Bupati: Sebentar Lagi Sistem Resi Gudang Sudah Diterapkan

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meyakinkan bahwa Sistem Resi Gudang (SRG) di Negeri hamparan kelapa dunia akan diterapkan. Pernyataan itu disampaikannya disela sambutan pembukaan Sosialisasi dan Rakor Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) di aula Bappeda Inhil, Senin (21/12/2015).

“Jangankan di Pemprov, di Kementerian Perdagangan RI saja sudah saya bicarakan hal ini dan rencana kita disetujui. Sebentar lagi sistem resi gudang di Inhil kita terapkan, sekarang masih dalam proses namun sudah mendekati,” kata Wardan dengan raut wajah semangat.

Menurutnya, dengan adanya sistem tersebut maka kestabilan harga Kopra nantinya akan terpantau, pada akhirnya para petanipun akan menikmati kestabilan harga tersebut. Tidak seperti sekarang, katanya belakangan terakhir hingga saat ini harga kopra sangat tidak beraturan.

Berdasarkan data dari dinas terkait, areal perkebunan kelapa di Inhil ini seluas 429.110 Hektar dengan jumlah produksi 2.032.629 per-Ton serta per-tahun, dari data tersebut maka dapat dikatakan Inhil merupakan perkebunan kelapa terluas se-Indonesia bahkan dunia. –Mirwan/adv-




Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi dan Rakor KP3E

DSC_6832TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi dan rapat koordinasi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) Kabupaten Inhil tahun 2015 di aula Bappeda Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (21/12/2015).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil. Dimana, kegiatan bertemakan Pemantapan Kinerja Komite Percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Kabupaten Inhil dalam menghadapi perdagangan bebas kawasan Asia (MEA) 2016 tersebut menghadirkan 3 orang narasumber dari Kemenko RI dan Pemprov Riau.

Adapun tujuannya untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terhadap anggota Komite dalam rangka Peningkatan Kinerja tim uang tergabung dalam komite percepatan dan perluasan.  Dan sasarannya yang akan dicapai adalah untuk meningkatkan peran dan fungsi komite dalam upaya pengembangan dan perluasan pembangunan ekonomi di Inhil.

“Saya memandang kegiatan ini amat penting sekali dalam mengembangkan sektor ekonomi. Apalagi Inhil memiliki potensi yang sudah berkecukupan, hanya saja belum direalisasikan secara maksimal. Saya yakin sosialisasi ini bisa menumbuhkan hal yang baru, untuk itu saya harapkan seluruh peserta bisa hadir maksimal mengikuti kegiatan ini hingga diakhir kegiatan,” urai Bupati Wardan.

Menurutnya lagi, dalam rangka menghadapi MEA itu terdapat empat hal yang akan menjadi fokus MEA yang dapat dijadikan suatu momentum yang baik untuk Indonesia yakni negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini akan dijadikan sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi. Kedua MEA akan dibentuk sebagai kawasan ekonomi dengan tingkat kompetisi yang tinggi, yang memerlukan suatu kebijakan yang meliputi competition policy, consumer protection, Intellectual Property Rights (IPR), taxation, dan E-Commerce.

Sedangkan ketiga adalah MEA pun akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata, dengan memprioritaskan pada Usaha Kecil Menengah (UKM). Dan terakhir, MEA akan diintegrasikan secara penuh terhadap perekonomian global, dengan membangun sebuah sistem untuk meningkatkan koordinasi terhadap negara-negara anggota. –Mirwan/adv-




Asisten III Kukuhkan Pengurus IKMI Cabang Inhil

Asisten III Setda Inhil melantik pengurus Mesjid Kecamatan Se-Kabupaten Inhil Priode 2015-2020
Asisten III Setda Inhil melantik pengurus Mesjid Kecamatan Se-Kabupaten Inhil Priode 2015-2020

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Afrizal mengukuhkan pengurus Ikatan Mesjid Indonesia (IKMI) Cabang Kabupaten Inhil periode 2015-2020 di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Tembilahan, Minggu (20/12/2015) sore kemarin.

“Ini merupakan langkah maju bagi Pengurus IKMI Kabupaten Inhil yang baru terbentuk, saat ini juga kita sudah bisa konsolidasi sampai ke Kecamatan,” kata Afrizal dalam sambutannya.

Menurutnya, Pemkab telah melakukan pembinaan melalui lembaga-lembaga yang ada dan selalu mensuport kegiatan-kegiatan keagamaan dalam berbagai hal. Sesuai dengan arahan Bupati, lanjutnya, kepada pengurus Mesjid ini diharapkan bisa konsolidasi sesuai dengan AD/ART dapat mengakomodir berbagai elemen masyarakat dalam rangka mensejahterahkan Mesjid.

