Sekda Inhil Hadiri Rapat Senat Terbuka Dies Natalis XVI STAI Auliaurasyidin dan Wisuda XV Program Sarjana Periode I

Sekda Inhil, H Said Syarifuddin
Sekda Inhil, H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menghadiri rapat senat terbuka Dies Natalis ke-XVI dan Wisuda ke-XV program sarjana periode I STAI Auliaurrasyidin parit 6 Tembilahan Hulu, Kamis (22/9/2016).

Selain Sekda, juga dihadiri koordinator Kopertais wilayah XII Riau-Kepri Dr H Syariduddin, Ketua umum yayasan Pendidikan STAI Auliaurrasyidin serta sejumlah undangan lainnya. Saat itu, jumlah peserta wisudawan diikuti sebanyak 175 orang dari 2 jurusan PAI dan PGMI.

“Kita berharap para sarjana baru ini dapat menerapkan ilmunya kemudian dapat membentuk anak didik, karena kebanyakan mereka dari kejuran agama islam,” ungkap Said Syarifuddin.

Selain itu, ia juga berharap para sarjanawan untuk bisa mengabdikan ke daerah sendiri dengan harapan mampu membawa Inhil menjadi suatu kabupaten yang bermarwah dan bermartabat./Adv/Mirwan




Wujudkan Bebas Pasung, Bupati Inhil Buka Rakor Lintas Sektor

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati  Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka rapat koordinasi kesehatan jiwa dalam rangka Inhil bebas pasung di tahun 2017, Senin (19/9/2016).

Rapat yang di gelar di Aula lantai 5 kantor Bupati, turut hadir unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil, Sekretaris Daerah (Sekda) Said Syarifuddin, sejumlah pejabat eselon serta Camat se Inhil.

Bupati Wardan dalam sambutannya menyampaikan, stigma orang dengan gangguan jiwa  (ODGJ) masih banyak ditemui di masyarakat, sehingga bisa membuat ODGJ tak mendapat pelayanan yang seharusnya karena ia merasa malu. Atau bahkan ketika sudah sembuh pun, mereka merasa minder.

“Karena itu menghapus stigma menjadi salah satu strategi untuk mengatasi dan mencegah gangguan jiwa. Meski memang untuk masyarakat perkotaan kesadaran akan kesehatan jiwa sudah mulai terasa, sudah mulai tahu ketika merasa ada masalah dengan kejiwaannya, perlu segera dilakukan pemerikasaan serta tindakan,” ujar Wardan.

Tidak hanya itu lanjutnya, dilingkungan masyarakat, tidak jarang ODGJ diperlakukan kurang manusiawi oleh anggota keluarganya dan masyarakat dengan cara dikurung ataupun dipasung, karena khawatir ODGJ dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

“Hal inilah yang secara bertahap akan kita hapuskan, karena pemasungan termasuk penelantaran dan tidak boleh terjadi, karena bertentangan dengan rasa kemanusiaan dan merupakan pelanggaran berat HAM,” ungkapnya.

Apalagi saat ini di Inhil, dikatakan Bupati jumlah temuan ODGJ mengalami peningkatan yaitu tahun 2014 berjumlah 312 orang, tahun 2015 berjumlah 460 orang, berdasarkan pendataan terbaru yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil jumlah itu meningkat menjadi 674 orang s/d September 2016. Peningkatan penderita sakit jiwa ini terjadi hampir di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Inhil.

Karena itu lanjutnya, sesuai dengan Deklarasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 10 Oktober 2010, mengajak seluruh Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Bebas Pasung lebih cepat dari target Nasional yakni tahun 2019.

“Kepada masyarakat yang keluarganya masih dipasung, diharapkan juga kerjasamanya agar penderita mendapatkan penanganan, baik pengobatan, perawatan, maupun rujukan ke Rumah Sakit yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah,” harapnya.

