Pemkab Inhil Tayang Perdana Paket Lelang TA 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penayangan paket lelang tahun anggaran 2017.

Penayangan paket lelang perdana tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan yang saat itu didampingi Sekda Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin beserta sejumlah jajarannya di ruang ULP Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Inhil, Tembilahan, Jum’at (24/3/2017).

“Pagi hari ini kita melaksanakan penayangan perdana paket lelang tahun anggaran 2017 dilingkungan Pemkab Inhil melalui ULP Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Diharapkan dengan sudah dilonching ini semua OPD untuk sesegera mungkin menyampaikan Dokumen Rencana Umum Pengadaan dan Rencana Pelaksanaan Pengadaan kepada ULP,” kata Wardan.

Selain itu lanjutnya, juga disertai dengan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Supaya, kegiatan bisa diproses dengan cepat dan terlaksana dengan baik. Sehingga penyelenggaraan berbagai kegiatan bisa dilaksanakan lebih awal dan mutu pelaksanaan kegiatan itupun dinilai akan lebih baik lagi.

Untuk diketahui, penayangan Paket lelang pada tahun anggaran 2017 ini lebih awal dibadingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, penayangan tahun sebelumnya dilakukan pada akhir April atau Mei yang bisa diakses melalui LPSE Kabupaten Inhil./ADV/Mirwan




16 dari 20 Kecamatan di Inhil Sudah Terima Bantuan Excavator

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan menyebutkan  dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, 16 Kecamatan diantaranya sudah menerima bantuan Excavator. 4 Kecamatan lainnya akan diupayakan secepatnya.

Pernyataan ini disampaikan Wardan disela amarannya saat meresmikan pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Kecamatan Tempuling Tahun Anggaran 2016 di Desa Teluk Kiambang, Rabu (22/3/2017) pagi.

Pemberian bantuan alat berat ini menurut Wardan adalah salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mengatasi kerusakan perkebunan kelapa rakyat.

“Semoga dengan adanya ekskavator ini akan dapat membantu perbaikan kebun kelapa rakyat,” Ujar Wardan

Diakui Wardan meski saat ini cukup banyak perkebunan kelapa rakyat yang rusak disebabkan berbagai persoalan seperti Intrusi air laut, Abrasi dan serangan hama namun Kabupaten Inhil masih tetap layak menyandang predikat sebagai ‘negeri hamparan kelapa dunia’, mengingat luas kebun kelapa yang mencapai lebih – kurang 432 ribu hektare, yang terluas diantara Kabupaten / Kota lainnya di Indonesia.

Hari ini menurut Wardan harga kelapa di Kabupaten Inhil cenderung meningkat dibandingkan harga beberapa tahun sebelumnya. Sebab, Wardan mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten terus berupaya agar harga kelapa di Inhil dapat berimbang dengan harga beli kelapa dunia.

“Sekarang, harga beli kelapa di Inhil sudah cenderung meningkat. Agar dapat menyaingi harga beli kelapa di tataran dunia. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Inhil terus menggagas pelaksanaan program SRG (Sistem Resi Gudang). Semoga dengan pelaksanaan SRG, harga beli kelapa kita akan bisa menyamai harga beli kelala dunia,” pungkasnya./ADV/Am




Bupati Inhil Launching PLN 24 Jam di Batang Tuaka

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan hadiri langsung Launching PLN 24 Jam di Lapangan Pendopo Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (23/3/2017).

Pagi itu, tampak juga dihadiri Asisten Manager PP dan ADM PLN Wilayah Rengat Rahman Harianja, Manager PLN Rayon Tembilahan Iwan Eka Putra, anggota DPRD Inhil Edi Haryanto Sindrang, para pejabat Pemkab Inhil, Camat dan Upika Batang Tuaka, Kepala Desa se-Kecamatan Batang Tuaka serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati, Pemkab telah mengupayakan langsung dengan cara berkoordinasi dengan manajemen PLN sampai ke Pusat untuk peningkatan pelayanan elektrifikasi di Inhil.

