardan menyebutkan, melalui Jambore diharapkan akan terjalin komunikasi yang konstruktif antara pendidik, sehingga timbul ide gagasan untuk mengembangkan pendidikan kususnya PAUD.

Adapun peserta, disampaikannya ada 7 peserta yang mewakili dari masing-masing kecamatan merupakan yang beruntung dan berkesempatan.

“Betapa banyaknya jumlah pendidikan PAUD, namun yang bisa diikutsertakan hanya 7 orang. Yaitu 5 orang dari pendidik dan pengelolaa dan 2 oranf anak asuh. Hal ini menunjukkan bahwa betapa yang lain kesempatan,” kata Ikha.

Ia menginginkan kepada seluruh peserta kiranya dapat memberikan manfaat yang terbaik dalam upaya menjadikan anak yang berkualitas dan cerdas serta terlindungi dari diskriminasi menjadi tanggung jawab kita bersama, pendidik, orangtua dan pemerintah. (mirwan/adv)




Pemkab Inhil Terima Kunjungan Dari Pemkab Barito Kuala Kalsel

Penyerahan Plakat PEMKAB Inhil secara simbolis oleh Sekda kepada Sekda Kabupaten Barito Kuala Ir.H.Supriono

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Plt Sekda Inhil, HM Fauzar didampingi Kepala Dinas BP2KP dan Plt Kadis DTPHP menerima kunjungan Pemkab Barito Kuala Provinis Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (19/11/2015).

Rombongan dari Kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selatan dipimpin Sekda Kabupaten Barito Kuala Ir.H.Supriono di dampingi Kadis Pertanian, Kepala BPTP balai pengkajian teknologi Pertanian KALSEL dan Propinsi Riau, penyuluh pertanian dan Kelompok Tani Kuala Barito.

Pertemuan PEMKAB Inhil dengan PEMKAB Barito Kuala
Pertemuan PEMKAB Inhil dengan PEMKAB Barito Kuala

Kunjungan rombongan PEMKAB Barito Kuala, KALSEL dalam rangka melihat proses pola tanam IP300 yang di sudah di jalankan oleh Pemkab Inhil.

Plt Sekda Inhil berharap rombongan Barito Kuala nantinya juga akan dapat menerapkan pola tanam IP300 karena kondisi alam Kalsel juga tidak berbeda jauh dengan kondisi alam Inhil.

“Kita juga berharap kedepan dengan penerapan pola tanam IP 300 ini Inhil akan dapat swasembada pangan,” Ujar Plt Sekda

Sementara itu Sekda Barito Kuala,KALSEL yang di wawancarai awak media menyatakan bahwa kunjungan ini beruapa silaturahmi dengan saudara-saudara mereka yang ada di Kabupaten Inhil khususnya sesama orang banjar.

Di samping itu mereka juga melihat langsung penerapan pola tanam yang di laksanakan di Kabupaten Inhil khususnya di Kacamatan Kempas yang sudah mampu melakukan 3 kali tanam dalam 1 tahun.

“sementara itu di daerah Kami wilayah Pemkab Barito Kuala, KALSEL baru mampu melaksanakan penanaman rata 1 kali dalam setahun. Maka dari itu, kami berguru ke Inhil mengingat Kondisi alam dan masyarakat yang ada di sini hampir sama dengan wilayah Kabupaten Barito Kuala.” Tandasnya. (humas)




Wardan: Bupati Cup 2015 Sebagai Ajang Pencari Bakat

Bupati Inhil, HM Wardan menyerahkan piala bergilir Bupati Cup kepada Kepala Disporabudpar Inhil, Rudiansyah
Bupati Inhil, HM Wardan menyerahkan piala bergilir Bupati Cup kepada Kepala Disporabudpar Inhil, Rudiansyah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menegaskan turnamen sepak bola Bupati Cup tahun 2015 di Kabupaten Inhil merupakan ajang pencari bakat untuk masa depan daerah.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka secara resmi turnamen sepak bola Bupati Cup tahun 2015 di stadion beringin kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan, Rabu (18/11/2015) kemarin sore. Pembukaan pagi itu tampak dihadiri Ketua Koni Kabupaten Inhil H Syamsudin Uti, sejumlah pejabat esselon dan camat se-Kabupaten Inhil serta sejumlah peserta turnamen sepak bola.

Kepada panitia, diharapkannya untuk benar-benar menggelar kegiatan tersebut. Sebab ia menginginkan ada bibit-bibit atlet baru yang muncul asli putra daerah, khusus bagi atlet U21.

“Saya menginginkan bibit-bibit yang handal nantinya bisa diberikan pembinaan dan tolong disimpan identitasnya dengan jelas,” pinta Wardan.

Hal itu diinginkannya karena ada tujuan yang akan dicapai yakni melahirkan atlet handal asli putra daerah, melalui turnamen itulah katanya bisa dilihat siapa saja yang bisa dibina dan siap mengharumkan nama Kabupaten Inhil.

Pembinaan nantinya sebagai persiapan pada berbagai even turnamen sepak bola lebih tinggi lagi, terlebih pada persiapan turnamen sepak bola tingkat Provinsi Riau tahun 2017 mendatang.

Bahkan orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menilai kalau putra daerah masih mampu bersaing dengan daerah lain baik dari sisi cara bermain dan lain sebagainya, hanya saja atlet yang ada belum diberikan pembinaan khusus.

“Yang jelas kegiatan pada even Bupati Cup ini kita fokuskan untuk mencari yang siap diberikan pembinaan dari awal,” tutupnya. (mirwan)