Fauzar: Dari 498 Koperasi di Inhil, Hanya 40 Persen Yang Aktif

logo-baru-koperasi-indonesiaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhi) Fauzar menyampaikan, dari total jumlah 498 koperasi yang ada di Kabupaten Inhil ini hanya terdapat sekitar 40 persen yang masih aktif.

Hal itu disampaikannya usai membuka resmi kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Inhil di aula Gedung Wanita Tembilahan, Senin (7/12/2015) kemarin.

“Kedepan kita berharap koperasi-koperasi yang ada dapat aktif kembali, dengan adanya Musda ini diharapakan Ketua Dekopinda yang baru mampu membawa dan menggerakkan kembali Koperasi-koperasi di Kabupaten Inhil lebih baik,” kata Fauzar.

Menurutnya, keberadaan Koperasi itu sangat penting karena sebagai sokoguru pendukung UMKM untuk dapat lebih baik lagi terlebih kepada para anggota. Sebab itu ia berharap kedepannya koperasi dapat berkembang lebih baik dan menjadi penopang perekonomian di Kabupaten Inhil.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  R Rida Indaryanti berjanji akan mendata ulang terhadap keberadaan Koperasi yang ada di kabupaten Inhil. “Kedepan kita akan lakukan pembubaran terhadap koperasi yang tidak bisa dilakukan pembinaan,” pungkasnya. (mirwan/adv)




Asisten I Setda Inhil Buka Sosialisasi Percepatan Proses Pembauran

IMG_20151207_100226TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam buka secara resmi kegiatan fasilitasi dan sosialisasi percepatan proses pembauran di lingkungan masyarakat Riau sekaligus pemberian tanda penghargaan pembauran tahun 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Senin (7/12/2015).

Kegiatan tajaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Inhil yang dihadiri perwakilan Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Isti Khaliana Ketua umum Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau Fauzi Gani, Ketua FPK Kabupaten Inhil H Zainal beserta sejumlah peserta sosialisasi.

Atas nama Pemkab Inhil, Asisten I memberikan apresiasi terhadap kegiatan itu sebagai usaha meningkatkan kecerdasan masyarakat untuk berfikir melakukan tindakan yang terbaik dari segala persoalan.

“Harapannya tentu saja kita ingin dari segala perbedaan baik suku, ras dan lain-lain dapat disatukan. Jika itu sukses maka satu anugerah bagi pemerintah dan masyarakat secara umum,” kata Darussalam.

Disamping itu, ia juga mengharapkan kepada peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut bisa menyebar luaskan informasi kepada masyarakat umum, baik melalu berteman, keluarga maupun rekan kerja serta dari jalur lainnya, dengan tujuan impian bersama bisa tercapai.

Sementara itu, perwakilan Dirjen Kemendagri RI Isti Khaliana saat dikonfirmasi menerangkan, daerah Kabupaten Inhil ini termasuk daerah yang berkembang dan banyak pendatang yang dinilai perlu diberikan pembinaan agar tidak ada terjadi hal-hal melanggar ketentuan, terutama persoalan perbedaan ras dan suku serta agama. (mirwan/adv)




Inhil Terbaik Ke 2 Se-Indonesia Kategori Etnis Kebangsaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meraih terbaik se-Indonesia setelah kota Ternate Maluku kategori etnis kebangsaan tahun 2015. Hal itu dinilai langsung oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Dalam hal ini, pihak Kemendagri memberikan penghargaan berupa reward kepada Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Inhil sebagai organisasi mengayomi dan pembinaan secara langsung di lapangan terhadap perbedaan suku, agama, ras dan lain sebagainya.

“Inhil ini terpilih salah satu terbaik di Indonesia dan diberikan reward, kita berterima kasih kepada masyarakat Inhil telah berperan aktif mendukung program kita pembentukan solidaritas yang baik,” kata Ketua Umum Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau, Fauzi Gani, Senin (7/12/2015) di Tembilahan.

Sementara itu, Ketua FPK Kabupaten Inhil H Zainal saat dikonfirmasi mengaku sangat bangga karena daerah Kabupaten Inhil termasuk daerah yang berbagai ragam perbedaan. Disebabkan dukungan masyarakat, Inhil berhasil memperoleh penghargaan terbaik kedua se-Indonesia.