“Alhamdulillah, gayung bersambut setelah saya terus berkoodinasi dengan PLN di Pekanbaru dan Medan mendapatkan sambutan dan pelayanan listrik di daerah ini dapat terlayani, bahkan 24 jam seperti di Kecamatan Batang Tuaka dan Gaung Anak Serka, padahal sebelumnya hanya menyala 12 jam,” sebutnya.

Sementara itu, Asisten Manager PP dan ADM PLN Wilayah Rengat Rahman Harianja menjelaskan, rampungnya pemasangan jaringan listrik di Kecamatan Batang Tuaka ini, dari Tembilahan sampai Sungai Piring dan ke Teluk Pinang merupakan merupakan dukungan penuh dari Pemkab Inhil kepada pihak PLN.

“Seharusnya akhir tahun 2016 sudah bisa beroperasi, tapi karena ada kendala baru dapat terealisasi pada tahun ini. Mudah-mudahan pelayanan listrik selama 24 jam dapat berjalan lancar,” ujar Rahman Harianja.

Diharapkan, menyalanya listrik selama 24 jam ini dapat memberikan manfaat kepada 500 pelanggan PLN, terutama dalam bidang penerangan listrik.

Dan disamping itu, ia meminta kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga jaringan yang terpasang dengan baik, sehingga mampu bertahan lama menerangi wilayah Batang Tuaka./ADV/Mirwan




Bupati Inhil Buka Resmi Turnamen Reteh Cup

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 64 klub sepakbola mengikuti turnamen Reteh Cup. Turnamen tersebut telah dibuka resmi oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan di Lapangan H Sanusi Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Selasa (21/3/2017) kemarin.

Dari puluhan peserta itu merupakan klub asal Kecamatan Reteh, Sungai Batang, Tanah Merah, Kemuning dan Keritang hingga Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

Bupati Inhil menyampaikan rasa bangganya atas pelaksanaan Reteh Cup tersebut. Dikatakannya, untuk kegiatan serupa Kecamatan Reteh memang diakui sebagai kecamatan yang paling aktif.

“Untuk penyelenggaraan turnamen sepakbola, Reteh memang yang paling topnya. Hal ini tentu menjadi perhatian khusus Pemkab Inhil,” kata Wardan.

Bentuk perhatian tersebut, jelas Wardan, setelah Pemkab Inhil memberi bantuan berupa pembangunan dua tribun penonton di tahun 2016, pada 2018 mendatang kembali Pemkab Inhil akan membantu dalam beberapa kegiatan.

“Hal ini sudah kita masukkan dalam perencanaan kegiatan untuk 2018 mendatang. Insyaallah akan membuat lapangan yang dicintai masyarakat ini akan semakin baik,” tegasnya.

Kepada para pemain yang akan berlaga, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini tak lupa menyampaikan agar mereka dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportifitas.

Dan dipesankannya juga untuk tetap berkomitmen mengerahkan kemampuan yang ada. Sebab dengan begitu, menurutnya tentu dapat menjadikan pertimbangan yang bermanfaat bagi Pemkab Inhil, karena bagi yanh terbaik bakal dinilai dan dapat dimasukkan pada tim yang mewakili Kabupaten Inhil di pertandingan dengan tingkat yang lebih tinggi seperti provinsi bahkan nasional.

“Sejak baru memimpin kabupaten ini saya telah berkomitmen agar seluruh pertandingan yang membawa bendera Inhil dapat benar-benar diikuti oleh anak jati Inhil. Kalah menang tidak apa yang penting benar-benar anak jati,” tegasnya./ADV/Mirwan




Pemkab Inhil Terima Penghargaan Bidang Perencanaan Pembangunan Nusantara 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dianugerah Penghargaan bidang perencanaan pembangunan (Pangripta) Nusantara, Selasa (21/3/2017).

Penghargaan tersebut dianugerahi dalam moment Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Provinsi Riau tahun 2017 di Grand Ball Room Hotel Aryaduta Pekanbaru.

