Sekda Inhil Ikuti Apel Kesiapan Satgas Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin mengikuti apel kesiapan Satgas siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau tahun 2017 di Pekanbaru, Jum’at (3/2/2017).

Apel yang dipimpin langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman ditujukan untuk mengkoordinasikan upaya pemadaman dan sosialisasi bahaya karlahut kepada masyarakat guna mengurangi dampak kabut asap.

“Kita berharap melalui Apel Siaga ini tercipta koordinasi yang kuat dalam upaya pemadaman dan sosialisasi bahaya karlahut sehingga Riau bisa segera bebas kabut asap,” kata gubenur riau.

Saat itu, turut dihadiri Kepala BNPB Pusat Laksada Willem Rampangilei, Pangdam l BB, unsur Forkopimda Provinsi Riau, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau.

Acara itu juga dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pemerintah Daerah, TNI, Polri dengan pelaku usaha perkebunan/kehutanan dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau tahun 2017./Adv/Mirwan




Inhil “Darurat Ngelem”, Bupati Sarankan Tenaga Pendidikan Lakukan Hal Ini…

Foto ilustrasi anak-anak "ngelem": net
Foto ilustrasi anak-anak “ngelem”: net

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil H Muhammad Wardan meminta kepada tenaga pendidik untuk lebih mengintensifkan sosialisasi bahaya ngelem dan zat berbahaya lainnya kepada anak didik.

Hari ini dikatakan Bupati generasi muda Inhil khususnya anak-anak dalam usia sekolah berada dalam kondisi “darurat ngelem”

“Generasi muda, khususnya anak-anak dalam usia sekolah di Inhil berada dalam kondisi darurat ngelem. Olehkarenaya diperlukan penyampaian pemahaman akan dampak buruk “ngelem” kepada mereka, terutama saat berada dilingkungan sekolah,” pesan Bupati kepada para tenaga pendidik saat pelantikan pengurus PGRI Kecamatan Tembilahan, kemarin.

Tidak hanya itu, disaat-saat jam sekolah, Bupati juga meminta kepada seluruh tenaga pendidik untuk lebih meningkatkan pengawasan dan memastikan kehadiran peserta didik. Jangan saat jam sekolah tetapi justru mereka berada di luar sekolah.

Kalau mereka tidak berada di sekolah, harus dicek posisi keberadaan mereka dan jika perlu ditanyakan langsung kepada orangtua atau wali mereka.

Semua ini diharapkan akan dapat menghindari dan mencegah anak-anak didik terlibat aktifitas yang akan membahayakan kesehatan dan masa depan mereka.

Pihak sekolah juga diingatkan agar memantau penjualan bahan makan dan minuman yang terindikasi mengandung narkoba dan zat adiktif berbahaya lainnya dilingkungan sekolah.

“Karena sekarang kalau kita membaca di media massa maraknya penjualan jajanan anak-anak yang berbahaya, seperti misalnya permen yang mengandung narkoba. Ini wajib kita waspadai,” Wanti-wanti Bupati.

Disamping upaya itu, untuk mencegah anak-anak terseret kepada aktifitas yang merugikan dan membahayakan, pengaktifan Gerakan Maghrib Mengaji juga dapat dijadikan salah satu upaya yang efektif. Dengan mengikuti kegiatan magrib mengaji, waktu senggang anak-anak dapat disibukkan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Maka, dianjurkan agar anak-anak aktif mengikuti Gerakan Maghrib Mengaji, sehingga dapat terhindar dari kegiatan negatif,” imbuhnya. (Diskominfo/ADV/Am)




HM Wardan: “Nonsen” Majukan Pendidikan Jika Kualitas dan Kesejahteraan Guru Tidak diperhatikan

Dari kiri: Ketua PGRI Inhil,Yaswar Aprilian, Bupati Inhil HM Wardan dan Camat Tembilahan RM Sudinoto
Dari kiri: Ketua PGRI Inhil,Yaswar Aprilian, Bupati Inhil HM Wardan dan Camat Tembilahan RM Sudinoto

Tembilahan, detikriau.org – Keberadaan PGRI sangat penting dan harus menjadi motor penggerak dalam dunia pendidikan terutama dalam mengakomodir permasalahan yang dialami oleh para guru.

Olehkarenanya demi kemajuan pendidikan di Daerah ini, Bupati Inhil HM Wardan menyatakan siap menerima masukan dari kalangan guru khususnya yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Pernyataan ini disampaikan Bupati saat memberikan sambutan saat acara pelantikan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tembilahan periode 2017-2022, Rabu (1/2/17) di halaman Kantor Camat Tembilahan.

“Sampaikan apa yang menjadi permasalahan agar bisa dicarikan solusi untuk mengatasinya. Setiap saat saya selalu siap menerima aspirasi dan masukan bagi kemajuan dunia pendidikan di Inhil ” Ujar Bupati.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menurut Bupati sangatlah mustahil jika kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidiknya tidak diperhatikan.

Bupati juga berharap PGRI sebagai wadah bernaungnya para guru agar selalu membawa suara para guru dan diwujudkan dalam program nyata yang akan dilaksanakan.

Dinas Pendidikan juga diingatkan agar serius dan selalu merespon serta melaporkan berbagai hal dalam upaya mengatasi dan mencarikan solusi dalam dunia pendidikan di Inhil.