“Sangat bangga sekali, ternyata masyarakat di daerah kita luar biasa. Padahal daerah kita ini termasuk daerah banyak suku, yang terdaftar saja ada 15 suku, tetapi secara keseluruhan ada 22 suku,” kata Ketua FPK Kabupaten Inhil H Zainal.

Dari penghargaan tersebut, ia mengaku akan lebih meningkatkan solidaritas di lingkungan Inhil. Umpama belakangan terakhir, jika ada permasalah maka FPK langsung tanggap agar persoalan tidak semakin besar. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Harapkan Temuan Teknologi Terbaru Dimanfaatkan

DSC_6676TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat untuk dapat memanfaatkan teknologi terbaru yang ditemukan pada pelaksanaan Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-III tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Inhil.

“Berharap temuan-temuan teknologi pada pelaksanaan tahun ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Wardan dalam sambutan sekaligus menutup resmi TTG Riau di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, kemaren

Hal itu disampaikannya disebabkan, dalam pelaksanaan selama TTG tersebut dapat dilihatnya produk-produk teknologi berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bahkan, Bupati yang dikenal agamis ini juga menyampaikan kalau pelaksanaan TTG terdapat banyak manfaat salah satunya sebagai sarana informasi yang nyata kepada masyarakat bahwa ada teknologi terbaru yang berkualitas.

“Animo masyarakat sangat baik terhadap pelaksanaan TTG ini, untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau dan Inhil khususnya, dan terlebih kepada para peserta yang turut meramaikan pelaksanaan TTG Riau di Inhil,” imbuhnya. (mirwan)




Bupati Inhil Nilai Kegiatan Bakti Sosial Dari Sidomuncul Belum Maksimal

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menilai bahwa pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang digelar perusahaan Sidomuncul di Tembilahan belum maksimal.

Pernyataan itu disampaikannya disampaikannya dalam sambutan sekaligus membuka resmi bakti sosial operasi katarak dan bibir sumbing yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Sabtu (5/12/2015).

“Saya fikir ini belum maksimal sebab belum tersosialisasikan ke desa-desa, karena dalam satu tahun di Inhil ini minimal ada 700 orang yang terkena katarak,” kata Wardan.

Pada kegiatan itu, masyarakat yang mendaftar hanya terdata sekitar 300 orang dan yang bakal dioperasi hanya 137 orang saja.

Menurutnya, pelaksanaan operasi katarak dan bibir sumbing itu dinilai memang sangat penting namun katanya jangan sampai tidak tepat sasaran.

“Diharapkan kedepannya didata dengan semaksimal mungkin, terutama pemerintah desa dan RT setempat bagamana caranya kegiatan semacam ini betul-betul tepat sasaran,” tambahnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan bakti sosial itu digelar Sidomuncul bekerjasama dengan Perdami Cabang Provinsi Riau dan RSUD Puri Husada Tembilahan. (mirwan/adv)




TTG Riau Ditutup, Inhil Juara 1 Kategori Stand Terbaik dan Juara III Kategori Alat Unggulan

DSC_6676TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meraih juara 1 kategori stand terbaik pada pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-III tingkat Provinsi Riau di Tembilahan.

Hal tersebut diketahui ketika Sekretaris BPMD Bangdes Provinsi Riau H Dahlius mengumumkan hasil penilaian pada penutupan pelaksanaan TTG ke-III tingkat Provinsi Riau di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (4/12/2015) sore.

“Untuk kategori stand terbaik, juara I diperoleh Kabupaten Inhil, juara II Kabupaten Inhu, dan juara III adalah Kabupaten Bengkalis,” umumkan Dahlius.

Sementara untuk kategori alat TTG unggulan, Kabupaten Inhil berhasil memperoleh juara III dengan alat pembelah pinang. sedangkan juara I diraih Kabupaten Pelalawan dengan alat teknologi perontok sisik ikan, juara II Kabupaten Kampar dengan alat pencacah sampah.

Sedangkan untuk juara harapan I kategori alat TTG unggulan diperoleh Kabupaten Inhu dengan pencetak batu bata, juara harapan II kota Pekanbaru dengan alat pengiris, juara harapan III Kabupaten Rohil dengan alat pengiris serba guna.

Penutupan pagelaran tersebut ditutup resmi oleh Bupati Inhil HM Wardan yang dihadiri sejumlah pejabat di Inhil dan peserta TTG ke-III Provinsi Riau. (Mirwan/adv)