Saat itu, penghargaan diserahkan oleh Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dan diterima oleh Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo serta dihadiri Dirjen Otda Kemendagri yang juga Plt Gubernur DKI Sony Sumarsono dan perwakilan beberapa Kementrian, Deputi, Gubernur Riau, Ketua DPRD, Unsur Forkopimda Provinsi Riau serta Bupati/Walikota Se-Provinsi Riau.

Dan Wabup sendiri, kala itu didampingi Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Kepala Bappeda Inhil dan Staf serta Kabag Humas dan Protokol Setda Inhil.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Inhil dalam bidang perencanaan peringkat Ke-II Se-Provinsi Riau, ini merupakan hal positif yang dapat memicu agar Pemeritah Kabupaten Inhil terus melakukan upaya-upaya inovasi dalam rangka perbaikan pembangunan Kabupaten Inhil kedepannya,” kata Rosman.

Disamping itu, menurutnya juga merupakan suatu hal yang tidak boleh berhenti disini saja, tetapi harus terus digesa untuk meningkatkan perencanaan pembangunan sebagaimana yang di harapkan agar apa yang kita capai pada hari ini lebih baik lagi kedepannya./ADV/Mirwan




Bupati Inhil Lantik Pj Kades Air Balui Dan Resmikan Program DMIJ Se-Kecamatan Kemuning

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik Pejabat (Pj) Kepala Desa Air Balui di Desa setempat Kecamatan Kemuning, Senin (20/3/2017) kemarin. Selain itu, juga disaraskan dengan peresmian pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) se-Kecamatan Kemuning.

Pagi itu Bupati didampingi istri, Hj Zulaikhah Wardan beserta rombongan. Kemudian tampak juga dihadiri oleh Camat Kemuning Arfan Azazi beserta jajarannya dan Kepala Desa se-Kecamatan Kemuning.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa secara umum, pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil memang kerap dihadapkan dengan persoalan kondisi geografis yang sulit, baik berupa kontur tanah yang tidak begitu keras, maupun siklus pasang-surut air sungai yang berimbas negatif.

“Beberapa kendala yang dihadapi tersebut, tentunya akan berpengaruh dalam pelaksanaan pembangunan dalam berbagai sektor, seperti infrastruktur, kesehatan, perkebunan, kelautan dan lainnya. Namun, kita tetap diharuskan untuk menyelesaikan tugas pembangunan ini, meski dengan banyak kendala,” pungkasnya.

Dengan kendala yang kerap dihadapi ini pula, dikatakan Wardan, nominal anggaran dana yang dialokasikan untuk pembangunan, seakan tidak ada artinya.

Selanjutnya, Wardan menjelaskan, dalam 3 tahun era kepemimpinannya, pembangunan di Kabupaten Inhil, memang difokuskan ke wilayah perdesaan.

“Indikatornya, dapat dilihat dari beberapa sumber keuangan yang digunakan, memang mayoritas dialokasikan untuk pembangunan wilayah perdesaan,” katanya.

Sedangkan program DMIJ, disebutkan Wardan, secara khusus difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

“Indikator pemberdayaan tersebut adalah partisipasi masyarakat, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian pembangunan. Fokus, juga menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur,” tukasnya.

Namun, diungkapkan Wardan, masih terdapat beberapa ruas jalan yang belum terbangun. Kedepan, Wardan berharap agar tugas pembangunan yang belum selesai tersebut, dapat dilaksanakan sesegera mungkin.

Selain pelantikan dan peresmian pelaksanaan DMIJ yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, juga dilaksanakan pengukuhan organisasi masyarakat Kecamatan Kemuning, diantaranya Paguyuban Masyarakat Jawa (Pamaji) Kecamatan Kemuning, Ikatan Keluarga Minang Mufakat (IKMM) Kecamatan Kemuning, Forum Komunikasi Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kecamatan Kemuning, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Kemuning./ADV/Mirwan