Sementara itu Ketua PGRI Yaswar Aprilian menyampaikan, PGRI akan terus memperjuangkan nasib para guru dan siap bersinergi dengan Pemkab Inhil dalam upaya kemajuan dunia pendidikan ini.

“PGRI siap membantu dan mensukseskan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di bidang pendidikan,” tegasnya.

Selain kemajuan pendidikan, Camat Tembilahan RM Sudinoto juga mengharapkan para guru dapat mendukung dan bersinergi dalam mendukung suksesnya program Maghrib Mengaji. (Diskominfo/ADV/Mirwan)




Pemkab Inhil Bahas Tatacara Pengelolaan Eksavator oleh Kecamatan Penerima Bantuan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat koordinasi (Rakor) di aula Kantor Bappeda jalan Akasia Tembilahan, Selasa (31/1/2017) kemarin.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan yang membahas tentang pengelolaan alat berat eksavator oleh pemerintah kecamatan di Kabupaten Inhil.

“Saya berharap, rakor ini dapat memberikan pencerahan terutama bagaimana mengelola bantuan berupa eksavator yg diberikan untuk tiap tiap kecamatan,” kata Wardan.

Maka untuk Bupati memandang perlu melaksanakan rapat koordinasi untuk merealisasikan pelaksanaan penggunaan alat berat tersebut di lapangan, sehingga pengadministrasiaanya baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara benar.

“Saya minta seluruh camat terutama yang sudah menerima bantuan eksavator untuk fokus dan bersungguh sungguh serta dapat langsung mengoprasikan dan memfungsikannya,” tambahnya.

Nantinya lanjut Bupati, diharapkan juga pengelolaan bantuan eksavator tersebut dapat bermanfaat serta menuntaskan permasalahan terutama dalam bidang perkebunan./Adv/Mirwan




Sekda Inhil Lantik Sebanyak 232 Pejabat Pengawas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin melantik secara resmi sebanyak 232 pejabat pengawas bertempat di Gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan. Saat itu tampak dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil, Selasa (31/1/2017).

“Kami memaklumi bahwa jabatan yang dipercayakan kepada saudara saat ini belum tentu sesuai dengan yang saudara harapkan, tapi kami telah berusaha semaksimal mungkin melalui pembahasan tim Baperjakat untuk memberikan yang terbaik bagi saudara semua,” kata Sekda.

Dengan demikian, ia berharap kepada para pejabat tersebut untuk dapat memegang amanah yang diembankan sehingga dalam menjalankan pekerjaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Seiring dengan hal tersebut, Sekda juga menyampaikan bahwa jabatan yang disandang bukanlah hak yang harus didapatkan, namun katanya sebuah kepercayaan yang diberikan dan harus dijalani dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk tanggung jawab atas jabatan yang diamanahkan.

Selain itu, diingatkannya juga bahwa suatu jabatan tidak ada yang abadi, suatu saat cepat atau lambat katanya pasti kedudukan ini akan digantikan oleh orang lain.

“Upaya pengevaluasian terus dilakukan, mulai dari penilaian terhadap saudara baik itu melalui atasan maupun melalui tim, dengan harapan nantinya akan didapat ASN yang memiliki kompentensi tinggi, berkerja baik, disiplin, ihklas, berintegrasi dan proposional yang sesuai dengan jabatannya,” tambahnya./ADV/Mirwan




Bupati Inhil ; DMIJ Tetap Jadi Program Prioritas di Tahun 2017

TEMBILAHAN, detikriau.org – Mempercepat pemerataan pembangunan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyatakan tetap memprioritaskan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) pada belanja APBD tahun 2017.

Selain pemerataan pembangunan secara fisik, DMIJ juga bertujuan untuk memperdayakan Sumber Daya Manusia diperdesaan agar dapat lebih maju dan sejahtera.

“Pelaksanaan program ini melibatkan masyarakat, mulai dari perencanaan, penganggaran dan seterusnya,”kata Bupati Inhil HM Wardan.

Dikatakan, secara kasat mata keberhasilan program DMIJ dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata dan terintegrasi sudah terbukti.

Membaiknya infrastruktur hingga ketingkat desa memberi imbas positif bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian. Kini masyarakat tidak lagi harus bergantung dengan kondisi alam atau air pasang surut untuk memasarkan hasil bumi.

“Perangkat desa selaku pelaksana program DMIJ harus terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan agar terwujudnya singkronisasi sehingga terwujudnya asas pemerataan pembangunan itu sendiri,” Pesan Wardan.

Jikalau saat ini masih didapati pembangunan desa yang memprihatinkan, hal itu diyakini lebih kepada persoalan desa yang tidak maksimal menjalankan program DMIJ.

Untuk itu Bupati berharap agar instansi terkait dapat maksimal memberikan bimbingan  agar  program yang dicanangkan dapat terlaksana sesuai kebutuhan yang diinginkan masyarakat saat ini.

Semenatara itu Kepala Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman mengatakan bahwa program DMIJ wujud pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah berkat DMIJ kita dapat memenuhi kebutuhan prioritas masyarakat,” Ujarnya sembari mengatakan jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya pembangunan Desa hanya bisa menunggu program yang diluncurkan dari pemerintah kabupaten.

Selain dimanfaatkan untuk operasional pemerintah desa, anggaran DMIJ lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan desa, jerambah, jembatan, bahkan Kantor Desa.(Adv. Diskominfo/Am)