Terakhir ia menyampaikan dengan terlaksananya rapat koordinasi ini dapat menjadi media menghubungkan dinas Kesehatan dan lintas sektor dengan bersama-sama menangani permasalahan ODGJ di Kabupaten Inhil. Agar berbagai kendala yang dihadapi tentunya akan dapat dibahas secara bersama-sama dalam forum Rapat Koordinasi ini, sehingga perso’alan tersebut dapat dicarikan solusinya./Adv/Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Peringatan Hari Koperasi

bupati-hm-wardan-menyerahkan-sertifikat-badan-hukum-kepada-koperasi-sumber-makmur-kec-keritangTembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan menghadiri Peringatan Hari Koperasi Ke-69 TH 2016 yang di pusatkan di Gedung Engku Kelana Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Kementrian Koperasi dan UKM RI Bidang Restrukturisasi Usahan Ir.Yuana Sutyowati, MM, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Drs.H.Darius Husin, MM, Anggota DPRD Provinsi Riau dan DPRD Inhil, Sekda Inhil H Said Syarifuddin, Kepala Perwakilan BRI Tembilahan dan Pejabat Eselon serta Camat se-Kabupaten Inhil. Senin (19/9/2016).

Peringatan Hari Koperasi Ke-69 TH 2016 di Kabupaten Inhil di awali dengan Apel Upacara di lanjutkan dengan Pembukaa Bazar dan Pasar murah yang di resmikan Deputi Deputi Kementrian Koperasi dan UKM RI Bidang Restrukturisasi Usahan Ir.Yuana Sutyowati, MM yang di pusatkan di Halaman Gedung Engku Kelana.

Usai Pembukaan Bazar dan Pasar murah di lanjutkan dengan penandatanganan Mou tentang dukungan terhadap UMKM dan percepatan penerbitan Kartu IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) antara Pemkab Inhil dengan PT.BRI yang lansung di tandatangani Bupati HM.Wardan dengan Kepala perwakilan BRI Tembilahan disaksikan Deputi Kementrian Koperasi dan UKM RI Bidang Restrukturisasi Usahan Ir.Yuana Sutyowati, MM beserta Kepala Dinas Koperasi  Provinsi Riau

Usai penendatanganan di lanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kepada UMKM Kartu Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Penyerahan piagam penghargaan kepada Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) yang berprestasi tingkat Kabupaten Inhil TH 2016, Penyerahan Sertifikat Badan Hukum Kepada Koperasi dan penyerahan sertifikat / Akta Agraria kepada UMKM oleh Bupati.

Sementara itu Bupati  HM.Wardan di wawancarai awak media usai mengikuti Peringatan Hari Koperasi Ke-69 TH 2016 mengatakan, sesuai dengan tema peringatan Hari Koperasi Ke-69 yaitu ”Reformasi Koperasi mewujudkan ekonomi berdikari” di harapkan kedepan kita melakukan inventirisasi Koperasi-koperasi yang ada terutama legalisasi dan perizinannya.

“sehingga kedepan diharapkan melalui koperasi betul-betul dapat mensejahterahkan anggota dan peran aktif masyarakat dapat terwujud dengan bergeraknya koperasi.”Kata Bupati./Adv/Humas




Pemkab Inhil Tetap Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru
Bupati HM.Wardan dan Kepala Daerah lainnya Se-Provinsi Riau mendengarkan materi Workshop Tuntas dan Intefritas tajaan KPK RI baru-baru ini di Pekanbaru

Tembilahan, detikriau.org – Pembangunan infrastruktur jalan penghubung terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), membangun dan memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambuannya saat melakukan Safari Ramadhan 1437 H di salah satu kecamatan di Negeri Seribu Parit, belum lama ini.

Dikatakan Bupati Wardan, masyarakat harus memahami tentang tanggung jawab pembangunan, yang terbagi antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten.

Seperti Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, yang merupakan kewenangan APBN. Kemudian, Jalan Sungai Luar-Sungai Piring dan juga Jalan Keritang-Kemuning, yang menjadi tanggung jawab pihak Provinsi.

“Tapi saya sebagai Bupati juga tak akan kenal lelah, guna mendesak Pusat dan Provinsi untuk segera membangun jalan penghubung ini,” tutur Bupati Wardan.