Kegiatan itu berlangsung dengan lancar yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil beserta sejumlah pengurus Mesjid. – Mirwan/adv-




Plt Sekda: Wisudawan STAI Auliaurrasyidin Ke-14 Diharapkan Bantu Pendidikan Inhil

Plt Sekda Kabupaten Inhil, H Fauzar
Plt Sekda Kabupaten Inhil, H Fauzar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Fauzar mengharapkan kepada wisudawan STAI Auliaurrasyidin ke-14 mampu membantu dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.

“Minimal mampu turut serta menyukseskan program 1 desa 1 Paud,” kata Fauzar saat menghadiri Sidang Senat terbuka STAI Auliaurrasyidin di kecamatan Tembilahan Hulu, Sabtu (19/12/2015) kemarin.

Ia yakin, wisudawan dari STAI akan mampu membantu Pemkab meningkatkan dunia pendidikan di Inhil ini. Apalagi katanya, perguruan tinggi tersebut berlatar belakang dunia pendidikan.

Disamping itu, perkembangan pendidikan Inhil saat ini mengalami kemerosotan. Berdasarkan catatan Provinsi, katanya pendidikan di Inhil berada diurutan ke 11 dari 12 Kabupaten dan kota.

“Tentu saja kita harus meningkatkan rasa persaingan agar pendidikan di Inhil bisa berkembang sesuai harapan,” imbuhnya.

Diketahui, STAI Auliaurrasyidin Tembilahan menggelar sidang senat terbuka diikuti sebanyak 170 mahasiswa terdiri dari 2 Program studi yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). – mirwan/adv –




Bupati: Magrib Mengaji di Inhil Menjadi Program Percontohan se-Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyampaikan bahwa program magrib mengaji di lingkungan Pemkab Inhil dijadikan contoh untuk daerah lainnya se-Provinsi Riau.

“Alhamdulillah program magrib mengaji dinilai positif bagi daerah lain se-Riau, bahkan menjadi percontohan,” kata Wardan, belum lama ini.

Dari nilai positif tersebut, Bupati yang dikenal agamis ini mengaku semakin tinggi rasa komitmen untuk meningkatkan kualitas program tersebut. Belum lama ini dilakukan rapat koordinasi terkait program tersebut dan pada endingnya TIM perumus menyusun rumusan merekomendasikan poin-poin penting.

Point-point tersebut adalah bagi kepada Dinas pendidikan dan kemenag agar mengintruksikan  kepada sekolah untuk menjadikan program magrib mengaji menjadi muatan lokal atau program ekstakurekuler.

Selanjutnya untuk tim evaluasi magrib mengaji mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kebupaten yang melibatkan unsur terkait diharapkan melakukan membinaan dan pengawasan baik kepada peserta didik maupun  kepada para guru dan pelaksananya atau pengurus mesjid.

Ketiga untuk menimbulkan motivasi anak yg belajar mengaji tersebut perlu dilaksanakan MTQ secara rutin mulai dari tingkat Desa atau Kelurahan hingga kecamatan.

Seterusnya bagi para guru magrib mengaji di desa-desa dan kelurahan agar dikeluarkan SK resmi oleh pejabat yang berwenang agar bisa di inventarisir, dibina dan di pantau kinerjanya.

Dan terakhir kepada Satpol PP agar kembali aktif melakukan pengawasan dan penertiban ketika magrib dan isya sebagaimana yang pernah dilakukan di awal pencanangan yg lalu. -Mirwan/adv-




70 CPNS Diambil Janji dan Sumpah Jabatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 70 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Inhil diambil janji dan sumpah jabatan pengangkatan sebagai PNS di gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (17/12/2015) sore.

Pengambilan janji dan sumpah jabatan tersebut langsung dipimpin Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil Syaifuddin serta sejumlah pejabat esselon.

70 CNS baru ini berasal dari kategori dua (K2) pengangkatan CPNS pada tahun 2013 lalu. Secara rinci terbagi 4 tenaga guru, 40 tenaga kesehatan dan 26 tenaga medis.

“Tunjukanlah kinerja dengan sebaik-baiknya, sasaran kita adalah prestasi. Pedomanilah undang-undang dan peraturan yang ada dan jadilah seorang abdi negara yang dibanggakan semua orang,” pesan Bupati Inhil HM Wardan.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Inhil Syaifuddin mengatakan, keseluruhan CPNS yang diambil sumapah itu telah mendapat kesempatan mengikuti pelatihan prajabatan pada tahun 2014 lalu di Sumatera Utara, dan 2015 inilah saatnya dilakukan pengambilan sumpah.

Namun tak cukup sebatas itu, BKD tetap berkomitmen mewujudkan abdi negara yang bersih, adil dan jujur dalam melaksanakan tugas. “Kita tetap memberikan pembekalan kepada seluruh PNS yang resmi diambil sumpah,” kata Syafuddin. Mirwan/adv