Dimana, dengan perjuangan dan dukungan dari seluruh elemen yang ada di Kabupaten Inhil, lanjut Bupati Wardan, beberapa usulan pembangunan jalan penghubung sudah diluluskan, contohnya Jalan Sungai Luar-Sungai Piring.

“Insya Allah, akhir tahun ini jalan tersebut akan bagus, karena sudah masuk dalam kegiatan pusat yang dianggarkan sekitar Rp 130 miliar,” terangnya.

Selain itu, atas usaha yang tidak henti-hentinya mendesak Pemerintah Pusat di Jakarta, akhirnya tahun ini akan dibangun pula Jalan Sungai Gergaji-Sanglar-Pulau Kijang, yang menelan anggaran Rp 60 miliar.

Bahkan, yang saat ini sudah selesai pelelangan pekerjaannya adalah Jalan Simpang Granit menuju Pelabuhan Samudera di Kuala Enok.

“Dengan berbagai pembangunan ini, kita harapkan apa yang dicita-citakan untuk membangun Inhil lebih maju hingga mendorong kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.




Pemkab Inhil Edarkan Surat Pawai Takbir Idul Fitri 1437 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah mengedarkan surat pawai takbir malam idul fitri tahun 1437 H mendatang.

Edaran tersebut terbit pada tanggal 27 Juni 2016 yang ditujukan kepada SKPD-SKPD dan instansi vertikal, BUMD, perusahaan, pengurus Mesjid dan Mushala serta lembaga pendidikan yang ada di Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Pernyataan tersebut dibeberkan Kabag Kesra Setda Kabupaten Inhil, H Arifin kepada awak media, Selasa (28/6/2016). Menurutnya, jajaran kepanitian sudah memulai menyibukkan diri untuk mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan pawai.

“Ada 5 point edaran dalam surat itu yang kita cantumkan, mulai dari SKPD hingga lembaga-lembaga sekolah dan pimpinan organisasi kemasyarakatan,” kata Arifin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pawai Takbir dan shalat Idul Fitri 1437 H.

Diuraikan, pelaksanaan pawai idul fitri nantinya bertemakan Semarak Ketupat Kemenangan. Saat itu setiap SKPD akan menurunkan minimal 20 orang sebagai peserta pawai, mesjid atau mushala minimal 20 orang peserta, setiap sekolah menurunkan peserta minimal 100 orang dan terakhir kepada setiap organisasi minimal 20 orang.

“Masing-masing kelompok boleh membawa mobil atau kerobak hias satu unit,” tutupnya./Mirwan/adv




Bupati Hadiri Kegiatan Pesantren Kilat Tajaan TP PKK Inhil

Foto bersama Bupati HM.Wardan yang di damping Ketua TP PKK dengan Anak-anak yatim dan Kaum Fakir Miskin
Foto bersama Bupati HM.Wardan yang di damping Ketua TP PKK dengan Anak-anak yatim dan Kaum Fakir Miskin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pelaksanaan kegiatan pesantren kilat di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan, Minggu (26/6/2017) kemarin.

Kegiatan tersebut ditaja oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil bekerjasama dengan GOW, BKMT serta Pengurus Mesjid Al-Huda. Saat itu, Bupati didampingi sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan diikuti sejumlah anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan atas terselenggarakannya kegiatan tersebut. Sebab ia menilai pesantren kilat itu sangat positif, disamping menambah keimanan juga semakin terjalinnya tali silaturahmi.

Bahkan diharapkannya kedepan, kegiatan serupa itu tidak hanya terlaksana dibulan Ramadhan, melainkan juga berlangsung dibulan-bulan lainnya.

“Perhatian kepada anak-anak yatim tidak cukup hanya di perhatikan pada bulan Ramadhan, tetapi pada sebelas bulan kedepannya juga harus diperhatikan bagaimana kehidupan mereka tetap bisa belajar, terlebih di sekolah formal,” ungkap Wardan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, kegiatan itu merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mengisi hari-hari dalam bulan puasa dengan pengajian dan juga untuk tetap menjalin silaturahmi dengan ibu-ibu dan jamaah mesjid Al-huda./Mirwan/adv